Sugar Baby Pria Beristri

Sugar Baby Pria Beristri
bab 94 ~ Lisa ~


__ADS_3

Dewa bingung membawa Lisa entah kemana karena dia menolak dibawa ke tempat kerjaan kakaknya karena dia takut Hanna kepikiran dengan masalahnya.


"memangnya kenapa kalau Hanna sampai tau,bukankah itu bagus supaya dia hati-hati menjaga kalian berdua?" Ucap dewa,dia terus menyetir mobilnya Tampa tau tujuannya kemana.


"Aku bukan anak-anak lagi om yang harus di jaga,sebentar lagi aku sudah tamat,itu artinya aku sudah dewasa om." Jawab Lisa polos,dewa yang mendengar ucapan Lisa hannya bisa tertawa kecil tiba-tiba dia teringat dengan ucapan Puspa yang menjodohkan mereka.


akhirnya dewa terdiam,rasanya dia kehabisan kata-kata,dia tidak tau harus mengatakan apa lagi kepada Lisa,tidak mungkin mereka membahas pelajaran yang sudah lama dia lupakan.


"Lisa apa kamu lapar,ayo kita makan." Ucap dewa mencairkan suasana yang sangat mencekam di antara mereka berdua.


"Aku malu om masuk kedalam restoran,masak aku kesana pakai baju beginian."Jawab Lisa sambil meremas ujung baju dinasnya.Dewa kembali tersenyum,entah kenapa dia merasa semuanya sangat menggelikan bagaimana bisa dia masuk restoran bersama anak sekolah,lagian dia takut nanti ada yang mengambil Poto mereka lalu menyebarkan di sosial media,dia tidak mau di cap sebagai pria hidung belang yang menyukai daun muda.


"Baiklah sebelum kita makan mari kita beli bajumu,aku juga tidak mau nanti orang melihat kita,laku mengatakan yang tidak-tidak." jawab dewa lalu membawa Lisa kesebuah butik yang tidak jauh dari restoran.


Saat dewa masuk kedalam butik bersama Lisa beberapa orang menatapnya dengan aneh,bahkan ada beberapa orang yang berbisik-bisik rasanya dewa sangat malu,ingin sekali dia cepat keluar dari butik karena sudah tidak tahan melihat tatapan para pengunjung butik.


"Lihat pria itu,sepertinya dia mendapat daun muda,cantik sih wanitanya tapi sayang murahan."Ucap seorang wanita muda,dia menatap tidak suka kepada Lisa saat Lisa sudah keluar dari ruang ganti.


"Mas,kenapa harus memboking anak sekolah kalau disini kami masih bisa menemanimu." bisik seorang wanita kepada dewa,saat itu dewa tersenyum sambil menatapnya wanita itu lalu dia membisikkan wanita itu juga.

__ADS_1


"Aku tidak menyukai wanita murahan,wanita yang ada di depanku ini adalah adik dari kekasihku." jawab dewa,seketika wajah wanita merah padam,lalu dia meninggalkan dewa juga Lisa di tempat itu.


Setelah selesai membayar bajunya akhirnya dewa membawa Lisa masuk kesebuah restoran,Lisa sangat kagum melihat kemewahan restoran itu,dia melihat beberapa pelayan menghampiri mereka,dan menyambutnya dengan sangat sopan.


"Selamat datang tuan di restoran ini,senang rasanya tuan bisa mampir ke tempat ini,dan kami merasa sangat terhormat kedatangan tamu spesial." Ucap seorang pelayan.Lisa tampak gugup dia tidak mengerti harus bagaimana akhirnya dia menyesal menerima ajakan dewa untuk mampir ke restoran mewah itu.


Setelah semua pelayan pergi,dewa melihat Lisa yang sangat gugup,dia tidak tahu kenapa Lisa bisa gugup begitu sementara mereka hannya ingin makan saja di tempat itu.


"Lisa kenapa dengan wajahmu? kamu tidak perlu gugup seperti itu bukan kah kita sudah biasa bertemu,bahkan kita juga sudah pernah makan sama dulu di KFC bersama kakakmu dan Puspa yang lucu." Ucap dewa.Lisa berusaha untuk tidak gugup,tapi saat dia melihat beberapa orang menatapnya dia kembali gugup dan menunduk.


Sebenarnya Lisa sangat lapar karena tadi pagi dia tidak mau sarapan nasi goreng buatan kakaknya.Melihat hidangan yang sangat menggiurkan yang ada di hadapannya rasanya dia ingin menghabiskan semuanya,tapi mengingat dia bersama seorang pria dia memakannya dengan sangat hati-hati dan terlihat sangat malu-malu.Dewa tersenyum melihat sikap malu-malu Lisa dia semakin imut saat dia bersikap seperti itu.


*****


Hari masih sangat pagi,dewa ingin mengantar Lisa pulang ke rumah mereka tapi Lisa lagi-lagi menolak karena belum jam pulang kerja,dia takut ada yang melihatnya nanti.


"Om,aku ada tugas,aku tidak mengerti sama sekali menyelesaikannya bisakah om membantuku untuk menyelesaikannya." Tanya Lisa,dewa belum menyetujuinya tapi Lisa sudah mengambil bukunya lalu menyerahkannya kepada Dewa.


Dewa menghentikan mobilnya di pinggir jalan,dengan terpaksa hari ini dia tidak bisa masuk kantor seperti jam biasanya,karena dia harus menemani Lisa untuk menyelesaikan tugasnya.Dewa mulai mengerjakan tugas-tugas dari Lisa,hingga tidak sadar dia sudah menghabiskan waktu satu jam lebih untuk menyelesaikan tugas Lisa.

__ADS_1


"Bagaimana bisa anak SMA memiliki tugas sesulit ini,bukan kah ini dulu tugas kami pada saat kuliah,kurikulum yang sangat menyiksa anak sekolah." Ucap dewa lalu menutup buku milik Lisa.Saat dia menegakkan kepalanya dia sudah melihat Lisa tertidur dengan sangat pulas,dewa memandangi wajah imut milik Lisa,entah kenapa tiba-tiba saja jantungnya berdetak dengan sangat cepat saat dia memandangi wajah wanita yang sangat jauh di bawahnya.


Dewa tidak berani membangunkan Lisa,akhirnya dia mengambil ponselnya lalu mulai membuka sosial media miliknya yang sangat jarang dia buka,karena dia bukan tipe pria yang suka bermain sosmed.


Sebuah mobil truk lewat dari samping mobil milik dewa lalu membunyikan klakson dengan sangat kuat hingga membangunkan Lisa dari tidurnya.


"Aku dimana?" Tiba-tiba saja Lisa mengigau mungkin dia tertidur dengan nyenyak hingga dia lupa jika dia sedang bersama dewa di dalam mobil.


"Hahaha...Kamu tidur dengan sangat pulas hingga kamu lupa kalau kita sedang berada di mobil dan aku baru saja menyelesaikan semua tugasmu. Ucap dewa sambil menyerahkan buku tugas milik Lisa.


Lisa memeriksa bukunya,dia sangat malu karena sudah tertidur di samping dewa sekian lama.Dia memeriksa seluruh tugasnya,dia sangat kagum kepada dewa karena tugasnya yang sangat sulit dia kerjakan dengan mudah bisa diselesaikan pria itu.


"Om,terima kasih karena sudah mengerjakan tugasku,ternyata om sangat pintar,walaupun om sudah tua tapi om masih bisa mengerjakannya dengan baik." Ucap Lisa.Dewa cukup malu mendengar ucapan Lisa yang mengatakan dirinya sudah tua.


"Baiklah mari kita pulang,sekarang sudah jam anak sekolah pulang,aku akan mengantarmu sampai kerumah."Ucap dewa.Lisa mengangguk,akhirnya dewa menyetir mobilnya menuju tempat tinggal Lisa dan dan kakaknya.


*****


Sementara itu Hanna sibuk melayani pembeli bunga,mungkin karena hari ini adakah hari Sabtu tiba-tiba saja bunganya cukup banyak terjual bahkan dia kewalahan untuk melayani para pembeli.

__ADS_1


*** bersambung***


__ADS_2