
Chapter 37
Matahari telah muncul dari arah timur menyinari bumi membangunkan orang orang yang masih tertidur agar bisa memulai aktivitasnya di pagi hari.
Termasuk Firman yang bangun pukul 06.00, Firman bangun lalu membereskan tempat tidurnya yang berantakan setelah dibuat tidur semalam.
Setelah itu Firman mandi dan berganti pakaian dengan menggunakan seragam sekolah karena memang hari ini ia akan sekolah kembali.
[Ding......Misi Harian Telah Terbuka.....
Misi Harian :
Push Up 50 Kali
Pull Up 50 Kali
Sit Up 50 Kali
Lari 500 Meter
Hadiah :Skill Random Dan Juga Hadiah Berguna Lainnya.......
Hukuman :------(Tidak Ada)
Waktu :Jam 05.00 Sampai 09.00]
Saat hendak memakai sepatunya Firman mendengarkan notifikasi dari System dipikirannya.
"Misi harian itu maksudnya apa aku harus melakukan misi ini setiap hari begitu System?" Tanya Firman memastikan nya.
[Ding......Betul Host Harus Melakukan Misi Ini Setiap Hari......
Namun Jika Tidak Dilakukan Juga Tidak Akan Berdampak Apa Apa Pada Host Karena Hukuman Pada Misi Ini Tidak Ada.]
"Baiklah saatnya mulai." Ucap Firman setelah menggunakan sepatunya.
Firman pun memulai olahraga sekaligus menyelesaikan misinya untuk hari pertama ini.
Dengan dimulai push up 50 kali hingga selesai lalu dilanjut pull up 50 kali hingga selesai lalu yang selanjutnya sit up 50 kali hingga selesai.
"Yang terakhir harus lari kan, kalo tidak salah jarak antara sekolah dengan kontrakan sekitar 2 kilometer, jadi aku lakukan sambil berangkat sekolah aja, lebihnya sekalian olahraga tambahan." Firman membawa tasnya lalu mulai berlari menuju sekolahnya dengan lari lari kecil.
Di sepanjang jalan banyak sekali yang menatap Firman dengan berbagai maksud.
Pada wanita sudah pasti menatap Firman dengan tatapan genitnya, apalagi para tante tante yang mencoba menggoda Firman agar mau bermain sedikit bersama mereka.
"Ganteng ~ sini dong main sama tante."
"Halo tampan Tante udah lama nih gak disentuh."
__ADS_1
"Kak jadikan aku pacarmu kak."
"Wah ganteng banget, kak aku masih segelan kak buka aku kak huaaa."
"Adik manis sini sama kakak yuk."
"Hay tampan, lebih enak sama yang lebih berpengalaman loh hihihihi."
"Dasar tante girang!"
"Apa kamu bilang dasar cabe cabean!!"
Perdebatan terus terjadi antara para wanita tua dan muda berebut perhatian Firman, sementara Firman sendiri sudah kabur berlari cepat menuju sekolahnya.
'Serem banget tuh tante tante hiii.' Batin Firman ngeri.
Sekitar 30 menit kemudian akhirnya Firman sampai di sekolahnya, bagaimana bisa secepat itu Firman sampai padahal hanya berlari, jawabanya adalah karena Fisik Firman yang sudah berubah bertambah kuat hingga membuat larinya pun bertambah kencang makanya cepat sampai di sekolah.
Namun sebelum masuk kedalam sekolah, Firman jadi teringat saat menjadi pusat perhatian para wanita saat jalan menuju ke sekolah tadi, akhirnya Firman pun mengeluarkan sebuah masker dari tas nya dan langsung memakainya juga memakai topi sekolah agar tidak terlalu dikenali orang.
'Nah gini kan enak, jadi gak susah jika berhadapan dengan wanita wanita seperti dijalan tadi.' Batin Firman masih merinding saat membayangkan ditatap banyak sekali wanita tadi.
Firman pun masuk melalui gerbang depan sekolah dan seperti keinginannya, sama sekali tidak ada siswa yang mengenalinya.
Meskipun sebenarnya memakai masker itu juga mencolok tapi karena banyak siswa lain yang juga memakai masker jadi itu dianggap biasa saja tidak ada keistimewaan ataupun menarik perhatian siswa lainya.
Firman masuk lalu berjalan menuju kelasnya karena sebentar lagi bell masuk akan berbunyi.
"Liat tuh, murid baru kayaknya."
"Badanya bagus banget, pasti wajahnya juga bagus."
"Alah itu lihat aja dia pake masker, pasti karema jelek."
"Hahahaha bener kata lu bro, dia jelek makanya ditutup sama masker."
"Hey kalian tuh yang harusnya sadar diri, badan udah kayak sapu lidi sama gentong gitu sok ngatain orang lain."
"Yaelah itu kan kenyataannya, lihat aja nanti dia pasti jelek hahaha."
Bisik bisik siswa yang membicarakan Firman di sepanjang lorong sekolah menuju kearah kelasnya.
Firman tak menghiraukannya sama sekali dan hanya fokus terus berjalan ke kelasnya.
Sesampainya di kelas, Firman langsung masuk dan di dalam sudah ramai oleh para murid yang masuk terlebih dahulu.
Melihat ada Firman yang masuk semua murid tak mengenalinya, tetapi setelah Firman duduk di kursi nya semua murid pun akhirnya tau itu adalah Firman.
Meskipun mereka nampak heran mengapa Firman menutup wajahnya menggunakan masker, padahal wajah Firman dari dulu sudah tampan.
__ADS_1
Tapi ada beberapa gosip yang menyebar bahwasanya Firman telah gagal dalam operasi plastik, alhasil ia menutup wajahnya dengan masker agar tidak diketahui orang.
Gosip itu menyebar luas ke seluruh kelas di sekolah, apalagi dengan ditambahnya saat Firman tidak masuk satu minggu lantaran sakit semua orang pun makin curiga kepadanya.
………………
Kring......Kring.......
Suara bell masuk pun berbunyi dan semua siswa masuk ke kelasnya masing masing untuk memulai pelajaran di pagi hari.
Kebetulan di kelas Firman saat ini adalah waktunya jam praktek, jadi semua murid di kelas Firman keluar menuju ruangan lab komputer untuk praktek.
Sesampainya di sana terlihat bahwa Bu Ika sudah menunggu mereka datang.
"Pagi semuanya." Ucap Bu Ika menyapa semua muridnya.
"Pagi Bu." Jawab para murid serempak.
"Baiklah, sekarang kita mulai prakteknya untuk merakit perangkat komputer secara utuh hingga berfungsi.
Saya akan bagi kalian menjadi beberapa kelompok, satu kelompok berisikan dua orang, jadi kalian harus bisa saling bekerja sama." Ucap Bu Ika memberikan arahan kepada mereka.
"Oh iya satu lagi, beberapa bulan lagi kalian akan mulai menjalani Praktek Kerja Lapangan, jadi kalian harus mempersiapkan diri kalian untuk hal ini.
Kalian bisa memilih tempat nya sendiri ataupun ikut pilihan dari sekolah yang sudah tersedia." Lanjut Bu Ika mengingatkan para muridnya.
Lalu semua murid pun dibagi perkelompok, Firman sendiri mendapatkan partner seorang perempuan gadis manis yang sangat pendiam.
Mereka lalu mulai mempersiapkan semua bahan bahanya untuk memulai kelas praktek.
"Ka....Kamu bikin ini aja dulu....Bi....Biar aku yang bikin itu." Ucap gadis patner Firman dengan suara nya yang gugup.
"Iya." Jawab Firman singkat.
"Kenalin namaku Gi....Gina." Ucap partner Firman memperkenalkan dirinya.
"Firman." Jawab Firman dan kembali Fokus kepada tugasnya.
Bagi Firman yang sudah sangat mahir melakukan hal ini sangatlah mudah, tak butuh waktu lama sekitar 1 jam semua sudah selesai tanpa ada kendala sama sekali.
Apalagi ditambah dengan Gina yang ternyata juga pintar, Gina termasuk siswa berprestasi di sekolah tapi tidak populer lantaran memiliki penampilan yang dibilang culun.
Semua teman kelas terkesima dengan kecepatan Firman dan juga Gina dalam menyelesaikan tugasnya, Bu Ika pun ikut terkejut melihatnya.
"Bagus, kalian kelompok pertama yang selesai dan juga tanpa ada kendala sama sekali.
Ngomong ngomong kamu siapa ya? Apa kamu murid baru kok saya tidak mendapat pemberitahuan ada murid baru laki laki." Ucap Bu Ika menatap Firman meminta jawabannya.
"Saya Firman Bu." Jawab Firman singkat.
__ADS_1
*Jangan lupa like dan dukunganya teman teman.
...Terima Kasih...