
Chapter 47
Pagi pun tiba dengan matahari yang menyinari sebagian bumi membangunkan orang orang yang masih tertidur.
Firman membuka matanya saat cahaya matahari memasuki kamarnya melalui sela sela jendela.
Saat bangun pemandangan pertama yang dilihat Firman adalah seorang wanita yang cantik dengan tubuh dewasanya dan juga ditambah tidak mengenakan pakaian sama sekali hanya ditutupi selimut saja.
Firman tersenyum melihat gurunya yang saat ini sudah menjadi kekasih keduanya, Firman mencium kening Ika dengan lembut lalu melepas pelukannya perlahan lahan agar tidak membangunkan Ika yang terlihat kelelahan akibat permainan mereka semalam.
Bangun lalu memakai celana dan mengambil handuk untuk bersiap mandi membersihkan tubuhnya yang terasa pegal pegal.
Firman mandi lalu setelah mandi kembali ke kamar untuk mengganti pakaian nya dan lanjut membuka laptopnya sembari ditemani segelas kopi.
Karena jam masih menunjukan pukul 05.00 pagi jadi Firman masih sempat untuk sedikit menyelesaikan pekerjaan nya yang sering tertunda.
Saat membuka laptop nya dan melihat lihat file yang ada didalamnya, Firman menemukan file yang asing baginya.
Lalu karena penasaran akhirnya Firman membuka File tersebut untuk melihat apakah isi didalamnya.
Dan setelah dibuka ternyata isi file itu adalah berbagai dokumen berbentuk file digital sebuah perusahaan sangat besar yaitu TEKNA CORPORATION.
Firman sudah pasti sangat kaget saat melihat ada file dari perusahaan yang sangat besar itu ada di laptopnya, apalagi di sana tertulis bahwasanya perusahaan itu adalah atas nama Firmansyah.
'Apa maksudnya semua ini!? Perusahaan sebesar ini bagaimana bisa jadi atas namaku?' Firman tentu saja sangat bingung dengan apa yang terjadi saat ini.
'System apa kamu tahu semua ini?' Tanya Firman dalam pikirannya kepada System.
[Ding......Kemarin Host Telah Menyelesaikan Misi Tersembunyi Membongkar Keburukan Kepala Polisi.....
Dan Perusahaan TEKNA CORPORATION Sebagai Hadiah Misi Untuk Host...
Host Mendapatkan Hadiah Non Skill Karena Memang Hadiah Dari Misi Tersembunyi Beragam Bentuknya.]
'Ohh seperti itu, baguslah jadi kekuatan dan kekayaan ku makin bertambah.' Ucap Firman merasa sangat senang.
Tring.....Tring.....
Tidak lama kemudian handphone Firman berbunyi lalu Firman melihat siapa yang menelpon, ternyata di handphone nya yang menelpon adalah nomor asing.
"Halo." Ucap Firman menjawab telepon tersebut.
"Halo tuan, maaf apakah betul ini dengan tuan Firmansyah?" Tanya orang yang ada di seberang sana seperti seorang perempuan.
__ADS_1
"Iya benar itu saya." Jawab Firman.
"Ada apa ya?" Tanya Firman penasaran.
"Maaf tuan sebelumnya perkenalkan nama saya Anggita, saya adalah mantan pemilik atau CEO perusahaan TEKNA CORPORATION.
Tujuan saja menghubungi anda karena ingin mengkonfirmasi tanda pemindahan kepemilikan perusahaan kepada atas nama tuan Firmansyah." Ucap penelpon yang adalah Anggita, mantan CEO perusahaan yang didapatkan Firman.
"Oh baiklah, jadi maksudnya ingin bertemu membahas masalah ini seperti itu maksudmu?" Tanya Firman.
"Benar tuan, kita akan bertemu di salah satu restoran nanti alamatnya akan saya kirim kepada anda, dan waktu untuk ketemuan itu terserah anda tuan.
Nanti saya akan membawa berkas berkas untuk anda tanda tangani sebagai bukti pemindahan kepemilikan." Jawab Anggita menjelaskan.
"Baiklah, nanti sore kita bertemu, aku mau bertanya terlebih dahulu, bagaimana perusahaan mu bisa berganti dengan atas nama diriku?" Pertanyaan Firman yang terkesan aneh bagi Anggita yang mendengarnya.
"Ee....Maaf apakah tuan lupa telah membeli semua saham perusahaan kita?" Anggita bertanya dengan nada yang keheranan.
"Aku lupa jadi coba jelaskan dari awal pembelian itu terjadi." Ucap Firman yang sebenarnya hanya penasaran bagaimana System bisa mendapatkan perusahaan yang sangat besar tersebut.
Sementara itu di pikiran Anggita saat ini merasa aneh kepada Firman, bagaimana mungkin bisa lupa dengan pembelian yang nominal angkanya bisa mencapai ratusan miliar, pemikiran orang kaya memang berbeda itulah pikir Anggita.
"Begini tuan akan saya jelaskan, jadi seseorang yang mengaku sebagai asisten tuan Firman menghubungi saya, dia berkata ingin membeli semua saham perusahaan saya dengan harga tinggi.
Firman yang mendengar nominal yang digunakan untuk membeli semua perusahaan TEKNA mencapai puluhan triliun menjadi sangat kaget.
Memang sudah sangat wajar sebuah perusahaan yang memiliki puluhan anak perusahaan dan juga ribuan pekerja pasti memiliki nominal yang sangat tinggi.
Perusahaan yang bernilai Milyaran saja itu sudah sangat besar, apalagi yang bernilai hingga puluhan triliun.
Makanya tidak heran perusahaan TEKNA CORPORATION menjadi salah satu perusahaan produsen teknologi terbesar di negara bahkan sampai dunia.
"Baik terima kasih." Ucap Firman lalu menutup telpon nya.
'Apa apaan harga itu!! Sungguh tidak masuk akal.' Firman masih belum percaya dirinya mendapat perusahaan yang sangat amat besar.
Dengan cepat Firman langsung membuka laptopnya dan mencari informasi tentang perusahaan TEKNA untuk lebih mengenal perusahaan tersebut.
Dan banyak sekali fakta yang membuat Firman seakan ingin melayang sangat tinggi karena merasa beruntung.
Fakta fakta tersebut antara lain adalah perusahaan TEKNA ternyata masih memiliki beberapa anak perusahaan yang bergerak diberbagai bidang salah satunya ialah perusahaan Firman sebelumnya yaitu FEMA CORPORATION ternyata adalah salah satu anak perusahaan dari TEKNA.
Belum lagi nilai saham TEKNA yang selalu menduduki nomor satu di pasar modal Asia bahkan sampai mengalahkan perusahaan perusahaan besar yang berasal dari negara negara Asia bagian barat yang rata rata sangat pintar berbisnis.
__ADS_1
Uhh.....
Tiba tiba Ika terbangun karena suara Firman saat menelpon tadi membangunkanya.
Ika langsung membuka matanya lalu duduk sebentar sebelum terbengong dengan perasaan kaget campur takut karena melihat tubuhnya tanpa sehelai pakaian sama sekali.
Namun saat melihat kesamping dan ada Firman yang sedang sangat fokus mengerjakan proyek game nya, Ika menjadi lebih tenang.
Ika mencoba mengingat ingat kejadian semalam yang membuatnya jadi sangat malu bagaimana mungkin seorang guru sepertinya bertindak seperti itu.
"Sudah bangun?" Tanya Firman yang masih fokus di depan komputer PC nya.
"Sudah." Jawab Ika mencoba bangkit tapi tidak bisa.
Auu.....
Shh....
Ika merintih kesakitan dibagian bawahnya karena ulah Firman semalam yang membombardir dirinya sampai berjam jam lamanya.
Firman yang melihat Ika kesulitan bangun pun membantunya bangun lalu mendudukan Ika di kursi kerjanya agar Ika sedikit lebih rileks.
Ika hanya menggunakan selimut Firman saja sebagai pembungkus tubuhnya yang seksi polos tanpa pakaian sama sekali.
"Kamu lagi kerja ya?" Tanya Ika melihat Firman duduk di kursi plastik sampingnya sembari mengerjakan proyek game buatannya.
"Iya." Jawab singkat Firman terus fokus pada PC nya.
"Memangnya lagi ngerjain apa?" Tanya Ika penasaran karena dirinya sendiri pusing saat melihat banyak sekali huruf angka yang entah apa bentuknya, padahal dirinya guru komputer tapi tidak mengerti hal tersebut.
"Aku sedang mengerjakan proyek membuat game untuk produk pertama perusahaan nanti bersama Paman Rudi." Jawab Firman.
"Ohh kamu kerja sama dengan Om Rudi Papa nya Rina?" Tanya Ika.
"Iya." Jawab Singkat Firman.
Lalu Firman terus didepan komputer nya hingga jam menunjukan pukul 06.00 waktunya sekolah.
Ika sendiri masih saja berada di kursi dengan keadaan hanya ditutupi selimut, Firman hanya bisa geleng geleng kepala melihat tingkah kekasih barunya tersebut yang ternyata tertidur saat menemani Firman bekerja.
*Jangan lupa like dan dukungan nya teman teman.
*Hari ini agak lelah jadi up 3 dulu, karena harus nulis lagi untuk cerita yang satu juga.
__ADS_1
...Terima Kasih...