Sugar Baby Pria Beristri

Sugar Baby Pria Beristri
bab 26 ~ Semakin terlihat aslinya ~


__ADS_3

Kevin menatap ayahnya dengan sinis,kali ini dia tidak menyukai orang tuanya karna sudah bertindak sama seperti orang yang tidak punya pendidikan.


"Pa,sebelum melakukan sesuatu yang lebih jauh,ada baiknya papa selidiki dulu kenapa sampai aku bisa menggugat cerai wanita ini " Ucap Kevin,dia menatap sinis ke arah Bella yang berdiri di samping ibu mertuanya.


"Kenapa kamu menyalahkan aku seakan-akan aku orang yang paling hina." Ucap Bella,kali ini dia bersikap lebih lembut di hadapan Kevin dan juga orang tuanya hal itu membuat Kevin semakin muak kepada Bella,kini dia menyadari ternyata Bella tidak lebih dari serigala berbulu domba.


"Papa tidak perlu menyelidiki latar belakang Bella,karna dia seorang wanita berpendidikan dan terpelajar." Jawab orang tuanya.


"Pa,ma,kalian bisa keluar dari ruangan ku sekarang karna aku akan melanjutkan pekerjaanku nanti kita bahas ini dirumah." Ucap Kevin,dia sudah tidak ingin berdebat dengan orang tuanya yang tidak mengerti perasaanya.


"Baiklah kami akan menunggu kamu dirumah nanti." Ucap ayahnya,lalu mereka bertiga keluar dari ruangan Kevin Sanjaya.


"Hah,bodohnya aku bisa tertipu begitu lama dengan wanita ular itu,pandai sekali dia berpura-pura di hadapan orang tua ku."Batin Kevin. Saat dia akan memulai pekerjaannya tiba-tiba dia teringat dengan Hanna.


" Biar Hanna wanita yang masih sangat muda sikap dan perilakunya jauh lebih baik,walaupun dia tidak punya pendidikan tinggi setidaknya dia wanita yang berakhlak baik." Ucap Kevin,lalu dia mengambil ponselnya dan menyuruh Sambo untuk datang keruangan nya.


Tok....Tok....tok


"Tuan memanggilku?


" Iya,sekarang kamu pergi beli rumah,aku ingin Hanna dan kedua adiknya tinggal di tempat yang lebih nyaman,cari rumah yang tetangganya manusia berpendidikan." Ucap Kevin.Setelah itu dia melambai-lambaikan tangan nya ke arah Sambo yang artinya dia menyuruh pria itu pergi dari hadapannya.


"Aneh...Apa mungkin tuan Kevin benar-benar jatuh cinta kepada wanita itu,hingga dia dengan rela membeli rumah untuk wanita itu." batin Kevin dia berjalan sambil mengingat-ingat semua yang terjadi antara Kevin dan Hanna semuanya terlihat biasa-biasa saja.

__ADS_1


"Kok bisa ya,padahal semuanya berjalan biasa saja tetapi kenapa tuan Kevin begitu memperhatikan gadis itu dan juga kedua adiknya,bahkan dia membeli rumah untuk wanita itu ." Batin Kevin kembali.


Sambo meninggalkan gedung perusahaan tempatnya bekerja,belum jauh dari tempat itu dia di hadang sebuah mobil hingga dia menghentikan mobilnya.Sambo keluar dari mobilnya,dia terlihat emosi karna pemilik mobil itu tiba-tiba saja menghadangnya.


Sambo sama sekali tidak mengenali pemilik mobil itu, dengan emosi dia mengetuk pintu mobil


"Keluar..." Ucap Sambo,Bella membuka kaca mobil,tanpa menoleh sedikit pun


"Masuk...."Ucap bella,Sambo sangat kaget saat melihat pemilik mobil itu ternyata istri dari tuannya.


"M_maafkan aku nyonya aku tidak tahu jika mobil ini milikmu." Ucap Sambo,gemetaran.


"Aku tidak peduli,sekarang kamu masuk kedalam mobilku,apa telingamu busuk hingga tidak mendengar ucapan ku." Sambo kaget mendengar makian istri dari tuannya,tidak membuat wanita itu semakin marah akhirnya Sambo masuk ke dalam mobil milik wanita itu.


"Nyonya tuan Kevin setau ku,dia tidak selingkuh,aku_


" plak....." Belum selesai Sambo menjelaskan,Bella sudah melayangkan satu tamparan keras ke wajah Sambo,hingga membuat pria itu kaget bukan main.


"Nyonya.."


"Kamu masih berusaha menutupi kebusukan tuan mu,apa kamu akan bersikap seperti anjing,sekalipun tuan mu melakukan kesalahan kamu terus mendukungnya iya..." Bella memekik,kali ini Sambo benar-benar merasa hidupnya akan berakhir melihat kemarahan istri tuannya.


"Bukan begitu nyonya,aku memang tau kalau tuan Kevin dekat dengan seorang wanita tapi yang aku tau mereka tidak sedekat itu karna tuan Kevin hannya memakainya disaat dia ingin." jawab Sambo,dia menjelaskan tampa menutupi apa pun.

__ADS_1


"Cih....Jadi karna itu,dia membayar mahal seorang wanita hannya untuk memuaskan nafsu busuknya itu,Jika aku melakukan hal yang sama apa dia akan marah kepadaku." Ucap Bella.


"Sekarang beritahu aku dimana wanita itu tinggal." Ucap Bella,dia ingin segera mengakhiri permainan Kevin dengan wanita yang sudah memberikan tubuhnya kepada suaminya itu.


"Maaf nyonya aku tidak tau wanita itu tinggal di mana karna aku tidak pernah mengantar tuan Kevin menemui wanita itu." Jawab Sambo,dia tidak berani memberitahu segalanya tentang hanna karna dia tidak ingin terlibat lebih dalam lagi.


"Keluar dari mobilku,aku harap kamu tidak seperti anjing." Ucap Bella,lalu melajukan mobilnya saat Sambo sudah turun dari dalam mobilnya.


Sambo menarik napas dalam-dalam lalu melepaskannya ke udara,ini pertama kalinya dia berbicara empat mata dengan wanita itu,dan baru kali ini dia tau sikap asli dari wanita itu.


"Semoga saja tuan Kevin tidak melibatkan aku dalam masalahnya,dia juga bisa-bisanya dia bermain api dibelakang istrinya." Batin Sambo lalu kembali ke mobilnya dan membawa mobilnya ke arah rumah yang sudah di boking nya melalui online.


[ Apa kamu punya berita bagus hari ini,jangan terlalu lamban dalam bekerja jika kamu ingin digaji.] Bella mengirim pesan kepada pria suruhannya,dia begitu kesal dengan pria itu karna terlalu lamban dalam menangani hal kecil seperti itu.


"Untuk apa aku membayar pria itu mahal,jika mengurus hal kecil seperti itu saja dia tidak mampu,dasar siput." Sungut Bella,sudah beberapa hari dia melimpahkan semua pekerjaannya kepada wakil direktur,dia terlalu pokus mengurus masalah rumah tangganya.


*****


Sambo kembali ke kantor dengan wajah lesu,hari ini dia cukup melelahkan bahunya,mencari rumah untuk selingkuhan tuannya,dan juga menghadapi istri tuannya yang begitu menakutkan.Sambo langsung memasuki ruangan bosnya tampa mengetuk pintu terlebih dahulu karna dia begitu kesal dengan tuannya kali ini.


"Berani sekali kamu masuk ke ruangan ku tampa mengetuk pintu terlebih dahulu." Kevin menghentikan aktifitasnya lalu meletakkan penanya di atas meja dan menatap Sambo dengan tatapan yang tidak bisa di tebak.


"Maafkan aku tuan,hari ini aku benar-benar kesal dengan tuan,tadi nyonya Bella menemui ku,dan karna masalah tuan nyonya Bella murka kepadaku." Ucap Sambo menjelaskan.Mendengar ucapan Sambo,seketika Kevin meredakan amarahnya yang hampir meledak,dia sangat yakin jika Sambo sudah mendapat ancaman dari istrinya.

__ADS_1


**** Bersambung****


__ADS_2