Sugar Baby Pria Beristri

Sugar Baby Pria Beristri
bab 102 ~ Kamu tidak pantas ~


__ADS_3

Dewa membawa Lisa memasuki sebuah restoran,entah kenapa walaupun tadi pagi sepulang dari Jepang dia melihat pemandangan yang kurang menyenangkan,dia merasa biasa saja,walaupun ada sedikit rasa kecewa dihatinya,ya sedikit karena ternyata selama ini dia tidak menyadari ada seseorang yang membuat harinya lebih bersemangat.


Pada saat mereka sedang berjalan memasuki sebuah restoran di depan pintu dia bertemu seseorang yang pernah dia temui bersama Hanna beberapa bulan yang lalu saat Hanna masih mengalami amnesia.Dan ternyata wanita itu adakah ibu mereka,ibu yang telah membuang mereka demi pria lain.


"Lisa...Mama tidak mau ya kamu masih sangat muda tapi kamu melakukan hal yang patut di contoh,bagaimana bisa kamu umur segini tapi kamu sudah pergi dengan pria dewasa." Calista marah kepada Lisa dan saat itu Hendra suaminya tampak tersenyum menghina seakan merendahkan.


"Emangnya urusanmu apa? Urus hidupmu,antara kami dan kamu sudah tidak punya hubungan apa pun lagi,setelah kamu membuang kami beberapa bulan yang lalu aku sudah menganggap kalau aku sudah tidak punya ibu,dan kamu tidak pantas untuk berbicara seakan menunjukkan sikap peduli...."


"Lisa.....Sejak kapan kamu pandai bicara seperti ini kepada orang yang lebih tua dari mu,sejak kapan kamu tidak punya sopan santu." Ucap Calista memotong ucapan Lisa,beberapa orang pengunjung sudah menatap mereka,dewa sangat kaget mendengar ucapan Lisa,dimana umurnya yang masih sangat muda,tapi pikirannya cukup dewasa.


"Sejak kamu lebih memilih pria ini dari pada kami anak-anakmu,sejak saat itu aku sudah tidak pernah menganggap mu ibu"


"Plak....Dasar anak durhaka berani sekali kamu menghakimi ibumu,wanita yang bertaruh nyawa untukmu,dasar anak kurang ajar."Calista mendaratkan pukulan keras ke wajah Lisa,hingga Lisa memegangi wajahnya karena panas akibat tamparan ibunya.


"Lisa." Dewa menyentuh tangan Lisa dan saat itu Lisa menepis tangan dewa, hingga tidak sadar dewa melihat air mata yang jatuh di wajah mulusnya.


"Siapa suruh kamu melahirkan kami,kamu hannya ingin bersenang-senang,dan tidak mau susah membesarkan anakmu,kamu juga ibu durhaka." Calista sekali lagi ingin melayangkan tamparan dan saat itu dewa menahan tangannya lalu menatapnya dengan sinis,dan saat itu Lisa pergi berlari meninggalkan mereka bertiga.

__ADS_1


Dewa menatap sinis kepada Lisa dan juga Hendra yang wajahnya sangat menjengkelkan seakan menatap Lisa sebagai wanita sampah.


"Jaga sikapmu,karena sesungguhnya kamu tidak pantas menjadi seorang ibu." Ucap dewa.Setelah itu dia menemui Lisa yang ada di samping mobilnya.Dewa membuka pintu mobilnya lalu menyuruh Lisa untuk masuk di dalam mobil Lisa menagis sesenggukan,dia sangat marah,dan benci kepada ibunya.Melihat lisa masih menagis,Dewa memberikan sapu tangannya kepada Lisa lalu dia menyeka air mata di wajahnya.


"Aku akan memesan makanan,dan membawanya kesini aku tau kamu sangat lapar,kamu tunggu disini ya." Ucap dewa.Lisa terdiam merenungi nasibnya,rasanya dia tidak bisa menerima saat ibunya memakinya seperti itu.


Diantara mereka bertiga Lisa yang paling membenci ibunya,dia sudah berjanji menjadi wanita sukses,untuk membalas rasa kecewa kepada ibunya yang sudah menelantarkan mereka,maknya dia tidak bisa meredam emosinya.Perut Lisa sudah keroncongan dari tadi,dia membalikan badan untuk melihat dewa.Beruntug dewa akhirnya sudah keluar dari dalam restoran,dia sudah membawa makanan.Dewa membuka pintu mobilnya dan Lisa pura-pura mengabaikan dewa,rasanya dia sangat malu karena kejadian tadi dimana dia sangat marah kepada ibunya.


"Sudah kamu makan dulu,biar ada tenaganya untuk marah lagi." Ucap dewa kembali menggoda Lisa,karena tidak tahan lagi Lisa mengabaikan ucapan dewa dan dia mengambil kotak makannya,lalu makan dengan sangat lahap.


"Pelan-pelan tidak akan ada yang berebut makanan denganmu."Ucap dewa sambil memberikan minuman kepada Lisa yang tersedak karena dia begitu grogi ternyata dewa terus memandanginya.


"Melihat mu makan saja aku sudah kenyang." Jawab dewa,yang membuat Lisa lagi-lagi salah tingkah.Setelah dia selesai makan,dia melihat diluar hari sudah lumayan sore,akhirnya Lisa meminta dewa untuk mengantarnya pulang karena dia tidak mau adiknya mencarinya nanti.


"Om,antar aku pulang,ini sudah mulai sore,aku takut nanti Puspa mencari ku."Ucap Lisa,karena dia pria yang sangat baik akhirnya dewa mengantar Lisa pulang.


"Om,kenapa tidak pernah lagi datang kerumah? tanya Lisa.

__ADS_1


"Aku sangat sibuk,aku baru saja kembali dari Jepang,tadi pagi,dan saat itu aku langsung menemui kaka mu di tempat kerjaanya,tapi aku melihat dia sedang bersama pria lain." Ucap dewa.Lisa sangat kaget mendengar ucapan dewa,ternyata pria yang ada di depannya sudah tau kalau kakaknya mencintai pria lain bukan dirinya.


"Om,sudah tau kalau kakak Lisa bersama om Kevin?" Dewa mengangguk,dengan ekspresi yang tidak bisa di jelaskan.


"Om,sedih?


"Tidak,karena ada wanita lain yang membuatku bahagia saat ini,tapi aku tidak yakin kalau wanita itu menyukaiku." Jawab dewa,Lisa mengangguk,dia tidak sadar jika dewa menyindirnya.


"Ohh...Om menyukai wanita lain,itu artinya om tidak akan menemui kami lagi,om akan pergi bersama wanita itu." Ucap Lisa dengan suara rendah entah kenapa dia sangat sedih mendengar ucapan dewa,dia menunduk,dewa menjadi salah tingkah,tidak mungkin dia mengatakan kalau dia menyukainya.


"Sudah jangan sedih aku akan selalu mengunjungi kalian,aku tidak datang beberapa hari kemarin itu karena aku sibuk ke luar negri urusan dinas." Lisa menegakkan kepalanya lalu menatap dewa,


"Om,keluar negri? Om naik pesawat,aku belum pernah naik pesawat,gimana rasanya naik pesawat om,pesawatnya goyang tidak?" Dewa sangat terhibur dengan berbagai pertanyaan yang di lontarkan Lisa,ingin sekali dia mengigit wajah Lisa saking gemasnya dia kepada wanita yang umurnya hampir beda dua puluh tahun.


Setelah mobil dewa hampir sampai di gang,menuju rumah mereka,Lisa menghentikan dewa,dia menyuruh dewa keluar karena dia ingin mengganti pakaiannya kembali karena dia takut adiknya yang sangat bijak curiga kepadanya.


"Om,keluar dulu aku mau ganti pakaian aku tidak mau si bawel melihatku memakai baju ini," Ucap Lisa.Dewa langsung menuruti keinginan Lisa dia menjauh dari mobilnya setelah itu Lisa Menganti pakainya lalu dia melipat baju dan sepatunya dan menyimpannya dengan rapi.

__ADS_1


"Om aku sudah siap aku sudah menyimpan bajuku,biarkan saja disini mana tau kapan-kapan kita jalan lagi." Ucap Lisa lalu berlari meninggalkan dewa yang belum memasuki mobilnya,dewa hanya bisa tersenyum melihat tingkah Lisa.


*** bersambung***


__ADS_2