System Menjadi Pria Sukses

System Menjadi Pria Sukses
System Sukses 46


__ADS_3

Chapter 46


Kegiatan panas Ika dan Firman terus berlanjut hingga Ika sudah ingin lebih dari sekedar pemanasan.


Secara tiba tiba Ika langsung membalikan tubuhnya dan sekarang dirinya berada diatas tubuh Firman.


Firman hanya diam saja saat Ika menjelajah setiap sudut tubuhnya tanpa terkecuali, celana Firman pun sudah dilepas oleh Ika dengan sangat cepat.


Setelah melepas celana Firman dan hanya tinggal bagian dalam saja, Ika bisa melihat sebuah benda besar dari balik kain yang menutupinya.


Ika yang penasaran pun menyentuhnya secara perlahan lahan menggunakan jari jari lembutnya yang membuat Firman menahan suara kenikmatan nya agar tidak bocor.


"Besar sekali....." Ucap Ika setelah membuka penutup terakhir.


Ika langsung membuka penutup terakhir yang melindungi aset Firman dan dapat dilihat dengan sangat jelas sebuah benda yang besar berdiri tegak seakan menantang untuk berperang.


Ika lalu memainkan benda itu dengan menggunakan tangan nya secara perlahan lahan.


Firman yang dari tadi hanya diam saja menikmati permainan Ika seketika tersadar bahwa tindakan mereka saat ini tidak seharusnya dilakukan, apalagi Firman memiliki seorang kekasih yaitu Rina.


"Berhenti!!" Ucap Firman membuat Ika langsung menghentikan aksinya lalu menatap Firman bingung.


"Berhenti, tidak seharusnya kita melakukan ini, kamu guru dan aku murid, aku juga memiliki kekasih lain." Ucap Firman menjelaskan kepada Ika.


Ika seketika terdiam dan merenungi setiap ucapan dari Firman, ia merasa sangat berdosa karena telah bertindak hingga seperti ini kepada muridnya sendiri.


Tapi ada hal lain yang membuat Ika ingin sekali menangis, yaitu pernyataan Firman yang mengatakan bahwa dirinya telah memiliki seorang kekasih.


Padahal Ika sangat menyayangi Firman hingga rela melakukan hal ini demi membuat Firman menjadi miliknya.


"Ma...Maaf.." Ucap Ika langsung menangis dengan air mata keluar dari sudut matanya.


Firman yang melihat Ika menangis langsung mencoba menenangkannya dengan cara memeluknya erat agar Ika merasa lebih tenang dan berhenti menangis.


Ika yang dipeluk Firman langsung saja membalasnya dan menangis lebih kencang dipelukan Firman, sampai beberapa menit kemudian Ika mulai berhenti menangis.


"Maafkan aku karena menjadi guru yang tidak baik hiks....hiks...." Ucap Ika menundukan kepalanya.


"Heyy jangan seperti itu, kamu bagus bisa jujur dengan perasaanmu, tapi aku ini sudah memiliki kekasih, kamu paham kan, dan maaf juga tadi aku terpancing." Ucap Firman menenangkan Ika.


"Aku tidak apa apa jadi yang kedua, aku ingin bersamamu karena aku mencintaimu sejak pertama kita bertemu di sekolah." Ika tiba tiba mendongakan kepalanya menatap Firman serius.


Firman tentu saja kaget mendengarnya, bagaimana gurunya itu bisa suka kepada dirinya yang seorang murid.

__ADS_1


"Apa kau serius?" Tanya Firman memastikan.


"Aku serius, Papa ku juga sudah tahu aku memiliki kekasih kamu." Jawab Ika penuh keseriusan dari ucapannya.


"Huh....Baiklah." Ucap Firman hanya bisa menerima apa yang sudah menjadi jalan hidupnya ini.


Ika langsung memeluk Firman sangking senangnya karena bisa mengungkapkan isi hatinya dan menjadi kekasih Firman sekarang.


"Terima kasih, oh iya ngomong ngomong siapa nama saudariku itu?" Tanya Ika penasaran


"Rina." Jawab Firman singkat sembari mengambil selimut untuk menutupi tubuh polos mereka berdua.


"Rina? A....Apakah Rina dari keluarga Kusuma?" Tanya Ika seperti kepikiran akan sesuatu.


"Iya betul, memangnya kenapa?" Tanya Firman penasaran saat melihat ekspresi Ika yang tersenyum.


"Hehehehe kami ini teman dari kecil tahu, aku sudah menganggap dia sebagai adik ku sendiri." Jawab Ika tersenyum senang karena yang akan menjadi saudarinya adalah temannya sendiri.


Firman juga tidak terlalu terkejut karena melihat latar belakang kedua kekasihnya itu yang sangat hebat.


"Pantas saja sih kalian bisa kenal, seorang anak pejabat kepolisian pasti kenal dengan anak pengusaha konglomerat kaya raya." Ucap Firman keceplosan.


Ika langsung menatap Firman tajam setelah mendengar pernyataan dari Firman, padahal Ika belum pernah mengatakan tentang keluarganya apalagi latar belakang ayahnya.


"Dari internet." Jawab Firman seadanya.


"Ish aku tanya serius kamu tahu darimana tentang keluargaku?" Ika kembali bertanya pada Firman.


"Nanti kamu akan tahu sendiri bagaimana aku melakukannya." Jawab Firman langsung menindih Ika dibawahnya.


Ika terkejut melihat aksi Firman yang tiba tiba membuatnya tidak bisa bereaksi apa apa di bawah tindihan sang kekasih.


"Sebaiknya ini kita selesaikan sayang ~ " Ucap Firman di telinga Ika.


Ika yang mendengar ucapan Firman badan nya menjadi merinding seketika dan detik berikutnya kedua bibir mereka sudah menyatu.


Mereka berdua melanjutkan aksi yang tadi terjeda dengan lebih panas lagi.


Setelah puas pemanasan akhirnya puncak akan dimulai.


Firman berada dibawah membuka lebar lebar kaki Ika agar lebih mudah melakukan aksinya.


"Pelan pelan....." Ucap Ika.

__ADS_1


Firman pun mulai dengan perlahan lahan agar tidak menyakiti Ika, butuh waktu beberapa lama agar Ika tidak kesakitan saat melakukanya.


Ahk....


Ika menahan mulutnya menggunakan bantal agar tidak mengeluarkan suara kencang setelah sebuah benda besar masuk kedalam tubuhnya.


Bercak darah menandakan mahkota Ika telah diambil oleh Firman.


Firman membiarkan terlebih dahulu agar Ika lebih tenang, lalu setelah Ika terlihat sudah mulai terbiasa akhirnya ia mulai menggerakkan secara perlahan lahan.


Mereka berdua melakukan kegiatan panas dengan lembut karena takut membuat Ika kesakitan.


Mereka bermain hingga tengah malam lalu tertidur dengan keadaan berpelukan dan cairan kental putih keluar merembes dari sela sela paha Ika.


Chup.....


Firman mencium kening Ika lalu membawa Ika ke pelukannya agar Ika tidak kedinginan dan Firman lanjut tidur kembali.


.........


Sementara itu di markas geng Semut Api sedang melaksanakan rapat untuk membahas masalah yang menimpa beberapa anak buah mereka saat di sekolah kemarin karena panggilan dari kepala sekolah.


"Bagaimana ini bos, apa yang harus kita lakukan?" Tanya salah satu anak buah.


"Kita selidiki semuanya terlebih dahulu, anak ini sangat berbahaya jadi jangan bertindak gegabah." Ucap Bagas memperingatkan anak buahnya.


Tiba tiba Rian datang masuk kedalam ruangan dengan tergesa gesa, membuat orang orang yang ada di sana heran.


"Ada apa?" Tanya Bagas.


"Itu om, anak yang udah buat aku sama anak buahku babak belur itu orang yang sama yang bikin anggota kita sekarat tadi siang." Ucap Rian yang membuat semua orang terkejut.


"Kurang ajar!! Ayo kita buat rencana untuk memberi pelajaran pada bocah tengik ini." Ucap Bagas sangat marah mendengar kabar tersebut.


Pertemuan pun selesai dan semua bersiap untuk membuat pelajaran pada Firman.


Rian bisa tahu hal ini karena diberitahu teman nya yang bersekolah di sekolah yang sama dengan Firman, jadi dia langsung memberitahukan hal ini kepada Bagas dengan segera.


*Jangan lupa like dan dukungan nya teman teman.


*Sesuai janji setelah buka puasa bikinnya.


...Terima Kasih...

__ADS_1


__ADS_2