Sugar Baby Pria Beristri

Sugar Baby Pria Beristri
bab 60 ~ Bermain di belakang ~


__ADS_3

[ Besok kita lanjut permainan kita ya,aku tidak menyangka kamu bisa memuaskan aku malam ini,aku yakin aku akan terus merindukan milik mu]


Bella tersenyum tipis membaca pesan yang dikirim papa mertuanya,sampai detik ini dia masih tidak percaya jika malam ini dia sudah saling berbagi kehangatan dengan pria yang sangat dia segani dulu.


"Semoga dengan seperti ini aku kembali bisa bekerja di rumah sakit,tidak peduli aku anggota ikatan dokter Indonesia atau tidak jika aku bisa menguasai rumah sakit itu lagi maka aku tidak se hancur ini."Batin Bella,lalu dia mulai memejamkan matanya.


****


Pagi harinya Kevin membuka matanya dia merasa kepalanya yang sangat pusing,lalu dia berjalan menuju kamar mandi,dia melihat calon mantan istrinya sudah tidak berada di dalam kamar mungkin dia sudah berada di meja makan.


"Ahhh pusing lah,terserah dia mau kemana aku tidak peduli."Ucap Kevin lalu beranjak masuk kedalam kamar mandi dan membersihkan tubuhnya.


Semua orang sudah berkumpul di meja makan,tidak terkecuali Bella dan juga papa mertuanya,mereka terlihat biasa saja bahkan seperti tidak terjadi sesuatu sesekali Hamdan menyentuh kaki Bella dari bawah.


"Butet cepat panggilan Kevin ke kamarnya katakan aku ingin bicara kepadanya."Ucap hamdan,Bella sedikit kaget mendengar ucapan pria itu,karna sebelumya dia tidak tau apa yang mau dibicarakan pria paruh baya itu.


Butet menaiki anak tangga saat ingin masuk kedalam kamar dia sudah melihat Kevin keluar dari dalam kamar akhirnya dia juga kembali turun dan mengabaikan majikannya.


Kevin berjalan menuju meja makan,sudah lama mereka tidak melakukan rutinitas ini,ada rasa rindu tapi saat melihat Bella yang sudah duduk di sampingnya tiba-tiba moodnya kembali hilang.

__ADS_1


"Kevin papa mau bicara kepadamu!!" Ucap Hamdan sambil menatap putra semata wayangnya yang sudah beberapa bulan ini terlihat kehilangan arah hidup.


"Katakan saja,aku siap mendengar,apa pun itu mulai hari ini Kevin tidak peduli lagi silahkan kalian lakukan apa pun yang menurut kalian baik "Ucap Kevin terlihat putus asa.Hamdam terdiam mendengar ucapan anaknya dia memandang bella dengan tatapan yang tidak bisa di artikan.


"Mulai hari ini Bella kembali bekerja di rumah sakit,papa tidak percaya kepada orang lain biarkan dia yang mengelola perusahan itu kembali."Ucap Hamdan.Bella langsung menegakkan kepalanya lalu melihat ke arah papa mertuanya dia tidak menyangka pria itu akan memberikan kejutan yang begitu membuatnya bahagia padahal dia hannya baru sekali melayaninya.


"Terserah kalian apa pun yang kalian inginkan aku tidak peduli mulai hari ini."Ucap Kevin lalu dia pergi dari meja makan sebelum dia menikmati sarapannya.


Setelah semuanya selesai semua majikan keluar dari meja,Nadia yang kurang enak badan langsung Kemabli kedalam kamarnya.Tampa curiga dia membiarkan Hamdan dan Bella pergi berdua menuju rumah sakit.


"Papa terima kasih karna sudah membiarkan aku kembali menduduki jabatan ku di rumah sakit itu,aku tidak menyangka papa begitu perhatian kepadaku."Ucap Bella,dia berusaha bersikap semanis mungkin di hadapan mertuanya.


"Aahh papa bisa aja,papa aku takut jika sampai Kevin dan mama curiga,itu tidak bisa terjadi pa."Wajah Bella terlihat khawatir,apa jadinya hidupnya jika sampai hubungannya dengan mertuanya sampai terbongkar,makanya dia akan melakukan semuanya dengan sangat hati-hati.


"Jangan sampai ketauan dong sayang,kita bisa mampus kalau sampai hubungan kita ketauan kita harus hati-hati."Ucap Hamdan.


******


Calista sangat bahagia,akhirnya hari ini seorang perwakilan dari perusahan Kevin datang menemuinya dan suaminya di kantor mereka setelah tadi pagi mereka menghubungi Hendra,wajah Calista terlihat begitu bahagia dia tidak menyangka akhirnya dia kembali menjadi nyonya setelah beberapa bulan ini dia hidup menderita karna kekurangan uang.

__ADS_1


"Sayang bagaimana aku hebat kan,apa kamu sekarang mengakui kehebatan istri mu ini,mulai sekarang keuangan kita bisa kembali seperti dulu,kamu harus berjanji mas,kalau perusahaan ini akan kembali jaya seperti dulu jangan sia-siakan semua pengorbananku,kamu tau aku sampai merelakan harga diriku demi perusahan ini."Ucap calista,Hendra hannya terlihat diam,sejujurnya dia sangat bahagia setelah mereka mendapat kerja sama dari Kevin Sanjaya.


Tapi ada sesuatu yang membuat Hendra bingung,rasanya dia tidak ingin punya hubungan lagi dengan Calista karna dia sudah mendapatkan apa yang dia inginkan tapi dia takut jika dia menyingkirkan Calista,maka Kevin Sanjaya tidak tinggal diam.


"Mas kamu kok diam,apa kamu tidak bahagia,apa lagi rupanya yang membuatmu tidak puas?" Tanya Calista.Dia merasa aneh dengan sikap suaminya Karna dia terlihat tidak bahagia,padahal dia sudah mendapatkan apa yang dia inginkan.


"Nga papa aku bahagia kok,itu hannya perasaanmu saja,mulai hari ini kita bisa menjalani hidup kita lebih baik lagi,dan kamu kembali menjadi nyonya terima kasih ya sayang semoga kedepannya kita lebih baik lagi."Ucap Hendra berpura-pura.Calista mengangguk dia tidak pernah menyangka akan mendapat hari bahagia ini.


*****


Dewa kembali membawa Hanna kerumah sakit,dia juga merasa heran kenapa sampai hari ini Hanna belum juga mengingat semua masa lalunya,dia cukup prihatin melihat Hanna yang setiap hari terlihat murung memikirkan kedua adiknya.


"Bagaimana dokter apa yang terjadi kenapa sampai hari ini dia belum juga sadar,rasanya kok aneh ya,terlihat sepele tapi sampai detik ini dia belum juga sadar."Ucap dewa,dia juga merasa kecewa dengan dokter spesialis syaraf itu,rasanya dia ingin ganti rumah sakit jika memang itu dibutuhkan dia melihat dokter itu terlalu lamban menangani Hanna.


"Maaf tuan tidak ada yang salah,tapi memang jika Pasien mengalami amnesia berat butuh waktu untuk menyembuhkannya kita tidak bisa melakukanya secepat mungkin."Jawab sang dokter.Dewa Sudan tidak suka jawaban dokter itu lalu dia menarik pergelangan tangan Hanna dan keluar dari ruangan itu.


"Sepertinya anda suka jika pasien ini lama sembuh hingga anda tidak memberikan solusi terbaik,lebih baik kita pergi dan mencari dokter lain."Ucap Dewa.Hanna mengikuti langkah Dewa hari ini dia benar-benar merasa sangat tidak enak kepada dewa Karan dia merasa dia selalu menyusahkan pria itu.


Saat dewa berjalan meninggalkan beberapa langkah Hanna di belakanganya Hanna mencoba untuk kabur meninggalkan Hanna karna dia tidak ingin merepotkan nya terus-menerus.

__ADS_1


**** bersambung****


__ADS_2