
Hamdan cukup kaget mendengar ucapan Bella,wajahnya terlihat pucat pasi,bukan karena dia punya kesalahan tapi dia takut Kevin akan mengetahui sesuatu yang membuat anaknya marah kepadanya,dan dia juga cukup heran kenapa sampai Kevin melakukan tindakan besar seperti itu tampa meminta ijin kepadanya.
"Kemana dia membawa istriku?" Tanya Hamdan,dia terlihat sangat tidak tenang,Bella cukup tau itu.
"Mana aku tau mas,makanya aku menyuruhmu untuk menghubunginya,gimana sih mas tidak takut posisi kita di rumah ini terancam,kamu tau anakmu itu sangat keras kepala,dia bisa melakukan sesuatu yang tidak kita pikirkan sebelumnya." Ucap Bella dengan nada tidak suka.Hamdan langsung menghubungi Kevin anaknya tapi sayang nomor nya tidak bisa dihuni atau sedang di luar jangkauan.
"Tunggu dulu,sepertinya pelayan yang memergoki kita tempo hari tidak ada disini,apa mungkin Kevin membawanya juga " Bella langsung bergegas menuju dapur dan mencari keberadaan pelayannya yang sudah tau rahasia besarnya.
"Dimana Butet,kenapa tadi aku tidak melihatnya bersama kalian?" Tanya Bella saat dia sudah sampai di dapur,dia menatap satu-satu pelayannya,dengan tatapan yang sangat sinis.Dan jawaban para pelayannya selalu membuatnya kecewa.
"Dasar pelayan sialan,aku akan membuat perhitungan kepadamu jika Kevin sampai tau rahasia besar kami.Aku sangat yakin Kevin tidak akan mengampuni kami jika dia sampai tau apa yang sudah kami lakukan di belakangnya." Batin Bella.Dia kemabli kedalam kamar menemui mertuanya.Bella Melihat Hamdan yang terus mencoba menghubungi Kevin anaknya,perasaanya sudah sangat tidak tenang.
Bella mulai mengumpulkan semua obat-obatan yang selama ini diberikannya kepada ibu mertuanya,ada berbagai macam obat yang sudah di konsumsi mertuanya yang mengandung racun untuk tubuhnya.Bella yang sangat pintar segera mengganti seluruh obat yang ada di botol dan memasukkan obat pereda nyeri dan juga vitamin.
Bella melakukan itu semua tampa sepengetahuan dari Hamdan,Hamdan tidak akan pernah mengira kalau Bella tega melakukan hal sejahat itu kepada istrinya jika saja dia mengetahuinya.
Sementara itu di Singapura,Kevin di panggil oleh dokter keruangannya untuk menunjukkan hasil laboratorium,pemeriksaan ibunya.
"Dengan siapa saya bicara?"
"Panggil saya Kevin dokter,maaf apa yang terjadi dengan ibuku hingga semakin lama keadaan ibuku semakin parah,bahkan tubuhnya sudah sangat kurus?"
__ADS_1
"Siapa yang merawat ibu anda selama ini? Dia telah mengkonsumsi obat yang mengandung racun yang bisa merusak sistem syaraf,hingga seluruh sarafnya tidak berfungsi dengan baik,bahkan dia sananya banyak menelan obat-obat keras yang merusak seluruh tulang-tulangnya." Jawab sang dokter.Kevin sangat kaget mendengar ucapan dokter dia sangat tidak percaya jika Bella tega melakukan itu kepada ibunya bahkan itu adalah mertuanya sendiri.
Kevin tidak tau apa motif Bella melakukan itu,kepada ibunya,tidak mungkin Bella menginginkan harta keluarganya,kalau memang itu yang dia inginkan kenapa dia hannya melakukannya kepada ibunya kepada tidak kepada kedua orang tuanya.Kini Kevin semakin yakin jika papanya dan juga mantan istrinya punya hubungan spesial sesuatu yang sangat tidak masuk akal baginya.
"Tuan Kevin...!"
"A_a..iya dokter maaf dokter,selama ini yang merawat mamaku adalah mantan istriku yang berprofesi sebagai dokter spesialis syaraf juga,aku hannya kurang yakin dia sendiri yang melakukan itu." Jawab Kevin.Dokter itu menyodorkan selembar kertas kepada Kevin hasil dari pemeriksaan mamanya.
"Kamu bisa membawa ini ke jalur hukum suatu saat,jika kamu sudah menemukan bukti yang kuat untuk menjebloskan istrimu ke penjara,baiklah anda bisa keluar dari ruangan ku." Ucap dokter itu.
Kevin melangkahkan kakinya ke ruang perawatan mamanya,sampai saat ini mamanya belum juga sadar,dia masih sering kejang dan tiba-tiba pingsan kembali,Kevin meraih tangan mamanya,
"Ma,maafkan anakmu yang tidak berguna ini,kamu terlalu baik untuknya ma,kamu melakukan apa pun untuknya tetapi ini balasan yang dia berikan kepadamu,aku juga tidak akan memaafkan papa jika dia terlibat dalam Maslah ini bahkan jika benar kecurigaan ku kepada mereka berdua aku akan melempar mereka berdua dari keluarga kita." Ucap Kevin dia berkali-kali mencium tangan ibunya.
****
Hanna pulang kerumah dengan perasaan kesal yang luar biasa,bagaimana bisa dia terus mencoba menghubungi pacarnya Kevin Sanjaya,tapi nomornya terus di luar jangkauan,semau orang sepertinya membuat kesal dirinya.
"Kakak,aku lapar,dari tadi aku belum makan?" Ucap Puspa yang sedang menonton televisi,di ruang tengah,dia memegangi perutnya yang sudah kelaparan.
"Loh..memangnya kakak Lisa belum pulang dari sekolah kemana dia,sudah jam berapa ini,tunggu disini ya biar Kaka masak nasi goreng kesukaanmu!!" Ucap Hanna,dia langsung bergegas ke arah dapur dan menyibukkan diri sendiri.
__ADS_1
"Kakak,Lisa ada kelas tambahan kak,jadi dia lama pulang hari ini." Puspa berteriak dari depan,dia tidak ingin marah kepada kakaknya yang kedua.Hanna mengabaikan ucapan adiknya,lagian adiknya itu sudah dewasa sudah tahu mana yang baik dan mana yang tidak baik untuk dirinya apalagi Lisa tipe orang yang tidak suka bergaul sembarangan.
Sementara itu,dewa baru saja selesai memeriksa berkas yang akan di bawanya besok dalam pertemuan asosiasi para pengusaha sukses,dia di undang untuk menghadiri acara itu,yang di selenggarakan oleh pemerintah,yang hadir kesana adalah pengusaha-pengusaha hebat yang sudah memiliki banyak perusahaan.
"Ini sudah sore,sudah lama aku tidak bertemu dengan si imut,apa dia sudah pulang dari sekolahnya? Lebih baik aku hubungi saja dia." Dewa mengambil ponselnya lalu menghubungi Lisa.Dewa hampir saja kesal karena Lisa tidak merespon panggilannya untung saja panggilan ketiga Lisa langsung menerimanya.
📞Kamu dimana?
📞 Aku sedang di kamar mandi,ada apa? Suara Lisa seperti berbisik dengan suara napas ditahan, tiba-tiba saja pikiran dewa traveling,dia tidak tau Lisa sengaja sembunyi ke kamar mandi untuk mengangkat panggilannya karena dia masih belajar di sekolah.
📞 Kenapa dengan suaramu,kamu menggodaku ya?
📞 Aku masih belajar di sekolah,aku sengaja ke masuk kedalam kamar mandi agar tidak ada yang mendengar suaraku.
📞Kamu belum pulang jam segini ya sudah tunggu aku.
Dewa langsung memutuskan sambungan teleponnya,dia tersenyum bodoh karena pikirannya langsung kemana-mana saat Lisa berbisik,dia mengira kalau Lisa menggodanya dengan suaranya.
Setelah memutuskan sambungan teleponnya,dewa langsung bergegas keluar dari ruangannya,dia juga melihat seluruh kariawan perusahannya yang akan kembali pulang juga.
"Sore tuan." Beberapa kariawan menyapanya,dia hannya mengangguk kepada kariawan.
__ADS_1
*** Bersambung***