System Menjadi Pria Sukses

System Menjadi Pria Sukses
System Sukses 74


__ADS_3

Chapter 74


Aksi kejar kejaran terus berlangsung hingga sampailah di kawasan hutan yang jauh dari keramaian, Firman berhasil memancing para mafia tersebut untuk mengikutinya hingga ke hutan dengan cara memprovokasi emosi para mafia tersebut dengan menggeber mobilnya hingga membuat para mafia itu terpancing.


Saat sampai di sebuah tempat ujung dari jalan yang buntu di tengah hutan, Firman berhenti di tengah tengah tempat yang lumayan luas tersebut menghadapkan mobilnya ke arah para mafia yang juga sudah sampai di sana.


"Kita adu nyali di sini, siapa yang kuat nyalinya maka dia yang akan menang." Ucap Firman menatap tajam beberapa mobil di depannya dengan menggenggam erat setir mobilnya.


Di depan Firman saat ini ada sekitar 6 mobil yang berjajar menghadap ke arahnya dengan banyak orang yang ada didalamnya lengkap beserta senjata masing masing.


Para mafia itu mengeluarkan senjata mereka dan bersiap menembaki Firman bersama sama berharap Firman akan langsung meninggal setelah diberondong banyak peluru.


Firman tidak tinggal diam, dengan mengandalkan satu mobilnya yang sudah lumayan rusak Firman bermodalkan yakin akan menang tanpa senjata apapun yang digunakannya.


Men Setting mobil ke kecepatan paling tertinggi untuk bersiap menabrakan diri ke arah para mafia tersebut, Firman menggenggam erat kemudi mobilnya bersiap akan langsung maju tanpa ragu ragu.


Dor......Dor......Dor......Dor......


Tembakan senjata memberondong kearah Firman dengan sangat banyak, Firman langsung menginjak pedal gas tanpa ragu sama sekali hingga membuat mobil miliknya bertabrakan dengan mobil para anggota mafia yang mengakibatkan ledakan yang sangat besar.


Duar.........Boom…….


Api membumbung tinggi ditengah hutan tersebut akibat tabrakan itu, para mafia yang berada di mobil yang ditabrak Firman langsung tewas seketika dengan tubuh terpanggang.


Sementara untuk mobil yang ada di pinggiran hanya terkena sedikit guncangan saja tetapi para mafia yang ada didalamnya juga merasakan sakit akibat benturan saat terjadi guncangan akibat ledakan besar barusan.


Para anggota kepolisian yang datang langsung bersiap di posisi masing masing tidak ada yang berani mendekat takut jika para mafia yang masih hidup akan menyerang mereka.

__ADS_1


Dor......


Suara tembakan tiba tiba terdengar dari arah bekas ledakan, lalu ada seorang mafia yang merintih kesakitan karena kakinya tertembak.


Para polisi semakin memperkuat posisi masing masing setelah suara tembakan barusan terjadi, para mafia yang masih selamat menjadikan mobil mereka sebagai tempat berlindung sekaligus mempersiapkan amunisi mereka untuk bersiap untuk tempur melawan polisi yang ada di depan mereka.


Tapi nasib buruk menimpa kelompok mafia yang selamat bagian kanan, satu persatu dari mereka tumbang dengan tembakan di kaki maupun di tubuh tetapi tidak sampai membuat mereka tewas.


Dor......Dor......Dor.....


Suara tembakan misterius tersebut membuat para mafia kebingungan harus menyerang yang mana, di depan ada para polisi yang berjaga siap menembak mereka kapan saja sementara ada tembakan misterius dari arah belakang yang membuat mereka lumpuh tidak bisa melakukan apa apa.


Lalu tidak lama kemudian anggota mafia yang lainya ikut tumbang juga hingga para mafia tersebut tidak ada pilihan lain selain bunuh diri dengan pistol yang mereka punya.


Banyak mafia yang mengakhiri hidupnya namun disaat tersisa tiga orang tiba tiba tangan tiga mafia yang hendak menarik pelatuk pistolnya tertembak jatuh membuat pistol juga ikut jatuh membuat mereka bertiga tidak bisa untuk mengakhiri hidupnya.


Setelah mengecek keadaan, anggota Angel mendapati banyak mayat para mafia yang terpanggang dan juga ada yang tewas dengan tembakan di kepala mereka serta sebilah pistol di tangannya.


Angel sangat bingung dengan apa yang terjadi kali ini, mana mungkin mobil para mafia itu terbakar tiba tiba tanpa ada yang membuatnya terbakar.


Lalu bagaimana bisa mereka mengakhiri hidupnya jika tidak dalam keadaan terdesak, karena biasanya sebagai janji setia maka orang akan memilih mengakhiri hidupnya daripada harus memberikan informasi pada pihak musuhnya.


"Apa yang sebenarnya terjadi di sini? Bagaimana semua ini bisa terjadi?" Itulah pertanyaan yang muncul dibenak Angel saat melihat kejadian di depan matanya.


"Semua mungkin terjadi jika ada aku yang melakukanya." Sebuah suara terdengar dari belakang Angel membuat Angel langsung memasang sikap waspada dan mengarahkan pistolnya ke arah suara tersebut.


Para anggota yang lain juga ikut menodong orang yang mengeluarkan suara tersebut mengikuti apa yang dilakukan pimpinan mereka.

__ADS_1


Tapi setelah melihat kebelakang Angel menemukan Firman yang tanganya menyeret dua orang yang terlihat sedang terluka parah sembari tangan kiri Firman memegang sebuah senjata laras panjang.


"Firman, ngapain kamu disini? Bukannya tadi kamu ada di jalan belakang aku ya?" Tanya Angel terkejut melihat keberadaan Firman di depanya.


"Sebelum aku menjawabnya bisa tolong suruh anggotamu menurunkan senjata mereka, dan juga bawa dua orang ini ke rumah sakit rawat hingga pulih lalu interogasi mereka karena manusia dua ini adalah anggota mafia itu." Ucap Firman.


Angel langsung menyuruh anggotanya menurunkan senjata mereka dan memerintahkan tim medis membawa dua orang yang dibawa Firman tadi kerumah sakit agar mendapat perawatan segera.


Anggota kepolisian yang lain melakukan tugasnya masing masing seperti memasang garis polisi dan melakukan olah tempat kejadian perkara guna mengumpulkan bukti bukti yang ada dilapangan.


"Jadi bisakah kamu bercerita bagaimana kamu bisa ada di sini hingga terlibat dengan semua ini?" Tanya Angel yang sedang mengobrol berdua dengan Firman di kursi pinggir jalan dengan pemandangan tebing di depan mereka yang sangat dalam namun indah karena banyak pohon di bawahnya.


Firman lalu menceritakan semuanya tentang dirinya bagaimana bisa sampai terlibat masuk dalam masalah ini dan juga tentang dirinya yang sudah diberikan ijin oleh Angga sebagai pimpinan polisi tertinggi.


Lalu Firman juga menceritakan tentang terjadinya ledakan hingga membuat mobil mobil terbakar yang adalah ulah Firman sendiri.


Dengan sengaja Firman menginjak pedal gas dengan kecepatan penuh hingga menabrak mobil para mafia, tapi sebelum mobilnya menabrak Firman terlebih dahulu melompat keluar dari mobilnya yang membuat Firman selamat dari ledakan tersebut.


Lalu setelah selamat, Firman mengambil satu senjata dari para mafia yang sedang sibuk membuat pertahanan untuk melawan para polisi.


Dengan skill menembak yang sangat bagus Firman dengan mudahnya menumbangkan para mafia tersebut tanpa membuat mereka tewas karena Firman tau pasti ada informasi yang bisa digali dari mereka yang masih selamat, informasi yang bisa sangat berharga bagi kepolisian untuk mengungkap gembong besar masalah ini.


Angel mendengarkan setiap detail cerita Firman dari awal hingga akhir dengan perasaan kagum kepada Firman yang ternyata memiliki kemampuan sehebat itu, karena yang ada dipikiran Angel, Firman itu hanya anak manja yang hanya bisa menghabiskan harta orang tuanya itu semua karena Angel mengira bahwa Firman adalah anak orang kaya.


*Jangan lupa like dan dukungan nya teman teman.


...Terima Kasih...

__ADS_1


__ADS_2