System Menjadi Pria Sukses

System Menjadi Pria Sukses
System Sukses 91 Bertemu Serigala Dan Mencapai Puncak Gunung


__ADS_3

Chapter 91


Perjalanan pendakian yang dilakukan Firman yang ditemani oleh Jia Li berjalan dengan lancar, meskipun kadang ada sedikit kendala seperti bertemu hewan liar yang berada di hutan pegunungan.


Seperti saat ini mereka berdua tengah dikejar seekor binatang liar yaitu serigala hutan yang mengejar mereka untuk dijadikan mangsa makanan nya.


Jia Li terlihat ketakutan pada saat melihat serigala itu mengejarnya, Jia Li yang sebelumnya memang tidak pernah melihat binatang liar langsung dari alam alhasil ia menjadi takut saat melihatnya langsung.


"Tenang saja, itu hanya serigala kecil." ucap Firman untuk menenangkan Jia Li yang ketakutan.


"Serigala kecil apanya hah!! Lihat saja besarnya hampir seperti tubuhku!" ucap Jia Li tampak kesal dengan perkataan Firman yang menganggap enteng serigala tersebut.


Tapi setelah melihat aksi Firman berikutnya membuat Jia Li terbengong memandangnya. Firman berhasil membuat serigala itu jinak dengan cara melakukan beberapa hal yang membuat si serigala menjadi nyaman hingga bisa jinak dibawah kendali Firman.


"Bagaimana kamu melakukanya?" tanya Jia Li sangat penasaran cara Firman melakukan hal tersebut.


"Aku hanya membuat serigala itu merasa nyaman kepadaku." jawab Firman singkat sambil terus memperhatikan serigala tersebut.


Jia Li yang melihat interaksi antara Firman dengan serigala tersebut menjadi penasaran ingin mencoba menyentuh serigala itu, tapi karena rasa takutnya membuat Jia Li tidak berani melakukanya.


"Apakah kau ingin menyentuhnya? Silahkan saja, tapi lakukan gerakan yang lembut karena hewan seperti dia ini sangat benci saat kita perlakukan dengan kasar." Firman melihat Jia Li yang ingin menyentuh serigala itu tapi merasa takut, jadi Firman menunjukan cara yang tepat untuk membuat serigala itu jinak.


"Ta...Tapi aku takut." ucap Jia Li menjauhkan tubuhnya dari serigala itu.


"Untuk apa merasa takut, lakukan saja perlahan lahan." ucap Firman membuat Jia Li menjadi sedikit menghilangkan rasa takutnya.

__ADS_1


Lalu Jia Li pun turun dari gendongan Firman karena memang sejak awal perjalanan tadi pagi ia selalu berada pada gendongan Firman tidak mau lepas darinya.


Perlahan lahan Jia Li mulai memberanikan dirinya untuk menyentuh bulu serigala tersebut, saat tangan nya sudah menyentuh bulu serigala itu Jia Li merasa senang.


Jia Li berhasil mengalahkan rasa takutnya yang membuat Jia Li bahagia sampai sampai terus mengelus bulu binatang yang bisa dikatakan hewan buas tersebut.


Serigala selalu keluar mencari mangsa pada malam hari, sangat jarang bisa menemuinya pada siang hari seperti ini, walaupun memang sekarang hari sudah sore menjelang malam yang biasanya aktivitas berburu para binatang malam akan dilakukan.


"Firman, lihat bulunya lembut sekali." ucap Jia Li tertawa senang.


Firman hanya tersenyum saat melihat Jia Li bahagia hanya dengan menyentuh seekor serigala, setelah puas bermain dengan serigala itu mereka kembali melanjutkan perjalanan yang saat ini Jia Li berjalan sendiri karena sudah tidak terlalu merasa sakit pada area bawah tubuhnya.


Perjalanan mereka berlanjut hingga tengah malam sampailah Firman dan Jia Li di puncak gunung yang lumayan tinggi tersebut, banyak tenda tenda para pendaki lainya yang ada di sebuah tempat yang cukup luas untuk camping.


Sedangkan Firman dan Jia Li lebih memilih untuk membuat tenda agak menjauh dari keramaian tepatnya di sebuah tempat yang ada di bawah pohon besar, tempat itu dipilih Firman karena melihat tempat itu sangat pas jika digunakan untuk menikmati matahari terbit pagi nanti.


Ternyata kemampuan masak Jia Li cukup bagus juga, walaupun hanya memasak sayuran daun yang mereka dapatkan saat perjalanan mendaki tadi, tapi itu sudah cukup untuk menahan rasa lapar yang mereka berdua rasakan.


Firman lupa membawa bekal makanan sedangkan Jia Li bekal makanannya telah habis karena tersesat, jadilah mereka memanfaatkan apa yang ada di alam, untungnya Firman mempunyai keahlian bertahan hidup dialam.


"Sayang, makanan nya sudah jadi, ayo kita makan terlebih dahulu." ucap Jia Li memanggil Firman yang baru selesai memasang tendanya.


Jia Li memanggil Firman sayang karena merasa asing jika terus memanggil Firman dengan sebutan nama saja, Jia Li juga tampak sangat nyaman saat memanggil Firman dengan sebutan sayang yang menandakan hubungan mereka sepasang kekasih.


"Baik." jawab Firman laku duduk di samping Jia Li yang membawa makanan untuk mereka berdua.

__ADS_1


Mereka berdua makan bersama sama sembari menikmati suasana malam di tengah hutan atas puncak gunung tersebut, suara suara binatang saling bersahutan menemani malam indah mereka.


Jia Li duduk di pangkuan Firman dan meminta Firman untuk menyuapinya makanan dengan tingkah manjanya membuat Firman menuruti kemauan wanita tersebut untuk membuatnya merasa senang.


Setelah selesai makan dan membereskan bekas makanan nya, Firman mengajak Jia Li untuk pergi istirahat agar besok bisa bangun lebih awal untuk menikmati matahari terbit yang sangat indah.


Tapi justru pada saat mereka memasuki tenda dan Firman menutup tendannya, tiba tiba Jia Li mencium bibir Firman dengan ganas penuh dengan gairah hasrat yang besar.


Firman membalas ciuman tersebut dan merapun saling berciuman beberapa saat hingga Firman melepaskan ciuman tersebut sambil mengusap bibir Jia Li yang terdapat sisa air liur bekas ciuman mereka.


"Aku mau lagi seperti yang semalam, tolong ya sayang ~ " ucap Jia Li memohon pada Firman untuk kembali melakukan hal panas seperti yang dilakukannya kemarin malam.


"Tidak, kita harus istirahat agar besok bisa bangun lebih awal." jawab Firman menolaknya.


"Aku mohon...Tolong ya...." Jia Li masih terus berusaha untuk membujuk Firman tetapi selaku ditolak olehnya.


"Tidak untuk sekarang, jika kau memaksa aku tidak akan menyentuhmu selama sebulan penuh." ucap Firman tegas agar tidak terus terusan di mintai hal tersebut oleh Jia Li.


Pada akhirnya Jia Li harus pasrah tidak dapat melakukan apa yang diinginkannya bersama dengan Firman, tetapi itu juga membuat Jia Li merasa senang karena Firman ternyata tidak menginginkan tubuhnya.


Padahal mungkin jika itu adalah laki laki lain bisa dipastikan Jia Li akan langsung dimakan habis habisan olehnya, tapi hal yang tidak diketahui oleh Jia Li adalah Firman menolaknya bukan karena tak mau.


Tapi karena Firman sendiri merasa sangat lelah saat mendaki gunung yang terjal dan juga harus menggendong Jia Li sampai setengah perjalanan hal itulah yang membuat Firman menolak berhubungan badan untuk saat ini.


Alasan lainya karena takut membuat Jia Li merasakan sakitnya kembali, lebih baik untuk menunggu beberapa saat agar bagian bawah tubuh Jia Li bisa menerima Firman sebagai pemiliknya.

__ADS_1


*Jangan lupa like dan dukungannya teman teman.


...Terima Kasih...


__ADS_2