System Menjadi Pria Sukses

System Menjadi Pria Sukses
System Sukses 80


__ADS_3

Chapter 80


Setelah makan siang selesai, Firman pamit untuk kembali ke rumahnya sekalian mengerjakan beberapa hal yang berhubungan dengan perusahaannya.


Tapi saat sampai di depan rumahnya Firman melihat ada mobil Yudi di sana pemberian dari Firman agar asistennya tersebut bisa lebih cepat dalam bekerja dan bepergian.


Firman lalu masuk kedalam rumahnya yang ternyata di dalam sudah ada Anggita serta dua orang lainya yang duduk di depan yaitu Yudi dan Karmila yang sepertinya ada sesuatu yang ingin dibicarakan oleh mereka berdua.


"Sayang, sini duduk dulu katanya mereka mau bicara sesuatu sama kamu." Ucap Anggita saat melihat Firman baru masuk kerumahnya.


Firman lalu duduk di samping Anggita berhadapan dengan Yudi juga Karmila, namun ada satu hal yang agak membuat Firman bertanya tanya, yaitu Karmila yang terlihat seperti menahan sesuatu tampak sangat gelisah.


Sebenarnya saat Firman baru masuk tadi Karmila sudah merasa sangat gugup dan takut karena hal yang akan dibicarakannya kali ini menyangkut Karmila itu sendiri.


"Ada apa?" Tanya Firman langsung pada intinya.


"Kita mau bicara sesuatu pada bos, ini menyangkut kita berdua." Jawab Yudi tampak ada kebahagiaan dari wajahnya yang terpancar jelas.


"Apa itu? " Ucap Firman penasaran.


"Jadi kami ingin minta ijin kepadamu untuk menikah secepatnya, aku dan Karmila sudah menjalin hubungan dekat selama beberapa hari ini dan aku tidak ingin berlama lama dalam menjalin hubungan karena takutnya nanti malah banyak halangan jika kami ingin meresmikannya." Jawab Yudi sambil menatap Karmila yang ada disampingnya dengan tersenyum.


Sementara Karmila sendiri merasa sangat gugup hingga jantungnya berdegup dengan kencang sangking takutnya, sebenarnya Karmila tidak ingin menemui Firman saat ini tetapi karena diajak oleh Yudi jadi dia memberanikan diri untuk datang ke sini dan membicarakan mengenai hubungan mereka berdua.


Firman dan Anggita tampak senang menyambut hubungan mereka berdua apalagi Yudi dan Karmila bekerja bersama sama jadi akan lebih mudah nantinya dalam bekerja jika mereka mempunyai hubungan yang yang lebih dekat.


"Baguslah kalau begitu, kapan rencananya kalian akan menikah?" Tanya Firman.


"Aku tidak tahu, mungkin dalam waktu dekat ini karena sekarang kita masih disibukan dengan pekerjaan yang menumpuk apalagi perusahaan sedang naik naiknya sekarang." Jawab Yudi.


"Nanti aku dan Firman akan memberikan kalian ijin jika ingin menikah, aku sungguh iri kepada Karmila yang baru beberapa hari berhubungan saja sudah diajak menikah sedangkan aku yang sudah lama masih seperti ini saja." Ucap Anggita menyindir Firman yang kurang peka terhadap perasaan wanitanya.

__ADS_1


"Maksud kamu apa?" Tanya Firman yang ternyata masih cuek juga setelah disindir oleh Anggita.


"Tidak ada!" Jawab Anggita tampak kekesalan dati wajahnya.


Di tengah obrolan mereka ada sepasang mata yang sedari tadi selaku menatap kearah Firman dengan rasa rindu yang begitu dalam, tatapan yang memperlihatkan sebuah perasaan yang sulit untuk diungkapkan dengan menggunakan kata kata.


Tidak lain dan tidak bukan tatapan itu berasa dari Karmila yang dari tadi menahan air matanya agar tidak menetes. Jauh didalam lubuk hatinya yang paling dalam Karmila masih sangat mencintai Firman bahkan rasa cinta itu tidak akan hilang meski ada jutaan laki laki yang bersamanya tetap Firman yang selalu bersarang di hatinya yang terdalam.


Tapi Karmila sadar jika ia tidak mungkin bisa mendapatkan Firman orang yang sangat ia cintai, jadi Karmila mulai mencoba membuka hatinya untuk orang lain yaitu Yudi yang setiap hari mereka bekerja bersama sama dan sering juga jalan jalan bersama menghabiskan waktu berduaan.


Karena sering bersama sama itulah membuat Karmila mulai merasa nyaman dengan keberadaan Yudi yang selalu ada untuknya setiap ia membutuhkan nya.


Sampai akhirnya pada suatu malam pada saat Yudi mengajak Karmila makan malam bersama, Yudi mengungkapkan perasaannya yang ternyata juga menyukai Karmila dari awal mereka bertemu pada saat Firman meminta Yudi untuk menjaga Karmila dulu.


Karmila jelas sangat terharu dengan ungkapan dari Yudi yang membuatnya sedikit merasa bahagia, hubungan mereka berjalan dengan baik sampai saat ini. Yudi mengajak Karmila untuk menemui Firman karena ia ingin segera meresmikan hubungan mereka berdua ke jenjang yang lebih serius.


"Tapi aku ingin bertanya kepada Bang Yudi tentang sesuatu, bisa kita bicara berdua saja Bang." Firman mengajak Yudi kebelakang rumah tepatnya di depan taman yang luas sekali.


"Kamu mau bicara apa Firman? Kelihatannya serius banget." Ucap Yudi sangat penasaran.


"Aku cuma mau tanya sesuatu sama abang, apakah abang sudah tau masa lalu Karmila seperti apa?" Pertanyaan Firman sontak saja membuat Yudi terkejut.


Bukan terkejut karena baru mengetahui Karmila mempunyai masa lalu, tapi terkejut bagaimana Firman bisa tau mengenai masa lalu kekasihnya tersebut yang sangat kelam.


"Iya aku sudah mengetahuinya." Jawab Yudi dengan wajah yang menampilkan kemarahan.


"Apakah abang masih mau menerima Karmila meskipun dengan masa lalu yang seperti itu?" Firman kembali bertanya untuk menguji seberapa cintanya Yudi kepada Karmila.


"Aku akan tetap bersamanya dan menerima semua kekurangan yang dia miliki! Tidak peduli sekelam apapun masa lalu nya aku akan selalu menyayangi dia sepenuh hatiku." Jawab Yudi dengan sangat percaya diri tanpa ada keraguan sama sekali dari wajahnya.


Firman tersenyum sedikit saat mendengar jawaban dari Yudi yang sudah dianggapnya seperti kakak sendiri. Tanpa disadari mereka ada dua orang yang menguping pembicaraan mereka berdua siapa lagi kalau bukan Anggita dan Karmila.

__ADS_1


Saat mendengar jawaban dari Yudi tadi, seketika hati Karmila merasa sangat bahagia dan bersalah, merasa bahagia karena ternyata ada orang yang menerima dirinya serta kekurangan nya walaupun dengan masa lalu yang se begitu kelamnya.


Sekaligus merasa bersalah karena Karmila masih memiliki perasaan kepada laki laki lain padahal sudah jelas ada laki laki yang sangat menyayanginya, tapi sekarang Karmila akan mencoba untuk menghilangkan perasaan nya pada Firman meskipun itu sangat sulit tapi Karmila akan terus berusaha hingga bisa menerima Yudi sepenuhnya.


Kembali pada Firman dan Yudi yang masih ngobrol mengenai sesuatu sampai Yudi penasaran bagaimana Firman bisa mengetahui masa lalu dari Karmila.


Lalu Firman menceritakan awal dirinya menyelamatkan Karmila dari kekangan keluarga Gunawan hingga merawat Karmila di rumahnya dulu sampai niatnya sekarang untuk membalas keluarga Gunawan yang sudah sangat keterlaluan dengan tindakan mereka yang semaunya sendiri.


"Jadi keluarga Gunawan yang merusak hidup Karmila! Aku pasti akan membalas mereka!" Ucap Yudi dengan amarah yang berapi api saat mengetahui fakta tersebut.


"Nanti juga bisa membalasnya bang, sekarang kalian kerja saja dulu yang baik dan jika abang mau membantu untuk membalas dendam pada keluarga itu, abang bisa mencari bukti bukti kebusukan mereka lalu serahkan padaku nanti aku akan menggunakan bukti bukti itu untuk menjatuhkan mereka hingga hancur." Firman mengungkapkan rencana dirinya untuk menghancurkan keluarga Gunawan.


"Baik, aku pasti akan membantu dan terima kasih Firman karena sudah menyelamatkan Karmila waktu itu terima kasih juga karena sudah membuat hidup kami semua bisa naik karena pekerjaan yang kamu berikan." Ucap Yudi menunduk ke arah Firman karena rasa terima kasihnya.


"Sudahlah bang, aku sudah menganggap kalian seperti keluargaku sendiri jadi tidak usah sungkan. Ada satu hal lagi yang aku minta sama abang buat mengurusnya, apakah bisa?" Tanya Firman dengan nada serius.


"Apa itu? Aku pasti akan melakukan semua perintahmu." Balas Yudi.


"Aku punya sebuah geng yang memiliki bisnis pengamanan, bisakah abang untuk mengurusnya karena aku tidak bisa mengurusi banyak hal sekaligus." Ucap Firman.


"Baiklah aku akan membantu mengurusnya, tapi apa yang harus aku lakukan? " Tanya Yudi bingung.


"Abang awasi saja mereka dan urusi soal pekerjaan nya, dibalik bisnis pengamanan ada pekerjaan lain dibalik layar yang dilakukan oleh geng milikku, tugasmu untuk mengawasi pekerjaan tersebut agar tidak ada anggota yang melenceng dari peraturan organisasi." Jawab Firman menjelaskan apa saja pekerjaan yang harus dilakukan oleh Yudi.


Mereka lalu mengobrol sebentar sampai akhirnya Yudi dan Karmila pamit pergi karena harus menyelesaikan beberapa urusan di perusahaan.


Tersisa Firman dan Anggita yang sedang membicarakan sesuatu hal mengenai masalah membalas keluarga Gunawan.


*Jangan lupa like dan dukungan nya teman teman.


...Terima Kasih...

__ADS_1


__ADS_2