Sugar Baby Pria Beristri

Sugar Baby Pria Beristri
bab 27 ~ Abaikan saja ~


__ADS_3

Sambo mengeluarkan semua rasa kesal dihatinya kepada Kevin pria yang sudah membuatnya dalam masalah.


"Nyonya menamparku tuan,rasanya harga diriku sebagai pria sangatlah terluka tuan,jadi mulai sekarang aku tidak mau ikut campur dalam masalah tuan." Ucap Sambo kembali.


"Kenapa kamu tidak sekalian saja mundur jadi asistenku,lagian sebentar lagi wanita itu akan aku ceraikan." Ucap Kevin santai,Sambo sangat kaget mendengar ucapan pria yang di hadapannya,dia menoleh ke arah Kevin memastikan jika ucapan pria itu benar-benar nyata.


"Benarkah tuan?" Tanya Sambo,dia tidak menyangka pria yang dulu begitu memuja istrinya ternyata rumah tangganya akan berakhir dengan perceraian.


"Benar,aku sudah bertahan selama ini,rasanya dia semakin sombong saat aku terus mengalah,dan saat ini aku juga bekuan yakin dengan perasaanku,tapi aku merasa nyaman dengan Hanna,aku tau dia masih sangat muda,tapi sikap dewasanya membuatku kagum dengannya." Ucap Kevin,Sambo tidak bisa berkata-kata lagi,rasa kagetnya semakin bertambah saat Kevin menceritakan perasaanya dengan wanita itu.


"Tuan pikirkan dengan matang,bukannya aku menggurui tuan,tapi ada baiknya tuan memikirkan segalanya dengan matang." Ucap Sambo memberi nasihat.


"Bahkan aku telah memikirkan sematang mungkin,pria mana yang mau bertahan dengan wanita tempramental sepertinya,ternyata selama ini aku salah menilainya,bahkan dia hampir saja membunuhku dengan melempar pas bunga ke wajahku." Ucap Kevin menceritakan kejadian beberapa hari yang lalu.


Sambo terlihat begitu kaget,wanita yang selama ini dikenalnya berhati lemah lembut,sikapnya yang begitu anggun dan ramah ternyata hannya topeng,dia yakin dengan ucapan tuan nya karna dia sudah merasakannya sendiri.


"Jadi mulai sekarang abaikan apa pun yang di ucapkan wanita itu,bagiku dia bukan siapa-siapa lagi." Ucap Kevin.Sambo hannya mengangguk lalu pamit dan meninggalkan ruangan tuannya.


[ Sedang apa kamu sekarang?] Kevin mengirim pesan kepada Hanna,rasanya baru saja tadi pagi mereka bertemu tapi dia sudah mulai merindukan wanita itu lagi.


[Tidak ada mas,aku dirumah menonton]

__ADS_1


[ Ayo kamu bersiap-siap aku akan menjemputmu kita pergi makan siang.]


[ Baik mas.]


Kevin tersenyum membaca balasan pesan dari Hanna,rasanya walau hannya hal-hal sederhana itu bisa membuat hidup Kevin semakin bersemangat.


"Hanna,kamu memang wanita yang unik,aku tidak menyangka kehadiranmu bisa membuat hidupku lebih bergairah,bahkan aku merasa lebih bersemangat menjalani hari-hariku." Batin Kevin.


Kevin masuk kedalam kamar mandi lalu membersihkan tubuhnya,dia Menganti pakaiannya,dia tidak ingin terlihat kusam bertemu dengan Hanna kali ini.


Kevin menyetir dengan kecepatan rendah,dia tidak ingin buru-buru,takutnya nanti dia sampai Hanna belum selesai.Tapi Kevin tidak menyadari jika sebuah mobil hitam telah membuntutinya dari belakang,pria itu mengikutinya dengan sangat hati-hati karna dia tidak ingin gagal untuk kedua kalinya.


Kevin mengirim pesan kepada Hanna,dan tidak lama Hanna sudah muncul,kali ini wanita itu sangat terlihat berbeda,penampilannya membuat Kevin takjub.


"Nga papa aku baru juga sampai."Ucap Kevin,lalu dia membawa kendaraanya ke sebuah restoran yang cukup mewah.Saat mereka turun dari mobil Hanna begitu takjub melihat bangunan restoran itu,bahkan saat mereka memasukinya tidak banyak orang yang lalu lalang,sepertinya tempat ini memang di khususkan untuk kalangan berduit.


Wira pria suruhan Bella baru saja sampai,dia turun dari mobilnya dan melihat mobil Kevin yang terparkir di tempat itu.


"Hahaha,kali ini kamu dapat,dengan bersusah payah akhirnya aku mendapat kesempatan ini." ucap Wira lalu dia mengirim pesan kepada Bella,setelah itu dia meninggalkan tempat itu.


Bella membawa mobilnya dengan kecepatan tinggi bersama seorang temannya dia sudah terlihat emosi,dadanya terlihat naik turun mungkin dia sudah berniat menyelesaikan dengan caranya sendiri.

__ADS_1


"Bella,kamu jangan terlalu emosi gitu,ingat kamu wanita berpendidikan jika kamu terlalu emosian apa bedanya kamu dengan wanita yang tidak berkelas di luar sana." Ucap Lina sahabatnya,dia seorang dokter kecantikan dan sudah punya klinik sendiri.


"Aku tidak peduli,aku tidak akan membiarkan wanita mana pun yang akan mengambil suamiku." Ucap Bella penuh amarah.Akhirnya mereka sampai di restoran,Bella langsung turun dari mobilnya dan memasuki restoran,lalu melihat semua tamu yang sedang menikmati hidangan yang dimeja masing-masing.


Menatap semua orang satu-persatu dia tidak menemukan Kevin suaminya dia hampir saja putus asa,saat dia akan pergi meninggalkan restoran itu dia melihat Kevin keluar kamar mandi dan berjalan menuju meja paling pojok dan disana duduk seorang wanita yang masih sangat muda.


"Apa ini,Kevin selingkuh dengan wanita muda,bahkan mungkin anak itu masih sekolah? Aku tidak akan membiarkan hal ini terjadi." Bella berjalan mendekati meja itu dan,


"Mas....Siapa wanita ini,apa dia yang sudah menjadi duri dirumah tangga kita?" Ucap Bella,Kevin dan Hanna sangat kaget mendengar ucapan Bella,Kevin langsung berdiri,dia menoleh ke arah orang-orang yang sudah menatap ke arah mereka.


"Apa yang kamu lakukan disini?" Kevin masih berusaha bersikap tenang,bukan karna Bella memergokinya dia makanya dia kaget,tapi dia takut Bella tidak bisa mengontrol emosinya.


"Jelaskan padaku apa wanita bau kencur ini yang menjadi duri di rumah tangga kita?" Bella menjerit,hingga orang-orang yang ada di tempat itu sudah menatap mereka.


"Plak......plak....plak,dasar wanita tidak tau malu,bisa-bisanya anak kecil sepertimu ingin menghancurkan rumah tanggaku." Ucap Bella,dengan sangat ringan dia melayangkan tamparan di wajah Hanna sampai tiga kali hingga tangannya meninggalkan bekas di wajah Hanna,bahkan sudut bibir Hanna mengeluarkan darah.


"BELLA.....Kamu....,apa yang kamu lakukan." Kevin sangat kaget melihat Bella menghajar Hanna,dia belum sempat berbuat sesuatu tangan Bella sudah mendarat di wajah Hanna.Lina yang melihat keributan di dalam restoran akhirnya masuk ke dalam dan menyeret Bella keluar dari sana.


"Lepaskan tanganku,aku akan membunuh wanita itu,dia sudah berani mengambil suamiku."Ucap Bella,tampa memikirkan sedikit pun harga dirinya.


"Pantas saja suami mu selingkuh, sikap mu membuat setiap pria muak,harusnya kamu sedikit introspeksi diri sebelum menyalahkan suamimu." Ucap Lina,setelah mereka sampai diluar Lina menghempaskan tangan Bella,kali ini dia tidak mendukung sikap sahabatnya yang begitu Arongan dan tidak berkelas sedikit pun.

__ADS_1


"Apa maksudmu,apa kamu mendukung Kevin selingkuh,aku membawamu kesini agar kamu bisa membantuku menghajar wanita itu." Ucap Bella berang,Lina yang melihat sikap Bella yang tidak mau mendengar ucapannya akhirnya pergi meninggalkan Bella di depan restoran,kali ini dia benar-benar tidak mendukung perbuatan Bella yang asal mempermalukan suaminya.


**** bersambung***"


__ADS_2