
Dewa tidak mungkin mengijinkan Hanna mencari kedua adiknya sendirian tidak mungkin dia tega membiarkan Hanna berjalan sendirian di luar malam-malam.Kevin menghela napas berat,dia tau kalau Hanna orangnya keras kepala,walaupun dia sudah sangat kelelahan di terus menemani Hanan sepanjang malam hingga malam semakin larut.
"Mas,kita pulang saja,besok aku akan mencarinya lagi,aku sangat lelah."Akhirnya dewa mendengar kata-kata itu,bukannya dia tidak ikhlas tapi rasanya tidak mungkin malam-malam begini masih ada anak-anak yang berkeliaran.
Mereka akhirnya kembali ke apertemenya dengan hasil nihil,tapi Hanna tidak merasa lelah dia masih harus terus mencari keberadaan adiknya.
Saat Hanna akan memasuki kamarnya dewa memanggilnya,hingga dia mengehentikan langkahnya lalu menoleh kearah dewa.
"Kamu yang sabar ya,aku akan selalu menemani mu,dan aku janji akan menjaga kalian jika kita sudah menemukan adikmu."Ucap Dewa.Hanna tersenyum kecil mendengar ucapan Dewa lalu dia masuk kedalam kamar dan merebahkan tubuhnya di atas ranjang empuk miliknya.Sebenarnya dia bingung mengartikan ucapan dewa tapi dia tidak mau peduli karna dia ingin pokus untuk mencari adiknya.
****
Keesokan harinya di ruang makan keluarga Sanjaya terlihat wanita paruh baya bersama suaminya dan juga menantunya sedang menikmati sarapan paginya,mereka akhir-akhir ini tidak ada lagi yang mau membahas Kevin,karna mereka lelah dengan Kevin yang belum juga berubah.
Hamdan menelan makanan dengan penuh kenikmatan,ternyata dibalik itu karna Bella menantunya sedang mengelus kakinya di bawah dia sangat menikmati permainan itu.
"Papa,akhir-akhir ini kok aku merasa tubuhku terus lemah ya,dan aku kalau malam rasanya mataku terlalu berat rasanya aku ingin tidur terus tidak biasanya."Keluh Nadia,Bella yang mendengar itu hannya bisa menyunggingkan senyum jahat,
"Mungkin mama banyak beban pikiran,lebih baik mama istrahat di rumah saja,jangan terlalu banyak keluar rumah."Jawab Hamdan.Setelah selesai menikmati sarapan mereka bergegas keluar Hamdan berangkat ke kantor dan Bella kerumah sakit.Semenjak dia kembali bekerja di rumah sakit milik mertuanya dia kembali menikmati hidup dengan baik,bahkan hubungannya dengan mertuanya semakin dekat saja.
__ADS_1
Saat akan memasuki mobil masing-masing seorang kurir datang kesana,Bella mengabaikan nya dan langsung berangkat berbeda dengan Hamdan yang menerima berkas itu,lalu dia membuka dan lagi-lagi Kevin mengirimkan gugatan cerai kepada Bella calon mantan istrinya.
"Dasar anak brengsek,sepertinya kamu ingin bermain-main dengan,apa pun yang terjadi aku tidak mengijinkan kamu cerai dari Bella,."Batin Hamdan lalu memasuki mobilnya dan membawa suratnya kedalam dan merobeknya di dalam mobilnya.
[ Sayang nanti malam cepat pulang aku kangen denganmu ] Hamdan mengirim pesan kepada Bella dan saat itu dengan cepat dia menerima balasan mungkin Bella langsung membaca dan tidak lupa membalasnya.
[Baik sayang,aku juga kangen gigitan mu,aku sangat tergila-gila saat kamu mengigit milikku,makin cinta deh,😊] balas Bella saat membaca itu tentu saja Hamdan sebagai laki-laki merasa bangga di umurnya yang sudah lebih dari setengah abad masih mampu membuat wanita terpikat kepadanya.
Hubungan mereka yang sudah menjalani hampir sebulan semakin dekat saja,bahkan mereka tidak segan-segan cek in hotel setiap malam minggu untuk menikmati malam panjang bersama.
*****
"Mama belum tidur? Aku bawakan mama teh,"Bella memberikan segelas kepada mertuanya,lalu mereka menikmati acara televisi yang sangat membosankan bagi Bella.
"Bella,bagiamana hubungan dengan Kevin,mama lelah melihat kalian terus begini,bisakah kamu mengalah sedikit kepadanya,tidak masalah kita merendahkan sedikit harga diri kita di hadapan pria asal rumah tangga kita bisa berjalan damai."Nadia menasehati Bella,sejujurnya Bella sudah sangat muak mendengar setiap ocehan mertuanya,dan saat ini entah kenapa dia tidak mengharapkan pria itu lagi.
"Sudahlah mah,jalani saja aku sudah berusaha semampuku untuk kembali kepadanya tapi sepertinya memang kami sudah tidak ada kecocokan,kalau memang Kevin ingin cerai dariku maka aku sudah ikhlas ma."Jawab Bella,dia menghela napas berat,masih banyak yang harus dia pertimbangkan dalam hubungan rumah tangganya dengan Kevin Sanjaya.
"Maksudmu,kamu menerima gugatan Kevin,jangan bodoh Bella,kamu harus bisa mempertahankan rumah tangga mu."Tiba-tiba saja Hamdan sudah berada di belakang.Mereka berdua langsung menoleh ke asal suara itu,entah kenapa hatinya langsung berdebar melihat mertuanya sudah berdiri di sana.
__ADS_1
"Bella,kamu harus bisa menjaga rumah tanggamu,tolak terus gugatan cerai yang dia kirimkan kepadamu,nanti lama-lama anak itu akan bosan,apalagi wanita pujaannya sudah tidak ada lagi."Lanjut Hamdan,dia mengedipkan mata saat Nadia tidak memperhatikannya.
Hamdan meninggalkan Bella dan istrinya di ruang tamu,dia masuk kedalam kamar,lalu mandi dan membersihkan tubuhnya.Nadia terlihat sudah mulai ngantuk Bella beberapa kali melihatnya menguap tapi dia bersikap biasa saja.Sudah beberapa kali Bella sengaja memasukkan obat tidur kedalam minuman mertuanya karna dia ingin menghabiskan malam bersama ayah mertuanya,mereka memanfaatkan waktu di saat kevin tidak pernah Kemabli ke rumah itu.
Nadia masuk kedalam kamar Bella langsung menaiki anak tangga dan menunggu mertuanya dikamar.
Malam sudah mulai larut,Hamdan belum juga menemuinya membuatnya kesal sendiri,dia sangat menikmati kedekatannya dengan mertuanya dan hal itu juga yang membuatnya sedikit melupakan suaminya.
Perhatian-perhatian kecil yang diberikan oleh Hamdan kepadanya bisa mengalihkan dunianya.Untuk saat ini Bella belum bisa memberikan keputusan apa pun untuk kelanjutan rumah tangganya yang dia tau sekarang ini dia bahagia menjalani hari-hari bersama mertuanya.
Saat dia sedang larut dalam pikirannya samar-samar dia mendengar kamarnya terbuka lalu dia menoleh benar saja mertuanya sudah datang menemuinya pada saat semua pelayan sudah istrahat.
"Kenapa lama banget sih papa,aku kesal deh,kamu tidak tau aku sangat merindukan mu? Jangan-jangan kamu tidak merindukan aku? "Bella bergelut manja di tubuh mertuanya,membuat pria itu tersenyum lebar.
"Sabar sayang,kamu kan tau aku harus memastikan semuanya aman dulu,kamu mau kita ketauan mereka," Jawab Hamdan,dia memeluk tubuh ramping Bella dan di meniup kecil telinga Bella membuatnya kegelian.
"Sayang aku tidak setuju kamu cerai dengan Kevin,pokoknya kamu harus bisa mempertahankan rumah tanggamu,dan hubungan kita berjalan seperti biasa."Ucap Hamdan.Bella menatap Hamdan secara intensif lalu
"Apa kamu tidak menyukaiku,terus kamu mau tubuhku ini kalian bagi-bagi,sejujurnya aku tidak menginginkan nya lagi perasaan sudah tidak ada lagi untuknya."Ucap Bella,dia berusaha bersikap manis dan manja di hadapan mertuanya.
__ADS_1
***** bersambung****