
Bella berjalan ke belakang tempat pelayan disekap,lalu dia menemui wanita,lalu dia membuka penutup mulut wanita paruh baya itu,
"Apa tadi malam pria itu berada disini?" tanya Bella,dia menatap sinis kepada pelayan.
"I_iya nyonya,tuan Kevin disini menginap,tapi mereka tidak tidur dikamar yang sama."Ucap pelayan dia sangat gemetaran berada di hadapan wanita psikopat itu.
"Aku tidak peduli jika pria itu datang kemari jangan coba-coba memberitahu kalau ada wanita mencuri si bocah ingusan itu,kamu mengerti atau kamu akan ikut menyusul dia ke alam baka."Ucap bella mengancam.Pelayan langsung mengangguk karna dia begitu ketakutan melihat wajah Bella,lalu Bella kembali menutup mulut wanita itu dan pergi meninggalkan dia.
Bella kembali berjalan menuju ruang tamu,saat itu dia melihat Hanna yang sudah tidak sadarkan diri,karna pria suruhan itu belum membawa hanna dari sana.
"Buggg.....buggghhh,"Bella berulang-ulang melayangkan tendangan ke tubuh Hanna bahkan ke wajah Hanna hingga hidung Hanna mengeluarkan darah segar.
"Sudah Bella,kita pulang,bawa wanita ini segera dari rumah ini."Ucap Nadia,lalu kedua pria itu langsung mengangkat tubuh Hanna masuk kedalam mobilnya.
"Kita akan membawa kedua adiknya dan menitipnya ke panti asuhan,aku tidak akan membiarkan suami ku mengurus orang-orang itu,mereka tidak ada hubungan apa pun dengan kita "Ucap Bella,lalu dia berjalan memasuki kamar tempat Lisa dan Puspa di sekap.
Lisa dan Puspa terus berusaha untuk melepaskan diri dari ikatan tubuh mereka,mulut mereka berusaha berteriak tapi tidak bisa karna mulut mereka ditutup.Bella dengan kasar menyeret tubuh mereka sampai keluar dari kamar .
"Ayo ma,kita pulang."Ucap Bella,dia terus menyeret kedua kaka beradik itu dengan kasar,lalu memasukkan mereka kedalam bagasi,mereka bisa bebas melakukannya karna daerah itu komplek orang kaya jadi orang tidak mau tau dengan orang lain.
__ADS_1
Setelah semuanya selesai Bella menyetir mobilnya dengan kecepatan tinggi,sejujurnya nadia sangat ngeri melihat keberanian Bella,dia tidak menyangka di balik wajahnya yang cantik dan elegan dia menyimpan sikap yang begitu mengerikan.
Setelah menyetir hampir tiga jam akhirnya bella sampai di sebuah panti asuhan kasih bunda,lalu Bella masuk kedalam dan menemui pemilik panti.
sebenarnya pemilik panti tidak menerima kehadiran kedua Kakak beradik itu di samping umurnya sudah terlalu besar mereka juga tidak punya donatur tetap untuk biaya anak-anak panti.
Bella berjanji akan menjadi donatur panti itu,dia juga memberikan sejumlah uang,akhirnya pasnagan suami istri itu menerima Puspa dan juga Lisa tinggal disana.
*****
Kevin mengikuti meeting samapi selesai,rasanya dia sangat bosan berada disana,tapi Karan merasa tidak enak meninggalkan mereka semua Kevin mengikuti sampai selesai.Sepanjang meeting perasaanya benar-benar tidak nyaman,dia punya firasat yang buruk,tapi dia tidak tau apa yang akan terjadi.Setelah selesai Kevin bergegas meninggalkan mereka semua,lalu dia membawa mobilnya menuju rumah Hanna.
Kevin memasukan mobilnya kedalam halaman dia kira mungkin dia akan menunggu lama ketiga wanita itu untuk berkemas sebelum berangkat jalan-jalan.Setelah memarkirkan mobilnya dengan sempurna Kevin membuka pintu mobilnya lalu keluar dan berjalan dengan langkah bahagia.
Kevin menekan bel pintu beberapa kali tapi tidak ada yang datang untuk membuka pintu,karna dia sudah lama menunggu Kevin membuka gagang pintu dan ternyata pintu tidak di kunci,Kevin sedikit merinding karena suasana rumah sangat sepi,padahal hari ini dia tau pasti Hanna dan kedua adiknya menunggunya karna mereka sudah janjian sebelumya.
"Hanna.....Hanna....Han,kalian dimana? Kevin berjalan kebelakang tapi tidak ada orang sama sekali,lalu dia berjalan ke kamar Puspa dan juga Lisa semuanya kosong,Kevin sudah mulai gelisah,dia berlari ke dalam kamar Hanna tapi semuanya kosong bahkan ponsel Hanna tinggal di dalam kamarnya.
"Kemana mereka,apa mungkin mereka pergi duluan,naik apa mereka,dan aku yakin Hanna tidak akan berani melakukan ini karna dia sangat polos dan tidak tau arena permainan di kota ini."Ucap Kevin,dia lalu kembali keruang tamu lalu dia mendaratkan bokong nya di atas sopa.
__ADS_1
"Kemana sih mereka."Ucap Kevin kembali.Saat dia kebingungan tiba-tiba dia melihat ada noda darah di lantai dan noda itu sudah kering,pelan-pelan Kevin mendekati darah itu,
"Deg.."
"Darah apa ini,kenapa ada darah disini?"dan saat itu tiba-tiba dia mendengar suara dari kamar tamu,lalu Kevin berlari mendekati kamar itu dan melihat pelayan sudah diikat di sana.
"Kamu,apa yang terjadi,kenapa kamu bisa diikat disini."Kevin menodongkan banyak pertanyaan kepada pelayan lalu dia membuka tali yang mengikat kaki dan tangannya dan membuka lakban yang menutup mulutnya.
"T_tuan maafkan aku,tolong maafkan aku tadi nona ada yang mencuri dan kedua adiknya,nona disiksa habis-habisan aku tidak tau dia masih hidup atau tidak,setelah dia di aniaya dua orang pria membawanya pergi tuan."Ucap pelayan,Kevin sangat kaget mendengar ucapan wanita itu
"Orang seperti apa yang mencurinya,kemana mereka membawa Hanna,kenapa mereka mencurinya katakan dengan jelas."Ucap Kevin,dia menggoyang tubuh wanita itu dia sangat syok mendengar kabar itu,pantas saja perasaannya dari kemarin tidak tenang ternyata ini yang terjadi.
"Hanna,kamu kemana jangan tinggalkan aku han,ayo sekarang kita melapor kepada polisi,kamu harus bisa menjelaskan secara detail."Ucap Kevin,pelayan itu merasa takut dia sangat takut ancaman yang dilontarkan oleh Bella kepada nya sebelum mereka pergi.
"Tuan aku tidak mau berurusan dengan polisi,tapi aku bisa menjelaskannya disini nona dan kedua adiknya dicuri oleh tiga pria,sebelum di curi nona Hanna dipukuli sampai pingsan bahkan wajahnya di pijak pakai kakinya hingga nona tidak tahan lagi lalu pingsan."Ucap pelayan,dia tidak berani membongkar Bella dan Nadia yang sudah membawa Lisa dan Puspa bahkan Bella yang sudah menganiaya Hanna sampai pingsan.
"Kenapa kamu takut,aku akan menjagamu,kamu akan aman,yang kamu bisa menjelaskan dengan baik,untuk mempermudah pencarian." Ucap Kevin,sekilas dia mengingat ibunya dia sedikit curiga apa mungkin orang tuanya yang sudah melakukan ini.
*** bersambung***
__ADS_1