
Bella terus menghajar habis-habisan Hanna di tempat umum,dan anehnya banyak ibu-ibu di tempat itu yang mendukung perbuatan Bella,bahkan ikut-ikutan memaki Hanna.Saat itu Hanna tidak sanggup melawan Bella,selain bella yang sangat Arongan,dia juga berkali-kali menendang Hanna hingga tersungkur dan tak sanggup untuk berdiri.
"Tuan....Tuan,gawat tuan...Nyonya Bella menghajar pacar tuan di mall."Sambo berlari keruangan tuannya dengan membawa ponselnya lalu menunjukkan keributan itu kepada Kevin yang saat itu lagi sibuk mengurusi berkas pembukaan hotel baru di Bali.
"Apa maksudmu?" Tanya Kevin,lalu dia meraih ponsel Sambo dan dia begitu kaget melihat Hanna yang sudah di hajar Habis-habisan oleh Bella.
"Biadap....Ayo kita kesana." Ucap Kevin,dia berlari cepat menuruni lift lalu meninggalkan gedung perusahannya,Sambo juga berlari mengikuti bosnya sebelum dia imbasnya.
"Cepat bawa mobilnya." Ucap Kevin,wajahnya terlihat sangat panik,badannya terlihat gemetaran,mungkin dia takut sesuatu yang tidak diinginkan terjadi kepada Hanna,dia sangat tau persis kepribadian istrinya yang sangat tempramental.
"Nga bisa lebih cepat lagi?"
"Ini juga Uda di atas rata-rata tuan,jika lebih cepat lagi takutnya kita menabrak." Jawab Sambo,dia juga sudah berusaha semaksimal mungkin agar mereka sampai secepatnya.
Tiga puluh menit Sambo membawa mobil akhirnya mereka sampai juga,Tampa menunggu mobil masuk ke area parkir Kevin sudah membuka mobil dan berlari secepat mungkin,dia mengabaikan orang-orang yang memakinya karna beberapa kali menabrak orang yang ada di depannya.
"Pakai matamu kalau jalan sialan." maki seorang pria tapi Kevin mengabaikannya dan terus berlari mencari keberadaan Hanna dan juga istrinya.Dari kejauhan Kevin sudah melihat kerumunan para pengunjung,banyak sekali orang yang berkeliling ditempat itu,Kevin langsung berlari menghampiri kerumunan itu lalu menerobos masuk ke dalam benar saja,Hanna terlihat hampir pingsan wajahnya babak belur,dan ngerinya kaki Bella yang memakai heels memijak wajah Hanna yang sudah baba belur.
"Dasar bajingan kamu." Kevin langsung mendorong tubuh Bella,hingga terlempar beberapa langkah dan dia tersungkur kelantai.Kevin langsung membopong tubuh Hanna dan membawanya dari sana,hingga beberapa dari pengunjung itu memaki Kevin dengan kasar.
__ADS_1
"Dasar pria bajingan,kamu malah mendorong istrimu,dan menyelamatkan selingkuhan mu,pria tidak bermoral,selingkuh sama anak kecil." Mendengar ocehan wanita itu Kevin menghentikan langkahnya dan menatap sinis kearah wanita itu hingga wanita itu ketakutan.
"Aku tandai wajahmu,jangan menilai sesuatu dari luarnya kalau saja Hanna tidak separah ini,maka aku akan menghajar mu ditempat ini,ingat aku akan menuntut mall ini karna sudah membiarkan orang melakukan kekerasan di tempat ini." Ucap Kevin,lalu berjalan dan menghiraukan teriakan orang-orang yang ada disana.
Kevin membawa Hanna kerumah sakit,saat itu Hanna masih setengah sadar,wajahnya yang babak belur dan siku tangan dan juga siku kakinya terlihat luka mungkin karna tendangan Bella yang terlalu kuat hingga dia terbentur ke lantai mengakibatkan tangannya luka.
"Sambo,turunkan somasi ke mall itu,dan lalu minta cctv di lokasi kejadian tuntut seluruh orang yang sudah menonton dan membiarkan terjadinya penganiayaan itu." Ucap Kevin,wajahnya terlihat merah padam dan dadanya yang naik turun menandakan pria itu sedang menahan emosinya.
"Baik tuan." Jawab Sambo,dia membawa mobil ke rumah sakit yang tidak jauh dari tempat itu,dia sangat kaget melihat keadaan Hanna yang sudah babak belur,dia tidak menyangka istri dari tuanya seorang wanita psikopat yang sangat kejam.
"Pantas saja tuan Kevin tidak betah dengan nyonya Bella ternyata dia wanita yang mempunyai kepribadian ganda,bisa-bisanya dia menganiaya wanita ini sampai babak belur begitu."Batin Sambo.
Sesampainya di rumah sakit Kevin langsung mengangkat tubuh Hanna dan membawanya memasuki ruang IGD,para perawat dengan cepat menangani Hanna,
"Bukankah wanita ini yang barusan viral di sosial media?" Tanya seorang perawat tampa memperhatikan Kevin yang sudah menatapnya dengan sinis,beruntung temannya memberinya isyarat agar dia tidak mengurusi yang bukan urusannya.
"Maaf tuan." Perawat itu membungkuk dan minta maaf kepada Kevin yang sudah menatapnya dengan tatapan yang tidak bisa di artikan.
Setelah selesai membalut luka,dan membersihkan luka-luka di seluruh tubuh Hanna,Kevin menganjurkan untuk melakukan scanning kepada Hanna karna dia takut ada luka dalam di kepalanya akibat benturan demi benturan yang dilakukan oleh Bella istrinya.
__ADS_1
"Baiklah tuan Kevin,nona Hanna akan dirawat disini beberapa hari paska penganiayaan yang di alaminya,sepertinya dia trauma." Ucap dokter saat Kevin di panggil keruangan nya.
"Lakukan yang terbaik untuknya dokter." Jawab Kevin lalu dia menemui Hanna yang sudah dibawa ke ruangan perawatan.
"Hanna maafkan aku,kamu harus cepat sembuh,aku tidak menyangka Bella sanggul melakukan hal keji seperti ini." Ucap Kevin saat dia mengunjungi Hanna,dia menyentuh tangan Hanna lalu mencium keningnya dan meninggalkannya di ruangan itu setelah Kevin menitip nya kepada perawat.
Kevin meninggalkan rumah sakit,dia pergi mengajukan gugatan ke pengadilan agama,setelah mendapat apa yang diinginkan Kevin kembali ke rumahnya,rasanya dia sudah tidak sabar ingin menendang wanita itu keluar dari rumahnya plus dari rumah sakit miliknya tempat istrinya berkuasa.
Kevin berjalan memasuki rumah,dia mengabaikan saat security menyapanya,dia langsung masuk kedalam karna mobil istrinya sedang terparkir diluar itu artinya istrinya sedang dirumah.
Saat Kevin masuk kedalam rumahnya, dia sudah melihat Bella duduk di ruang tamu dia terlihat biasa saja seperti tidak punya masalah apa pun,dan kedua orang tuanya juga kaget melihat Kevin yang sudah datang menghampiri mereka.
"Brakk...,Tanda tangani surat ini,dan segera keluar dari rumah ini,atau jika perlu aku yang akan mengembalikan mu kepada orang tuamu." Ucap Kevin,wajahnya terlihat begitu murka dadanya naik turun memendam emosinya yang dia tahan dari tadi.
"Apa-apaan ini Kevin,kenapa kamu datang-datang langsung marah memberi salam pun tidak malah kamu melempar surat ini kepada istrimu.'' Ucap sang mama lalu membuka map yang berisi surat gugatan cerai.
"Apa maksud semua ini Kevin,kamu tidak mau lagi mendengar nasihat dari orang tuamu." Tanya mamanya dengan nada sudah mulai tinggi,Kevin selalu kesal melihat ibunya yang mendukung Bella.
"Mah,jika kalian sangat menyukai Bella bawa dia keluar dari rumah ini,aku sudah tidak sudi memperistrikan wanita seperti dia."Ucap kevin penuh amarah hingga membuat ibunya terdiam.
__ADS_1
*** bersambung***