Sugar Baby Pria Beristri

Sugar Baby Pria Beristri
bab 95 ~ Nonton bioskop ~


__ADS_3

Hanna memasukkan semua bunga kedalam toko,karena ini sudah jam untuk pulang kerja,dia tidak mau terlambat pulang kerumah karena kedua adiknya pasti sedang menunggunya.Hanna menghentikan angkutan menuju kontrakannya hari ini dia sangat bahagia karena bunganya laku cukup banyak dan bosnya memberikan tips kepadanya.


"Rasanya bahagia sekali menerima gaji dari hasil kerja keras sendiri." Batin Hanna.Hingga angkot yang dia tumpangi sampai di depan gang rumahnya dia bergegas keluar dan pulang ke rumah.


Saat dia sudah ada diluar dia mendengar keributan di dalam rumah,dia sudah yakin kedua adiknya kembali berantem,itu sudah sering terjadi kedua wanita itu meributkan sesuatu yang tidak penting.


"Apa yang kalian ributkan,suara kalian sampai kejalan umum sana,tidak malu sudah besar tapi masih ribut." Ucap Hanna,dia membawa sendal nya masuk kerumah.Lalu dia masuk kedalam kamarnya dan menganti pakaiannya setelah itu dia mengambil peralatan kebersihan.


Hanna mulai membersihkan pekarangan rumahnya,sudah beberapa Minggu ini dia tidak kebersihan karena dia terlalu sibuk dengan pekerjaannya.


"Kakak,kita jadikan nanti ke bioskop sama om dewa?" Tanya puspa,seketika Hanna menghentikan kegiatannya lalu menoleh ke arah adiknya,


"Dek,kamu tidak boleh memaksa orang lain untuk melakukan segala keinginanmu,kalau kamu sangat menginginkan kita bisa sendiri tidak perlu merepotkan orang lain.Kamu tau om dewa itu adalah pria yang sangat sibuk,dia punya banyak pekerjaan,kakak merasa tidak nyaman jika kita terus merepotkan nya."Ucap Hanna menasehati adiknya,Puspa menunduk,dia merasa menyesal karena sudah membuat kakaknya merasa tidak nyaman.


Hari sudah mulai gelap,mereka semua sudah selesai mandi,dan tidak berapa lama mobil dewa juga sampai di halaman rumah mereka.Puspa langsung berlari menghampiri dewa,dia ingin minta maaf karena merasa bersalah sudah merepotkan pria itu.


Saat dewa keluar dari mobilnya,Puspa sangat kaget melihat penampilan dewa malam ini,biasanya dia yang rapi pakai jas,sekarang dia memakai celana jean di tambah kaos oblong,dan juga sepatu santai yang menambah ketampanan dewa.

__ADS_1


"Kenapa dengan tatapan mu?" Tanya dewa saat menuruni mobilnya,dia melihat tatapan aneh Puspa.


"Aku kaget om,aku tidak pernah melihat om setampan ini,biasanya juga pakai jas,sekarang malah pakai baju seperti itu." Jawab Puspa,akhirnya dia lupa tujuan utamanya tadi hannya ingin minta maaf kepada dewa ternyata dia melupakan itu saat dewa memberikan bungkusan besar kepadanya.


"Apa itu om?" Tanya Puspa,sebenarnya dia sangat bahagia menerima bungkusan dari dewa tapi dia takut kepada Hanna.Dewa menggandeng tangan Puspa lalu membawanya kedalam rumah,tidak lupa Puspa menenteng bungkusan pemberian dari dewa.


"Mas,kamu bawa apa sama Puspa? jangan dibiasakan mas nanti dia menjadi kebiasaan." Ucap Hanna.Walaupun dia terlihat tidak peduli dengan dewa tapi sebenarnya dia sangat kagum dengan penampilan dewa malam ini.Sudah berapa lama mereka kenal baru kali ini Hanna mengangumi ketampanan dewa.


"Nga papa tadi kebetulan aku singgah di sebuah toko terus aku melihat boneka itu cukup imut ya sudah aku belikan saja untuk Puspa." Jawab dewa.


Setelah berbincang hal yang tidak perlu akhirnya mereka berangkat juga menuju bioskop.Puspa terlihat sangat bahagia karena ini kali pertama dalam hidupnya pergi ketempat begituan.


*****


Sementara itu di rumah mewah milik keluarga Kevin terjadi keributan di mana ibunya tiba-tiba saja mengalami dengan tinggi,Kevin yang melihat itu sangat panik,ingin sekali dia melarikan ibunya ke rumah sakit tapi Bella melarangnya.


"Sudah mas,nanti mama masuk angin biarkan aku yang mengobatinya."Ucap bella.Dia pergi mengambil kotak obat dan memberikan obat penenang dan juga obat tidur kepada mertuanya.

__ADS_1


"Sebenarnya mama sakit apa,kok rasanya sakit ibu sangat aneh,tubuhnya semakin kurus dan dia terlihat semakin tua?" Ucap Kevin.Dia berdiri di belakang Bella yang sedang merawat ibunya.Bella sedikit panik mendengar pertanyaan yang di lontarkan oleh calon mantan suaminya,


"Mama tidak ada penyakit yang serius mas,hannya gula nya sangat tinggi,dan juga dia menderita asam urat,makanya mama di larang mengkonsumsi makanan yang mengandung gula tinggi." Jawab Bella asal menjawab dia takut Kevin curiga kepadanya.


Kevin hannya mengangguk,perasaannya sangat tidak nyaman saat melihat ibunya yang terbaring lemah di atas ranjang dengan tubun uang sangat lemah.Kevin mengambil kursi lalu duduk di pinggiran ranjang,sebesar apa pun kesalahan yang di lakukan oleh ibunya kepadanya tetapi saat melihat ibunya terbaring lemah rasanya dia sangat tidak tega.Dia meraih tangan ibunya lalu menggenggamnya dengan erat.


"Mama,aku tidak tau penyakit apa yang kamu derita,melihatmu seperti ini membuatku sangat tidak tega ma." Ucap Kevin,dan pada saat ibu papanya sudah pulang entah dari mana padahal sudah larut malam tidak mungkin dia baru pulang dari kantor.


"Apa yang kamu lakukan di kamar ini? Tanya Hamdan,tatapannya tertuju kepada tangan Kevin yang menggenggam tangan ibunya.


"Dari mana saja papa,sampai malam begini baru pulang,aku sudah bilang sama papa kamu tidak perlu mengurus perusahaan,bukan kah kamu sudah pensiun untuk apa lagi kamu datang kekantor,lihat mama tubuhnya sampai kurus begini,papa tidak peduli sama mama." Ucap Kevin.Hamdan bingung dengan ucapan anaknya,dia tidak tau apa yang terjadi sampai Kevin berada di kamarnya padahal istrinya terlihat tidur dengan sangat pulas.


Semenjak Hamdan memiliki hubungan dengan Bella,memang dia mengakui perhatiannya sudah berkurang sembilan puluh persen kepada istrinya apalagi semenjak istrinya sakit-sakitan.Dia merasa tidak membutuhkan istrinya lagi,apalagi selama ini Kevin tidak tinggal dengan mereka,dia menghabiskan waktu bersama Bella kekasih gelapnya.


Bella sangat cemburu,saat Hamdan peduli dengan istrinya makanya dia tidak pernah lagi peduli dengan keadaan istrinya bahkan dia tidak tahu sakit apa yang di derita oleh istrinya itu.


"Papah,mungkin aku akan membawa ibu keluar negri,aku ingin mengobatinya di sana." Ucap Kevin,Bella yang sedang berada di balik pintu merasa kaget,dia takut kalau wanita itu kembali sembuh seperti sedia kala dan merebut Hamdan darinya.

__ADS_1


"Kenapa sampai sejauh itu,kata istrimu dia tidak ada penyakit serius." Ucap Hamdan,tidak setuju bukan karena dia takut tapi dia takut Bella marah kepadanya jika kevin memaksanya untuk ikut ke luar negri untuk mengurus istrinya.


*** bersambung***


__ADS_2