
Chapter 66
Firman diperbolehkan pergi oleh polisi yang memeriksanya, namun saat Firman sudah akan masuk kedalam mobilnya, tiba tiba polisi lain datang setelah polisi yang memeriksa Firman pergi.
Polisi itu datang dengan tergesa gesa ingin menghampiri Firman yang akan pergi jalan kembali.
"Ada apa pak?" Tanya Firman.
"Bisa tunjukan surat suratmu." Jawab si polisi dengan nada memerintah.
Firman jelas tidak senang dengan gaya bicara polisi tersebut, apalagi ia baru saja di periksa dan semua surat suratnya lengkap tapi sekarang malah diminta cek lagi oleh polisi lain.
"Maksud bapak apa ya, saya sudah di cek oleh polisi tadi dan dia bilang semua lengkap surat surat saya." Ucap Firman.
"Kamu ini ngelawan sama pihak berwajib hah! Ini sudah prosedur pemeriksaan, ikuti saja aturanya, cepat sini mana surat suratmu!" Si polisi membalas dengan nada membentak, padahal Firman cuma bertanya saja.
Firman yang tidak mau lama lama dalam masalh ini, ia pun memberikan surat suratnya kembali dengan lengkap tanpa ada kekurangan.
Namun si polisi malah mengeluarkan kertas yang berisi surat tilang dan menuliskan identitas Firman di sana. Firman yang melihatnya tentu saja bingung sekaligus agak kesal.
Surat suratnya sudah lengkap, mobilnya juga tidak ada modifikasi berlebihan, tapi mengapa polisi itu menilangnya tanpa sebab yang jelas. Firman berjalan ke arah polisi itu lalu bertanya kepadanya.
"Pak, maksudnya apa ini?" Tanya Firman heran.
"Kau melakukan pelanggaran dan sekarang kau harus membayar tilang." Jawab si polisi.
"Surat surat saya lengkap, mobil saya juga tidak ada modifikasi berlebihan, jadi apa alasan anda menilang mobil saya?" Firman bertanya dengan heran bagaimana bisa ia ditilang padahal tidak melakukan kesalahan.
"Kau ini masih saja melawan! Tinggal bayar saja susah sekali, kau harus bayar 500 ribu untuk pelanggaran ini!" Bukanya menjawab dengan baik apa kesalahan Firman hingga ditilang, justru polisi tersebut malah meminta uang untuk menutupi kesalahan pelanggaran yang dibuat Firman.
"Kenapa saya harus membayar jika saya tidak melakukan kesalahan apapun?" Ucap Firman menahan kekesalan nya pada si polisi itu.
__ADS_1
"Jika mau masalah ini cepat selesai maka bayarlah, jika tidak mau yasudah aku akan tetap menilang mobil mu dan juga menahan sementara surat suratmu." Jawab si polisi dengan nada bicara yang menyebalkan.
Firman yang sudah sangat kesal dengan tingkah si polisi menjadi sangat emosi, saat ingin memberi pelajaran pada si polisi, tiba tiba ada sebuah mobil patroli polisi yang berhenti di dekat mereka berdua.
Lalu keluarlah dari dalam mobil seorang wanita cantik seksi yang mengenakan seragam kepolisian pusat berjalan ke arah mereka.
"Ada apa ini?" Tanya wanita itu yang adalah Angel.
"Firman." Ucap Angel saat melihat Firman di sana.
Firman tidak terlalu kenal Angel jadi ia hanya membalasnya dengan anggukan kecil beserta wajah datarnya. Angel lalu bertanya kembali apa yang terjadi di sini.
"Ini nona, pemuda ini melanggar aturan tapi tidak terima jika saya beri tilang." Jawab si polisi dengan sopan.
"Benarkah?" Angel menatap kearah Firman untuk mengkonfirmasi apa ucapan polisi itu benar atau tidak.
"Tidak, surat surat berkendara ku lengkap, mobilku juga lengkap." Jawab Firman datar.
Lalu Angel pun merebut paksa surat tersebut dari tangan si polisi dan memeriksanya dengan teliti apakah ada yang salah atau tidak. Angel sama sekali tidak menemukan kesalahan di surat Firman, kemudian ia memeriksa mobil Firman apakah ada yang salah juga atau tidak, ternyata semua lengkap tidak ada pelanggaran sama sekali.
Angel lalu langsung menatap si polisi dengan tajam yang membuat si polisi terdiam dengan badan gemetaran takut. Angel memiliki jabatan lumayan tinggi di kepolisian, jadi sangat mudah baginya untuk menjatuhkan anggotanya yang bertindak tidak seharusnya.
"Baiklah semua lengkap, silahkan melanjutkan perjalanan dan maaf untuk ketidaknyamanannya." Ucap Angel mengembalikan surat berkendara milik Firman.
Firman langsung masuk kedalam mobil dan melanjutkan perjalanan menuju kantor perusahaan barunya yang sebentar lagi akan dibuka untuk rilis game baru buatan Firman.
"Kau menghadap ke kantor pusat sekarang!" Ucap Angel memerintahkan si polisi tadi.
"Ba....Baik." Jawab si polisi ketakutan.
...........
__ADS_1
Firman sudah sampai di alamat kantor perusahaan barunya, ternyata kantor nya terletak di salah satu gedung tinggi yang ada di kota, gedung berlantai belasan tersebut menjadi salah satu gedung tertinggi di kota.
Setelah memarkirkan mobilnya, Firman langsung berjalan masuk dengan setelan lengkapnya ditambah kacamata hitam yang menambah kharisma Firman lebih tampan lagi.
Penjaga langsung mempersilahkan Firman masuk karena mereka karyawan baru yang bekerja di perusahaan Firman sudah diberitahu wajah bos mereka oleh Yudi.
Firman masuk dan disambut beberapa orang penting petinggi perusahaan yang hadir di sana untuk menghadiri acara pembukaan perusahaan baru milik Firman.
Di sana juga hadir Paman Rudi yang sedang berbicara dengan seseorang yang sepertinya sangat dekat dengan keluarga Kusuma.
Saat Firman masuk semua mata langsung tertuju padanya, dengan penampilan keren dan juga usia nya yang masih sangat muda membuat orang orang di sana bertanya tanya siapa Firman.
Hanya para karyawan saja yang mengenali Firman, sementara para tamu undangan tidak mengenali Firman sama sekali, yang mereka tau hanya pemimpin perusahaan baru ini adalah seorang lelaki muda yang sudah sukses.
Rina yang juga hadir di sana ditemani Ika, mereka melihat keberadaan Firman dan langsung tersenyum lalu mengajaknya untuk duduk sebentar berbincang bersama mereka dan kedua orang tua mereka juga.
Firman agak kaget saat melihat ada Rina dan Ika di sini, apalagi dengan penampilan mereka yang sungguh menawan membuat setiap pasang mata laki laki tidak akan berhenti untuk memandang nya.
Rina mengenakan gaun warna biru tua dengan gaya tuan putri, gaun tanpa lengan yang seperti dress jadi membuat Rina terlihat cantik dan juga imut sekaligus, ditambah dengan gaya rambut nya yang elegan membuat kesan dewasa pada diri Rina.
Sedangkan untuk Ika mengenakan sebuah gaun berwarna merah panjang hingga mencapai lantai, gaun dengan bagian atas terbuka yang memperlihatkan sedikit lembah di antara dua gunung besar miliknya yang membuat Ika terlihat dewasa saat memakinya, lalu bagian bawah gaun yang ada sobekan sampai bagian paha membuat kulit putih mulus milik Ika terlihat sangat menggoda apalagi dengan postur tubuh Ika yang sangat ideal bagi para wanita.
Sebenarnya dari tadi sudah banyak anak anak dari para pengusaha serta orang orang penting lainya yang mencoba mendekati Rina maupun Ika, tetapi semuanya langsung ditolak dengan alasan Rina dan Ika sudah memiliki kekasih, semua orang menjadi penasaran siapa yang sudah memiliki hati dua orang wanita cantik nan seksi itu.
Firman manatap Ika dengan tatapan mendominasi dan tersenyum ke arahnya, namun bagi Ika itu bukan senyuman biasa melainkan senyuman yang bisa membuatnya tidak bisa berjalan selama berhari hari. Ika merinding ditatap seperti itu oleh Firman dan sangat menyesal telah menggunakan gaun ini untuk pergi ke acara peresmian ini, sebenarnya Ika sangat malas menggunakan gaun ini namun karena Rina yang memilihkannya jadi terpaksa ia menggunakanya.
Firman diajak duduk bersama orang tua dari Rina dan juga Ika setelah Firman duduk Rina dan juga Ika ikut duduk di samping kanan dan kiri Firman. Orang tua mereka yang melihat hal tersebut menjadi bingung dengan apa yang terjadi, lalu menatap anak mereka untuk meminta penjelasan.
*Jangan lupa like dan dukungan nya teman teman.
...Terima Kasih...
__ADS_1