Sugar Baby Pria Beristri

Sugar Baby Pria Beristri
bab 96 ~ Dia bukan istriku ~


__ADS_3

Kevin sangat kesal mendengar ucapan papanya,bagaimana bisa sampai hari ini papanya masih mengira mereka masih suami istri sementara hubungan mereka sudah lama tidak putus.Terkadang Kevin merasa aneh dengan sikap Bella,bagaimana bisa wanita itu bisa bertahan di rumah ini sementara dia sudah lama menggugat Bella,tetapi dia selalu menolak permintaan darinya.


"Papa,dia itu bukan istriku lagi,aku tidak tau apa yang membuatnya bertahan di rumah ini,dan aku sangat bingung kami sudah lama pisah ranjang seharusnya dia sudah bisa angkat kaki dari rumah ini." jawab Kevin,Sementara bella di luar sudah sangat emosi ingin sekali dia datang untuk memaki Kevin tetapi dia menjaga sikapnya karena pacar dan ibu mertuanya ada disana.


Bella meninggalkan tempat itu dan kembali kedalam kamarnya,dia sangat kesal dengan pacar dan calon mantan suaminya,entah kenapa dia sangat kesal mendengar ucapan pacar gelapnya barusan,untuk saat ini sedikit pun dia sudah tidak punya perasaan kepada Kevin,rasa itu telah pergi dan sudah di gantikan oleh ayah mertuanya,rasanya ingin sekali dia menguasai papa mertuanya dan menyingkirkan ibu mertuanya.


Bella melihat jam,ternyata sudah lumayan malam,malam ini ingin sekali dia tidur di pelukan papa mertuanya,sekarang ini mereka sudah sangat jarang untuk tidur bersama karena Kevin semakin rajin untuk kembali ke rumah mereka.


Malam sudah semakin larut,Bella belum juga bisa memejamkan matanya karena dia sangat menginginkan pelukan hangat mertuanya tapi dia tidak punya nyali sedikit pun untuk menemui atau menyuruh mertuanya mengunjunginya ke kamarnya karena dia tidak ingin menanggung resiko.


****


Keesokan harinya bella enggan untuk keluar dari kamarnya,rasanya dia sangat malas untuk berangkat kerja,akhirnya dia memilih tidur sampai kevin meninggalkan rumah.Setelah dia melihat mobil mobil Kevin meninggalkan rumah dari kaca kamarnya,dia langsung mengambil ponselnya lalu menyuruh Hamdan untuk menemuinya ke kamarnya.

__ADS_1


Hamdan memeriksa keadaan di rumah,saat dia melihat seluruh pelayan sedang sibuk dia langsung menaiki anak tangga lalu bergegas masuk kedalam kamar Bella.


"Sayang apa yang terjadi denganmu,hingga kamu menyuruh ku kesini,kamu kurang sehat?" tanya Hamdan penuh perhatian sambil menyentuk kening Bella,perhatian kecil seperti itu yang membuat Bella sangat jatuh hati kepada Hamdan.


"Aku nga papa sayang,aku hannya merindukan mu saja."Jawab Bella,setelah itu dia menarik tubuh Hamdan hingga pria itu terjatuh keatas ranjang lalu mereka saling memangut,sangat lama adengan itu terjadi hingga suasana semakin panas,akhirnya Hamdan melepaskan seluruh pakaian milik Bella hingga tidak ada tersisa sedikit pun.


Mereka berdua sangat menikmati permainan itu,bahkan Bella sudah mencapai puncak sampai beberapa kali.Butet berjalan menaiki anak tangga,kali ini dia bertugas membersihkan kamar milik Bella,sudah biasa mereka membersihkan kamar majikan saat para majikan sudah berangkat meninggalkan rumah,dan saat ini Butet sudah mengira jika Bella Sudan keluar dari rumah dan kamarnya sudah kosong.


Pada saat Butet mendekati pintu kamar Bella,tiba-tiba dia mendengar suara orang yang sedang mendesah,Butet sangat kaget dengan suara itu,dia sudah tau jika suara pasti suara orang yang sedang melakukan hubungan suami istri Butet berusaha mencari tau siapa pemilik suara itu,karena yang dia tau Kevin sudah keluar rumah dari tadi pagi.


Bella mundur dengan pelan-pelan hingga tampa sengaja kakinya mengenai sebuah pas bunga yang tidak jauh dari samping pintu Bella.


"Siapa diluar?" Bella langsung beranjak,dan mencari tau siapa yang sudah mengintipnya dan saat itu dia sudah melihat Butet yang menunduk ketakutan di hadapannya.Dengan kasar Bella menarik Butet masuk kedalam kamarnya,dan saat itu Bella hannya memakai kain menutup tubuhnya,dia menatap sinis kepada Butet yang sudah berani mengintip semua permainannya.

__ADS_1


"Apa yang kamu lakukan di depan kamarku? Kamu ingin melihat aku melakukan seperti ini? berani sekali kamu mengintip semua perbuatan ku,dasar babu sialan,mulai hari ini kamu keluar dari rumah ini kamu saya pecat!" Ucap Bella dengan penuh kemarahan,sementara itu Hamdan terlihat santai,dia hannya memainkan ponselnya Tampa peduli dengan ocehan yang dilontarkan oleh bella.


"Maafkan aku nyonya,aku tidak sengaja,aku mengira nyonya sudah berangkat ke bekerja,aku hannya ingin membersihkan kamar nyonya seperti biasa jangan pecat aku nyonya,aku sangat butuh pekerjaan ini." Ucap Butet sambil memohon kepada Bella sambil berlutut,dia melakukan itu karena dia sangat membutuhkan pekerjaannya.


"Tidak kamu harus keluar dari rumah ini,aku tidak sudi dengan babu yang selalu kepo dengan kehidupan majikan." Jawab Bella dengan sinis,dia kembali naik ke atas ranjang dan duduk di samping selingkuhannya.


"Sudahlah sayang,biarkan dia bekerja di rumah ini,tidak akan mungkin dia berani mengadu kepada Kevin anakku,mungkin dia sudah berani menanggung segala resiko jika dia berani buka mulut." Ucap Hamdan penuh penekanan.


"Begitu ya sayang,aahh kamu memang pria yang sangat hebat,aku semakin sayang kepada mu,mari kita lanjut permainan kita mas aku sangat merindukan mu."Ucap Bella,Butet yang masih berada di sana benar-benar tidak pernah menyangka jika dua orang yang ada di hadapannya adalah manusia berwujud iblis,bagiamana bisa mereka memadu kasih di saat istri atau ibu mertuanya sedang berjuang melawan sakitnya.


"Babu,apa kamu ingin menonton permainan kami,keluar kamu dari kamar ini,dasar sampah,untung suamiku ini menahan mu disini kalau tidak aku sudah membangun kelaut sana." jawab Bella,Butet rasanya ingin sekali meludahi wajah bella saat dia mengatakan Hamdan adalah suaminya.


"Maafkan aku nyonya,tuan aku akan pergi." Ucap Butet lalu keluar dan menutup pintu itu dengan rapat.Butet menuruni anak tangga lalu dia berjalan menuju meja makan,disana dia langsung duduk dan meminum air putih yang banyak,rasanya dia sangat syok saat tau kebenaran antara Hamdan dan Bella.

__ADS_1


Kini Butet baru menyadari,apa yang di tanyakan tuannya Kevin beberapa Minggu yang lalu,saat itu Kevin menanyakan hubungan antara Bella dan papanya itu mungkin karena tuannya sudah mulai menyadari sedikit keanehan dari tingkah keduanya.


*** bersambung****


__ADS_2