Sugar Baby Pria Beristri

Sugar Baby Pria Beristri
bab 126 ~ Selamat tinggal kesedihan ~


__ADS_3

Sudah sebulan ini Kevin Sanjaya kembali mengambil alih seluruh perusahannya,Bella akhirnya masuk penjara karena perbuatannya yang tidak bisa di maafkan lagi yang hampir membunuh Nadia ibunya Kevin Sanjaya.


Sementara Hamdan pergi keluar negri disana dia menenangkan pikirannya, dan mulai menyesali semua perbuatannya yang tidak terpuji dia sangat berharap suatu saat anak dan istrinya menerima .Kevin kembali memboyong mamanya ke rumah besar dan mengembalikan semua yang memang menjadi miliknya.


"Kevin...Kapan kamu akan membawa Hanna bertemu denganku aku ingin minta maaf kepadanya." Ucap Nadia saat mereka sedang sarapan dan Kevin ingin berangkat ke kantor.


"Aku ingin menunggu waktu yang tepat ma,akhir-akhir ini aku sibuk jadi aku belum bebas menemuinya untungnya dia wanita yang sangat baik jadi dia sangat pengertian dengan ku." Jawab Kevin.


Nadia terdiam mendengar ucapannya putra semata wayangnya dia sangat menyesali sikapnya yang sombong dulu terhadap Hanna dia tidak menyangka cinta Kevin kepada Hanna besar dan dia juga tidak menyangka kalau Bella wanita yang sangat di belanya ternyata orang yang sudah menghancurkan rumah tangganya bahkan hampir membunuhnya.


"Sudah ma...Kenapa harus melamun secepatnya aku membawa dia kerumah ini,tenang saja ma dia wanita yang sangat baik, dia akan menerima semua permintaan maaf mama kepadanya." Ucap Kevin lalu mencium kening mamanya dan langsung meninggalkan mamanya berangkat ke kantor.


Kevin dengan penampilan maskulinnya kembali ke perusahan saat mobilnya ingin sampai di gedung perusahan tiba-tiba Calista kembali menghadangnya.


"Ada apa lagi sih dia."


"Tuan....Tolong buka jendelanya." Kevin membuka jendela mobilnya lalu menatap Calista yang sudah berdiri di sampingnya.


"Ada apa nyonya?" Kevin sedikit aneh dengan penampilan calista dia yakin suami keduanya sudah mencampakkan dirinya karena sudah merasa tidak ada gunanya wanita itu.


"Tuan...Bawa aku kerumah Hanna saat ini aku ingin bertemu dengan ketiga anakku,aku mohon tua." Ucap Calista entah kenapa wanita itu langsung menangis di hadapannya sepertinya begitu banyak beban hidup yang di tanggung nya saat ini.

__ADS_1


"Nyonya saya masih bekerja dan kebetulan hari ini aku sangat sibuk!!"


"Tolong lah tuan jika nanti tuan sudah mengantarku kesana aku silahkan tuan kembali." Ucap Calista dengan wajah yang sangat lesu.


Melihat penampilan calista yang begitu lusuh akhirnya dia iba juga melihatnya,biar bagaimana pun suatu saat wanita itu akan menjadi mertuanya.


Calista membuka pintu mobil mewah milik Kevin dia duduk di samping supir dan mobil segera berangkat ke rumah kontrakan milik Hanna.Sesampainya disana dia melihat Puspa dan Hanna sedang membersihkan pekarangan rumah hari ini sekolah sedang ada libur dan mereka tidak berangkat ke sekolah.


"Hore....Om kevin datang."Puspa berlari menghampiri mobil Kevin,tapi saat melihat ibunya keluar dari mobil seketika kakinya berhenti lalu mundur dan mendekati Hanna yang juga sudah menghentikan kegiatannya.


"Maaf ya sayang tadi dia memintaku untuk mengaturnya kesini." Saat itu Lisa yang sedang duduk berdua dengan dewa menoleh ke arah mereka.


Kevin dah dewa saking menatap tapi diantara mereka tidak ada lagi rasa cemburu atau rasa benci karena dewa sudah memutuskan untuk mencintai Lisa gadis yang sangat cantik sederhana.


"Untuk apa kamu datang ke rumah kami yang jelek ini bukan kah kamu sudah bahagia dengan suami kedua mu,pergi kami sudah bahagia jangan ganggu kami lagi." Ucap Lisa dengan wajah yang penuh kemarahan.Dan saat itu Calista langsung berlutut di hadapan mereka bertiga lalu menangis dan minta maaf atas semua sikapnya selama ini.


Dewa mendekati Lisa lalu menyentuh jarinya,dia tau pacarnya itu sangat terluka dan sudah melewati masa-masa sulit selama ini tapi bersikap seperti itu kepada wanita yang sudah melahirkannya pun itu tidak baik.


Hanna langsung mengajak tubuh ibunya dan memeluknya,dia menangis di pelukan ibunya walaupun sangat besar rasa benci di hatinya terhadap ibunya melihat ibunya seperti itu dia tidak tega.


Hanna memang lebih lembut dari Lisa,tapi mereka bertiga adalah wanita yang sangat baik baik dan tidak pernah banyak mengeluh.

__ADS_1


"Sudahlah Lisa,kamu tidak bisa seperti itu,intinya mama sudah minta maaf_


"Dia minta maaf karena suaminya sudah membuangnya."


"Kamu masih menghargai ku sebagai kaka mu,kalau kamu menghargai ku maafkan mama dia juga punya alasan tersendiri kenapa dia kembali kepada kita." Ucap Hanna.Lisa hannya diam saat kalanya menasehatinya.


"Terima kasih Hanna dari dulu memang kamu wanita yang baik dan hatimu sangat lembut mama sangat beruntung memiliki hati sebaik kalian." Ucap Calista.


Kevin mendekati Hanna dan memeluknya,rasanya dia sangat bangga memiliki kekasih sepeti Hanna dan rasa cintanya semakin besar kepada wanita itu.


"Hanna secepatnya mungkin aku dan mama akan datang melamar mu,kamu sudah siap kan sayang?" Tanya Kevin,dia tidak sabar lagi untuk segera menghalalkan hubungan mereka berdua dan dengan malu-malu Hanna mengangguk.


"Maaf aku harus lebih dulu darimu,kamu harus menunggu Lisa sampai lulus kuliah baru kamu bisa menikahinya." Ucap Kevin bercanda dan semua orang di tempat itu tertawa lepas melihat wajah kesal Dewa.


Calista berdiri dan menatap kedua anak gadisnya dia sangat menyesal dengan semua perbuatannya di masa lalu karena sudah meninggalkan anak-anaknya demi pria yang tidak menghargainya.


Begitu juga Hanna setelan melewati penderitaan yang begitu banyak selama ini akhirnya dia mendapat kebahagian yang tidak ternilai harganya,dia sangat bersyukur untuk semua yang Tuhan berikan untuknya.


πŸ’—πŸ’—πŸ’—TamatπŸ’—πŸ’—πŸ’—


Terima kasih kepada para reader yang sudah mengikuti cerita ini semoga kalian tetap bahagia dan di mudahkan rejekinya.Ikuti cerita ku yang lain Kaka terima kasih.

__ADS_1


__ADS_2