Sugar Baby Pria Beristri

Sugar Baby Pria Beristri
bab 33 ~ Dipermalukan ~


__ADS_3

Hanna berlari dari kamar meninggalkan Kevin yang masih berada di atas ranjang,wajah Hanna merah merona saat Kevin mendaratkan ciuman di bibirnya.


"Kak om kevin nya mana,nanti kita terlambat Lo." Ucap Puspa,perutnya sudah keroncongan melihat nasi goreng kesukaannya tersaji di atas meja.


"Sudah om mungkin masih mandi kalian makan saja duluan." Ucap Hanna,dia kasihan melihat kedua adiknya yang sudah bosan menunggu Kevin.


"Hayo siapa yang ingin curang,om sudah siap kok ." Ucap Kevin lalu menarik kursi dan duduk bersama mereka sambil menikmati.


Kevin begitu menikmati hidup bersama Hanna,walaupun Hanna hannya menyajikan makanan sederhana tapi itu mampu membuatnya bahagia.Kevin begitu mengangumi sikap Hanna yang begitu dewasa bahkan tidak sesuai dengan umurnya yang masih sangat muda.


"Om kapan menikahi kak Hanna,emang om pengen tinggal bersama kita setiap saat,apa om nga menyukai kami?" Tiba-tiba saja Puspa menanyakan hal konyol membuat Hanna tersedak.


"Uhuk.....Uhuk....uhuk,Puspa,cepat habiskan makananmu nanti kamu terlambat." Ucap Hanna,wajahnya langsung merah padam mendengar pertanyaan yang dilontarkan adiknya.


"Baik." Ucap Puspa,dia memang masih anak kecil tapi dia sangat tau jika Kevin mempunyai perasaan kepada kakak nya.


*****


Sudah beberapa Minggu ini Calista mencari-cari keberadaan Hanna dan kedua adiknya,dia bersama suaminya juga mendatangi sekolah kedua anaknya tapi hasilnya nihil karna mereka juga sudah pindah.


"Mas,menurutmu mereka pindah kemana sih,aku sudah lelah mencari-cari mereka." Ucap Calista dia mengelap keringat yang membasahi dahinya saat dia menunggu Puspa di sekolah tapi hasilnya nihil karna mereka sudah pindah dari beberapa Minggu uang lalu.


"Aku juga tidak tau sayang,hannya Hanna harapan kita satu-satunya sekarang,dia bisa membawa kita untuk bertemu dengan Kevin sanjaya,seorang pengusaha yang cukup sukses."Ucap hendra.

__ADS_1


"Aahh aku sudah sangat capek mas,setiap hari kita bolak balik ke sekolah ini tapi apa hasilnya mereka malah sudah pindah,aku yakin Hanna pasti peliharaan pria kaya itu." Ucap Calista,dia menarik napas panjang lalu melepaskan ke udara ,dia merasa nasibnya begitu sial,saat dia meninggalkan ketiga anaknya dan menikah dengan Hendra hidupnya bukan malah semakin baik yang ada semakin buruk.


"Sabar sayang,jika kita bisa bertemu dengan Hanna,lalu anakmu itu bisa membujuk Kevin untuk berinvestasi di perusahan kita,maka perusahan kita akan bangkit kembali maka kamu akan menjadi ratu sayang,kamu akan menjadi nyonya." Ucap Hendra memberi semangat kepada wanita itu.


"Sudahlah mas,lebih baik kita jalan,mari kita coba untuk mencari keberadaan Hanna,atau kita pergi ke perusahaan pria itu dan kita ikuti dia." Ucap Calista,tiba-tiba saja dia mendapat ide cemerlang hingga suaminya memberikan pujian kepadanya.


"Bagus sayang ide benar-benar brilian." Ucap Hendra sambil mengacungkan jempolnya ke arah Calista lalu menyetir mobilnya menuju perusahaan milik Kevin Sanjaya.


****


Hanna tampak keluar dari rumahnya,hari ini Kevin memberikan kartu black card miliknya kepada Hanna lalu menyuruh Hanna untuk membeli beberapa baju untuknya,dia ingin setiap datang kesana dia punya baju ganti.Sebenarnya Hanna sudah berusaha untuk menolak tapi Kevin terus memaksanya bahkan meninggalkan kartunya di atas meja sebelum berangkat ke kantornya.


"Aduh aku kan tidak tau seleranya seperti apa,walupun yang dia minta hannya untuk pakaian dirumah tetap saja aku bingung."Sungut Hanna,walupun dia berat hati melakukannya tetapi dia tetap berangkat lalu memesan taksi online menuju mall yang tidak jauh dari rumahnya.


"Aku tidak akan melepaskan mu kali ini Pela***cur,anak ingusan sepertimu ingin berurusan dengan wanita hebat sepertiku,aku kali ini aku akan menghabisi mu jala****Ng..." Bella terus mengumpat,dia sudah tidak sabar ingin menghajar Hanna.


Taksi yang membawa Hanna berhenti di sebuah mall,Hanna langsung keluar dari dalam taksi saat dia membayar ongkosnya.


"Maaf ya neng,aku tidak bisa mengantar neng kedalam,soalnya macet." Ucap supir,berulang kali dia meminta maaf kepada Hanna hannya karna dia tidak bisa mengantarnya kedalam.


"Udah nga papa kok paman,terima kasih." Ucap Hanna,lalu dia masuk melalu pintu masuk.Bella sedikit mengumpat karna dia tidak bisa menghindari kemacetan sampai dia kehilangan hanna saat dia keluar dari taksi.


"Sial....Entah kenapa kota ini selalu saja macet."Bella kembali mengumpat bahkan dia memaki seorang pria yang berada di depannya karna dia terus menghalangi jalannya.

__ADS_1


Setelah bersusah payah,akhirnya mobil Bella terparkir dengan selamat walaupun dia sudah kehilangan Hanna,tapi dia tidak putus asa dia masuk kedalam mall dan mencari keberadaan Hanna.


"Kemana si jala***Ng itu,apa dia sedang menjajakan tubuhnya di mall ini,masih muda sudah berani merebut suami orang,dasar sampah."Batin Bella,wajahnya terlihat emosi,bahkan dia sesekali memaki orang yang kebetulan menabraknya.


"Pakai Mata mu Bajingan." Maki Bella,wanita yang menabraknya seketika merinding mendengar makian yang keluar dari mulut Bella.


Hampir semua gedung Bella kelilingi untuk mencari keberadaan Hanna,tapi sampai kakinya hampir patah dia belum juga melihat keberadaan Hanna ditempat itu.


"Tidak mungkin aku salah lihat tadi,jelas-jelas dia turun di mall ini dan aku juga melihat dia memasuki gedung ini bagusan kemana dia?" Ucap Bella,dia benar-benar tidak sanggup lagi untuk berdiri karna kakinya sudah sangat kebas akhirnya dia mencari tempat duduk untuk meluruskan kakinya.


"Aaaahh itu dia," Bella berusaha untuk berdiri lalu berlari dengan kaki pincang mendekati lift,dia takut kehilangan Hanna kembali.


"Auuhhhh....." Saat Hanna berjalan menuju pintu keluar tiba-tiba dengan kasar Bella menarik rambut Hanna sekuat tenaganya hingga Hanna menjerit kesakitan.


"Pelakor sialan....Kamu berani menggoda suamiku,aku akan menghajar mu karna sudah berani menjadi duri di rumah tangga ku." Bella terus menarik rambut Hanna sekuat tenaganya,tidak puas menarik rambutnya,Bella lalu menampar,lalu menendang perut Hanna hingga dia terlempar beberapa meter.


Orang-orang yang berada disitu terus merekam kejadian itu lalu menguploadnya ke sosmed,hingga tidak menunggu lama video keributan Hanna dan Bella viral.


Belum sempat Hanna berdiri Bella kembali menendang tubuh Hanna hingga dia berguling kelantai.


"Aku sudah memperingatkan mu beberapa Minggu kemarin tapi kamu mengabaikan peringatan yang kuberikan kamu malah mengajak suamiku untuk tidur di rumahmu.


"Plak.....Plak,mati saja kamu brengsek." Bella melayangkan beberapa tamparan ke wajah Hanna hingga hidungnya mengeluarkan darah yang sangat banyak.

__ADS_1


**** Bersambung***


__ADS_2