
Chapter 45
Dalam perjalanan menuju rumah sakit Firman kembali terbangun yang masih berada di samping Ika.
"Bu, Antar saya ke rumah saja." Ucap Firman yang keadaannya masih lemah.
"Apa maksudmu Firman!! Kamu udah sampe begini harus dibawa kerumah sakit supaya di periksa dokter!" Ucap Ika sangat khawatir dengan Firman.
"Gak papa Bu, saya baik baik saja, bawa saya kerumah saja." Firman masih bersikeras agar diantar pulang kerumahnya.
"Baiklah, tapi kamu harus diobati terlebih dahulu, kita berhenti di apotek untuk membeli beberapa obat untuk luka kamu." Ucap Ika tidak mau dibantah lagi.
Firman pun hanya bisa pasrah saja, beruntung ia tidak dibawa paksa ke rumah sakit oleh Ika.
Ika pun membeli beberapa obat untuk mengobati luka luka di tubuh Firman, lalu kembali melanjutkan perjalanan, Firman memberitahu alamat kontrakanya kepada sopir Ika yang mengemudi.
............
Mereka akhirnya sampai di kontrakan Firman tepatnya berhenti di depan gang kamar kontrakan.
Ika membantu Firman berjalan menuju kamar kontrakanya dengan berhati hati, karena hari sudah malam jadi para penghuni sudah istirahat ataupun bekerja di malam hari.
Karena disiksa dari siang sampai malam membuat tubuh Firman menjadi sedikit lemas, untung saja ketahanan tubuhnya sudah diatas manusia normal jadi lebih kuat dengan siksaan tadi.
"Bu apa tidak sebaiknya anda pulang karena hari sudah larut malam." Ucap Firman tidak mau merepotkan gurunya itu lagi.
"Diamlah! Biar aku obati dulu luka lukamu." Ucap Ika mengobati luka luka Firman.
Ika mengobati dengan perlahan lahan mulai dari bagian wajah hingga tangan yang terdapat beberapa luka hingga berdarah.
Setelah semuanya selesai diobati sekarang tinggal bagian badan Firman saja yang belum diobati.
"Le....Lepaskan bajumu, supaya aku lebih mudah mengobatinya." Ika berkata dengan malu malu yang mukanya sudah terlihat memerah.
Firman langsung membuka bajunya tanpa basa basi karena memang ia sendiri juga gerah.
Glek.....
Ika menelan air liurnya saat melihat tubuh Firman yang sangat bagus, kotak kotak di perutnya membuat tangan Ika ingin sekali membelainya, dan juga otot lengan yang sungguh ideal sekali.
"Bu....Bu.....Bu Ika helo....." Firman mengibas ngibaskan tangannya membuat Ika yang sedang melamun jadi tersadar kembali.
"Ehh...Iya Ma....Maaf." Ucap Ika lalu mengobati luka di badan Firman dengan perasaan malu sekaligus senang.
Tangan lembut Ika menyentuh permukaan badan Firman yang membuat keduanya merasa malu secara bersamaan.
Firman berusaha menahan dirinya agar tidak bertindak berlebihan sedangkan Ika seperti sengaja menggoda Firman dengan menyentuh perut dan dada Firman dengan tangan halusnya.
Glek....
Sekarang Firman yang menelan ludah kasar karena melihat penampilan Ika yang sungguh sangat menggoda iman sekali.
Baju kantor nya yaitu kemeja putih dengan kancing atas yang terbuka memperlihatkan keindahan ciptaan tuhan yang sangat memukau membuat Firman sulit untuk mengalihkan pandangan darinya.
Apalagi ditambah bajunya yang ketat mencetak tubuh indah Ika yang sangat menakjubkan, dua buah bukit tercetak ketat dibaju Ika seakan ingin melompat keluar dari sarangnya.
Lalu rok hitam pendek sepaha yang membuat kesan panas dan seksi di diri Ika semakin bertambah, entah kenapa Ika seperti berbeda dari biasanya saat mengajar.
Biasanya saat mengajar ia akan mengenakan atasan kemeja yang tidak terlalu ketat dan ditutupi menggunakan blazer hitam sebagai tambahan, lalu rok juga biasanya hanya setinggi engsel lututnya tidak sampai di paha.
Ika sepertinya tahu jika sedang diperhatikan oleh Firman, Ika menjadi memerah mukanya saat menyadari hal tersebut.
Tapi seperti mendapatkan ide untuk membuat Firman jatuh ke pelukan nya, Ika semakin membuat Firman panas dingin dengan gerakan gerakan yang sungguh sangat panas dibuatnya.
"Bu tolong jangan seperti itu, saya tidak jamin saya bisa menahannya untuk waktu yang lama!!" Ucap Firman memperingati Ika agar tidak terus menggodanya.
Ika hanya tersenyum dan terus menggoda Firman, entah kenapa Ika yang biasanya akan bersikap dewasa dan tidak mudah terpengaruh tapi sekarang sangat berbeda dengan sosok Ika yang seperti seseorang yang mendapatkan jackpot.
Ugh.....
Firman masih menahan sebisanya agar tidak bertindak sampai membuat seorang wanita hilang kehormatanya.
__ADS_1
Tapi semakin digoda Ika semakin membuat Firman memanas tubuhnya, akhirnya karena tidak bisa menahan hasratnya lagi Firman langsung menangkap kepala Ika dan menciumnya dengan rakus.
Ika sangat kaget saat tiba tiba dicium oleh Firman, ia mencoba untuk melepas ciumannya tapi percuma karena Firman telah memegangi kepalanya agar tidak lari.
Akhirnya Ika hanya diam menikmati ciuman mereka berdua dengan permainan yang semakin kasar lama kelamaan.
Bahkan tangan Firman tidak tinggal diam, tanganya telah bersarang di dua bukit Ika yang sangat lembut membuat Firman ketagihan.
Baju Ika pun sudah terlepas bagian atasnya akibat Ulah Firman yang sangat ganas.
Sampai tangan Firman sampai di area bawah Ika dan menjelajah dengan sangat lihat di sana hingga membuat Ika tidak bisa mengontrol untuk tidak mengeluarkan suara indahnya, suara suara indah keluar dari mulut Ika karena ulah Firman.
Tapi saat ingin melanjutkan aksi mereka, tiba tiba Firman merasa perih di bagian tangan nya yang terluka lumayan parah akibat terkena cairan putih yang keluar dari area pribadi Ika yang ia mainkan menggunakan jari jarinya.
Ika heran kenapa berhenti, padahal dirinya ingin lebih dari ini dan hal ini juga yang diinginkannya dari dulu bersama Firman.
"Kenapa? Ayo lanjutkan." Ucap Ika yang sudah tidak bisa mengontrol dirinya lagi..
Firman bermain lagi di atas maupun dibawah Ika dengan sangat lihai layaknya sudah berpengalaman, Ika juga sangat menikmati permainan Firman.
Walaupun tadi keadaanya lemah, entah bagaimana caranya saat ini tubuh Firman sudah sedikit merasa baikan, mungkin karena ketahanan tubuhnya yang luar biasa dan juga bantuan dari System.
[Ding......Misi Tersembunyi Telah Dilaksanakan.....
Misi :Menghajar Orang Yang Ingin Menjatuhkan Host...
Hadiah :Pengetahuan Umum Tingkat Tinggi...
Apakah Host Ingin Memasang Skill Hadiah?]
Tiba tiba saja notifikasi dari System berbunyi di pikiran Firman yang membuatnya sejenak menghentikan aksinya menjelajahi tubuh Ika menggunakan jari jarinya.
'Pasang sekarang dan tunjukan status ku setelahnya.' Ucap Firman dalam pikirannya kepada System.
Firman pun kembali melanjutkan aksinya bermain dengan Ika di atas tempat tidur kamar kontrakan Firman, Ika sudah tidak mengenakan satu helai pun sementara Firman masih menggunakan celananya, mereka belum sampai bertindak ke langkah yang lebih dalam, hanya pemanasan.
[Ding......Memasang Skill Hadiah Dimulai....
20%......
40%......
60%.......
80%.......
100%.......
Skill Hadiah Telah Terpasang.]
[Ding....Status Host......
Nama :Firmansyah
Usia. :17 Tahun
Pekerjaan :Pelajar
Kecerdasan :60% (Sedikit Diatas Manusia Rata Rata)
Kharisma :75% (Diatas Manusia Rata Rata)
Kekuatan Fisik :80% (Diatas Manusia Rata Rata)
Kekuatan Non Fisik :50% (Manusia Rata Rata)
Kekayaan / Bisnis :FEMA CORPORATION
Skill :
__ADS_1
Komputer Tingkat Tinggi.
Dokteran Modern Tingkat Tinggi.
Matematika Tingkat Tinggi.
Judo Tingkat Sedang.
Karate Tingkat Master.
Bisnis Saham Tingkat Tinggi.
Skill Mengemudi Tingkat Tinggi.
Pengetahuan Umum Tingkat Tinggi.
Pasangan :
-Rina Kusuma (Rasa Cinta 100% Max)
-Ika Wicaksono (Rasa Cinta 100% Max)
Status.......]
[Ding.....Misi Tersembunyi Telah Dilaksanakan....
Misi :Membongkar Kejahatan Kepala Polisi
Hadiah :Perusahaan TEKNA CORPORATION
Semua File Pemindahan Kepemilikan Telah Dikirim Ke Laptop Host.]
*Jangan lupa like dan dukunganya teman teman.
*Apakah kalian mau saya buatkan adegan 18+?? Komen yang mau lanjut, sekarang masih pemanasan belum *******.
...Terima Kasih...
__ADS_1