Sugar Baby Pria Beristri

Sugar Baby Pria Beristri
bab 99 ~ Malu ~


__ADS_3

Lisa duduk termenung di halte bus,yang tidak seberapa jauh dari rumah mereka.Perasaanya masih sangat tidak enak,ingin marah tapi dia tidak tau harus marah kepada siapa.Tidak mungkin dia marah kepada Kevin,karena kakaknya lah yang sangat mencintai pria itu,walaupun sebenarnya selama ini Hanna tidak pernah cerita tapi dia sangat tau jika kakaknya sangat mengharapkan Kevin Kemabli bersamanya.


Lisa melihat kebahagian saat Kevin mengunjunginya tadi,selama ini juga Lisa tau jika Hanna tidak punya perasaan sedikit pun kepada dewa,walaupun pun pria itu sangat baik dan perhatian kepada mereka.


Hanna duduk,di kursi,sambil menunduk kebawah memainkan kakinya di atas tanah,ingin pulang tapi dia masih merasa enggan,dia masih malas bertemu dengan Kevin dan juga kakaknya.


"Aku hannya berharap kakak tidak sama dengan mama,mencintai pria yang sudah punya istri bahkan merusak pernikahan orang lain,karena dia masih muda." Batin Lisa.Pada saat Lisa asik dalam lamunannya tiba-tiba sebuah sepeda motor datang menghampirinya,dan dua orang pria menyapanya.


"Hai...Sedang apa disini?" Dua orang pria yang membawa sepeda motor besar menghampirinya dan menyapanya.Lisa menegakkan kepalanya lalu melihat kedua pria yang sudah dikenalinya.


"Pergi dari sini jangan menggangguku!" Jawab Lisa acuh.Kedua pria itu adalah Abang kelas Lisa,seorang dari pria itu yang bernama Toni sudah lama jatuh cinta kepada Lisa sejak Lisa menjadi murid baru di sekolah mereka.Toni adakah pria populer di sekolah mereka,banyak perempuan yang menyukainya karena dia tampan,dan juga kaya,dan juga dia sebagai ketua OSIS di sekolah mereka,banyak kegiatan yang diikuti oleh Toni.Dia jarang sekali merespon cewek-cewek di sekolahnya,tetapi sejak kehadiran Lisa di sekolah itu Toni sudah jatuh cinta,tapi Lisa mengabaikannya karena dia ingin pokus belajar dan sukses agar dia bisa membuat ibunya menyesal sudah memilih pria lain dari pada mereka.


"Lisa jangan begitu kenapa,rumah kamu dimana sesekali aku ingin menjemput mu,agar Kita bisa berangkat bareng." Ucap Toni.Karena sangat kesal dengan Kedua pria yang membuatnya bad mood akhirnya Lisa memilih kembali kerumahnya dan meninggalkan kedua pria itu.


"Sulit sekali mendapat wanita yang satu ini,aku sangat menyukainya pada pandangan pertama,lihat saja aku harus bisa mendapatkan dia,wanita mana yang tidak jatuh cinta kepada pria populer sepertiku." Ucap Toni,dia kembali membawa motornya yang akan kembali kerumahnya.

__ADS_1


Lisa baru saja sampai di halaman rumah, dia sudah mendengar suara tawa adiknya,puspa rasanya dia sangat kesal kepada adik kecilnya ini karena dia sellau saja dekat dengan pria yang ingin mendekati kakaknya.Lisa masuk kedalam rumah teryata Kevin sedang mengajari adiknya menggambar,Kevin menoleh ke arah Lisa tapi Lisa membuang muka lalu kembali masuk kedalam kamarnya.Sebenarnya dia tidak niat untuk marah kepada pria itu,tapi kalau bukan kepada Kevin kepada siapa lagi dia harus marah,sementara kakaknya Hanna,dia sulit mengatakannya.


Lisa tidak melihat keberadaan kakaknya diantara mereka,mungkin kakaknya sedang sibuk di kamar mandi karena cucian mereka sudah menumpuk,sementara mereka belum punya mesin cuci jadi Hanna harus mencuci pakaian pakai tangan.


Kevin merasa tidak enak kepada Lisa,dia melihat Lisa banyak berubah gadis itu sudah mulai dewasa dan dia sudah mulai mengerti dengan keadaan mereka.Kevin berjalan kebelakang menemui Hanna yang sedang mencuci pakaian di kamar mandi,rasanya dia tidak tega melihat wanita itu bekerja terlalu melelahkan.


"Hanna,kamu butuh bantuan? Aku akan membantumu membersihkan pakaian ini?" Ucap Kevin lalu mendekati Hanna yang masih sibuk dengan pekerjaannya.


"Sudahlah mas,tidak usah biar aku yang membersihkan,bagaimana bisa seorang bos besar turun tangan mencuci pakaian,itu sangat lucu.Ucap Hanna,dia tertawa kecil,sambil membayangkan hal yang begitu lucu baginya.Tapi Kevin adalah pria yang tidak bisa dilarang,dia tetap berjalan memasuki kamar mandi,lalu mulai membersihan pakaian dengan air mengalir dari kran,walaupun dia sama sekali tidak mengerti sama sekali.


Hanna berdiri dan melihat,Kevin melakukan sesuatu yang sangat lucu baginya,seorang pengusaha sukses harus turun tangan membantunya untuk sekedar membilas pakaian yang tidak seberapa itu.


"Hahaha...Kamu membuatku sangat terhibur hari ini mas,sudah lah biarkan aku yang melanjutkan ini mas kamu pergi lagi kedalam ini tinggal sebentar." Ucap Hanna,dia menarik kedua tangan Kevin agar tidak melakukan itu lagi,tapi pada saat itu Kevin tiba-tiba membawa Hanna berdiri lalu menatap mata Hanna,


"Hanna,aku sangat merindukanmu," Ucap kevin,tiba-tiba tangan Kevin meraih dagu Hanna lalu mendaratkan ciuman di bibir Hanna.Mereka menikmati adengan panas itu untuk beberapa saat,mereka lupa kalau pintu saja belum terkunci,hingga saat itu Lisa masuk kedalam dan melihat adengan itu.

__ADS_1


Hanna dan juga Kevin sangat kaget karena tiba-tiba Lisa sudah melihat mereka,lisa tidak sengaja sedikit pun,dia langsung keluar dari kamar mandi dan berlari ke dalam kamarnya.


"Mas,Lisa melihat kita!" Ucap Hanna,wajahnya memerah menahan malu,bagaimana bisa adiknya yang masih remaja melihatnya sedang berciuman mesra bahkan mereka sangat menikmatinya tadi.


"Biarkan saja,dia bukan anak kecil lagi,dia tau orang kalau orang pacaran pasti akan berciuman juga." Hanna memukul dada bidang milik Kevin lalu keluar dari kamar mandi dia tidak ingin Kevin melakukan hal itu lagi.


Lisa masuk kedalam kamarnya,dia sanggup malu karena melihat kakaknya sedang melakukan sesuatu yang menurutnya sangat aneh.


"Sial kenapa bibir mereka saling menempel demikian,apa mereka tidak jijik melakukan itu,kok bisa Kakak Hanna mau digituin sama om Kevin,dasar pria mesum,lagian dia sudah punya istri untuk apa datang kerumah ini lagi.Aku tidak pernah melihat kakak Hanna melakukan hal seperti itu dengan om dewa." Ucap Lisa,dia ingin muntah membayangkan apa yang dilakukan kedua orang dewasa di kamar mandi.


Lisa kembali duduk di kursinya,sebenarnya tadi dia ingin buang air kecil tapi sekarang dia sudah tidak mau lagi bertemu dengan kedua orang itu katena sudah membuatnya malu.


****


Dewa baru saja turun dari jet pribadi milik keluarganya,dia melakukan dinas selama tiga hari di jepang,biasanya dia sangat jarang memakai jet milik keluarganya tetapi karena kebetulan ayahnya juga ada urusan dinas di Jepang akhirnya mereka menaiki jet pribadi.

__ADS_1


***bersambung***


__ADS_2