Sugar Baby Pria Beristri

Sugar Baby Pria Beristri
bab 31 ~ Mencintaimu ~


__ADS_3

Kevin menghabiskan waktu bersama Hanna dan kedua adiknya,kedua adik Hanna sangat menerima kehadiran Kevin dirumah mereka.


"Om hari ini om nga pulangkan om menemani kami dirumah ini kan?" Tanya Puspa dia orang yang paling menyukai kehadiran Kevin di rumah mereka.


"Emangnya Puspa suka kalau om disini?" Tanya Kevin,dia terlihat begitu senang bermain dengannya.


"Pasti dong om,kan nanti om bisa mengajariku belajar,sekolah baru aku setiap hari banyak tugas dan juga sangat susah aku pusing om."Ucapnya sambil menepuk keningnya membuat Kevin tertawa lepas.


"Hahahaha emangnya tugas puspa sebanyak apa sih sampai-sampai pusing kayak gitu,nanti om pindahin lagi ke sekolah lain mau ke sekolah yang jorok bauk." Ucap Kevin,dia terus melayani celoteh manja Puspa.


Hanna yang melihat kedekatan Puspa dengan Kevin hannya bisa tersenyum hambar,dia takut suatu saat Kevin tidak kembali lagi Puspa akan mencarinya,biar bagaiman pun Puspa masih kecil dan belum mengerti masalah orang dewasa.


"Om,kita makan KFC yuk,aku pengen banget makan KFC bareng sama Kaka dan juga om." Ucap puspa dengan nada memohon.


"Puspa,kamu nga boleh merepotkan om,besok-besok om nga mau lagi datang kerumah ini jika kamu selalu menyusahkan dia." Ucap Hanna.Dia masih merasa enggan kepada Kevin walaupun hubungan mereka sudah sedekat itu.


"Nga papa Lo dek,jika dia pengen sekarang kita jalan,nanti keburu malam jalanan akan macet." Ucap Kevin,sebenarnya ingin sekali dia menolak permintaan Puspa karna dia selalu khawatir sama pria yang terus mengikutinya,tapi dia merasa tidak enak, dan dia juga takut Hanna tersinggung.


Kevin membawa mobilnya ke sebuah restoran ayam goreng,yang tidak jauh dari rumah mereka,Kevin sangat bersyukur mendapat rumah dipusat kota jadi dia tidak perlu jauh-jauh jika ingin menikmati sesuatu.Saat mereka sampai Puspa dan Lisa terlihat begitu antusias mereka berjalan mendahulukan kakak nya dan juga Kevin.Kevin berjalan lalu mengejar Hanna yang berjalan sendirian lalu dia mengambil tangan Hanna lalu mereka memasuki restoran dengan bergandengan tangan layaknya seperti orang pacaran.


"Dek aku sangat mencintaimu." Kevin mendekatkan kepalanya ke telinga Hanna lalu membisikkan sesuatu yang membuat Hanna tersenyum dia terlihat malu-malu saat tangannya di gandeng mesra oleh Kevin.

__ADS_1


*****


Bella baru saja pulang dari rumah sakit,sudah hampir dua Minggu dia tidak masuk kerja karna asik mengurusi dan mengawasi kegiatan suaminya,hari ini karna ada masalah genting dirumah sakit mau tidak mau dia harus berangkat juga tadi siang saat Kevin meninggalkannya kantor.


"Kemana dia satu harian ini,kata asistennya dia tidak berada di perusahan benar-benar menang Kevin,aku pikir setelah aku mengawasinya dia akan berubah tapi tetap saja dia bersikap dingin kepadaku,aku harus secepatnya memberi pelajaran kepada wanita itu."Ucap Bella,dia membawa mobilnya dengan kecepatan rendah karna suasana jalanan cukup ramai.


"Tunggu bukankah itu mobil suamiku ngapain dia disana,aku harus memutar arah agar aku bisa mengintai dia disana." Ucap Bella,lalu dia memutar arah dan membawa mobilnya masuk ke area restoran.


Setelah memarkirkan mobilnya Bella memakai masker dan kaca mata,lalu masuk ke restoran dan mencari keberadaan Kevin di antara pelanggan yang sedang menikmati makan malam mereka.


Dari kejauhan Bella sudah melihat Kevin bersama Hanna dua orang anak,Bella sedikit bingung melihat kedekatan kevin dengan kedua anak itu,sesekali Kevin terlihat tertawa dan jelas di wajahnya tersirat kebahagian.Melihat pemandangan itu Bella langsung naik darah dadanya naik turun ingin sekali dia berlari kesana dan menghajar mereka semua tapi Bella menahan emosinya,dia ingin menunggu sampai mereka pulang.


Bella mengambil tempat tidak jauh dari mereka,dia ingin tau siapa yang bersama mereka.Bella terus memperhatikan wajah bahagia Kevin,seberkas sesal kini menyelimuti hatinya,dimana dulu suaminya terus meminta untuk mereka segera punya anak tapi dengan keras Bella menolak karna dia masih ingin pokus dengan kariernya.


"T_terima kasih." Ucap Bella gugup,dia takut sekali jika sampai Kevin memergokinya.Tidak berapa Kevin dan wanita itu meninggalkan restoran,Bella dengan sangat hati-hati mengikuti mobil Kevin,dia semakin sakit hati saat mengingat betapa mesranya Kevin memperlakukan Hanna bahkan mereka berjalan sambil bergandengan tangan.


"Sial...Semua ini memang salahku,tapi seharusnya Kevin memberikan aku kesempatan bukan malah menghiaanati pernikahan yang sudah berjalan tiga tahun."Ucap Bella,dia menghela napas berat.


Saat mobil yang di kendarai Kevin berhenti bahkan masuk ke sebuah rumah mewah,Bella dengan pelan-pelan melewati rumah itu,di kejauhan dia menghentikan mobilnya menunggu Kevin keluar dari rumah mewah itu.Bella menunggu sambil bermain ponsel menghilangkan rasa jenuhnya tapi semakin lama dia semakin tidak tahan karna sudah dua jam dia menunggu Kevin belum juga keluar.


"Apa dia tidak akan pulang malam ini,apa dia akan tidur bersama wanita itu dirumah ini,dasar pela"***cur,bisa-bisanya dia tidur bersama pria yang bukan suaminya."Sungut Bella,rasanya dia tidak tahan ingin memergoki mereka dan mempermalukan mereka tapi dia berusaha meredam emosinya untuk saat ini.

__ADS_1


"Aku harus bisa bermain cantik." Batin Bella lalu membawa mobilnya dan pulang ke rumahnya.


"Bella kamu dari mana saja nak pulang sampai larut begini?" Tanya ibu mertuanya,Bella menatap malas kedua mertuanya yang sedang menikmati teh di ruang tamu,


"Mengikuti mobil mas Kevin,dia sedang bersama dengan selingkuhannya mah,bahkan malam ini dia akan menginap dirumah selingkuhannya,Bella masuk ma."Ucap bella lalu pergi meninggalkan kedua mertuanya dengan kesal.


"Keterlaluan Kevin pa,lihat Bella sudah marah." Ucap mamanya Kevin,dia juga tidak bisa berkata-kata,dia hannya tidak yakin saja anaknya yang begitu baik bisa menghiaanati pernikahannya.


"Besok papa kita temui saja dia dikantornya dan tanya baik-baik,papa juga malu kepada keluarga Bella kalau Kevin memperlakukan Bella seperti ini." Ucap papanya Kevin,dia menghela napas berat memikirkan anak menantunya.


*****


Matahari mulai menunjukan wujudnya Hanna berjalan ke kamar Kevin lalu mulai membangunkan pria itu untuk sarapan bersama kedua adiknya.


"Mas bangun ini sudah pagi kamu tidak kerja kah?" Hanna menggoyang tubuh Kevin hingga pria itu membuka matanya.


"Selamat pagi sayang ku?' Ucap Kevin dengan suara khas bangun tidur.Dia mengucek matanya sambil mengumpulkan kesadarannya.


"Pagi juga,mas bangun nasi goreng sudah siap di meja Lisa sama Puspa sudah menunggumu ayo cepat takut mereka terlambat." Ucap Hanna lalu hendak berlalu dari kamar itu,tapi Kevin menarik pergelangan tangannya lalu mengecup bibir Hanna dengan mesra.


"Ini untuk menyambut pagi yang indah."

__ADS_1


**** bersambung****


__ADS_2