
"Stop mas,jangan lanjutkan." Ucap Bella,dadanya naik turun menahan emosinya.
Katakan kepadaku mau di bawa kemana pernikahan ini? Tanya Bella kembali dia kembali duduk saat tadi dia sempat berdiri saking emosinya kepada Kevin.
"Terserah." Jawab Kevin acuh.Bella mengepal kedua tangannya,akhirnya dia berdiri dan mengambil tasnya lalu dia pergi meninggalkan ruangan Kevin,sebelum dia mencapai pintu dia kembali dan mengambil pas bunga yang ada dimeja lalu melempar vas itu ke arah Kevin hingga pas bunga persis mengenai wajah Kevin.
"Braanggh....."
"Aauuuuhhh....." Kevin menjerit dengan keras,darah bercucuran dari pelipisnya hingga mengenai berkas yang ada dimeja nya.
"Dasar wanita psikopat." Ucap Kevin menjerit,Sambo yang mendengar keributan di ruangan bosnya langsung berlari dengan buru-buru.
"Aku akan membunuhmu dan juga wanita itu,jika kamu tidak mengakhiri hubungan kalian." Ucap Bella memberi ancaman lalu dia keluar dari ruangan suaminya Tampa memperdulikan keadaan Kevin sama sekali.
"T_tuan apa yang terjadi...???" Sambo terbelalak melihat wajah tuannya sudah berlumur darah,dia dengan sigap membantu tuannya ke arah sopa lalu menidurkannya dan mengambil tissue lalu menghentikan darah yang terus mengalir.Setelah beberapa lama darahnya masih terus keluar Sambo langsung menghubungi dokter pribadinya dan menyuruhnya datang ke perusahannya.
Tidak lama menunggu akhirnya dokter pribadinya langsung datang,dia juga dokter yang sudah lama mengabdi di keluarganya,dan bahkan dia wakil direktur di rumah sakit yang dikelola istrinya.
"Apa yang terjadi tuan hingga wajah tuan bisa seperti ini?" Tanya sang dokter sambil membersihkan luka di wajah Kevin lalu membungkus luka itu agar tidak infeksi.
"Sudah berapa lama kamu bekerja di rumah sakit itu?" Tanya Kevin.
"Di rumah sakit mana tuan?" Tanya dokter heran.
"Memangnya ada berapa rumah sakit yang kamu masuki?" Tanya Kevin kesal.
__ADS_1
"Maksud tuan di,Internasional hospital? Sudah lama tuan,mulai rumah sakit itu buka aku sudah mengabdi di sana." Jawab sang dokter.
"Persiapkan dirimu menjadi direktur di rumah sakit itu,sekarang keluar aku tidak ingin di ganggu,kamu juga." Ucap Kevin lalu mengusir mereka berdua untuk keluar dari sana.
Kevin sangat kaget,ini semua diluar nalarnya,dia tidak menyangka wanita yang selama beberapa tahun ini dia puja ternyata seorang wanita kasar dan sangat arogan.Wajahnya yang lemah lembut berbanding terbalik dengan sikapnya yang kasar dan kejam,dia tidak menyangka ternyata selama ini istrinya menyimpan sikap yang sangat menakutkan.
"Berani sekali dia melakukan ini kepadaku." Ucap Kevin.
*****
Hanna terlihat menyusun semua barang-barang mereka,hari ini dia akan pindahan kerumah yang sudah di dapatnya kemarin.Sebelum mobil yang mengangkat barang-barangnya datang Hanna berjalan menuju warung lalu dia permisi kepada tukang jualannya karna selama ini hannya wanita itu dan Bu RT yang bersikap baik kepadanya.
"Kamu kenapa pindah Hanna,apa karna tetangga-tetangga disini sering bergunjing kepadamu hingga kamu nekat pindah?" tanya yang punya warung,dan pada saat itu Ahmad dan dua pengawalnya lewat persis dari depan warung dan Hanna melihatnya,anehnya mereka bertiga seakan ketakutan melihat Hanna dan buru-buru meninggalkan tempat itu.Hanna mengabaikan sikap Ahmad dan kedua pengawalnya bahkan rasanya dia bersyukur karna ternyata pria itu sudah tobat.
"Ya begitulah Bu,aku tidak tahan mendengar gunjingan orang-orang sini." Jawab Hanna santai.
Akhirnya mobil yang di tunggu Hanna datang, dan kebetulan pada saat itu jam pulang sekolah Hanna mampir untuk sekalian membawa kedua adiknya.
"Kak apa rumah kita yang baru jauh dari sekolah kami?" tanya Puspa.
"Tidak dek,nga jauh kok." Jawab Hanna.Mobil membawa mereka dengan kecepatan sedang,karna kebetulan saat itu tidak ada macet perjalanan bisa berjalan lancar.
"Kak rasanya kami akan kewalahan jika rumah sama sekolah kami sejauh ini." Ucap Lisa.
"Nga papa dek,kalian pindah sekolah saja,doakan Kaka dapat rejeki banyak dan punya kerja lebih baik agar kalian bisa sekolah ditempat yang lebih baik." Jawab Hanna.Lisa dan Puspa terdiam,mereka sangat bersyukur karna punya Kaka yang begitu bertanggung jawab.
__ADS_1
Setelah melakukan perjalanan selama tiga puluh menit, akhirnya mereka sampai di rumah kontarakan mereka yang baru.
"Ini rumahnya kak?" Tanya Lisa mereka langsung turun dari mobil dan sangat senang melihat rumah yang jauh lebih baik dari kontrakan mereka yang lama.
"Iya ini kontrakan baru kita,apa kalian senang?"
"Senang dong kak." jawab Puspa lalu mereka berdua membuka pagar rumah dan masuk kedalam halaman.
"Wah kak sepertinya pekerjaan Kaka sangat bangus ya hingga kita bisa tinggal di rumah sebagus ini." Ucap Puspa,Lisa hannya mengangguk lalu meminta kunci rumah dan membuka pintu,rumah masih terlihat kosong karna barang-barangnya belum ada sama sekali.Hanna yang mendengar percakapan Kaka adik itu hannya menghela napas berat,dia merasa sangat berdosa,dia melakukan pekerjaan kotor hannya demi kedua adiknya.
Setelah supir pergi mereka bertiga sibuk mengambil pekerjaan masing-masing,rumah itu terlihat lebih besar karna terdapat tiga kamar tidur dan ruang tamu lumayan besar.
Setelah hari mulai gelap akhirnya pekerjaan mereka juga selesai Hanna menyuruh kedua adiknya untuk belajar sementara dia memasak untuk makan malam mereka.
[ Aku sedang di depan.] Hanna menoleh ke arah gawai nya yang terletak di meja kecil yang ada di dapur.Matanya terbelalak saat dia melihat nama yang tertera di bawah pesan itu.
[ Tuan maaf kami sudah pindah ke jalan kenanga nomor lima ] Hanna membalas pesan yang dikirim Kevin.Menunggu beberapa lama ternyata pesannya tidak berbalas akhirnya Hanna melanjutkan acara memasaknya.
Hanna menyajikan semua masakannya ke atas meja ada ayam kecap,ayah geprek dan juga ayam Asam manis.
Melihat adiknya masih belajar akhirnya dia menyempatkan diri untuk mandi,keluar dari kamar mandi dia sudah memakai daster dengan rambut digulung ke atas.Kecantikan alami Hanna semakin terlihat dan penampilannya yang dewasa membuat banyak orang yang tidak menyangka jika dia masih berumur muda.
Hanan mengambil ponselnya dan melihat beberapa panggilan dari Kevin,Lalu dia melihat pesan masuk yang ternyata dari Kevin.
[ Aku sudah di jln kenanga kamu di mana?]
__ADS_1
Hanna bergegas berlari keluar dari rumah dan dengan langkah berlari dia keluar dari gang ruangnya benar saja dia sudah melihat mobil Kevin terparkir di sebrang jalan.
**** bersambung*****