
Bella kembali kerumahnya untuk menemui kedua mertuanya.Semenjak dia mengetahui suaminya mempunyai wanita simpanan pekerjaannya pun terbengkalai segalanya,bahkan dia melimpahkan segalanya untuk wakil direktur di rumah sakit.
"Mama....Hiks....hiks..." Bella berlari ke mendekati mertuanya lalu memeluk mertuanya dan menumpahkan air matanya di pelukan mertuanya.
"Ada apa nak katakan,apa Kevin berulah kembali?" Tanya mama mertuanya,Bella mengangguk sambil melepaskan pelukannya dari mertuanya.
"Ma,barusan aku memergoki Kevin bersama wanita selingkuhan nya ma,aku sudah tidak sanggup ma." Ucap Bella dan terus menagis sesenggukan.
"Sudah...sudah,nanti papa sama Mama akan membicarakan ini dengan Kevin." Ucap sang mertua,Bella menghapus air matanya dia sangat berharap mertuanya bisa menyatukan hubungannya dengan suaminya.
*****
Kevin mengantar Hanna sampai ke depan rumahnya,saat itu kedua adiknya Lusi dan Puspa berlari menyambut kedatangan Hanna dan juga Kevin.
"Selamat sore om? bisa nga om bawa kita berdua jalan-jalan kami belum pernah jalan-jalan pakai mobil mewah." Ucap Puspa dengan antusias.
"Sore...Puspa,kamu ingin jalan-jalan? ayo om bawa kalian jalan-jalan ke mall mau nga?"
"Mau dong om,sama Kaka juga ya."Ucap Puspa,dia menoleh ke arah Hanna berharap Hanna memberikan ijin kepadanya.
"Kalian pergi saja sama Kaka Lisa ya Kaka sudah lelah.Mas nga papa bawa mereka keluar?" Tanya Hanna,sebenarnya dia sangat merasa berat hati membiarkan kedua adiknya pergi bersama Kevin tapi Hanna tidak tega melihat wajah Puspa yang sudah sangat bersemangat.
"Nga papa aku ada waktu kok." Ucap Kevin,setelah Lisa dan Puspa ganti pakaian Kevin membawa mereka ke mall yang tidak jauh dari tempat mereka.
Wajah Puspa dan juga Lisa terlihat begitu bahagia saat memasuki mall,ini pertama kalinya mereka menginjakkan kaki di sebuah pusat perbelanjaan yang begitu mewah.Mereka hannya jalan-jalan dan tidak meminta yang aneh-aneh membuat Kevin yang mengikutinya dari belakang merasa heran.
__ADS_1
"Apa kalian berdua tidak ingin beli sesuatu? "Tanya Kevin,
"Tidak om,nanti Kaka marah,lagian kami tidak bawa uang." Ucap Puspa polos.Kevin tertawa kecil mendengar jawaban polos Puspa.
"Sayang,jika kamu menyukai sesuatu kamu ambil saja begitu juga dengan Lisa,nanti om yang akan bayar dan aku akan bicara nanti sama Kaka Hanna supaya dia tidak marah." Ucap Kevin.
"Benarkan om,memangnya om punya banyak uang? aku mau boneka raksasa dong om,aku juga mau sepatu dan juga tas sekolah." Ucap Puspa.Lisa yang lebih dewasa menyenggol lengan adiknya,dia takut mereka akan merepotkan pria itu.
"Om punya banyak duit,ayo om temani membeli semua yang kamu inginkan."Ucap Kevin lalu dia mengambil tangan Puspa dan membawanya membeli segala yang diinginkan nya.
Mereka menghabiskan waktu dua jam untuk membeli segala keinginan mereka,Puspa sangat bahagia hari ini,sementara Lisa tidak mau membeli apa pun karna dia tidak mau merepotkan pria itu.
"Om kita pulang saja,aku sudah lelah."Ucap Lisa,dia sudah merasa tidak nyaman karna Puspa membeli banyak barang-barang membuatnya merasa malu.
Akhirnya mereka pulang dengan membawa barang belanjaan begitu banyak.Hanna yang menyambut mereka pulang sangat kaget saat melihat banyak nya barang-barang yang dibeli oleh mereka.
"Dek bawa semua barang belanjaannya ke dalam rumah Kaka mau bicara sama om." Ucap hanna.lisa membawa semua barang belanjaannya dan membiarkan kalanya berbicara dengan Kevin.
"Mas kenapa harus menuruti semua keinginan adikku,aku tidak ingin mas terlalu banyak utang kepadamu." Ucap Hanna menahan marah.
"Hanna aku tidak keberatan, dan aku sangat senang bisa memberikan kebahagian kepada mereka,aku mau pulang nanti asistenku kesini untuk mengurus kepindahan kalian." Ucap Kevin,lalu dia berjalan meninggalkan Hanna yang ingin menjawab ucapannya tapi Kevin keburu menaiki mobilnya.
"Aaarrghh,dia melakukan semua tampa ijin dariku,aku harus bagaimana,menjadi pelakor bukanlah keinginanku." Ucap Hanna lalu masuk kedalam rumahnya dan melihat kedua adiknya sudah belajar.
*****
__ADS_1
"Kevin,kesini kamu." Ucap sang ibu dengan suara lantang membuat Kevin kaget karna dia tidak melihat keberadaan ibunya yang ternyata mereka semua duduk di sopa ruang tamu.
"Ada apa lagi ma,jika mama hannya ingin mengajak ribut lebih baik tidak usah ma,karna aku lagi tidak ingin bicara apa pun " ucap Kevin,lalu melangkah dan ingin menaiki anak tangga.
"Baiklah jika kamu akan bersikap seperti ini lebih baik mama mati,mama tidak ingin harga diriku hancur hannya karna ulah mu." Ucap mamanya,lalu dia berjalan ke arah dapur dan mengambil pisau dapur.
"Mama malu,lihat semua Poto mu menjadi viral di sosial media bersama wanita itu,dan beberapa klien penting kita hari ini menghubungi papa,dan mama juga baru melihat semua ini."Ucap sang mama.
"Maksud mama apa ?"
"Mama akan bunuh diri jika kamu tidak mengakhiri hubunganmu dengan wanita itu,sampai detik ini kamu tidak mengerti coba kamu ambil ponselmu dan lihat apa yang terjadi." Ucap sang mama kembali.
Kevin lalu menaiki tangga lalu masuk kedalam kamarnya dan mengisi daya ponselnya yang sudah mati dari tadi karna kehabisan daya.
Pada saat di restoran seorang lawan bisnis Kevin sedang berada disana dan melihat semua keributan dan itu adalah kesempatan baginya untuk menghancurkan reputasi Kevin Sanjaya di hadapan para klien penting.
"Bajingan..Siapa yang sudah berani menyebarkan gambar ku tampa ijin dariku." Sungut Kevin,dia melihat ribuan komentar yang menghina Hanna,dan memberikan dukungan kepada Bella.
Tidak tahan membaca semua komentar miring tentangnya,akhirnya Kevin meninggalkan ponselnya dan kembali menemui kedua orang tuanya.
"Pa...Ma,Kevin minta maaf,aku tidak menyangka seseorang sudah memfitnahku seperti ini." ucap Kevin,suaranya terlihat begitu pelan.
"Papa akan membersihkan semua ini dan secepatnya papa akan menghancurkan orang yang sudah melakukan ini padamu,dengan satu syarat,perbaiki hubungan mu,dengan Bella,sampai kapan pun papa dan mama tidak menginginkan perceraian di antara kalian."Ucap sang papa tegas,membuat Kevin tidak bisa berkutik.Kevin menarik napas berat dia menatap ke arah Bella.
"Pa,aku tidak bisa lagi hidup seatap dengan wanita ini." ucap Kevin,membuat bella terbelalak,dia tidak menyangka Kevin benar-benar ingin menceraikannya,bahkan niatnya begitu besar untuk bercerai dengannya.
__ADS_1
"KEVIN.....Apa kamu sudah gila,Kamu lebih memilih wanita itu dari pada mamamu,baiklah kamu jangan menyesal."
*** bersambung****