Sugar Baby Pria Beristri

Sugar Baby Pria Beristri
bab 84 ~ Akhirnya ~


__ADS_3

Calista tidak peduli tatapan sinis Kevin kepadanya,karna dia sangat yakin jika Kevin akan sangat bahagia saat mendengar kabar yang diberitahu nya nanti.


"Keluar...."Bentak Kevin kepada dua orang security yang mengantar Calista menemuinya.


"Tuan Kevin jangan marah,aku yakin kamu akan sangat bahagia jika aku memberitahu kabar ini kepadamu." Ucap Calista percaya diri.Kevin langsung menatapnya rasanya dia sangat muak berhubungan dengan wanita ini.


"Ada apa langsung katakan,aku sangat sibuk,sekali lagi kamu berbuat seenaknya di perusahan ini,aku akan membatalkan kerja sama dengan perusahan suami mu." Ucap Kevin memberikan ancaman kepada calista.


"Aku sudah tau Hanna tinggal dimana!,"Ucap Calista,Kevin langsung kaget mendengar kabar yang diberitahu oleh Calista,rasnaya dia seperti mimpi mendengar kabar itu.


"Benarkan antar aku menemuinya,sekarang juga." Ucap Kevin,dia langsung keluar dari kursi kebesarannya lalu mendekati calista yang sudah duduk di sopa miliknya.


"Boleh,berikan aku uang lima ratus juta aku akan mengantarmu sekarang juga "Ucap Calista memanfaatkan kesempatan,rasanya dia tidak ingin kehilangan momen mendapat uang banyak.


"Huh,dasar ibu durhaka,kamu memang benar-benar wanita biadap,bisa-bisanya kamu memanfaatkan keadaan ini untuk mendapat uang dariku,tapi maaf aku tidak akan memberikan uang itu kepadamu,pergi dari kantorku karna aku sudah muak dengan wanita biadap sepertimu."Ucap Kevin penuh amarah.Dia tidak menyangka kalau Calista akan memanfaatkan dia disaat keadaannya sulit seperti ini.


"Ta_tapi,.."


"KElUAR.....!!! Aku tidak ingin melihat mu di ruangan ku,security seret wanita ini keluar dari ruangan ini,sekali lagi kalian mengijinkan dia masuk keruangan ini aku akan membuang kalian semua karna tidak bisa bekerja dengan baik." Ucap Kevin,wajahnya terlihat sangat marah.Bukan tidak bisa dia memberikan uang yang dia minta tapi Kevin sangat kesal Karan wanita itu terus memanfaatkan ketiga anaknya.


"Tu_tuan,aku minta maaf,aku tidak sengaja memanfaatkan mu,tolong maafkan aku,Hanna bekerja disebuah toko bunga,di samping restoran pusat kota." Ucap Calista dia berusaha melepaskan tangannya dari kedua security itu tapi tenaganya tidak sekuat kedua pria itu.

__ADS_1


"Sudahlah nyonya,silahkan anda pergi dari gedung ini,jangan persulit keadaan kami,aku mohon jangan pernah datang lagi ke gedung ini karna kehadiranmu menganggu kami."Ucap seorang security dan terus menyeret paksa keluar dari gedung hingga semua orang menatap tidak suka kepadanya.


"Aku merasa aneh dengan wanita gila itu,apa dia sedang berusaha menggoda tuan Kevin,kenapa dia selalu datang menemui tuan Kevin,dasar gila apa dia tidak sadar kalau dia sudah tua Bangka." Ucap seorang wanita dengan sinis,dia saja sudah lama menyukai Kevin,tapi dia tidak berani mengungkapkan perasaanya karna dia takut dengan Kevin.


Beberapa orang yang mendengar ucapan Adinda tertawa lepas,karna merasa lucu,saat seorang wanita yang sudah tua berusaha mendekati pria kaya dan terhormat seperti Kevin Sanjaya.


"Walaupun tuan Kevin seorang duda setidaknya seleranya bukan seperti wanita itu hahahahah." jawab seorang pegawai disitu juga.Mereka terus berseloroh hingga mereka tidak sadar jika Dion asisten tuan besar mereka sudah datang menghampiri mereka.


"Bagus...Ini yang kalian lakukan disaat jam kerja,kalian membicarakan kekurangan tuan Kevin!" Ucap Doni,seketika semua kariawan berbalik ke tempat masing-masing mereka tidak menyadari kedatangan pria itu di ruangan mereka.


" Maaf tuan,kami hannya cerita,kami tidak membicarakan tuan Kevin." Jawab mereka.Terlihat jelas kalau mereka sangat ketakutan.


Sementara itu Kevin bersiap-siap ingin keluar dari kantornya,dia ingin memastikan semua ucapan Calista walau sebenarnya dia sangat ragu-ragu,kepada ucapan Calista.


*****


Hari sudah mulai sore,Hanna mulai memasukkan semua bunga kedalam agar tidak di rusak orang kalau sudah malam hari,


"Aku bantu kamu angkat bunganya." Ucap dewa,tiba-tiba." Hanna menoleh ke asal suara,dia kaget karna tiba- tiba saja dewa kembali menemuinya.


" Kamu datang lagi mas?" Tanya Hanna,dia melanjutkan pekerjaannya,karna hari sudah mau hujan.

__ADS_1


"Iya dong,aku harus mengantarmu pulang,kamu keberatan?" Tanya dewa,Hanna menggeleng dan tersenyum mendengar ucapan yang dilontarkan Hanan kepadanya.


****


Sementara itu Kevin yang terjebak kemacetan beberapa kali mengumpat,dia sangat kesal karna dia harus keluar pada saat sudah mulai sore dimana semua kariawan juga keluar pulang menuju rumah masing-masing.


"Sial...Kenapa aku harus terjebak macet begini,jam berapa lagi aku sampai disana? jangan sampai aku tidak bertemu dengan Hanna." Ucap Kevin,dia berusaha menerobos semua mobil-mobil hingga beberapa orang terlihat memakinya karna selalu berusaha mendahului mereka.


Tidak berapa lama dia sampai di tempat yang dikatakan oleh Calista,dia menghentikan mobilnya di depan toko bunga yang sudah sangat sepi,Kevin keluar dari mobil,dengan perasaan kecewa karna tidak menemukan seseorang yang dikatakan oleh Calista.


"Sepertinya Calista membohongiku lagi,demi uang yang dia inginkan dariku." Ucap Kevin,dia sangat kecewa,padahal dia sangat berharap bisa bertemu Hanna hari ini.Kevin kembali masuk kedalam mobilnya dengan perasan sangat kecewa berkali-kali dia menarik napas panjang ,rasanya dia sudah sangat lelah menunggu Hanna,bahkan Samapi hari ini kabarnya belum ada,semua orang suruhannya gagal mencarinya,dia sudah menghabiskan banyak uang untuk mencarinya.


"Hanna,mungkin aku harus mengikhlaskan mu dan melanjutkan hidupku,aku sudah sangat lelah,menunggumu sampai hari ini." Batin kevin,dia memandang rumah itu berharap Hanan keluar dari dalam rumah.


Saat dia ingin pergi meninggalkan tempat itu dia melihat seseorang yang sangat dia rindukan keluar dari restoran bersama seorang pria,Kevin berulang kali mengucek matanya,bahkan dia mencubit tangannya tapi ini nyata tidak mimpi.Kevin langsung keluar lalu dengan langkah cepat dia mendekati kedua manusia itu.


"Dewa,bukankah pria itu,dewa rekan Bisnisku bahkan kami sudah tanda tangan kerja sama bulan kemarin dari mana dia bisa kenal dengan Hanna dan kenapa mereka terlihat bahagia.


"Hanna...!!!" Kevin memanggil Hanna dan saat itu jantung Hanna hampir keluar dari tempatnya,dia mendengar suara yang seseorang yang sangat dia rindukan.Hanna dan dewa langsung menoleh ke asal suara,tapi Hanna sangat takut jika dia kecewa kali ini,


"Deg...."Hanna kaget,takut dan bahagia bercampur satu saat melihat Kevin Sanjaya pria yang sudah lama dia rindukan sudah berdiri di hadapannya,rasanya ingin sekali dia berlari memeluk pria itu,tapi dia tidak mampu melakukan itu karna ada orang lain yang harus dia jaga.

__ADS_1


*** bersambung****


__ADS_2