System Menjadi Pria Sukses

System Menjadi Pria Sukses
System Sukses 131 Pergi Ke Markas Serigala Hitam


__ADS_3

Chapter 131


Malam ini rencananya Firman akan jalan-jalan sebentar bersama kelima kekasihnya secara bersamaan, hal itu dilakukan karena Firman akan pergi untuk beberapa waktu guna melaksanakan tugas sebagai seorang polisi.


Firman belum berbicara kepada para kekasihnya jika ia akan pergi untuk sementara waktu, karena bisa dijamin mereka pasti akan sedih tidak mengijinkan Firman untuk pergi.


Saat ini Firman sedang berada di ruang tengah rumahnya sembari menonton televisi ditemani cemilan ringan di tangan nya menunggu kelima kekasihnya datang pulang kerumah.


Tak lama kemudian datanglah Anggita bersama dengan Kalina yang baru pulang dari kantor padahal ini sudah jam 19.00 malam, sudah malam namun mereka masih saja bekerja.


Akhirnya kelima kekasih Firman telah berkumpul di rumah, mereka disuruh untuk berganti pakaian oleh Firman karena malam ini Firman akan mengajak mereka untuk makan malam romantis bersama.


Ya...Meskipun itu makan malam bersama namun mereka senang lantaran bisa makan malam romantis bersama dengan Firman, mereka juga sadar harus berbagi karena mencintai seorang pria yang memiliki banyak wanita.


Setelah menunggu kurang lebih satu jam, kelima kekasih Firman keluar menemui Firman yang sudah menunggu di depan rumah dengan mobil yang sudah disiapkan untuk mereka menuju tempat makan malam.


Firman terpana melihat kecantikan kelima kekasihnya yang begitu indah, mungkin bila ada orang yang melihat mereka pasti akan bingung membedakan antara manusia atau bidadari sanking cantiknya.


Rina menggunakan dres langsung berwarna merah yang senada dengan aksesoris bando di kepalanya yang membuat kesan imut pada dirinya, namun tonjolan besar di bagian dada yang terlihat membuat kesan dewasa juga terasa pada diri Rina.


Sementara Ika dan juga Jia Li menggunakan busana senada berwarna merah yang terlihat sangat seksi lantaran memperlihatkan dengan jelas lekuk tubuh indah milik mereka berdua, bagian belakang punggung gaun tersebut terbuka menampakan kulit mulus bagai air yang mengalir serta bagian depan dada yang seperti memberontak ingin keluar.


Gaun mereka semua memang terlihat sangat terbuka namun itu hanya ditujukan untuk Firman sang kekasih saja, mana mungkin mereka sudi tubuhnya dipandang pria lain selain sang kekasih.


Sedangkan untuk pasangan adik dan kakak, Anggita dan Kalina menggunakan baju yang sama yaitu sebuah gaun malam dengan warna merah senada dengan yang lainya.


Gaun itu menampilkan keindahan tubuh mereka berdua dengan sangat jelas, bagian punggung yang terbuka lalu atasan tanpa lengan dengan bagian depan yang sedikit terbuka menampilkan lembah yang sangat menggoda ingin dinikmati.


Tak lupa juga bagian bawah gaun Anggita dan Kalina yang menjuntai hingga kebawa menyentuh lantai, namun ada seperti sebuah sobekan yang ada di sisi kanan gaun dari bawah hingga ke atas paha mereka yang menambah kesan seksi pada diri mereka semakin kuat.


"Kalian sengaja menggoda ku ya?" ujar Firman tersenyum melihat kelima kekasihnya tersebut.

__ADS_1


Kelima kekasih Firman memerah wajahnya karena niat tersembunyi mereka telah diketahui oleh Firman, "Hehehe...Ini ide kak Ika, sayang..." balas Jia Li yang wajahnya sudah sangat malu karena tidak biasa menggunakan pakaian feminim seperti itu.


Firman melihat kearah Ika yang langsung mengalihkan pandangannya ke arah lain, "Huh...Jangan ajarkan hal-hal yang aneh kepada saudari mu," ucap Firman.


"Baiklah, aku hanya sedikit mengajari mereka cara untuk membahagiakan kamu sayang hehehe..." balas Ika tertawa.


"Ya...Terserah kamu saja, baiklah ayo kita berangkat." mereka semua masuk kedalam mobil milik Anggita yang muat untuk mereka berenam.


Firman menyetir di depan dan di sampingnya ada Ika, sedangkan yang lainnya ada dibangku belakang sebagai penumpang, mobil melaju menuju tempat yang telah Firman persiapkan untuk malam ini.


Mereka akan menuju ke sebuah tempat yang berada di salah satu hotel milik Firman, hotel tersebut termasuk hotel paling mahal di kota ini bahkan sangat terkenal di kalangan orang kaya sebagai hotel surga sangking bagusnya hotel tersebut.


"Sayang, kita mau kemana malam ini?" tanya Anggita yang belum mengetahuinya.


"Kita makan malam di hotel milikku, nanti aku juga ingin membicarakan sesuatu dengan kalian," jawab Firman terus fokus menyetir.


...........


Firman memarkirkan mobilnya di depan lobi hotel lalu turun dari mobil disusul dengan para kekasih Firman yang ikut turun dari mobil berjalan di samping Firman.


Mereka berjalan berdampingan di samping kiri dan kanan Firman, para pelayan yang semuanya perempuan menyambut kedatangan mereka di sana dengan sangat baik dan hormat mengingat Firman yang merupakan pemilik hotel tersebut.


Para pelayan memang isinya hanya para perempuan karena itu sudah aturan di sini, paling hanya pimpinan pelayan, juru masak, dan juga penjaga keamanan saja laki-laki yang bekerja di hotel tersebut.


"Ayo masuk," ucap Firman.


Mereka lalu masuk dan duduk di sebuah tempat yang ada di ruangan khusus berhadapan langsung dengan pantai yang indah membuat suasana menjadi semakin romantis.


Tak lama kemudian pelayan datang sambil membawakan makanan yang akan mereka santap pada malam hari ini di tempat yang indah tersebut.


Setelah selesai menyajikan makanan nya pelayan pamit undur diri lalu Firman dan para kekasihnya mulai menyantap makanan mereka dengan diselingi candaan kecil untuk membuat suasana menjadi lebih hidup.

__ADS_1


Di tengah waktu makan Firman juga menyuapi para kekasihnya satu persatu dengan penuh kasih sayang yang membuat kelima kekasih Firman merasa sangat bahagia diperlakukan seperti itu olehnya.


Hingga makan malam mereka pun habis dan dilanjutkan dengan bersantai sembari duduk di tepi pantai menikmati deburan ombak yang menyapu pantai di malam hari.


"Kamu mau ngomong apa? Tadi katanya mau bicara sesuatu," ujar Anggita baru ingat.


"Aku ingin meminta ijin kepada kalian untuk pergi beberapa waktu, aku pergi untuk menjalankan tugas dan pekerjaan," jawab Firman yang seketika membuat kelima kekasihnya menatap ke arahnya dengan tatapan sedih.


"Kamu mau kemana memangnya?" tanya Rina yang sedang duduk dipangkuan Firman sedari tadi.


"Aku akan menjalankan tugas untuk mengungkap jaringan mafia yang menyebarkan obat terlarang di sini," jawab Firman.


"Kamu gak boleh pergi!" seru Rina memeluk tubuh Firman erat untuk mencegah kekasihnya tersebut pergi darinya.


Firman tersenyum melihat kelakuan Rina yang sangat manja padanya hingga tak rela harus ditinggalkan meski hanya sebentar saja.


"Sudah lah Rin, lagipula sayang juga pasti berjanji akan kembali dengan selamat kan," ujar Ika yang mencoba bersikap tegar meski hatinya juga merasa sakit jika ditinggal Firman nanti.


Setelah beberapa lama membujuk Rina, akhirnya Rina mengijinkan Firman pergi meskipun dengan beberapa syarat yang harus dipenuhinya.


Setelah selesai dengan Rina, Firman melihat kearah Kalina yang baru menjadi kekasihnya beberapa hari ini, tampak dari raut wajah Kalina sedang sedih memikirkan Firman.


Firman menghampiri Kalina lalu mengangkatnya duduk diatas pangkuan dirinya, Kalina terkejut saat tubuhnya diangkat oleh Firman tapi kemudian merasa nyaman hingga menyandarkan tubuhnya di dada Firman.


Chup...


Ciuman mesra penuh kasih sayang dan cinta dilakukan oleh Firman kepada Kalina, mereka berciuman lumayan lama karena itu merupakan ciuman pertama Kalina dan juga ciuman perpisahan sebelum Firman pergi.


Setelah selesai berciuman dan memberikan beberapa service kecil kepada para kekasihnya, Firman mengantar mereka pulang kerumah sampai masuk kedalam.


Firman pergi keluar kembali setelah selesai melihat kekasihnya tidur di kamar masing-masing, ia pergi menggunakan mobil supra miliknya ke markas Serigala Hitam di saat tengah malam.

__ADS_1


Sebelum menuju markas Serigala Hitam, Firman menghubungi Yudi dan Karmila agar datang ke sana juga karena ini ada hubungannya dengan mereka berdua.


__ADS_2