Sugar Baby Pria Beristri

Sugar Baby Pria Beristri
bab 117 ~ Berantem ~


__ADS_3

Semenjak Lisa kembali dari Paris dan kakaknya Hanna marah kepadanya dan menuduhnya berpacaran dengan pria beristri Lisa masih tidak mau berbicara kepada Hanna,dan dia tidak mau keluar dari dalam kamarnya kalau bukan karena ada yang penting.Hanna menyesal karena sudah menampar Lisa,dia juga yakin kalau Lisa tidak mungkin berpacaran dengan suami orang karena dia tau dia sangat benci pelakor.


Pada saat Lisa sedang makan di meja makan,Hanna menghampirinya dan meminta maaf kepadanya,


"Lisa Kaka minta maaf ya,bukannya kakak marah kepadamu,tapi Kakak hannya ingin kamu menjadi orang baik,dan sukses suatu saat agar pengorbanan kakak tidak sia-sia kepada kalian."


"Kakak,kenapa om dewa tidak pernah lagi datang kesini aku kangen juga kepadanya." Tiba-tiba Puspa datang menghampiri mereka dan menanyakan tentang dewa,dulu memang Puspa sangat dekat kepadanya,membuat Lisa dan Hanna kaget.


"Mungkin om dewa lagi sibuk Puspa,kamu nga boleh nanya yang tidak-tidak,pergi masuk kamar sana,kakak masih ada urusan dengan kakak Lisa." Jawab Hanna,Puspa kembali masuk kedalam kamarnya.Lisa tetap diam kepada Hanna,membuat Hanna putus asa lalu pergi meninggalkan Lisa di meja makan sendirian.


"Huh,kesal banget deh,ini semua karena ibu,dia mengatakan yang tidak-tidak kepada Kakak,sekarang kami menjadi berantem begini." Ucap Lisa.Ingin sekali dia menyuruh dewa datang kerumahnya dan mengatakan semuanya karena dia merasa tidak nyaman kalau dia sendiri yang cerita kepada kakaknya.


*****


Sementara itu di Singapura Kevin mendengar berita bahagia hari ini karena ibunya berhasil melewati masa kritisnya dan dia sudah bisa di bawa ke ruangan biasa,berkali-kali bibir Kevin mengucap syukur untuk apa yang sudah di dapatkan hari ini,tidak ada yang paling berharga di hidupnya selain ibunya dan juga istrinya suatu saat nanti.


Kevin melihat beberapa perawat membawa ibunya ke ruang perawatan,dia mengikuti mereka,tapi pada saat akan sampai di ruangan Sambo memanggilnya dari kejauhan.

__ADS_1


"Tuan Kevin,..!"Butet dan Kevin menoleh ke arah suara itu ternyata dia melihat Sambo sudah berdiri di sana.Kevin menghampiri Sambo dia begitu kaget melihat kedatangan Sambo di hadapannya sementara perusahan sudah di titipkan sebelumya kepadanya.


"Apa yang membuatmu sampai harus membangun waktu datang kesini,mungkin Lusa aku sudah bisa membawa mama kembali ke Indonesia dan di rawat disana."Ucap Kevin,dia belum tau sama sekali tentang perusahan nya yang sudah di ambil oleh ayah dan wanita simpanannya.


"Tuan,apa anda sedang ada masalah dengan tuan besar?" Tanya Sambo ragu-ragu,tapi dia takut jika dia tidak melaporkan maka dia kena masalah dari bosnya.Kevin mengerutkan keningnya mendengar pertanyaan yang di lontarkan oleh Sambo.


"Apa maksudmu?"


"Begini tuan,kemarin tuan besar datang ke perusahan lalu mengambil alih seluruh perusahaan dan saya juga dipecatnya karena tidak mau mengikuti aturannya,apa yang terjadi tuan,bahkan dia menyuruh satpam untuk tidak memberikan anda ijin untuk masuk ke perusahan dan rumah anda juga sudah dijaga oleh orang-orang asing? " Tanya Sambo dia tidak berani menatap wajah tuannya.


Seluruh tubuh Kevin gemetaran,bahkan kakinya hampir tidak kuat menahan bobot tubuhnya hingga dia hampir tumbang,apalagi keadaanya yang belum sehat seutuhnya,Sambo langsung membantu Kevin untuk duduk di kursi lalu membeli air mineral dan memberikan ke tuannya.


"Papa dan bella selingkuh dan aku baru tau hubungan mereka sudah sangat jauh bahkan Bella sudah hamil anaknya." Ucap Kevin lalu kemabli meminum sisa minumannya lagi.Sambo sangat kaget,mendengar berita itu,bagaimana bisa seorang menantu bisa menggoda mertua bahkan dia berniat menguasai seluruh hartanya.


"A_apa tuan,aku tidak bisa mempercayai ini semua,bagaimana bisa itu terjadi tuan,jadi apa yang kita lakukan sekarang tuan?" Tanya Sambo dia masih terlihat kaget,bahkan tidak percaya,dengan semua itu.


"Untuk saat ini lebih baik kita berfikir rasional saja aku masih punya sedikit tabungan,bagaimana pun juga papaku sudah melakukan sesuatu di luar kemampuannya,kita ikuti saja,mungkin nanti aku akan membuka perusahan ku sendiri,sekarang ini aku pokus saja dengan kesembuhan ibuku." Jawab Kevin,Sambo hannya bisa mengangguk,pikirannya seakan tidak mampu mencerna semua kejadian beberapa bulan belakangan ini.

__ADS_1


Kevin pergi meninggalkan Sambo,dia menemui ibunya yang sudah membuka mata,dia tersenyum kepada Kevin,wajahnya masih pucat dan bibirnya pecah,tubuhnya juga masih terlihat sangat kurus.


"Nak,dimana papamu,kenapa papamu dari tadi tidak muncul disini,mama melihat papamu akhir-akhir ini banyak berubah,dan pada saat mama sedang kritis mama melihat papa pergi bersama wanita muda,aku percaya papa tidak akan melakukan itu,karena pernikahan kami sudah hampir empat puluh tahun,dan kami tidak pernah melewatkan satu hari untuk tidak bicara dan bercerita,aku merindukan papamu nak " Ucap Nadia mamanya.


"Papa sibuk bekerja ma,mama pokus dulu sembuh," Jawab Kevin,dia tidak berani mengatakan yang sebenarnya karena dia tau mamanya begitu mencintai papanya.


"Untuk apa dia bekerja,apa masih kurang semua harta yang kita miliki ini,kita sekarang hannya butuh cuci dari kamu."Jawab ibunya,terlihat air matanya yang berembun mungkin dia sangat menderita karena tidak melihat kehadiran suaminya di sisinya.


*****


Tiga hari kemudian Kevin memutuskan membawa mamanya kembali pulang ke Indonesia karena untuk meminimalisir biaya rumah sakit,jika papanya memang mengambil alih seluruh asetnya maka dia akan memulai semuanya dari nol.Dia sudah berjanji tidak akan mau mengemis kepada ayahnya yang begitu brengsek,teryata sekarang dia baru sadar jika dulu dia menikahi seorang iblis,yang berwujud manusia.


"Mah,kita sudah sampai di rumah kita yang baru,semoga mama merasa bahagia tinggal di rumah ini." Ucap Kevin,dia membawa mamanya kerumah bekas Hanna dan kedua adiknya sebelum Bella dan Nadia hampir membunuhnya dulu di rumah itu.


"Kevin,kenapa kamu membawa mama kesini,aku mau bertemu papamu,di mana papamu,kenapa kamu membawaku kesini."Ucap Nadia berteriak dia berusaha keluar dari rumah itu dan Kevin mengejarnya lalu memeluk tubuh mamanya yang tidak berdaya.


" Ma,maafkan aku ma,lupakan papa ma,dia bukan jodoh mu lagi aku mohon kali ini dengarkan aku,mama harus mau bercerai dengannya." Ucap Kevin,dia tidak tega melihat ibunya yang sangat menderita.

__ADS_1


*** bersambung***


__ADS_2