Sugar Baby Pria Beristri

Sugar Baby Pria Beristri
bab 23 ~ Nyaman ~


__ADS_3

Hanna menyebrangi jalan,lalu mendekati mobil Kevin dan membuka pintunya.Hanna menemui Kevin tampa memperhatikan penampilannya baju daster bunga-bunga dan rambut di gulung keatas persis seperti ibu-ibu tapi dari penampilannya itu kecantikan alaminya tidak berkurang sedikit pun.


Kevin menatap heran penampilannya Hanna sore ini,


"Ada apa dengan pakaian mu,kenapa kamu bisa berpenampilan kucel seperti itu kamu kehabisan uang?"Tanya Kevin,dia menatap Hanna dari atas kebawah.


"Maaf mas tadi aku habis masak nga sempat ganti baju sama sisir rambutku maaf ya mas." Ucap Hanna dia menundukkan kepala menyadari kesalahannya.


"Mas aku kembali ke kontrakan dulu,aku mau ganti pakaian." Ucap hanna.


"Sudahlah lebih baik kita kesana bersama,aku lagi malas keluar." Ucap kevin.akhirnya mereka keluar bersama dan berjalan menyebrangi jalanan.Sebenarnya Hanna ingin sekali bertanya kepada Kevin kenapa dengan wajahnya tapi Hanna sangat takut,dia tidak ingin Kevin berpikir yang tidak-tidak tentangnya.


Kevin mengikuti langkah Hanna memasuki rumah yang sangat tidak layak baginya,rumah kecil tampa perabotan,yang terlihat hannya sebuah televisi yang lumayan besar.


"Kalian tinggal disini?" Tanya Kevin memastikan


"Iya mas,dek salam omnya,ini namanya om Kevin,dan om ini yang sudah membantu kaka memberikan kerjaan." Ucap Hanna kepada Puspa dan Lisa karna dia tidak ingin kedua adiknya curiga dengan kehadiran pria itu.


"Halo om nama aku Lisa dan ini adik aku namanya Puspa." Ucap Lisa lalu mereka berdua menyalami tamu yang baru datang kerumahnya.Kevin begitu salut kepada Hanna yang mampu merawat kedua adiknya Tampa sosok orang tua mereka,kini dia baru sadar kenapa Hanna dewasa sebelum waktunya itu karna tuntutan hidup yang begitu keras kepadanya.


"Om kita makan malam bersama yuk," Ucap Puspa lalu menarik Kevin dan membawanya kebelakang,Kevin ingin sekali menolak ajakan anak kecil itu tapi rasanya dia tidak tega karna dia terlihat sangat antusias.Hanna yang seakan sadar dengan perubahan mimik wajah Kevin langsung menegur adiknya.


"Dek jangan seperti itu sama om,dia tidak biasa makan disembarang tempat." Ucap Hanna.Puspa langsung menunduk,wajahnya yang terlihat sedih Kevin langsung merasa tersentuh melihat Puspa yang menunduk.


"Sudah yuk jangan dengarkan kaka mu,kita makan bersama kebetulan om juga lapar." Ucap Kevin lalu membawa Puspa jalan bersama menuju dapur.Malam ini mereka makan begitu nikmat,entah kenapa Kevin merasa begitu tersentuh dengan apa yang dia dapat malam ini.Ini pertama dalam hidupnya merasakan kehangatan keluarga sederhana tapi bisa membuatnya merasa tersentuh.

__ADS_1


Setelah mereka selesai menikmati malam Hanna, membereskan meja makan dan langsung membersihkan seluruh piring kotor,dia membuatkan kopi untuk Kevin yang sedang duduk sambil menunggunya di meja.Sementara kedua adiknya telah kembali ke kamar untuk istrahat.


"M_mas Hanan bisa bertanya tidak?" Tanya Hanna,tampa menghentikan aktifitasnya membersihkan seluruh piring kotor yang belum dicucinya dari tadi sore.


"Hmm.." Jawab Kevin singkat.


"Maaf ya mas kalau Hanna terlalu lancang,tapi Hanna terus kepikiran,apa yang terjadi dengan wajahmu mas." Tanya Hanna,Kevin meletakkan ponsel yang ada di tangannya lalu mendekati Hanna dan berdiri persis di belakang Hanna.


"Kamu penasaran." Tanya Kevin persis di telinga Hanna membuat Tubun Hanna merinding secara tiba-tiba.Hanna menghentikan aktifitasnya lalu mencuci tangannya dan ingin berbalik ternyata Kevin sudah berada di belakanganya akhirnya...


"Kamu benar ingin tau apa yang terjadi dengan wajahku." tanya Kevin.


"I_iya mas,apa yang terjadi dengan wajah mu mas." tanya Hanna dengan gugup.


"Ma_maafkan aku mas,semua ini terjadi karna aku mas." ucap Hanna,suaranya terdengar gemetaran karna mungkin dia sangat merasa bersalah.


"Sudahlah aku juga akan menceraikan nya,dia sudah melewati batasnya,baru aku menyadari jika dia wanita yang sangat tempramental." Ucap Kevin,dia terlihat menghela napas berat.


"Mas maafkan aku."


"Sudahlah tidak usah kamu pikirkan, pernikahanku, dengannya sudah lama bermasalah,kamu tidak ada sangkut pautnya dengan masalah ini." Ucap Kevin seraya memberi penjelasan kepada Hanna agar tidak terlalu menyalahkan dirinya.


Malam semakin larut,Hanna terlihat sangat gelisah ingin mengusir Kevin dia merasa takut tapi jika dia terus menunggu pria itu matanya sudah tidak bisa di ajak kompromi.


"Apa kamu sudah mengantuk?"

__ADS_1


"Sudah mas." Jawab Hanna jujur.Akhirnya malam itu Kevin keluar dari rumah kontrakan Hanna,dan mencari hotel sekitaran lokasi itu dia begitu enggan untuk kembali kerumahnya karna tidak ingin bertemu dengan istrinya.


****


Bella berjalan menuju sebuah cafe,dia menemui seorang pria yang sudah menunggunya disana.


"Selamat pagi nyonya ada yang bisa saya bantu?" Tanya pria itu.Bella mengeluarkan sebuah Poto dari dalam tasnya dan memberikan kepada pria itu.


"Ini gambar suamiku,tolong selidiki dimana dia menyembunyikan wanita selingkuhannya,aku ingin kamu secepatnya memberikan kabar baik untukku." Ucap Bella lalu memberikan amplop berisi uang kepada pria itu.


"Baik nyonya,aku akan secepatnya memberikan kabar baik untukmu." Ucap pria itu sambil mengambil uang dan gambar Kevin.


Setelah Bella meninggalkan tempat cafe pria itu menatap gambar milik Kevin,


"Kurang apa sih bro istrimu hingga kamu menyelingkuhi nya juga,sudah cantik seksi,memiliki karir bagus,masak kamu mencari wanita lain lagi,begitulah para kaum berduit selalu merasa kurang." Ucap pria itu,Lalu kembali memasukkan gambar Kevin kedalam kantongnya dan keluar dari cafe.


Kevin terbangun dari tidurnya setelah dia mendengar beberapa kali panggilan di ponselnya,dia sangat kaget saat melihat jam sudah menunjukkan pukul sembilan pagi.


Kevin mengabaikan panggilan asistennya,rasanya dia sangat malas untuk berangkat ke kantor hari ini,akhirnya dia menonaktifkan ponselnya agar tidak ada yang menganggu nya sepanjang hari ini.


Kevin mencoba untuk kembali tidur tapi karna matanya tidak bisa tidur akhirnya dia berangkat kekantor dengan penampilan yang begitu berantakan.


Saat Kevin ingin memasuki gedung perusahannya tanpa sengaja dia melihat mobil hitam yang terparkir persis di depan gedungnya,Kevin merasa curiga dengan mobil itu karna jelas-jelas ada peraturan yang melarang kariawan memarkirkan mobilnya di depan itu.Karna dia sangat curiga dengan mobil itu,Kevin sengaja melewati mobil itu dan dia sangat aneh dengan orang yang berada di dalam mobil itu.


**** bersambung*****

__ADS_1


__ADS_2