
senyuman manis terlukis di bibir manis millik bella saat dia membaca pesan yang dikirim mertuanya kepadanya.Semakin lama perasaan Bella kepada mertuanya semakin besar,bahkan sedikit pun dia tidak pernah memikirkan permasalahan rumah tangannya,dia terlalu menikmati perasana bahagia yang dia terima saat ini dari mertuanya.
Saat Bella hanyut dalam lamunan indahnya,tiba-tiba terlintas pikirannya wajah ibu mertuanya,
"Ahh... kenapa bayangan wajahnya tiba-tiba saja terlintas di pikiranku,membuat mood ku buruk saja." Sungut Bella,setelah itu dia menyimpan ponselnya lalu kembali menutup tubuhnya dan tidur dengan pulas.
*****
Hanna keluar dari kamar mandi,dia masih trauma setelah pelecehan yang dialaminya,walaupun lukanya sudah sembuh dia sama sekali belum mau keluar dari dalam kamar milik dewa.Sejak kejadian itu dia tidak mau lagi tidur didalam kamarnya sendiri dan akhirnya dewa membiarkan Hanna tidur di kamarnya dan dia pindah ke kamar yang bisa di tempati hanna.Bahkan saat dewa mengajaknya untuk keluar dari apertemen kembali mencari keberadaan adiknya Hanna menolak dengan alasan dia malu bertemu orang lain.
"Hanna,sepertinya kamu masih sangat trauma,bagaimana kalau aku membawamu ke dokter,aku tidak ingin terjadi sesuatu kepadamu,aku minta maaf atas kejadian yang menimpa mu."Ucap Dewa.Dewa merasa iba melihat Hanna yang begitu banyak masalah bahkan saat Hanna tinggal bersamanya saja sepertinya ujian itu terus mengikutinya.
"Nga papa tuan,aku baik-baik saja,aku hannya selalu merasa khawatir saja saat bertemu orang lain."Jawab Hanna,dia tidak ingin merepotkan dewa lebih banyak lagi.
Terkadang Hanna tidak habis pikir dengan rencana sang pencipta kepadanya,saat begitu banyak masalah yang datang menimpanya saat itu juga Tuhan mengirim orang-orang yang baik untuk menolongnya.
"Baiklah aku akan menunggu sampai kamu benar-benar sembuh baru kita mencari keberadaan adik mu,atau kamu tau tidak dimana alamat wanita yang menganiaya kamu dulu biar kita menanyakan adik mu kepadanya,kita bisa menuntutnya jika dia memang sudah berbuat jahat kepadamu dan juga kepada adikmu."Ucap dewa,dia tidak tahan melihat Hanna yang sering menagis dibelakangnya.
__ADS_1
Hanna hannya menggeleng,dia memang tidak tahu dimana bella tinggal bahkan dia tidak tau nama perusahaan yang dimiliki oleh Kevin,dulu dia tidak mau tau tentang Kevin karna baginya pria itu hannya memanfaatkannya tetapi kini dia menyadari semua pikirannya terhadap Kevin salah besar.
"Baiklah kalau kamu tidak tau apa pun,semoga kita bisa secepatnya bertemu dengan kedua adikmu Hanna,ingat aku selalu siap membantumu."Ucap dewa,lalu dia beranjak dari tempatnya
"Han,aku berangkat dulu kekantor,aku akan usahakan cepat pulang dari kantor,hari ini aku ada jadwal meeting jadi aku tidak bisa menemanimu disini."Ucap dewa,setelah itu dia langsung keluar dari apertemenya.
Semenjak kejadian pelecehan yang dialami oleh Hanna,dewa langsung memasang CCTV yang terhubung ke ponselnya dia khawatir akan ada lagi orang yang berani menganggu nya.
*****
Dewa berjalan memasuki gedung perusahaanya,sebenarnya dia sedikit malas hari ini untuk kembali kekantor karna dia tidak tega meninggalkan Hanna sendirian di dalam apertemen miliknya tapi karna hari ini begitu banyak berkas yang membutuhkan tanda tangannya dengan terpaksa dia harus hadir di perusahaan ini.
"Tuan.." Dewa hannya bisa mengangguk saat beberapa kariawan yang kebetulan berpapasan dengannya,menyapanya dengan sopan.Dan pada saat dewa sudah sampai di gedung ruangannya,dia melihat dari kaca seseorang yang sudah duduk di sopa yang ada di ruangannya.
"Nadia...Kenapa lagi dengan wanita itu,ngapain dia di ruangan ku."Ucap dewa,lalu berjalan memasuki ruangannya,saat dia sudah berada di ruangannya Nadia langsung berdiri dan menyambutnya dengan senyum yang paling manis miliknya.
"Apa lagi yang kamu lakukan di ruangan ku ini?"Tanya dewa,dia mengabaikan penampilan dan senyuman yang diberikan Nadia kepadanya,padahal dia tidak tau jika Nadia sudah dari tadi menunggunya bahkan dia sengaja sebelum datang ke kantor ini dia sudah melakukan perawatan terlebih dahulu,karna dia ingin dewa kembali tertarik dengannya.
__ADS_1
"Dew,kamu kok cuek begitu kepadaku,sampai kapan dew,kamu akan bersikap dingin seperti ini kepadaku,bukankah aku sudah minta maaf kepadamu berkali-kali."Ucap Nadia,dia sengaja bersikap manja untuk menarik perhatian dewa tapi sayangnya pria itu tidak terpengaruh lagi kepadanya.
"Sudahlah Nadia,kamu tidak ada apa-apa lagi kepadaku,bahkan sedikit pun perasaan itu sudah tidak ada untukmu,jadi aku mohon jangan ganggu aku lagi."Ucap Dewa,dia terus memeriksa berkas yang ada di depannya tanpa menoleh sedikit pun kepada Nadia mantan pacarnya.
"Dewa,
"Stop Nadia silahkan keluar dari ruangan ku selagi aku meminta baik-baik kepadamu,bagaimana pun kamu memaksaku,perasanku kepadamu sudah tidak ada sedikit pun,bahkan aku sudah jatuh cinta kepada wanita lain."Dewa memotong ucapan Nadia,Karna dia tidak ingin melihat wanita itu berada di ruangannya lagi.
Nadia keluar dari ruangan dewa dengan wajah yang sangat marah,padahal dia mengira jika dia kesana dengan pakaian seksi dan penampilan yang memukau,dewa akan kembali tunduk kepadanya tapi harapannya tidak sesuai lagi ternyata mantan kekasihnya sudah jatuh cinta dengan wanita lain.Dewa mengabaikan sikap Nadia yang beberapa kali memberi kode kepadanya kode seperti saat mereka masih bersama dulu,hannya mereka berdua yang mengerti kode itu,tapi sekarang dewa juga sudah tidak mau tau tentang kode itu karna dia memang sudah tidak ada perasaan dengan Nadia sedikit pun.
Sementara itu di lain tempat Kevin sedang duduk di mejanya sambil menaikkan kaki di atas mejanya,dia sudah tidak tau lagi menggambarkan perasaanya,akhir-akhir ini banyak masalah yang menimpanya,Kevin sudah mulai lelah karna sampai saat ini dia belum menemukan keberadaan Hanna,dan adiknya padahal rasa rindunya kepada Hanna sudah tidak bisa dilukiskan dengan kata-kata.
"Aku tidak bisa menggambarkan perasaanku,nantinya saat aku bertemu dengan Hanna,bagaimana ya gambarannya sekarang apakah tubuhnya sudah semakin besar,apakah sikapnya yang polos sudah berubah,Hanna aku benar-benar merindukan mu,andaikan kamu tau aku sangat merindukanmu saat ini aku yakin kamu pasti akan segera menemui ku,semoga saja kamu tinggal bersama orang baik,tapi kalau sampai ada orang yang memanfaatkan mu,aku akan menuntutnya,aku tidak akan membiarkannya hidup."Ucap kevin.
Saat sedang asik melamun tiba-tiba asistennya mengetuk pintu,lalu masuk saat Kevin sudah mempersilahkannya,
"Ada apa?" Tanya Kevin,dia sangat kesal saat asistennya masuk saat dia asik dalam lamunannya.
__ADS_1
*** bersambung****