System Menjadi Pria Sukses

System Menjadi Pria Sukses
System Sukses 56


__ADS_3

Chapter 56


Keesokan harinya Firman bangun dari tidurnya lalu pergi mandi setelah itu berganti pakaian, lalu bersih bersih ruangan kamar kontrakan nya.


Setelah selesai bersih bersih Firman langsung duduk di tempat biasa ia bekerja di depan PC nya.


Saat Firman ingin memulai membuka PC nya tiba tiba Firman teringat dengan misi harian yang bisa mendapatkan hadiah tanpa adanya hukuman.


"System, apakah misi harian masih ada?" Tanya Firman.


[Ding.....Misi Harian Selalu Ada Setiap Hari Host.]


"Baguslah, saatnya mencari hadiah gratis." Ucap Firman lalu mulai memakai sepatu olahraganya untuk bersiap siap.


Setelah selesai Firman keluar dari kamar Kontrakanya, tidak lupa juga Firman semalam menaruh motornya di depan kamar kontrakan.


Tampak saat Firman keluar dari kamar kontrakan nya ada banyak tetangga samping kontrakan yang heran melihat motor mahal di depan kamar Firman.


"Ada apa ini, rame banget kalian." Tanya Firman heran.


"Itu motor siapa Firman?" Tanya ibu pemilik kontrakan.


"Ohh itu motor saya bu, iya juga sekalian saya besok mau pamit buat pergi ke rumah yang udah saya beli." Jawab Firman.


Semua orang yang ada di sana tampak kaget saat mendengar jawaban dari Firman yang sangat mengejutkan.


Mereka tahu jika Firman selama ini hanya bekerja paruh waktu itupun paling hanya sesekali saja tidak setiap hari.


Mana mungkin bekerja paruh waktu gajinya bisa membeli motor bahkan rumah yang harganya milyaran.


"Kamu beneran Firman? Emang kamu udah ada kerjaan sekarang?" Tanya Yudi, salah satu tetangga Firman yang lumayan dekat dengannya.


"Iya bang, saya sudah ada kerjaan dari lama. Kerjaan usaha buat sendiri jadi masih merintis." Jawaban Firman membuat mereka sangat kagum pada sosok Firman yang sudah bekerja sedari muda.


"Kalian mau kerja juga gak? Kebetulan kantor perusahaan ku yang baru butuh pekerja buat di sana. " Ucap Firman menawarkan mereka pekerjaan.


Sudah bisa ditebak mereka semua setuju dan sangat senang bisa mendapat pekerjaan yang lebih layak lagi.


"Yaudah besok kalian siap siap nanti pergi aja ke alamat ini, nanti di sana ada asisten ku buat nunjukin pekerjaan untuk kalian." Ucap Firman.


"Untuk bang Yudi aku khususkan bekerja sebagai asisten ku di perusahaan nanti, aku gak bisa hanya fokus mengurus satu usaha jadi nanti aku serahkan pada bg Yudi urusan di kantor." Lanjut Firman menjelaskan.


"Siap bos, terima kasih sudah kasih kami kerjaan. Aku sudah 3 tahun menganggur akhirnya dapat pekerjaan hahaha." Jawab Yudi merasa bahagia.


Akhirnya merekapun bubar dan hanya menyisakan Firman dan Yudi saja yang mengobrol sedikit mengenai perusahaan barunya.


"Ini bang, flashdisk ini isinya proyek perusahaan yang akan aku buat nantinya.


Ini aku percayakan pada abang untuk memprosesnya karena abang kan lulusan teknik komputer jadi pasti paham tentang hal ini.

__ADS_1


Aku tidak mau ada kesalahan apalagi pengkhianatan, abang tahu sendiri kan aku gimana." Ucap Firman dengan santai tetapi itu membuat Yudi menelan ludahnya ngeri mendengar ancaman Firman.


"I...Iya siap." Jawab Yudi lalu pergi dari sana.


…………


Firman pun melanjutkan olahraga nya dengan pertama tama berlari terlebih dahulu menuju taman yang jaraknya cukup untuk menyelesaikan misi lari.


Sesampainya di taman Firman lalu mulai push up, sit up, dan lain lain hingga misi selesai.


[Ding.....Misi Harian Telah Dilaksanakan....


Hadiah :Skill Segala Bahasa Tingkat Tinggi.


Apakah Host Ingin Memasang Skill Hadiah?]


"Langsung pasang saja System." Ucap Firman.


[Ding.....Memasang Skill Hadiah Dimulai......


Memasang Skill Bahasa Tingkat Tinggi.....


20%.......


40%........


60%..........


100%..........


Skill Bahasa Tingkat Tinggi Telah Terpasang.]


Kemudian berbagai hal yang berhubungan dengan bahasa diseluruh dunia masuk kedalam otak Firman.


Tidak hanya untuk memahami orang berbicara, tetapi skill ini juga bisa menulis maupun membaca bahasa asing dengan sangat lancar.


"Skill yang berguna saat keluar negeri." Ucap Firman.


Kemudian saat Firman ingin pergi, ia melihat ada sebuah kejadian kejahatan di sebuah lorong gang yang kecil dekat kontrakanya.


Firman melihat jika itu adalah seorang gadis yang sedang ditarik paksa oleh seorang laki laki besar dengan sangat kasar.


"Tolong.......Lepasin aku.....Tolong......" Teriakan gadis tersebut meminta tolong.


"Udahlah, kamu nurut aja lagian keluarga kamu sudah memberikanmu padaku hahaha." Ucap laki laki yang memegangi gadis tersebut.


Firman tak tinggal diam melihat kejadian ini, apalagi nampak si gadis pakaian bagian atasnya telah terbuka dan hanya menyisakan pakaian bagian dalamnya saja yang ia tutupi sekuat tenaga menggunakan tanganya.


"Berhenti, jangan berbuat macam macam di sini." Ucap Firman datang untuk menyelamatkan gadis tersebut.

__ADS_1


"Firman!!" Ucap gadis itu mengenali Firman.


"Karmila!" Ternyata gadis yang akan menjadi korban pelecehan itu adalah Karmila teman sekolah Firman.


"Siapa kau!? Ngapain ngurusin masalah orang, pergi kau sana sebelum ku habisi di sini!!" Ucap laki laki yang hendak melecehkan Karmila.


Firman langsung menerjang laki laki itu dengan tendangan yang sangat kuat hingga membuat laki laki itu terpental jauh hingga menabrak dinding sangat keras.


Agh.....


"Kurang ajar!!" Ucap laki laki itu berdiri kembali.


Karmila langsung berlari ke arah Firman dan berlindung di belakangnya.


[Ding.....Misi Telah Terdeteksi.....


Misi :Menyelamatkan Karmila.


Hadiah :Skill Pembunuh Bayaran Tingkat Tinggi.


Hukuman :System Non Aktif Selamanya.]


Suara notifikasi terdengar di pikiran Firman yang membuatnya tambah semangat untuk menghajar laki laki yang akan melecehkan Karmila itu.


"Kau jangan ikut campur, ini urusanku dengan wanita itu. Orang tua wanita itu telah memberikan gadis itu padaku untuk membayar hutang.


"Aku peringatkan padamu jangan ikut campur karena aku Andi Gunawan tuan muda dari keluarga Gunawan tidak akan mengampunimu jika ikut campur urusanku!!" Ancam laki laki tersebut yang bernama Andi.


Saat mendengar nama Andi Gunawan, Firman langsung teringat pada cerita Rina bahwa dirinya pernah disukai oleh seseorang bernama Andi dari keluarga Gunawan.


Tetapi Rina selalu menolak karena tahu kelakuan Andi yang hanya bermain main saja dengan wanita dan hanya bisa bersenang senang tanpa bisa bekerja.


Mengetahui laki laki di depannya bernama Andi, membuat darah kemarahan Firman semakin menjadi jadi.


Andi sudah berani bertindak diluar batas dulu saat mengejar Rina dan sekarang malah ingin melecehkan Karmila.


Firman langsung menatap Andi tajam dengan kemarahan terpancar jelas dari sorot tajam matanya.


Andi yang melihat ada jejak kemarahan yang terpancar di mata Firman membuatnya sedikit takut.


Apalagi saat melihat tendangan Firman tadi, Andi tahu jika Firman bukan seorang yang sembarangan.


Maka dari itu Andi tidak mau gegabah langsung menyerang Firman dan mencoba menyusun rencana untuk mengalahkan Firman dengan mudah.


'Laki laki ini sangat kuat kelihatanya, jika aku langsung maju dan menyerangnya maka aku bisa saja langsung dihajar habis habisan olehnya, sekali tendang saja aku langsung terpental.' Batin Andi mencoba mencari kesempatan.


Firman yang melihat Andi hanya diam menjadi kesal dan langsung maju lebih dulu untuk menyerang Andi.


*Jangan lupa like dan dukungan nya teman teman.

__ADS_1


...Terima Kasih...


__ADS_2