Sugar Baby Pria Beristri

Sugar Baby Pria Beristri
bab 103 ~ Pemalu ~


__ADS_3

Dewa menatap Lisa sampai benar-benar hilang dari pandangannya,dia tersenyum mengingat semua tingkah Lisa yang menggemaskan bahkan saat dia mengingat Lisa menagis karena tidak tahan di goda olehnya.Dewa kembali masuk kedalam mobilnya lalu mengemudikan mobilnya menuju kantornya.


Pada saat dia sampai di gedung perusahaannya,tiba-tiba dia melihat seseorang yang sangat dia kenali memasuki gedung perusahannya,


"Untuk apa dia mengunjungi perusahaan ku? aku tidak ingin bertemu dengannya untuk saat ini "Batin dewa,lalu dia mengambil ponselnya dan menghubungi asistennya untuk menyuruh tamunya itu pergi dari perusahaanya karena dia tidak menerima kehadirannya di perusahannya.


Kevin keluar dari perusahan milik dewa dengan perasaan kecewa padahal dia datang mengunjungi dewa karena dia ingin dewa melepaskan Hanna kepadanya,tapi teryata menghadapi dewa tidak segampang yang dia bayangkan.


"Maafkan saya tuan,ini perintah yang harus saya ikuti,barusan saja tuan dewa menghubungiku,dan mengatakan kalau dia tidak menerima kehadiran anda di perusahannya,aku tidak tau dari mana tuan dewa,mendapat informasi kalau anda sedang di perusahaan ini." Ucap Andi,menunduk dia sangat mengenali Kevin Sanjaya pria yang tidak kalah sukses dari atasannya.


"Tidak masalah lain kali aku datang disaat tuan mu bisa menerima ku,maka aku akan datang kembali." ucap Kevin lalu segera keluar dari perusahannya.Kevin masuk kedalam mobilnya,dia menarik napas kasar,dia begitu frustasi saat Hanna selalu mengeluhkan tentang dewa kepadanya karena dia terlalu banyak hutang Budi kepada dewa selama ini,Kevin yang merasa tidak nyaman akhirnya mengalah dan menemui dewa tapi sayang dewa tidak menerimanya,sama sekali.Dia bisa memaklumi kenapa dewa tidak mau bertemu dengannya itu karena dia selama ini sudah menjaga Hanna dengan baik.


****


Hari sudah mulai malam,dewa yang sedang sibuk dari tadi akhirnya bersiap untuk kembali pulang,dia menegakkan lehernya yang sudah mulai tegang karena sejak tadi sore dia sibuk menyelesaikan beberapa berkas yang sudah tertunda dari beberapa hari yang lalu.


Dewa mengambil ponselnya,ingin sekali dia menghubungi gadis imut yang membuatnya berubah menjadi seperti pria muda,dewa tersenyum mengingat semua tingkah Lisa tadi siang,ingin sekali dia menemui wanita itu kembali tapi dia takut menganggu waktu belajarnya.


Dewa kembali ke apertemenya jam sudah menunjukkan pukul sembilan malam,dia mengirim pesan kepada Lisa,


[ Lagi apa,kamu sudah makan? ] Dewa langsung menekan tombol kirim,dia menunggu dengan jantung sedikit tidak normal,karena dia menunggu jawaban dari Lisa.Dewa sudah menunggu hampir sepuluh menit tapi belum juga ada jawaban hingga membuat dia kesal sendiri,dia yang belum mengganti pakaian akhirnya bangkit dan membuka bajunya lalu melemparnya ke sembarang tempat.


Drtt


Dewa langsung melompat ke atas ranjang saat mendengar getaran ponselnya,dia mengira kalau Lisa yang membalas pesannya ternyata dia salah yang mengirim pesan adalah asistennya.

__ADS_1


"Sialan si brengsek kenapa harus membahas masalah pekerjaan tenaga malam begini,sepertinya aku harus memberi peringatan kepada dia,Dewa langsung menghubungi Andi dan memaki asisten itu dengan penuh emosi.


๐Ÿ“ž[ Malam tuan,]


๐Ÿ“ž [ Brengsek siapa yang menyuruhmu membahas pekerjaan tengah malam begini,menganggu istrahat ku saja.]


Setelah mengucapkan kata-katanya dewa langsung memutuskan sambungan teleponnya,dia sangat kesal dan emosi lalu melempar ponselnya ke atas ranjang karena Lisa tidak kunjung membalas pesannya.


Sementara itu Andi sangat kaget mendengar ucapan tuannya lalu dia melihat jam tangan yang melingkar di pergelangan tangannya dan pada saat itu masih pukul sembilan Lewat.


"Bukankah dia yang tadi yang meminta kepadaku untuk mengingatkan dia,tentang meeting kita satu Minggu lagi ke Cina,dasar bos sialan." Sungut Andi lalu dia kembali ke dalam bar dan menemui wanita-wanita bayarannya.


Pada saat keluar dari kamar mandi,dewa langsung memakai baju tidurnya,lalu dia segera menaiki tempat tidur,dan mengambil ponselnya dengan lesu karena dia sangat yakin Lisa tidak membalas pesannya.


Pada saat dia menghidupkan layar ponselnya,dia melihat dua pesan masuk,dia dengan semangat membuka pesan dari aplikasi hijau itu berharap Lisa yang mengirim pesan kepadanya.


[ Aku belum makan,nasinya tidak enak.]


Ingin sekali dia menghubungi Lisa,tapi dia takut menganggu karena katanya dia sedang ujian akhirnya dia kemabli mengirim pesan kepadanya.


[ Aku akan pesankan makanan untukmu,kenapa kamu tidak makan sampai malam begini,nanti kalau kamu sakit kamu tidak akan bisa belajar lagi,tunggu disitu aku akan order makanan untukmu,]


[ Aku tidak mau makan,aku tidak lapar." ]


Dewa kesal sekali membaca balasan yang dikirim oleh Lisa kepadanya,ingin sekali dia langsung pergi menemuinya,tetapi karena ini sudah larut malam akhirnya dewa hannya melakukan panggilan video.

__ADS_1


Ruangan kamar Lisa langsung terlihat saat dia menerima panggilannya dan terlihat begitu banyak buku yang berserakan di meja belajarnya,Lisa tidak mau menunjukkan wajahnya mungkin karena dia malu.


๐Ÿ“ž Tunjukkan wajahmu?


๐Ÿ“ž engga,aku malu,udah ya om aku mau belajar lagi!


๐Ÿ“žtunggu aku belum selesai bicara,kamu harus makan,jangan belajar terus nanti kamu sakit.


Lisa perlahan-lahan menunjukkan wajahnya ke layar ponselnya dia begitu kaget saat melihat wajah dewa yang memenuhi layar ponselnya.Karena sangat malu akhirnya Lisa memutuskan sambungan teleponnya lalu mengirim pesan.


[ Sudah ya om,aku belajar dulu.] Setelah mengirim pesan kepada dewa Lisa berkali-kali mengelus dadanya yang terus berdetak hebat,dia tidak tau kenapa setiap dekat dan berhadapan dengan dewa jantungnya selalu saja demikin.Tidak lama menunggu makanan yang di order oleh dewa kepadanya akhirnya datang.


Lisa mengintip keadaan luar,melihat apa kakaknya masih bangun atau tidak dia menarik napas lega,karena ternyata Puspa dan Hanna sudah tidur dikamar kakaknya.


Lisa membawa banyak makanan dan cemilan yang di kirim dewa kepadanya,dia sangat senang akhirnya dia punya cemilan untuk menemaninya,belajar.


[ Makasih ya om,makanya sudah sampai,]


[Sama-sama.Jangan lupa istirahat yang banyak dan belajarnya jangan terlalu di paksakan๐Ÿ˜Š] Lisa tersenyum membaca pesan yang dikirim oleh dewa kepadanya.


*****


Keesokan harinya Lisa berangkat ke sekolah dengan sangat buru-buru karena dia akan mengadakan ujian semester,dia tidak ingin prestasinya menurun,Lisa memang anak pintar dia tidak pernah gagal untuk mendapat juara kelas.


"Lisa,ayo kita berangkat bersama." Tiba-tiba Toni,sudah datang menghampirinya,dengan sepeda motornya,dan saat itu mata Toni langsung tertuju ke ponsel yang ada di tangan Lisa,lalu dia mengambil dengan paksa dan menghubungi nomornya memakai ponsel Lisa.

__ADS_1


"Lisa bagus ponselmu,aku ambil nomormu,entah kenapa kamu selalu menolak ajakan ku." Ucap Toni.Lisa mengabaikan pria itu lalu mengambil kembali ponselnya dan berlari menaiki bus.


*** bersambung****


__ADS_2