
Bella mengirim pesan kepada Hamdan,tapi sudah lama dia menunggu pesannya juga belum di baca bahkan masih bahkan belum di bukanya padahal sudah dia kirim beberapa menit yang lalu.Melihat pesannya yang belum juga di buka,akhirnya Bella bergegas turun dari ranjang lalu keluar dari kamar dan dari lantai atas dia melihat pemandangan yang sangat menjijikan dimana Hamdan tertawa riang bersama istrinya Nadia dan juga Kevin.
"Dasar sialan,bisa-bisanya dia bermesraan bersama istrinya,sementara disini aku kesepian bahkan,dia mengabaikan pesanku." batin Bella wajahnya terlihat masam,ingin sekali bergabung bersama mereka tapi moodnya sudah buruk saat melihat kehadiran Kevin di antara mereka.
Karna moodnya sudah sangat buruk akhirnya dia kembali turun tangan dan berjalan menuju dapur dia meminum banyak air es untuk mendinginkan suasana hatinya yang sangat buruk.Rasanya dia benar-benar kesal saat melihat Nadia sedang bersandar di bahu Hamdan.
"Bella bergabunglah bersama kami kenapa kamu langsung tidur,padahal suamimu sedang disini! " Ucap Hamdan saat melihat Bella akan kembali naik kelantai atas.
"Papa,aku datang kesini bukan karna dia,aku dan dia sudah tidak punya hubungan apa pun,bahkan aku sudah meluapkannya,diantara kami sudah benar-benar tidak ada lagi perasaan apa pun, dan aku tau dia juga demikian." Ucap Kevin,Bella tidak merasa sakit hati saat mendengar ucapan Kevin bahkan rasanya ingin sekali dia membenarkan ucapan suaminya tapi dia tidak berani.
"Kevin! kamu tidak boleh berbicara seperti itu,Maslah dalam rumah tangga itu pasti ada tapi kita sebagai pria yang bertanggung jawab harus bisa menjaga pernikahan." Ucap Nadia memberikan pandangan kepada anak semata wayangnya.
Bella menaiki tangga dan tidak mau peduli dengan ucapan orang-orang yang sangat menyebalkan untuknya,dia tidak peduli dengan nasihat mertuanya tapi yang dia rasakan hari ini dia sangat kesal kepada Hamdan dan juga mama mertuanya.Dia masuk kedalam kamar lalu menutupnya.
Moodnya yang semakin buruk malam ini membuat perasaanya semakin tidak tenang, akhirnya dia mencoba untuk tidur,dan lama-lama matanya semakin berat dan akhirnya dia tertidur pulas.
Malam sudah mulai larut dan semua orang sudah tidur di kamar masing-masing,setelan Kevin memutuskan kembali ke apertemenya meninggalkan istrinya tidur di rumah ini,Hamdan sangat bahagia karna akhirnya malam ini dia bisa menemui Bella di kamarnya karna dia tau Bella sedang cemburu kepadanya.
__ADS_1
"Seperti anak remaja saja dia,pakai cemburu segala,bagaimana mungkin dia bisa cemburu kepadaku."Batin Hamdan.Setelah memastikan istrinya tidur dengan sangat pulas pelan-pelan hamdan turun dari atas ranjang lalu membuka pintu perlahan dan mengintip apakah masih ada orang di luar.Karna suasana rumah sudah sangat sepi,perlahan hamdan menaiki tangga lalu berjalan menuju kamar Bella.Dia membual pintu dengan sangat hati-hati,melihat semuanya aman akhirnya dia masuk kedalam dan menutup pintu dari dalam.
Hamdan memandangi wajah cantik Bella,lalu dia mendekatkan wajahnya ke wajah Bella lalu ******* bibir seksi milik Bella hingga dia mendesah secara tidak sadar.Handan kembali mencium bibir Bella,kini dia mulai memainkannya hingga Bella tersadar dan sangat kaget,lalu dia mendorong tubuh Hamdan karna dia belum sadar seutuhnya.
"Mas...Aku kira kamu siapa mas maafkan aku,"
"Apa kamu sangat kecewa saat yang mencium bibirmu bukan orang yang kamu harapkan." Tanya Hamdan.Sangat terlihat di wajahnya jika dia tidak suka saat mengatakan itu.
"Kamu kira aku masih mencintai anakmu,tidak sama sekali aku sudah melupakannya dan aku sudah sangat jatuh cinta kepada pria lain,dan aku sangat cemburu saat melihat pria itu sedang berusaha memanjakan istrinya diluar sana."Sarkas Bella.Hamdan langsung tersenyum lebar lalu dia menarik tangan Bella yang masih berdiri tidak jauh dari hadapannya sementara dia duduk di pinggiran ranjang.
"Kamu cemburu sayang melihatku dekat dengan istriku,bagaimana bisa kamu cemburu kepadanya,tapi aku senang mendengar pengakuan mu itu,makasih sayang mulai hari ini aku akan menjaga perasaan mu,tapi kamu harus ingat kamu tidak bisa cerai dari Kevin tapi kamu juga tidak bisa berbagi kenikmatan bersamanya,karna milik mu itu sudah menjadi milikku."Ucap Hamdan sambil memberi isyarat menunjukkan dengan bibirnya.
"Entah vitamin apa yang sudah di berikan Bella kepadaku hingga aku selalu ketagihan bermain dengannya,bahkan aku tidak pernah bosan untuk bermain dengannya.
*****
Keesokan paginya Bella terlihat sangat tidak sehat dan kurang semangat,mungkin karna dia terus-terusan begadang sampai larut malam bahkan sampai subuh dia sangat bahagia bisa menjalin hubungan terlarang antara mertua dan juga menantu.Karna kebutuhan batinnya akhirnya terpenuhi dengan baik bahkan lebih dari baik karena mertuanya sangat pintar memanjakannya dengan berbagai kenikmatan.
__ADS_1
"Panggil nyonya Bella bibi!" Ucap hamdan kepada pelayan yang kebetulan berada di meja sedang menyiapkan sarapan.Dengan sigap pelayan berlari kecil menaiki tangga lalu memanggil Bella.
"Tuan, nyonya Bella tidak akan sarapan katanya dia kurang enak badan," Ucap pelayan saat dia sudah tidak dari atas.
"Kenapa dengannya? Dia sakit apa?" Hamdan terlihat sangat panik hingga Nadia sedikit heran melihat ekspresi suaminya saat mendengar Bella sakit.
" Kok bisa papa sampai panik begitu,papa lupa kalau menantu papa itu seorang dokter." Ucap Nadia,rasanya dia sangat tidak menyukai jika suaminya terlihat begitu peduli kepada Bella.
"Maklum lah mama,dia disini tidak ada yang peduli kepadanya apa salahnya kalau kita sebagai orang tua peduli dengan anak kita,lebih baik kita berjuang untuk menyatukan hubungan mereka berdua."Ucap Hamdan,dia menyesali sikapnya yang tidak hati-hati.
Setelah selesai sarapan, dia segera berjalan menuju mobilnya sudah siap untuk membawanya ke perusahaan.
Setelah masuk kedalam mobil dia mengambil ponselnya lalu mengirim pesan kepada Bella yang sedang tidak enak badan di dalam kamarnya sebenarnya Hamdan sangat khawatir tapi karna hubungan mereka Aflah hubungan terlarang Hamdan tidak bisa berbuat apa pun.
[ Sayang ku maafkan papa karna tidak bisa datang ke kamar mu untuk melihat keadaanmu tapi nanti malam aku usahakan datang kesana untuk mengobati mu.]
*****
__ADS_1
Bella yang selonjoran di atas ranjang mendengar bunyi ponselnya lalu dia meraih ponselnya yang berada di atas meja dan dia membuka aplikasi hijau miliknya dan membaca pesan alay yang dikirim oleh mertuanya.
*** bersambung****