System Menjadi Pria Sukses

System Menjadi Pria Sukses
System Sukses 36


__ADS_3

Chapter 36


"System, misi apa yang selesai tadi?" Tanya Firman bingung sebab tak merasa ada misi lainnya yang diselesaikan.


[Ding......Host Telah Menyelesaikan Misi Mendapatkan Uang Sebesar 5 Juta Dalam Waktu Satu Bulan.....


Apakah Host Ingin Memasang Skill Hadiah?]


"Ohh misi itu, langsung pasang saja System." Ucap Firman.


[Ding......Memasang Skill Hadiah Dimulai....


Memasang Skill Karate Tingkat Master....


20%......


40%.......


60%.......


80%......


100%.......


Skill Karate Tingkat Master Telah Terpasang.]


Firman merasakan aura tubuhnya semakin bertambah setelah memasang skill hadiah tersebut.


"Cek status System." Ucap Firman.


[Ding....Status Host......


Nama :Firmansyah


Usia. :17 Tahun


Pekerjaan :Pelajar


Kecerdasan :60% (Sedikit Diatas Manusia Rata Rata)


Kharisma :75% (Diatas Manusia Rata Rata)


Kekuatan Fisik :80% (Diatas Manusia Rata Rata)


Kekuatan Non Fisik :50% (Manusia Rata Rata)


Kekayaan / Bisnis :FEMA CORPORATION


Skill :




Komputer Tingkat Tinggi.




Dokteran Modern Tingkat Tinggi.


__ADS_1



Matematika Tingkat Tinggi.




Judo Tingkat Sedang.




Karate Tingkat Master.




Bisnis Saham Tingkat Tinggi.




Pasangan :


-Rina Kusuma (Rasa Cinta 100% Max)


Status.......]


"Wahh sedikit bertambah hehehe." Ucap Firman senang.


"Ibu nanti aku akan membawamu ke sini." Ucap Firman teringat ibunya di kampung.


"Ehh sebentar, ngomong ngomong sejak kapan misi mencari uang itu berhasil?" Firman bingung sejak kapan misi itu selesai.


Firman yang hanya diam saja di kontrakanya tanpa bekerja apapun, bagaimana bisa mendapatkan uang begitu saja.


Tidak mau penasaran dengan apa yang terjadi, akhirnya Firman mencoba mencari cari sendiri.


Membuka rekening bank yang dibuat Firman, lalu ia melihat saldo uang yang tertera di sana.


Saat melihat saldo uang yang ada di rekeningnya sendiri Firman sangat terkejut sekaligus heran, bagaimana uang sebanyak ini ada di rekeningnya pikir Firman heran.


"Apa apaan ini, 1 miliar ada di rekening ku!?" Firman bingung dan senang di saat yang bersamaan.


Tring........Tring..........


Tak lama kemudian handphone Firman berbunyi, Firman laku melihat siapa yang menelpon dan ternyata yang menelpon adalah Kalina sekretaris di kantor baru Firman.


"Halo, ada apa?" Tanya Firman singkat.


"Halo tuan Firman, apakah tuan sudah menerima uang yang saya kirimkan?" Tanya Kalina.


"Uang? Ohh uang itu, ya uangnya sudah kuterima." Jawab Firman sedikit berfikir.


"Itu adalah dividen yang anda dapat tuan karena perusahaan sudah kembali bangkit lagi.


Setelah tuan menyuruh saya untuk mengecek pasar saham tadi, saya langsung mengeceknya dan terkejut karena harga saham perusahaan kita naik.


Bahkan omzet kita juga ikut meningkat seiring berjalannya kembali beberapa proyek yang sempat tertunda.

__ADS_1


Saya tidak tahu bagaimana ini bisa terjadi, tapi saya sangat bersyukur karena perusahaan bisa kembali beroperasi dengan normal tanpa ada kendala lagi." Ucap Kalina dengan perasaan yang sangat bahagia.


"Itu semua sudah takdir, baiklah jalankan semua pekerjaan dengan baik, aku tidak mau mendengar ada sesuatu yang terjadi pada perusahaan nantinya." Ucap Firman memberi perintah pada Kalina.


" Baik tuan saya akan menjaga amanah yang tuan berikan pada saya, terima kasih tuan." Jawab Kalina, lalu sambungan telepon pun mati.


Firman merebahkan tubuhnya di kasur sembari istirahat setelah seharian di depan laptopnya.


Tok......Tok......Tok.......


Suara ketukan pintu dari luar menandakan ada orang yang datang mencari Firman.


Firman berdiri lalu membuka pintu melihat ada dua orang kurir yang mengantar pesanan komponen untuk merakit PC nya.


"Permisi mas, apakah betul ini dengan mas Firmansyah?" Tanya si kurir memastikan.


"Benar pak." Jawab Firman.


"Ini kami mengantar kiriman dari toko kemarin, silahkan tanda tangan di sini." Firman tanda tangan lalu barang barang pesanan nya dibawa masuk kedalam kamar kontrakan sedangkan kurir tadi kembali ke tempat kerjanya.


Firman membuka setiap bungkusan yang ada di depannya satu persatu untuk melihat apakah barangnya sudah datang semua apa belum, dan syukurlah semua barangnya sudah ada jadi Firman sudah bisa memulai untuk merakit PC nya.


Terlebih dahulu Firman mengambil beberapa peralatan pendukung seperti obeng, tang, dan juga tidak lupa untuk mencuci tangan lalu mengeringkanya hingga benar benar kering.


Setelah semuanya siap, Firman mulai membuka box paling besar yang berisi tempat untuk menaruh PC nya atau casing PC, lalu bungkusan box lain juga ikut dibuka Firman.


Firman membuka tempat untuk menaruh semua komponen komponen PC yang paling penting yaitu motherboard sebagai awalan untuk merakit PC nya.


Lalu Firman mulai memasang komponen komponen lainya seperti, Processor, Kipas, VGA, Ram, dan juga bagian bagian lainya hingga motherboard sudah selesai seluruhnya.


Lalu Firman melanjutkan untuk mempersiapkan casing PC untuk meletakan motherboard atau ibunya semua anggota PC komputer.


Setelah memasang semuanya tidak lupa untuk menggunakan Power Supply sebagai penghantar listrik utama untuk seluruh bagian komputer PC.


Setelah semua terpasang lalu Firman menaruh PC nya diatas meja tempat biasa ia bekerja.


Tidak lupa juga Firman membuka bungkusan yang berisi layar monitor yang ukuranya lumayan besar lalu memasangnya di sebelah PC.


Setelah seting seting selesai akhirnya PC Firman pun jadi seutuhnya, komputer dengan kualitas yang sangat bagus lantaran komponennya menggunakan yang berkualitas tinggi.


Merakit PC menghabiskan waktu Firman hingga beberapa jam tak terasa sudah larut malam.


Karena lelah Firman pun istirahat karena besok ia harus kembali sekolah karena masa cuti nya sudah habis.


............


Di markas Geng Semut Api nampak Bagas sedang berdiskusi bersama beberapa anggotanya yang sudah lama bergabung bersama dirinya.


"Bagaimana, apakah sudah menemukan bocah itu?" Tanya Bagas pada salah satu anak buahnya yang berperan sebagai ahli komputer atau IT.


"Belum bos, anak ini sepertinya juga ahli dalam komputer karena kamera cctv yang ada di tempat kejadian semuanya telah hilang gambarnya pada saat kejadian itu terjadi." Jawab anak buah Bagas.


"Kurang ajar!! Berani beraninya dia bermain main dengan ku, akan kutunjukan bagaimana ketua geng Semut Api akan memberikan pelajaran pada bocah kurang ajar itu! Cari terus sampai ketemu!!" Ucap Bagas penuh amarah yang membara.


"Ba....Baik bos." Anak buah Bagas sampai ketakutan saat melihat bos mereka marah.


'Anak bodoh mana yang berani berurusan dengan bos, tamatlah riwayatmu nak.' Batin semua amggota yang ada di ruangan itu.


Pertemuan pun selesai dan sekua kembali melanjutkan aktifitas pekerjaan masing masing.


*Jangan lupa like dan dukunganya teman teman.


*Maaf kemarin akun saya terkena sesuatu hingga membautnya tidak dapat dibuka untuk login, alhasil saya berusaha untuk kembali membuka akun ini hingga tadi siang berhasil kembali dibuka meski ada sedikit eror.

__ADS_1


...Terima Kasih Semuanya...


__ADS_2