Sugar Baby Pria Beristri

Sugar Baby Pria Beristri
bab 87 ~ Cemburu ~


__ADS_3

Dewa menatap Hanna,rasanya dia sangat kecewa saat melihat Hanna dan Kevin berduaan di toko bunga,ingin sekali dia marah kepada Hanna tapi dia takut Hanna akan membencinya.


"Han,untuk apa dia datang kemari?" Tanya dewa,dia menatap wajah hanna yang terlihat ketakutan.Sepertinya Hanna takut jika dewa marah kepadanya.


"Tidak tau mas," Jawab hanna singkat.Dewa menghela napas berat,dia takut jika Hanna masih punya perasaan kepada pria itu,sementara dia yang sudah lama menyukainya,tidak bisa melakukan apa pun bahkan dia merasa segan untuk mengungkapkan perasaanya kepada Hanna.


"Hanna,kamu tidak bisa jatuh cinta kepada pria itu, kamu tau kan dia masih punya istri,dan kamu tidak boleh jatuh cinta kepada pria yang sudah punya istri,kamu harus memikirkan itu tidak boleh merebut sesuatu yang bukan milikmu." Ucap Dewa.Hanna diam mendengar ucapan dewa,rasanya semua ucapan pria itu ada benarnya tapi sayang hatinya sudah terikat oleh pria itu,mungkin tidak akan mudah baginya untuk melepaskan cintanya kepada Kevin.


"Terus mas ngapain kemari? kamu tidak merasa lelah menemui ku setiap hari?" Tanya Hanna,dia tidak punya keberanian sedikit pun untuk melarangnya datang menemui dia ke toko bunga.


"Aku ada perlu sama kamu,nanti malam ada pesta,ulang tahun pernikahan orang tuaku di rumah mereka,aku ingin kamu datang bersama ku aku ingin kamu melihat keluargaku."Ucap ,


dewa.Sebenarnya Hanna ingin sekali dia menolak permintaan dewa tapi lagi-lagi dia tidak punya keberanian menolak semua keinginan pria itu,apalagi itu bukan permintaan yang berlebihan.


****


Pada sore harinya dewa kembali menemui Hanna dan menjemputnya lalu membawanya ke sebuah salon mewah,Di sana dewa memanggil menejer salon untuk mencarikan orang yang paling hebat untuk melayani Hanna di salon itu.

__ADS_1


"Tuan ini pegawai salon yang paling hebat,dan tangannya sangat pandai merias,dan hasilnya pasti akan membuat tuan puas." Ucap menejer itu dengan senyum ramah seperti biasanya.


"Tolong rias pacarku,ini agar dia cocok mendampingiku nanti malam untuk sebuah acara pesta keluarga." Ucap dewa,dia duduk di kursi sementara Hanna hanya bisa pasrah sambil mengikuti pelayan itu masuk kedalam ruang perawatan.


Setelah menunggu kurang lebih dari dua jam akhirnya Hanna dibawa keluar oleh pegawai salon menghadap dewa,disana dewa benar-benar pangling melihat kecantikan Hanna,ini pertama kalinya dia melihat Hanna secantik itu dan wajahnya benar-benar sangat berubah.


"Mari kita berangkat mungkin acaranya sudah mulai,kamu tidak mau kan nanti kita menjadi pusat perhatian orang lain " Ucap dewa.Hanna masuk me mobil milik dewa,dia terlihat gemetaran mungkin karna dia belum pernah ke acara-acara orang kaya.


"Mas aku takut membuatmu malu nanti,biar bagaimana pun aku belum pernah melihat pesta orang-orang kaya." ucap Hanna,dari tadi dia terlihat sangat gelisah.Dewa meraih tangannya lalu menggenggamnya degan satu tangan,dia berusaha menenangkan Hanna yang sangat gemetaran.


Setelah mengendarai mobilnya,dewa membawa Hanna masuk kesebuah hotel mewah,Hanna tidak berani banyak bertanya dia hannya mengikuti langkah dewa memasuki sebuah lift dan naik ke atas hotel yang sangat tinggi.


"Selamat malam tuan,mari kita sudah siap berangkat." Ucap seorang pria,lalu menunduk Hanna dan juga dewa untuk masuk kedalam helikopter.Hanna yang belum pernah sama sekali menaiki helikopter dia sangat ketakutan,dan dia erat memegang tangan dewa.


Angin yang sangat kencang,membuat Hanna kedinginan apalagi dia tidak mengenakan jaket saat ini,melihat itu dewa merasa kasihan lalu dia melepaskan jasnya lalu menutup Tubun Hanna agar dia tidak kedinginan.


Dari ketinggian hanna melihat sebuah kapal di bawah sana,dia melihat lampu yang begitu indah menghiasi kapal laut,rasanya dia benar-benar kagum melihat keindahan itu hingga dia menyadari kalau helikopter yang mereka tumpangi sudah turun di atas kapal pesiar yang begitu besar.

__ADS_1


Dewa menuntun Hanna turun dari atas helikopter lalu mereka berjalan mengikuti kedua pria itu,Hanna akhirnya memberanikan diri untuk bertanya kepada dewa.


"Mas kita ngapain kesini dan kenapa disini begitu banyak orang?" Tanya Hanna,dewa tersenyum mendengar pertanyaan polos Hanna.


"Sayang kapal ini milik orang tuaku,dan mereka merayakan,hari pernikahan mereka disini,ayo kita masuk kedalam dan kamu akan melihat bagaimana orang-orang kaya berpesta." Ucap dewa.Hanna sangat takjub melihat kemewahan kapal pesiar milik keluarga dewa,dia tidak pernah menyangka kalau dewa memiliki keluarga yang cukup kaya,bahkan mereka memiliki kapal pesiar dan juga helikopter.Semenatara yang dia lihat selama ini dewa adalah pria yang sangat sederhana.Mereka akhirnya memasuki tempat di mana pesta di rayakan,Hanna mengapit kedua tangannya di antara tangan dewa,karna sebelumnya dewa sudah mengajarinya.


"Hai anak mama,akhirnya kamu datang juga."Ucap seorang wanita,dewa memeluk wanita itu lalu memberikan kado yang sudah disiapkan dewa sebelumnya.


"Selamat hari pernikahan ma,semoga hubungan kalian semakin harmonis." Ucap Dewa sekilas Hanna melihat hubungan yang kurang baik di antara mereka tapi mereka menutupinya di hadapan orang banyak.


"Kenalkan ma ini Hanna teman aku." Ucap dewa.Hanna menyalami kedua orang tua dewa,mereka termasuk orang yang menghargai keputusan anak,terbukti dari mereka yang tidak menyingung apa pun di hadapan dewa,atau mungkin mereka berpura-pura karan ini acara penting mereka.


Setelah selesai basa-basi bersama kedua orang tuanya dewa menarik tangan Hanna lalu berjalan ke sudut ruangan,disana mereka berdiri menonton pertunjukan orang tuanya yang begitu sok romantis di hadapan orang-orang.


"Mas kamu tidak dekat dengan orang tuamu? tanya Hanna,dia merasa bingung kepada dewa masak di pesta keluarganya dia memilih menjauh dari orang tuanya.Mendengar pertanyaan Hanna akhirnya dewa membawa Hanna naik lantai atas disana hannya ada beberapa orang sedang menikmati angin malam,


"Wow indah sekali." Ucap Hanna,rasanya dia sangat bahagia menikmati tempat yang sangat indah ini.Meteka berdua berdiri di pinggiran kapal dan memandangi keindahan laut pada malam hari,

__ADS_1


"Hanna kamu tadi penasaran kenapa aku tidak dekat dengan orang tuaku kan,orang tuaku sangat berpengaruh di negara ini,apapun yang mereka lakukan akan selalu di soroti wartawan sementara aku tidak menyukai kehidupan yang demikian makanya aku memilik menjauhi mereka ." ucap Dewa.Saat mereka sedang asik menikmati suasana malam tiba-tiba mereka melihat pasangan yang sedang berciuman tidak jauh dari mereka,Hanna sangat kaget bahkan malu,dia bersembunyi di balik tubun dewa agar dia tidak melihat pemandangan yang sangat menyebalkan itu.


*** bersambung***


__ADS_2