Sugar Baby Pria Beristri

Sugar Baby Pria Beristri
bab 69 ~ Penghianat ~


__ADS_3

Hanna selalu menepis tangan Raka saat akan menyentuhnya,Raka sedikit emosi melihat Hanna yang pura-pura jual mahal menurutnya,lalu dengan kasar Raka mencengkram mulut Hanna,


"Kamu jangan sok jual mahal,aku tau kamu bukan wanita baik-baik dan aku tau kamu sengaja menipu dewa dengan pura-pura amnesia,itu karna kamu dia seorang pria kaya raya dan orang tuanya orang terpandang di negara ini iyakan?" Tanya Raka Hanna menepis tangan Raka yang mencengkram mulutnya lalu,


"Plak....Dasar pria sampah,kamu pikir tuan dewa sama denganmu pria tidak punya harga diri."Ucap Hanna tidak kalah emosi dia menatap sinis kepada Raka.


"Braakkk....Berani sekali kamu menghina ku,kamu pikir kamu siapa,tidak usah bermimpi jika dewa anak menikahi mu,dia sudah punya calon istri dan tentunya dari kalangan atas bukan wanita sepertimu." Ucap Raka.


Hanna tidak peduli dengan semua ucapan Raka,dia berusaha melepaskan diri dari cengkraman pria itu,tapi karna tenaganya tidak sebanding dengan Raka akhirnya Raka berhasil menguasai tubuhnya.


"Lepaskan aku bangsat....Dasar binat*ng,lepaskan aku..."Hanna berteriak sekuat tenaga,namun Raka mengabaikan teriakannya dia semakin menekan tubun kecil Hanna hingga dia semakin susah bernapas dan wajahnya memerah.


"Uhuk ...uhuk....uhukk..." Hanna berhasil melepaskan tangan Raka yang mencekiknya hingga batuk-batuk,Lepaskan aku tuan,aku mohon."Ucap Hanna,dia terlihat sangat memelas tapi raja tidak peduli dia menindih tubuh hanna lalu mendaratkan ciuman di bibir Hanna dan tangannya langsung menyentuh kedua gunung kembar milik Hanna.


Hanna semakin panik, dia berusaha melawan,lalu mendorong Raka ke sampingnya dan berlari menuju pintu,Raka mengejarnya lalu kembali menyeretnya menuju kamar,


"Tolong.....Tolong ...aku .....tolong" Hanna terus menjerit berharap seseorang membantunya dan saat itu Raka sudah berhasil membuka pakaiannya hingga meninggalkan bra yang menutupi dadanya.Melihat itu Raka semakin bergairah,dia sudah tidak mampu menahan sesuatu yang ingin dia keluarkan dari tubuhnya.


Raka melempar tubuh Hanna keatas ranjang,lalu dia menindihnya dan dengan mudahnya dia menyiksa tubuh Hanna,Raka mengigit payudara Hanna hingga meninggalkan bekas serta bibirnya,saat itu Hanna merasakan sakit yang luar biasa hingga tampa sadar air matanya menetes deras di wajah pucat nya.

__ADS_1


Hanna sudah pasrah dengan keadaanya karna dia sudah tidak punya tenaga untuk melawan pria itu,sekeras apa pun dia berjuang,untuk kabur dari tempat itu dia terus kalah sama pria Bajingan itu.


Melihat Hanna yang sudah tidak melawan lagi,Raka langsung membuka celana yang dikenakan oleh Hanna lalu melemparnya ke lantai,beberapa bekas gigitan di bibir serta dada Hanna membuatnya sangat bangga.Dari awal dia melihat Hanna dia memang sangat tertarik tapi dia takut karna dewa terus menjaganya.


Karna terlalu menikmati dan pemandangan di hadapannya,Raka tidak mendengar suara pintu berbunyi yang artinya dewa sedang memasuki apertemen itu,


"Tolong aku tuan...." Dewa menatap ruangan yang sangat berantakan,dan saat itu dia melihat baju Hanna yang berantakan serta robek dan saat itu samar-samar dia mendengar suara yang sedang minta tolong.


Dewa berlari mencari suara Hanna,dan saat itu dia melihat pintu kamar Hanna terbuka sedikit lalu dia mengintip kedalam kamar dia sangat kaget melihat Hanan yang sudah tidak berdaya di perkosa oleh Raka sahabat yang selalu di bantu nya selama ini.


"Bugggg....." Dewa langsung menendang tubuh Raka yang sedang duduk di atas tubuh Hanna hingga dia terpental dan jatuh dari atas ranjang.


Dewa kembali menghajar Raka,lalu menghubungi polisi,


"Maafkan aku dewa,jangan lakukan ini kepadaku,aku tau aku khilaf,tapi kalau bisa jujur aku sudah lama menaruh hati kepada wanita ini,tapi aku takut mengatakannya karna kamu selalu menahannya disini."Ucap Raka terbata-bata.


"Bug ...mulutmu busuk mu ini tidak perlu mencari alasan lagi,aku tau kamu pria seperti apa,tapi aku tidak menyangka kamu berani mengotori tanganmu di apertemen ini.Dasar penghianat Bajingan."Ucap dewa lalu kembali mendaratkan pukulan di wajah Raka.Dan pada saat itu suara pintu terdengar Dewa bergegas membuka pintu dan saat itu Raka berlari menuju balkon dia ingin berusaha melarikan diri tapi nyalinya tidak sekuat keberaniannya.


Raka menatap kebawah tubuhnya sangat gemetaran menatap tingginya sampai kebawah belum sempat melakukan sesuatu tiga orang polisi sudah datang meringkusnya.

__ADS_1


"Dewa...please!!!! Aku minta maaf,aku mohon."Ucap Raka,tapi polisi semakin menarik tubuhnya dan membawanya keluar dari apertemen itu.


Saat polisi sudah meringkus Raka,Dewa memakaikan baju yang layak kepada Hanna,dia sangat kasihan melihat semua tubuh Hanna yang sangat banyak luka memar apalagi di area dadanya.Dewa lalu mengambil ponselnya lalu menghubungi dokter pribadi keluarganya dan menyuruhnya datang ke apertemen nya.


Tidak perlu menunggu lama,dokter langsung datang ke apertemenya,


"Ada apa tuan,siapa yang sakit kenapa baru sekarang menghubungiku?" Tanya dokter lalu berjalan menuju kamar,dia sangat kaget saat melihat seorang gadis tidak sadarkan diri sedang berbaring di atas ranjang.


"Apa yang terjadi dengan wanita ini? kenapa dia berada di apertemen mu,sepertinya itu bukan kekasihmu,terus siapa yang menganiayanya sepertinya dia korban pelecehan seksual?" Dokter menodongkan banyak sekali pertanyaan kepada dewa hingga dia menatap sinis kepada dokter.


"Aku memanggilmu kesini untuk merawatnya dan memeriksa keadaannya,bukan untuk mengajukan banyak pertanyaan yang membuatku makin frustasi." Ucap dewa dengan nada menyindir dan wajah masam.Seketika dokternya sadar akan kesalahannya lalu dia mengambil kotak p3k dan mulai membersihkan seluruh luka yang ada di wajah dan kaki Hanna.Dewa melarang dokter untuk membersihkan luka yang ada di leher dan juga yang ada di leher jenjang Hanna.


"Aku bisa melakukannya secara profesional tuan,kasihan dia jika harus menderita seperti itu." Ucap dokter memberi masukan kepada Dewa,bukannya mendapat ijin malah pria itu menatap dokter dengan sinis.


"Aku bilang tidak ya tidak,kamu ingin membantah kata-kataku,atau kamu ingin mencari kesempatan dalam kesempitan?" Dewa menatap sinis kepadanya,karna tidak ingin mencari masalah akhirnya dokter menuruti keinginan kliennya.


Setelah semuanya selesai,akhirnya dokter memberikan resep obat yang harus di tebus dewa di apotik setelah itu dokter keluar dari apertemen kliennya itu.


"Siapa yang melakukan itu kepada wanita malang itu."

__ADS_1


**** bersambung****


__ADS_2