Sugar Baby Pria Beristri

Sugar Baby Pria Beristri
bab 86 ~ Kemabli kerumah ~


__ADS_3

Keesokan harinya semua orang berkumpul di meja makan termasuk Bella dan juga Kevin,begitu juga Hamdan.Suasana meja makan yang sangat mencekam membuat Kevin berpura-pura memanggil pelayan.Dia mengabaikan kehadiran Bella disana,karna baginya wanita itu sudah bukan siapa-siapanya lagi.


"Bibi,kenapa panggilan ibu kemari,biarkan dia sarapan bersama kami." Ucap Kevin,Bella terlihat santai dan juga tidak peduli kalau Kevin sedang disana.


"Maaf tuan,sejak nyonya besar sakit,dia sudah tidak mau bergabung untuk sarapan pagi,karna dia sarapan pada saat jam sepuluh nanti tuan." jawab pelayan sangat hati-hati karan dia takut jawaban yang dia berikan salah di mata pria itu.


"Ohh,terus kalau mama sudah tidak pernah sarapan lagi,siapa yang duduk disini sarapan setiap pagi?"Tanya Kevin tiba-tiba hingga Bella yang sedang minum air putih langsung tersedak.


"Uhuk....uhuk....uhuk..." Bella terus batuk karna air yang dia minum masuk ke hidung saking kagetnya mendengar pertanyaan yang dilontarkan oleh calon mantan suaminya.


"Kenapa...Kenapa kamu sampai kaget begitu,ada yang aneh dengan pertanyaan ku,atau ada sesuatu yang kalian sembunyikan di rumah ini?"Tanya Kevin,suasana meja makan semakin mencekam hingga pelayan yang di panggil oleh Kevin merasa takut,dia sangat takut jika tuannya memberikan pertanyaan yang membuatnya serba salah.


Sementara itu Bella merasa tubuhnya keringat dingin,bahkan keringat sudah mulai membasahi dahinya,ingin sekali dia pergi tapi dia takut Kevin semakin curiga kepada mereka berdua,dia tidak tau sejak kapan Kevin mulai curiga kepadanya,atau dia takut ada penghianat yang dia pelihara di rumah ini.


"Apa maksud pertanyaan mu Kevin,kamu mencurigai sesuatu yang bagaimana di rumah ini,memang semenjak ibumu sakit dia tidak mau sarapan pagi,terus apa yang salah,papa sudah berusaha mengobati ibumu,bahkan bella merawatnya dengan baik,tanyakan kepada ibu mu."Jawab Hamdan,Bella yang sudah ketakutan menghela napas lega,akhirnya pacarnya bisa bertindak sangat santai hingga Kevin terdiam dan tidak mau berbicara apa pun sampai akhirnya dia memilih pergi ke kamar ibunya.

__ADS_1


Kevin membuka pintu kamar ibunya,saat itu dia melihat ibunya yang terbaring lemah di atas ranjang dengan wajah yang sangat pucat,rasanya dia tidak tega melihat keadaan ibunya yang sangat menyedihkan.Setelah melihat ibunya yang sangat memprihatinkan dia mengurungkan niatnya menanyakan tentang Hanna.Kevin masuk kedalam kamar ibunya lalu duduk di pinggiran ranjang dan meraih tangan ibunya.


"Mama,nanti siang aku akan membawa dokter untuk merawat mu,rasanya aku sangat curiga kenapa tiba-tiba kamu menderita seperti ini." Ucap Kevin lalu mengelus kening ibunya dan mencium ibunya.


"Mam,aku berangkat kerja dulu,jaga diri baik-baik." Ucap Kevin.Bella yang sedang menguping di balik pintu langsung bergegas pergi,karna dia takut Kevin memergokinya.Setelah Kevin pergi bella langsung masuk kedalam kamar mertuanya,


" Ma,bagaimana keadaan mu,apa sudah mulai membaik " Tanya Bella saat itu dia duduk di kursi dekat ranjang milik mertuanya.


"Belum juga Bella,aku tidak tau apa yang terjadi dengan tubuhmu,entah kenapa semakin hari perasanku tubuhku semakin lelah dan aku setiap saat selalu mengantuk." Keluh nadia.Dia sudah sangat bosan dikamar terus tapi saat dia ingin keluar dari kamar dia tidak mampu lagi untuk berjalan.


Mendengar ucapan mertuanya,Bella hannya diam dan terlihat jelas sudut bibirnya tersenyum jahat,entah apa arti senyumnya tidak ada tau.Saat itu dia mengeluarkan obat dari kantong bajunya lalu mengambil air yang tidak jauh dari ranjang ibunya.


*****


Kevin membawa mobilnya menuju toko bunga tempat Hanna bekerja,dia menghentikan mobilnya tidak jauh dari toko lalu memandangi Hanna yang sedang sibuk melayani pembeli bunganya.Kevin tersenyum melihat Hanna yang tidak ada capeknya,menjajakan bunga-bunga yang ada di toko.

__ADS_1


"Wanita bodoh,untuk apa dia melakukan pekerjaan seperti itu bahkan aku bisa membiayainya dan kedua adiknya,ingin aku menikahinya secepatnya tapi sepertinya ini tidak muda,sepertiga pria itu juga menyukainya." Ucap Kevin.Akhirnya dia turun dari mobilnya lalu pergi menghampiri Hanna.


"Hai..." Kevin menyapanya seketika jantung Hanna bergetar dengan sangat hebat.Entah kenapa jantung akan bergetar hebat saat Kevin sedang berada di dekatnya sangat jauh berbeda jika dewa bersamanya semua terlihat biasa-biasa saja.


"Kamu sibuk?" Tanya Kevin,dia mengambil kursi yang tidak jauh darinya lalu duduk di sebelah Hanna.


"Apa kabarmu sayang,aku sangat merindukanmu,kenapa kamu pergi begitu lama,kamu tidak tau betapa sulitnya hidupku saat kamu tidak bersamaku lagi." Ucap Kevin.Hanna terdiam mendengar ucapan Kevin,dia terdiam saat Kevin meraih tangannya lalu menggenggamnya.Melihat Hanna yang terdiam Kevin turun dari kursinya dan memeluknya dengan erat,aku sangat merindukanmu,bisakah kamu membalas pelukanku,aku ingin tau sebesar apa rasa rindu di hatimu." Hanna menolak permintaan Kevin,dengan pelan dia melepaskan pelukan kevin dari tubuhnya,


"Mas,maafkan aku,lebih baik kita jalani hidup kita masing-masing,kamu sudah menikah aku tidak mau menjadi duri di rumah tanggamu seperti yang dikatakan oleh nyonya Bella."Ucap Hanna,lalu pergi menjauhi Kevin,rasanya hatinya begitu terluka saat mengucapkan kata-katanya itu.


"Apa maksud ucapannya Hanna,kapan Bella mengatakan itu kepadamu,apa mungkin dia yang menghajarnya waktu itu." Tanya Kevin,wajahnya terlihat berubah,dan napasnya terlihat naik turun mungkin dia sangat marah dan kecewa.Saat Kevin memegang pergelangan tangan Hanna dan menahannya tiba-tiba dewa sudah datang lalu dengan kasar membuang tangan Kevin.


"Berani sekali kamu datang ke tempat ini,aku sudah bilang jangan ganggu Hanna,urus saja rumah tanggamu,kamu memang bukan pria baik-baik kamu bajingan." Ucap dewa lalu mendorong tubuh Kevin hingga terlempar keluar dari toko itu.


"Jangan coba-coba untuk Kemabli ke tempat ini,atau aku akan membuatmu menyesal." Ucap dewa.Kevin sangat emosi diperlakukan seperti sampah,dia cemburu sekali saat melihat dewa membawa Hanna masuk kedalam toko dan menutup pintu dengan kasar.

__ADS_1


"Araaghhhh...Dasar sialan,aku akan membuat perhitungan dengan Bella jika itu ulahnya membuang Hanna dan juga kedua adiknya." Kevin meninggalkan toko bunga dengan perasaan kesal,dia sangat marah saat ada seorang pria yang mencintainya hanna juga.


*** bersambung***


__ADS_2