
Nadia berusaha melepaskan tangan Kevin yang sedang memeluk tubuhnya dengan erat,dengan terpaksa Kevin melepaskan pelukannya,
"Apa maksud ucapan mu! katakan apa maksud ucapan mu itu!! Kamu anak durhaka bagaimana bisa kamu menyuruhku untuk menceraikan papamu,anak macam apa kamu?" Nadia memekik,hingga dia jatuh ke lantai,mungkin dia syok mendengar ucapan dari Kevin,dari awal dia sudah menduga kalau semuanya tidak baik-baik saja,sejak dia tidak melihat kehadiran suaminya di rumah sakit.
"Katakan apa yang terjadi,katakan kenapa aku harus bercerai dengan papamu,kami hidup sudah puluhan tahun,pahit manisnya pernikahan kami sudah menjalaninya,kenapa di saat rumah tanggamu hancur,kamu juga menginginkan pernikahan mama hancur katakan kepadaku semuanya." Ucap Nadia,dia sudah mulai merendahkan nada suaranya karena dia begitu terpuruk saat ini.
"Ma,maafkan aku karena tidak bisa menjadi anak yang baik,tapi aku akan berjanji mulai hari ini aku akan menjaga mama dengan baik,aku harap mama sabar dengan semua masalah yang kita hadapi sekarang ini.Ma,papa selingkuh dengan Bella,bahkan sekarang Bella sudah hamil anak papa,itulah sebabnya aku menyuruh mama untuk cerai dengan papa karena dia bukan orang baik ma." Nadia membelalakkan matanya,dia begitu kaget mendengar kabar dari Kevin bahkan dia sedikit pun tidak mempercayai itu.
"Hahahah.....Kamu sedang bercanda Kevin,kamu itu mengerjai mama kan,ini bukan ulang tahun mama,tolong jangan memberikan aku kejutan yang begitu menakutkan." Ucap Nadia lalu dia beranjak meninggalkan Kevin yang masih berdiri di tempatnya.
Nadia menutup kamarnya dia mondar-mandir di dalam kamar,sesekali dia mengigit kukunya dan berjongkok di atas lantai,dia benar-benar tidak bisa terima dengan semua kabar yang diberitahu oleh Kevin kepadanya.Nadia kemabli keluar dari dalam kamar lalu menemui Kevin yang sedang duduk di atas sopa.Dia beberapa kali membuang napas dengan kasar,dia tidak tau harus melakukan apa pun hari ini.
"Kevin antar mama menemui papa,aku ingin bertemu dengannya aku sudah sangat merindukan papamu,mama belum pernah berpisah begitu lama dengan papamu."Ucap nadia,wajahnya masih terlihat pucat bahkan matanya memerah mungkin dia habis menagis tadi.
"Mah,sadarlah papa tidak akan mau bertemu denganku lagi,berapa kali aku harus katakan kepadamu ma!"
"Aaaaaaaaaaaaa.......aaaaaaaaa....aaaaaaaaa." Nadia berteriak sekuat tenaganya bahkan dia menjambak-jambak rambutnya,dia kehilangan kendali dan juga kehilangan kesadarannya,dia pingsan hingga terjatuh ke atas lantai.Kevin langsung bergegas berlari membantu ibunya lalu menggendongnya dan membawanya ke dalam kamar.Kevin menitikkan air mata,dia merasa hidupnya sangat hancur hari ini bahkan dia merasa semua yang terjadi beberapa hari ini hannya sebuah mimpi.
__ADS_1
Kevin menghubungi dokter yang pernah merawatnya tetapi pria itu tidak merespon panggilannya,dia tersenyum getir dia baru ingat kalau rumah sakit miliknya juga sedang bermasalah.Kevin menghubungi Sambo,dia menyuruh pria itu untuk mencari tau apa saja yang sudah di lakukan oleh papa dan mantan istrinya.
Kevin menunggu kehadiran Sambo di rumahnya,dia tidak bisa meninggalkan mamanya sendirian di rumahnya,karena sekarang mamanya sedang sangat terpuruk.
"Selamat sore tuan!"
"Duduk tidak usah basa-basi lagi,kepalaku hampir pecah memikirkan semua masalah yang terjadi dan ibuku tidak bisa terima kenyataan ini." Ucap Kevin,dia minum,segelas wine yang di bawa oleh Sambo ke rumahnya.
"Tuan,untuk saat ini perusahaan berjalan seperti biasanya,tapi untuk beberapa staf,sudah di ganti oleh tuan besar,dan mereka juga menerima kerja sama dengan perusahaan,keluarga milik nyonya Bella,sepertinya keluarga nyonya Bella sudah mengetahui semua masalah ini.Dan aku menduga nyonya Bella sudah merencanakan ini dengan lama,bahkan dia sudah mengaturnya sedemikian rupa,mungkin saja dulu dia ingin melakukannya kepada anda,tetapi karena dia tidak mampu akhirnya dia menggoda tuan besar." Ucap Sambo,Kevin hannya mendengar,tidak pernah terpikir dalam hidupnya,kalau wanita yang dinikahinya dulu adalah seorang wanita berbulu domba dan sangat pintar bersandiwara.
"Jadi kamu belum mau meninggalkan aku,sekarang aku sudah tidak mampu memberikan gaji untukmu,mungkin aku akan menjual beberapa aset ku,untuk membuka perusahan baru." Ucap kevin,Sambo meneguk wine yang masih tersisa di dalam gelasnya,mana mungkin dia tega meninggalkan tuannya saat dia sedang terjatuh.
"Hu....hu....hu...hu...Aku sakit,aku cukup rapuh,aku tidak sanggup lagi,kenapa semua ini menimpa keluargaku,..Hahaha Seorang Bella bisa menghancurkan hidupku dalam waktu singkat." Kevin menagis kadang tertawa Sambo sangat prihatin melihat keadaan keluarga tuannya itu.
"Kevin......Kevin......Antar mama menemui papa,aku kangen papamu,kenapa dia belum juga datang,di mana ponselku Kevin,aku mau menghubungi papamu."Ucap Nadia dari kamar menambah rasa pilu di hati sambo dan juga Kevin.
*****
__ADS_1
Sementara itu,dewa datang kerumah Hanna,setelah dia kembali dari kantornya,dia melihat Hanna yang sedang membersihkan pekarangan rumah.
"Hai...!" Dewa menyapa Hanna,sebenarnya dia begitu engan bertemu dengan Hanna entah apa yang membuat dia malas bertemu Hanna tapi karena Lisa yang menyuruh akhirnya dengan terpaksa dia menemui Hanna.
"Om,....." Puspa berlari menghampiri dewa lalu memeluknya,walaupun hanya sebatas kakinya yang mampu.
"Om,kenapa kamu tidak pernah lagi datang menemui ku,apa kamu marah kepada kami? kamu kejam sekali om." Ucap Puspa,dewa jongkok agar dia bisa berbicara dengan nyaman bersama Puspa.
"Maaf ya,om tidak membawa apa-apa untukmu,tadi om sibuk,dan om juga tidak marah kepada siapa pun karena,selama ini om sedang sibuk bekerja." Ucap dewa sambil mengusap rambut Puspa.
"Puspa kembali kedalam," Ucap Hanna,Puspa langsung masuk kedalam rumah.Hanna mempersilahkan dewa untuk duduk di teras rumah,ada rasa enggan di hatinya karena mereka masih tinggal di rumah yang di sewakan oleh dewa.
"Apa kabar tuan?"
"Baik,kamu apa kabar,dan bagaimana hubungan mu dengan Kevin Sanjaya,kudengar dia di pecat oleh ayahnya dari perusahannya." Hanna sangat kaget mendengar berita itu,dia tidak pernah menghuni Kevin karena dia tau Kevin masih di luar negri merawat ibunya.
"Hubungan kami baik-baik saja mas,dan untuk masalah itu aku tidak tau Karena yang aku tau mas Kevin sedang di Singapura membawa ibunya berobat."Ucap Hanna.
__ADS_1
"Hanna kedatanganku kesini ingin memberitahu sesuatu yang sangat penting,"
**** bersambung***