Sugar Baby Pria Beristri

Sugar Baby Pria Beristri
bab 73 ~ Bertemu ~


__ADS_3

Sudah beberapa Minggu setelah kejadian yang menimpa Hanna,akhirnya dia sembuh total bahkan dia sudah tidak trauma lagi dan dia sudah berani keluar walau tidak ditemani oleh dewa.


"Tuan,aku pengen sekali nanti keluar jalan-jalan ke mall,tapi aku nga punya uang bisakah kamu memberiku sedikit uang mu?" Ucap Hanna saat mereka sedang menikmati sarapan pagi ini.Dewa tersenyum mendengar ucapan Hanna,sudah lama memang mereka tinggal bersama sangat jarang dia mengajak Hanna belanja ke mall bahkan nyaris tidak pernah,dulu sekali mereka pergi saat baru kenalan itupun saat itu karna ingin membeli baju-baju untuk Hanna.


"Gunakan ini saat kamu membeli apa pun,maaf karna aku tidak pernah punya waktu untuk membawamu jalan-jalan."Ucap dewa,lalu memberikan sebuah kartu kepada Hanna.


"Terima kasih tuan.Tapi aku harus jujur aku tidak mengerti memakai kartu."Jawab Hanna polos.Dewa tercengang mendengar ucapan Hanna,dia tidak menyangka kalau Hanna se polos itu bahkan dia tidak kenal dengan kartu yang dia pegang.


"Gampang saja,sebelumnya kamu pernah mengambil uang lewat ATM,kamu harus memakai kode PIN,jadi ingin memakai kartu ini kamu juga harus gunakan kode pin yang ada." dewa menjelaskan secara rinci,


"Tuan aku belum pernah mengambil uang pakai kartu."Jawab Hanna polos,dewa menghela napas berat ternyata wanita yang sedang bersamanya benar-benar polos dan tidak tau apa-apa.


"Baiklah begini saja,nanti kalau kamu mau makan atau membeli baju sepatu atau tas yang kamu inginkan,gunakan kartu ini dan pakai kode pin yang ini."Jawab dewa,dia sengaja menulis kode pin di dalam kartu agar Hanna tidak lupa.


*****

__ADS_1


Hanna berjalan meninggalkan apertemen milik dewa,sudah lama dia ingin pergi jalan-jalan sendiri tampa di temani oleh dewa,tapi selama ini dia enggan memintanya karna dia belum mengenali dewa keseluruhan.Hanna menaiki taksi saat akan bepergian dan untungnya dewa memberikan dia sejumlah uang tunai,yang bisa di gunakan di saat tidak bisa memakai kartu milik dewa.


Hanna memasuki sebuah pusat perbelanjaan yang sangat mewah,tempat itu di khususkan untuk orang-orang berduit,makanya tidak heran disaat orang yang berpenampilan polos dan sederhana masuk kesana ,mereka bisa di tendang keluar dari sana.Hanan tidak tau sama sekali peraturan yang ada di sana ,yang dia tau tempat itu adalah pusat perbelanjaan.


"Nona apa anda mencari sesuatu?" Tanya seorang SPG saat Hanna sedang memegang sebuah sepatu yang cukup cantik dan mahal,dan saat itu tatakan Hanna tertuju kesebuah tas yang terpajang di sebuah lemari,Hanna teringat dengan tas miliknya yang di beli oleh Kevin dulu.


"Nona,silahkan anda bayar jika anda suka,jika anda tidak punya uang silahkan keluar sepertinya security,tidak memperhatikan pintu masuk hingga mengijinkan orang-orang seperti ini memasuki tempat ini."Ucap seorang pelayan,Hanna merasa tersinggung dengan ucapan SPG itu,akhirnya walau berat hati dia membayar sepatu yang dia pegang dan segera keluar dari tempat itu.


SPG yang melayaninya sangga kaget saat Hanna menyerahkan kartu black card milik dewa,akhirnya dengan ramah SPG itu minta maaf kepada Hanna karna sudah memperlakukannya secara tidak sopan.


Setelah Hanna selesai membayar sepatu miliknya,akhirnya dia keluar dari gedung ,sebenarnya dia sangat kesal,padahal rencananya dia hanya ingin jalan-jalan karna dia sangat bosan,dengan berada di apertemen milik dewa terus.


Hanna,berjalan menelusuri jalanan moodnya untuk keluar jalan-jalan sudah hilang saat seorang SPG menghina nya tadi.Saat akan memasuki taksi seseorang seperti memanggilnya namanya,dia menoleh keluar dari jendela tetapi dia tidak menemukan orang yang memanggilnya akhirnya dia pergi meninggalkan tempat itu menuju apertemen milik dewa.


Sementara itu Kevin,berusaha mengejar mobil taksi yang membawa Hanna,dia tidak bisa memastikan kalau itu Hanna karna dia melihatnya dari kejauhan,tapi dia sangat yakin jika itu Hanna makanya dia mengejar taksi itu.

__ADS_1


"Ayolah jangan macet,aku sangat yakin itu Hanna,please Hanna jangan tinggalkan aku han." ucap Kevin,dia sudah tidak memikirkan apa pun lagi,dia menyetir di atas rata-rata hingga beberapa orang membunyikan klaksonnya dari belakang karna dia sudah melanggar lalu lintas.


Akhirnya Kevin melihat sebuah taksi dari kejauhan,dengan sigap Kevin mengejarnya lalu memotong jalannya hingga taksi itu menepikan mobilnya dan berhenti.Kevin dengan buru-buru keluar dari mobilnya lalu berjalan menuju mobil taksi,dan menyeret supirnya keluar dari dalam,Kevin sangat saat tidak melihat seseorang di dalam mobil itu.


"Dimana wanita yang menumpang disini tadi,dimana kamu menurunkan dia tadi." tanya Kevin,dia mencengkram leher sulit taksi itu,dia sangat emosi saat tidak melihat Hanna disana lagi.


"Ma_maaf tuan,tidak ada wanita penumpang ku satu harian ini,mungkin tuan salah mobil," Ucap supir terbata-bata dia takut melihat Kevin Karna wajah Kevin yang menyeramkan ditambah karna dia memaki mobil mewah.Supir itu mengira jika Kevin seorang mafia yang sedang mengejar musuhnya.


Kevin dengan emosi melepaskan cengkeramannya,dia sangat emosi saat dia tidak melihat Hanna berada di dalam mobil taksi.Kevin kembali kedalam mobilnya lalu dia kembali ketempat dimana dia melihat Hanna barusan,


"Kemana aku harus mencarinya,aku benar-benar merindukan mu Hanna,kenapa kamu seakan-akan sangat senang menyiksaku,sampai kapan kamu membiarkan aku seperti ini."Ucap Kevin.Dia berdiri di samping pintu mobilnya lalu menatap sekelilingnya,berharap Hanna kembali ketempat itu.


Sudah hampir dua jam dia berdiri disana,tapi dia tidak melihat keberadaan Hanna dia sudah mulai putus asa akhirnya dia menyebrangi jalanan lalu duduk di tempat orang-orang menikmati minuman es campur.


Kevin sebenarnya ogah untuk memesan minuman yang tidak pernah dilihatnya tapi karna dia butuh tempat itu akhirnya dia terpaksa juga duduk disana berharap Hanna akan kembali ketempat itu.

__ADS_1


**** bersambung*****


__ADS_2