System Menjadi Pria Sukses

System Menjadi Pria Sukses
System Sukses 193 Kembali Menuju Hotel


__ADS_3

Chapter 193


Setelah keluar dari dalam ruangan tempat manager bersama dengan Firman dan Gina mengobrol tadi, mereka berdua pergi menuju tempat dimana untuk mengambil barang yang dibeli saat lelang tadi diambil.


Ruangan tempat pengambilan barang lelang dan pengambilan uang hasil penjualan barang lelang terletak disamping pintu keluar jadi tidak perlu repot mencari lagi, terlihat di depan tempat pengambilan barang itu sudah sepi orang, jadi Firman bisa dengan cepat mengambil barang yang dibelinya tadi serta mengambil uang hasil penjualan cincin miliknya.


Karena orang-orang yang menghadiri acara lelang tadi sudah banyak yang kembali ke tempatnya masing-masing, alhasil tempat lelang menjadi lebih sepi yang membuat Firman bisa bergerak dengan leluasa bersama dengan Gina, antrian yang tadi terlihat panjang di depan pintu keluar sekarang sudah tidak terlihat lagi karena sudah sepi, hanya ada beberapa orang saja yang masih berada di area pelelangan dengan beberapa pelayan yang sedang bersih-bersih tempat.


Sesampainya di depan tempat pengambilan barang yang dibeli saat lelang tersebut, Firman langsung disambut dengan seorang pelayan wanita yang bertugas melayani orang-orang yang hendak mengambil barang yang mereka beli dari lelang dan juga bisa untuk mengambil uang pembelian hasil barang yang dilelang.


'Aku heran sekali dengan tempat ini sebenarnya tempat lelang atau tempat para model berkumpul, menggapa semua pelayan yang ada ditempat ini seperti itu semua, bahkan penampilan para pelayannya juga terlihat sangat diperhatikan sekali dari cra berpakaian sampai wajah dab tubuh mereka,' batin Firman melihat penampilan beberapa pelayan baik pria maupun wanita.


Yang ada dipikiran Firman saat ini mungkin saja itu dilakukan untuk menarik lebih banyak orang untuk tetap datang ke acara pelelangan yang diadakan. Meskipun tempat lelang ini sangat privat sekali, namun orang masih bisa masuk dengan menggunakan beberapa cara supaya tetap bisa ikut serta dalam lelang.


Strategi marketing yang menggunakan wanita cantik dan seksi ditambah juga pelayan pria yang tampan, strategi itu terbukti ampuh menarik orang untuk datang bahkan rela membayar banyak hanya untuk sebuah kursi biasa untuk menghadiri acara lelang, selain melihat barang yang dilelang mereka juga dapat melihat banyak pelayan cantik disini.


"Selamat datang Tuan dan Nona, ada yang bisa saya bantu? " tanya pelayan itu dengan ramah.


"Aku ingin mengambil barang yang kubeli tadi, juga untuk mengambil uang hasil penjualan barang yang dilelang tadi," jawab Firman langsung pada intinya.


Pelayan itu kemudian mengambil laptop yang ada di sampingnya kemudian mencari-cari data siapa saja yang melelang barang dan juga untuk memastikan jika memang benar orang tersebut adalah pemiliknya.


"Dengan atas nama Tuan siapa?" tanya pelayan tersebut.


Dikarenakan Firman belum memiliki kartu undangan langsung dari pihak pelelangan, alhasil ia menggunakan nama Gina saja yang sudah tercantum sebagai salah satu tamu tetap pelelangan ini.


"Gina," jawab Firman singkat.


"Baik, sebentar saya ambilkan barangnya," ucap pelayan tersebut kemudian pergi ke belakang untuk mengambil barang yang dibeli Firman.


Sementara itu Gina yang ada disamping Firman terlihat kebingungan menggala namanya yang dibawa-bawa, padahal dirinya hanya diam saja sedari tadi.


"Kenapa memakai namaku? Kan kamu sendiri juga bisa," tanya Gina menatap Firman.


"Supaya tidak lama urusanya," jawab Firman santai.


Gina hanya bisa menghela nafas saja menghadapi sikap kekasihnya yang kembali dalam mode dingin tersebut, namun entah kenapa saat Firman bersikap dingin dan cuek seperti itu justru membuat ketampanannya terlihat semakin bertambah, entah itu hanya pemikiran Gina saja atau mungkin bahkan pemikiran setiap wanita yang melihat wajah Firman.


Tidak berselang lama pelayan yang tadi melayani Firman kembali sambil membawa sebuah kotak berukuran cukup besar lalu meletakkannya di atas meja, pelayan itu juga membawa sebuah cek kertas di tangannya.


Setelah pelayan wanita tersebut meletakan kotak itu diatas meja kemudian dia menunjukan isinya kepada Firman dan Gina untuk melihat apakah benar barang itu milik mereka atau bukan.


"Benar ini barangku, ini pembayarannya dan sisanya ambil saja dari uang penjualan cincin yang aku lelang tadi," ujar Firman mengeluarkan sebuah kartu berwarna hitam dari dalam dompetnya kemudian memberikannya kepada pelayan tadi, setelah itu dilakukan pembayaran.


"Jadi setengah pembayaran akan dilakukan dengan uang hasil penjualan barang yang anda lelang tadi," ucap pelayan tersebut sembari membuka laptopnya.


"Benar," jawab Firman.


Firman mengambil kotak yang lumayan berat tersebut lalu menunggu pelayan menyelesaikan pembayarannya untuk mengambil bukti hasil pembayaran yang ia lakukan, setelah selesai pelayan memberikan bukti pembayaran berupa sebuah kertas nota untuk sebagai bukti bahwa Firman sudah membayar barang yang dibelinya.


"Terima kasih telah datang ke pelelangan kamu Tuan dan Nona," ucap pelayan itu dengan sopan.

__ADS_1


Firman berjalan bersama dengan Gina sembari membawa kotak berisikan pedang yang dibeli oleh Firman tadi, mereka berdua berjalan keluar menuju parkiran mobil untuk langsung kembali menuju hotel tempat mereka tinggal semebtara dikota ini.


Sampai di mobilnya kemudian Firman langsung meletakan kotak yang ukurannya lumayan besar tersebut ke dalam bagasi belakang mobil, lalu mereka berdua masuk kedalam mobil dan keluar dari dalam parkiran bawah tanah tersebut.


Firman setelah keluar dari dalam parkiran bawah tanah di tempat pelelangan tadi, langsung melajukan mobilnya dengan sangat kencang menuju hotel karena ada sesuatu yang ingin segera dilakukan olehnya.


Walaupun jalanan tampak tertutupi dengan salju yang lumayan licin dan bisa mengakibatkan sebuah kecelakaan, namun itu tidak ada masalah bagi Firman yang sangat ahli dalam hal mengemudi baik itu di jalanan biasa maupun di jalan yang ekstrim seperti sekarang ini.


"Sayang aku mau berhenti ditoko sebentar nanti," ucap Gina.


Posisi mereka saat ini masih berada didalam mobil dan melaju pada kecepatan yang terbilang lumayan kencang, juga jam menunjukan pukul 10.00 aktivitas orang berlalu-lalang masih banyak terlihat pada jam tersebut.


"Baiklah, kamu ingin pergi ke toko apa?" tanya Firman.


"Aku ingin ke toko pakaian wanita untuk membeli beberapa pakaian, karena kemarin aku lupa membawa beberapa baku jadi aku ingin membelinya saja," jawab Gina.


Mereka kemudian berjalan menuju sebuah mall yang buka sampai jam 11.00 malam, jadi masih sempat jika datang pada jam segini, sebenarnya Firman sudah menahan sesuatu sedari tadi makanya ia ingin cepat-cepat kembali untuk melakukan sesuatu tersebut.


Akan tetapi Gina ingin pergi ke toko untuk membeli sesuatu jadi Firman hanya bisa menurutinya saja dan berharap Gina cepat selesai membeli pakaiannya supaya dia bisa cepat sampai kembali ke kamar hotel tempat mereka menginap.


Sesampainya di depan mall tersebut, Gina langsung turun dari mobil kemudian masuk kedalam, sedangkan untuk Firman menunggu didalam mobil karena dirinya sangat malas untuk keluar mengikuti Gina.


Lagipula tadi Gina mengatakan jika dirinya hanya sebentar saja karena hanya ingin membeli beberapa barang yang dibutuhkan saja, lalu setelah selesai langsung kembali menuju mobil.


Firman dengan santainya menunggu Gina yang masih berada didalam mall dengan duduk di kursi pengemudi sambil memakan beberapa cemilan yang dibeli oleh Gina tadi saat mereka berangkat menuju tempat pelelangan.


[Ding ... Misi System Telah Dilaksanakan ...


Hadiah : Skill Meringankan Tubuh Tingkat Master


Apakah Host Ingin Memasang Skill Hadiah?]


Notifikasi dari system tiba-tiba terdengar di kepala Firman saat dirinya sedang bersantai menunggu Ginan datang, System mengabari jika misinya telah selesai dilakukan.


"Pasang sekarang saja System, aku sangat penasaran dengan skill itu," ujar Firman yang sudah tidak sabar ingin merasakan skill baru yang didapatkannya.


[Ding ... Memasang Skill Hadiah ...


Memasang Skill Meringankan Tubuh Tingkat Master Dimulai ...


10%...


20%...


30%...


40%...


50%...


60%...

__ADS_1


70%...


80%...


90%...


100%...


Skill Meringankan Tubuh Telah Terpasang.]


Tubuh Firman merasakan seperti dialiri oleh angin yang membuat tubuhnya menjadi terasa dingin tapi itu berlangsung hanya sebentar saja sebelum semuanya kembali normal dan pemasangan skill telah selesai dilaksanakan.


Firman merasakan tubuhnya menjadi semakin ringan setelah pemasangan skill tersebut, rasanya ia bisa berlari dengan kencang dengan keadaan tubuh yang ringan tersebut, tetapi yang membuat Firman agak heran adalah kenapa rasa sakit yang didapatkan saat pemasangan skill tadi tidak seperti yang dirasakan pada saat pemasangan skill tingkat master pada biasanya.


Padahal biasanya saat memasang skill tingkat master maka tubuh Firman akan merasakan reaksi yang sangat hebat bahkan sampai merasakan sakit yang sangat amat sakit, tapi kali ini hanya sedikit merasakan dingin pada tubuh saja sudah selesai pemasangan skill nya.


"System, kenapa pemasangan skill nya tidak terasa apa-apa? Padahal kan jika memasang skill tingkat master maka akan merasakan efek yang lebih kuat dari pemasangan skill biasanya," tanya Firman penasaran.


[Ding ... Itu Tergantung Skill Apa Yang Host Pasang Karena Setiap Skill Tingkat Master Tidak Akan Sama Efeknya ...


Ada Yang Harus Merasakan Rasa Sakit Yang Sangat Hebat Saat Pemasangan Skill Nya Lalu Ada Juga Yang Hanya Merasakan Sedikit Efek Pada Saat Pemasangan Skill Nya.]


Firman menganggukan kepala memahami apa yang dikatakan oleh System barusan, jadi kesimpulannya jika skill yang dipasang itu memiliki efek yang kuat seperti skill bela diri maka efeknya akan kuat juga, jika pada saat pemasangan skill beladiri berlangsung maka seluruh tubuh Firman akan merasakan efeknya seperti pembentukan tulangnya kembali menjadi lebih kuat untuk menahan kekuatan dan juga ototnya juga menjadi lebih kuat lagi dari sebelumnya.


Hal itulah yang membuat rasa sakit pada saat pemasangan skill, sedangkan pada saat memasang skill biasa maka efek yang ditimbulkan tidak berdampak langsung pada tubuh Firman yang membuat efeknya juga tidak terlalu sakit atau berlebihan, hanya sedikit saya yang dirasakan oleh Firman laku pemasangan skill selesai.


Tapi tadi Firman hanya memasang skill meringankan tubuh saja yang membuat tubuhnya menjadi ringan, meskipun skill tersebut termasuk kedalam skill beladiri akan tetapi efeknya tidak terlalu kuat lantaran hanya mengubah tubuh Firman agar lebih ringan saja saat melakukan sesuatu, jadi lemasangan skill ini berhubungan dengan angin yang membuat Firman tidak merasakan efek yang terlalu kuat.


Setelah beberapa menit menunggu akhirnya Gina keluar juga sambil membawa beberapa kantong belanjaan yang lumayan banyak, Gina langsung masuk kedalam mobil dan meletakan barang belanjaannya dibangku belakang yang kosong.


"Sudah selesai semua?" tanya Firman memastikan.


"Sudah sayang," jawab Gina.


Mereka pun kemudian melanjutkan kembali perjalanan yang hanya tinggal sedikit lagi sudah sampai di hotel tempat mereka berdua menginap, hanya membutuhkan waktu sekitar 3 menit saja mereka sudah sampai di hotel tempat mereka menginap.


Setelah sampai di hotel, Firman menuju tempat parkir untuk memarkirkan mobilnya kemudian keluar bersama dengan Gina Dari dalam mobil, kemudian Firman membantu Gina membawakan barang belanjaannya yang cukup banyak, sedangkan untuk barang yang dibeli Firman saat lelang tadu ditinggal di dalam bagasi mobil karena besok juga mereka akan pulang, jadi tidak perlu repot membawa barang tersebut.


Mereka menggunakan lift berjalan menuju lantai tempat kamar mereka berada, setelah beberapa menit akhirnya sampai di lantai tempat kamar mereka berdua kemudian Firman langsung berjalan kedepan kamar membuka pintu menggunakan kunci digital berupa sebuah kartu.


Gina langsung masuk kedalam kamar dan berlari menuju ruang ganti pakaian entah untuk apa dia langsung berlari kesana, sedangkan untuk Firman saat ini sedang merebahkan tubuhnya diatas kasur karena merasa sedikit lelah.


"Entah kenapa aku jadi tidak bisa menahan hasr4t ku untuk berhubungan badan sejak tadi. Ini salah para pelayan di tempat pelelangan tadi, kenapa juga mereka harus menggunakan pakaian yang sangat begitu terbukanya, ugh ... aku sudah sangat tidak tahan sekali," kata Firman berbicara sendiri.


Sebagai seorang laki-laki yang normal wajar bagi Firman untuk merasakan hawa n4fsu pada saat melihat wanita yang memakai pakaian sangat ketat dan minim sekali seperti para pelayan di tempat pelelangan tadi, itulah yang sedari tadi ditahan oleh Firman agar tidak sampai kelepasan.


Firman ingin segera tidur agar tubuhnya yang terasa panas bisa kembali normal lagi setelah bangun besok pagi, walaupun harus menahannya tapi Firman akan berusaha untuk tidak sampai lepas kendali, tapi jika ada kesempatan maka dengan segera Firman akan mengambilnya, rezeki tidak boleh ditolak kan.


Sebenarnya sejak tadi Firman ingin segera melahap Gina setelah sampai di kamar hotel, tetapi saat melihat wajah kelelahan Gina itu membuat Firman tidak tega dan lebih memilih menahan dirinya saja daripada harus membuat Gina tambah merasa kelelahan karena harus melayaninya.


Diatas ranjang besar yang ditempatinya, Firman akan memejamkan mata untuk tidur terlebih dahulu untuk memenangkan dirinya, Gina sendiri masih didalam ruang ganti pakaian, mungkin sedang melepas gaunnya untuk berganti ke baju santai untuk tidur.

__ADS_1


__ADS_2