
Kevin pamit dari rumah Hanna,rencananya hari ini dia akan kembali ke Singapura tapi setelah tau kabar dari Butet,kalau ibunya belum juga sadar akhirnya dia membatalkan keberangkatannya dan kembali kerumahnya,dia ingin istrahat dan menyelesaikan semua berkas yang sudah menumpuk diruang kerjanya.
Sementara itu Hamdan dan juga Bella terjadi keributan yang luar biasa dimana Hamdan tidak terima saat Bella memberikan obat yang sudah merusak syaraf istrinya.
"Aku tidak menyangka kamu akan menghancurkan keluargaku sedemikian rupa Bella,kamu tega ingin membunuh istriku, dimana belas kasihan mu saat istriku menderita seperti itu?" Ucap Hamdan dengan wajah penuh amarah kali ini dia tidak akan mengampuni wanita iblis itu.
"Mas...Kamu jangan asal menuduhku begitu ya,aku bisa memasukkan anakmu ke penjara kalau menuduh tampa bukti,kamu berbicara tidak ada bukti sedikit pun." Ucap Bella masih berusaha mengelak.
"Braangghh.....Jangan berbohong lagi,Kevin sudah ada bukti jika kamu telah melakukan semua itu,dan selama ini kamu selalu berusaha menghalangi aku untuk membawa istriku ke rumah sakit kamu memang iblis,aku tidak bisa memaafkan mu." Ucap Hamdan,rasanya ingin sekali dia menampar wajah Bella tapi dia berusaha untuk menahan emosinya.
Para pelayan kembali berlari ke arah pintu kamar lalu mereka menguping pembicaraan kedua manusia yang menurut mereka sangat mencurigakan.Sementara itu Kevin baru saja sampai di rumahnya,dia langsung masuk kedalam rumah,pada saat itu dia mendengar Keributan dari arah kamar mamanya.Dia berjalan menuju kamar ibunya dan betapa kagetnya dia melihat semua pelayannya sudah menguping di depan pintu bahkan mereka tidak melihat kedatangan Kevin kedalam rumah itu.
"Mulai sekarang kita tidak ada hubungan lagi,kamu tega melakukan itu kepada istriku,kamu memang wanita iblis pantas saja Kevin meminta cerai kepadamu,itu karena kamu orang yang sangat jahat." Ucap Hamdan,semua pelayan menutup mulut mereka mungkin karena mereka cukup heran mendengar ucapan Hamdan.
"Aku tidak mau putus darimu,mas...Kamu lupa kalau aku sedang hamil anak kamu,aku akan bunuh diri jika kamu sampai meninggalkan aku dan kembali kepada istrimu itu,aku memang sengaja ingin membunuh istrimu supaya aku bisa memilikimu seutuhnya."
"Plak.....Aku tidak akan memaafkan kamu jika sesuatu terjadi kepada istriku." Ucap Hamdan dan dia memilih untuk keluar dan saat itu Bella langsung berlari memeluk Hamdan dari belakang dan tidak mengijinkan Hamdan keluar dari dalam kamar.
__ADS_1
"Apa yang kalian lakukan disini." Tiba-tiba saja Kevin sudah berdiri dibelakang mereka dan saat itu seluruh pelayan sangat kaget dan Kevin langsung memberi kode kepada mereka semua agar tidak mengeluarkan suara sedikit pun.
"Braaak...."Kevin langsung menendang pintu dengan sangat kasar hingga pintu terbuka sangat lebar dan saat itu semua pelayan dan juga Kevin melihat Bella yang sedang memeluk Hamdan dengan sangat erat.
"Ini yang papa lakukan di belakang mama,selama ini bagus bahkan sampai wanita jalan** ini hamil anak papa hah...Bagus pantas saja hari ini aku sangat ingin kembali ke rumah ini ternyata aku ingin melihat wajah-wajah kalian yang sesungguhnya.
Hamdan langsung melepaskan tangan Bella yang memeluknya lalu bersujud mohon ampunan dari Kevin,wajahnya terlihat ketakutan dan dia memohon Kevin untuk menerima ampunan.
"Maafkan aku anakku,maafkan papa aku khilaf,wanita ini sudah menggodaku,aku mohon kepadamu "Ucap Hamdan ,dia terus menunduk dan berusaha untuk mendekati Kevin sayang Kevin sudah sangat muak kepadanya.
"Aku tidak anakmu,dan kamu tidak pantas menjadi seorang papa untukku,sekarang keluar kalian dari rumah ini dan kamu wanita murahan silahkan keluar tampa membawa apa pun dari rumah ini security....!" Kevin berteriak memanggil security,dia sudah sangat membenci papanya yang tega bermain api di belakang ibunya bahkan ibunya nyaris mati karena ulah papanya.
"Segera usir kedua sampah ini dari rumah ini sekarang juga." Ucap Kevin Hamdan begitu kaget melihat anaknya yang tidak punya belas kasihan sedikit pun untuknya.
"Kevin,kamu jangan keterlaluan ya,ini semua masih harta papa dan semua aset ini juga masih atas nama papa jadi kamu yang harus keluar dari rumah ini,seluruh perusahan juga masih punya ada hak apa kamu mengusirku." Ucap Hamdan,dia langsung berdiri,dan menatap sinis kepada Kevin.
Kevin mendesis,dia tersenyum jijik melihat papanya yang tidak punya malu sedikit pun,bahkan ingin sekali rasanya dia meludahi wajah papanya tapi dia tidak ingin mengotori dirinya dengan dosa.
__ADS_1
"Aku harap kau keluar dari rumah ini sebelum aku kembali kesini dan bawa simpanan mu ini dari rumah ini karena aku tidak ingin rumah ku kotor karena ulah mu yang sangat memalukan itu.Dan kamu wanita yang tidak punya malu,aku akan melaporkan semua perbuatan mu kepada orang tua mu." Ucap kevin lalu dia meninggalkan kamar dan keluar bersama seluruh pelayan.
Kevin kembali menyuruh supir untuk mengantarnya ke rumah Hanna,dia sangat bingung dan dia butuh seseorang yang bisa menenangkan pikirannya dan hannya Hanna yang bisa melakukan itu.
Hanna langsung berlari ke luar pintu saat mendengar suara mobil Kevin,dia sudah mengenali suara mobil itu,dan dia sangat kaget saat Kevin kembali ke rumahnya padahal tadi sore Kevin sifat pamit kepada Hanna kalau dia kembali ke Singapura.
"Mas,kenapa kamu kemabli kesini bukankah kamu sudah kembali ke Singapura?" Tanya Hanna,dia melihat wajah Kevin yang begitu pucat,Hanna menyentuh kening pria itu dan ternyata sangat panas.
"Mas,sepertinya kamu demam,kenapa kamu bisa sampai demam begini? Tanya Hanna lalu membantu Kevin untuk tidur di atas sopa.Hanan mengambil selimut lalu menutup tubun Kevin,dan dia berjalan kebelakang dan membuat teh untuk kekasihnya.
"Kasihan sekali mas Kevin,dia sampai sakit memikirkan orang tuanya? bagaimana lagi kalau sampai papanya selingkuh dengan Bella bisa-bisa dia sakit." Ucap Hanna.Pada saat itu Lisa juga masuk kedalam dapur sambil memakai headset sepertinya dia sedang telponan dengan seseorang hanna tidak berani bertanya karena dia masih sangat malu kepada adiknya itu.Lisa dua kali memergokinya ciuman dengan Kevin.
"Om Kevin tidur disini kakak?" Tanya Lisa,sejak istrinya menghajar mereka dulu Lisa sudah tidak menyukai Kevin.
"Aku tidak tau,sepertinya dia sedang sakit." Jawab Hanna lalu segera keluar dari dalam dapur karena dia salah tingkah di hadapan Lisa adiknya.
Hanna membangunkan Kevin,lalu dia membatunya untuk bangun dan memberikan teh yang sudah hangat.
__ADS_1
*** bersambung****