Sugar Baby Pria Beristri

Sugar Baby Pria Beristri
bab 74 ~ keluarga dewa~


__ADS_3

Hanna keluar dari mobil taksi yang dia pesan tadi,lalu dia membayar ongkosnya,tadinya dia ingin pulang ke apertemen milik dewa tapi mengingat tidak akan ada orang yang menemaninya di apertemen,akhirnya dia memutuskan kembali untuk bermain-main di sekitaran taman yang tidak jauh dari apertemen milik dewa.


"Lebih baik aku menghabiskan waktu main-main disini,dari pada di apertemen yang sangat membosankan.Hanna berjalan jauh dan semakin jauh,Hanna berlari mendekati kumpulan beberapa anak-anak yang sedang mengemis,dia berharap bertemu dengan kedua adiknya,dia sudah sangat merindukan mereka,tapi lagi-lagi dia kecewa karna dia sudah menghabiskan waktu untuk menemui para pengemis itu tapi satupun tiada ada yang dia kenali.


"Kemana aku harus mencari mu dek,sampai kapan kita harus berpisah,aku sudah sangat merindukan kalian."Ucap Hanna.Dia melihat kurus kosong di sebuah taman dekat danau,Hanna berjalan kesana lalu duduk dan merenungi nasibnya yang begitu malang.


Dari kejauhan Hanna melihat sebuah restoran mewah,karan dia sudah mulai lapar tampa pikir panjang Hanna masuk kedalam restoran lalu duduk disebuah pojokan dan memesan beberapa makanan yang sangat dia sukai.


Saat sedang menunggu pesanannya ,tidak jauh dari tempatnya dia melihat dewa sedang berada di sana bersama seorang wanita,Hanna tidak berani menghampiri dewa karna dia tidak ingin menganggu dewa bersama wanita itu.


"Cantik juga pacarnya,sampai kapan aku menjadi beban di hidup dewa,sampai kapan aku menumpang."Ucap Hanna dalam hati,seketika nafsu makannya hilang saat dia mengingat dirinya yang masih menumpang.Hanna Kemabli menoleh ke arah dewa dan mencuri- curi pandang,dan saat dia menoleh kesana,ternyata mereka sudah ada lima orang dan tiga di antaranya pria.Hanna melihat dewa yang sedang menjelaskan sesuatu kepada keempat orang itu,dan saat itu tiba-tiba mereka saling menatap hingga dewa menyadari keberadaannya disana.


"Hanna apa yang kamu lakukan disini?" Tiba-tiba dewa menghentikan ucapannya lalu dia keluar dari mejanya lalu berjalan menuju meja yang di tempati Hanna.Hanna berusaha untuk menghindar dan dia menunduk berharap dewa tidak mengenalinya barusan.


"Hanna apa yang kamu lakukan disini,ayo kita duduk disana." Ucap dewa,dia menarik tangan Hanna,


"Sudahlah tegakkan kepalamu,aku sudah tau kamu disini,ayo kita kemeja sana." Ucap dewa lalu menarik dan membawanya ke mejanya.

__ADS_1


"Mas,bajuku jelek dan wajahku sangat kusam,aku hannya kelaparan saja makanya aku singgah disini."Ucap Hanna kepada dewa sebelum mereka sampai di meja,dimana dewa mengadakan meeting bersama empat perusahaan yang berbeda.


"Sudah nga papa,nanti kita beli baju untukmu,terus apa yang ada di bungkusan ini?"tanya dewa saat melihat Hanna membawa sebuah bungkusan besar.


"Sepatu."Jawab Hanna singkat,karna mereka sudah sampai di meja tempat dewa.Dewa membukakan kursi untuk Hanna lalu mempersilahkannya duduk,Hanna sangat malu diperlakukan seperti itu apalagi ada banyak orang yang melihatnya.


Dewa kembali berdiri lalu terlihat menjelaskan sesuatu yang tidak dimengerti oleh Hanna sedikit pun,dia tidak berani memandang ke arah dewa sedikit pun,dia cukup mengagumi dewa karna sangat hebat saat melakukan meeting.


"Bagaimana dengan terobosan yang sudah aku jelaskan,apa ada diantara kalian yang tidak mengerti? begitulah terobosan yang sudah ku rencanakan,untuk masa depan perusahaan ku dan jika ada yang lain kalian bisa menambahkannya lagi."Ucap dewa,setelah itu dia kembali duduk di kursinya.


"Hanna kenapa wajahmu terlihat sangat lelah memangnya kamu dari mana barusan?" Tanya dewa,dia penasaran kenapa Hanna bisa datang ke restoran dan makan sendiri di dalam sana.


"Aku tadi dari mall bintang,tapi sesampainya di sana,mungkin karna penampilanku terlihat sangat sederhana mereka kurang menyambut ku disana."Jawab Hanna,dia masih menikmati makanan yang tersedia di depannya.


"Nanti kita kesana habiskan makanan mu dulu." Jawab dewa.Mereka terdiam tidak membahas apa pun,tiba-tiba dewa melihat ibunya masuk bersama seorang pria yang masih sangat muda.


"Sialan,mama bersama siapa itu,bagaimana bisa dia sedekat itu bersama pria lain,kenapa mama melakukan ini apa dia tidak malu jalan bersama pria muda seperti itu." batin dewa,ingin sekali dewa mendekati meja ibunya lalu memergokinya tapi,dia takut ibunya malu dan viral apalagi ibunya seorang pejabat yang sangat dikenal orang di negara ini.

__ADS_1


"Hanna kita keluar."Ucap dewa,setelah itu dia menarik tangan Hanna dan pelan-pelan dia melewati meja ibunya.Saat mereka hampir menjauh dari meja yang ditempati ibunya,


Dewa apa yang kamu lakukan bersama pembantu di dalam restoran ini,kamu tidak mencoba untuk jatuh cinta kepada wanita ini kan?" Yanti mamanya dewa.Dewa mengabaikan ibunya lalu ke luar dari restoran dan langsung masuk kedalam mobilnya.


Sebenarnya dewa sudah sangat tidak mood untuk kembali ke mall,tapi melihat antusias Hanna akhirnya dia menuruti keinginan Hanna.Saat dewa sudah berada di mobilnya dan mereka hampir berangkat ke mall tiba-tiba ibunya sudah muncul di samping mobil dewa lalu mengetuk pintu kaca,hingga akhirnya dewa harus membukanya.


"Dewa,kamu marah sama mama,kenapa kamu terlihat kesal melihat mama,maafkan mama dewa,mama hannya main-main."Ucap Yanti,saat dewa meninggalkan mamanya di dalam restoran dia sudah yakin jika dewa sudah marah dan kecewa kepadanya.


"Tidak Mah,ngapain aku marah,semua terserah mama,bukankah mama sudah tau mana yang baik dan mana yang tidak,aku hannya memberi satu nasihat kepada mama, penyesalan datang di akhir bukan di awal,jika mama menganggap aku anak mama,silahkan berhenti berhubungan dengan pria muda itu,mama tidak takut jika ada yang melihat mama bersama pria itu lalu di Poto dan disebarkan di dunia Maya,jadi berhentilah ma," ucap dewa,setelah mengucapkan kata-katanya akhirnya dia kembali ke mall bersama dewa dan menemui wanita yang menghinanya tadi.


Hanna berjalan menuju toko dimana dia melihat tas yang mirip dengan pemberian Kevin beberapa bulan yang lalu saat mereka baru saja bertemu,


Ada yang bisa aku bantu nona? Tanya pelayan,dan ternyata wanita itu orang yang menyepelekan Hanna tadi,


"Kamu kemari lagi? Ada apa lagi? Tanya wanita itu dengan sinis,Hanna sengaja masuk kedalam toko sendirian,dia ingin memangil dewa jika pelayan itu sudah mulai terpancing.


*** bersambung***

__ADS_1


__ADS_2