System Menjadi Pria Sukses

System Menjadi Pria Sukses
System Sukses 138 Mulai Pertempuran


__ADS_3

Chapter 138


Setelah sampai di atap gedung tersebut, Firman berjalan menuju sebuah tempat yang merupakan jalur masuk kedalam gedung dari atap.


Karena atap gedung tersebut landai dikarenakan menggunakan atap cor, jadi Firman dengan mudah berjalan di atasnya, bisa terlihat jika di atap gedung tersebut banyak sekali bekas botol air minuman beralkohol.


"Sepertinya mereka baru saja melangsungkan pesta di sini," gumam Firman melihat tumpukan botol tersebut.


Namun Firman tiba-tiba kepikiran sesuatu pada saat melihat banyak botol minuman beralkohol tersebut yang membuatnya tersenyum licik seperti sedang memikirkan sesuatu hal yang membuatnya senang.


"Jika mereka baru selesai minum berarti kekuatan pasukannya juga berkurang, alhasil aku jadi lebih mudah menyerang mereka lalu mengambil alih kelompok ini hahaha... keberuntungan memang selalu ada," ujar Firman tertawa senang.


Setelah itu Firman masuk kedalam gedung melalui lantai atas dengan cara membuka pintu masuk menggunakan sebuah kunci otomatis yang ia bawa dari markas Serigala Hitam kemarin.


Kunci otomatis tersebut bukan sembarang kunci seperti biasanya, kunci tersebut bisa menyesuaikan bentuknya dengan pintu yang akan dibukanya dengan tepat yang hasilnya pintu seperti apapun dapat dengan mudah dibuka olehnya tanpa kesulitan yang berarti.


"Kukura barang ini tidak berguna, ternyata sangat berguna juga, untung saja Bagas memberikan ku kunci ini, jika tidak aku akan kesulitan membobol pintu setebal ini," ucap Firman lalu pergi masuk kedalam gedung.


Tujuan Firman mengapa masuk melalui lantai atas adalah untuk menghindari ratusan penjaga yang ada di lantai bawah, hampir di setiap sudut gedung tua ini ada penjaga baik itu yang bersenjata tajam maupun yang bersenjata api.


Selain itu jika masuk melalui jalur atas kemungkinan Firman bertemu dengan para atasan Black Dragon lebih mudah, karena biasanya para pimpinan maupun ketua kelompok berada di lantai atas dengan penjagaan yang ketat.


Firman masuk kedalam gedung melewati tangga turun ke lantai bawahnya, melewati lorong yang gelap karena tidak ada penerangan membuat Firman agak kesulitan dalam menyusuri jalanan gedung tersebut.


'Untung aku membawa kacamata ini,' batin Firman menggunakan kacamata yang bisa melihat di kegelapan yang memudahkan Firman dalam melihat sekelilingnya.


Setelah menyusuri jalan yang gelap, akhirnya Firman sampai di tempat yang ada lampu penerangannya, terlihat di sepanjang jalan ada banyak sekali penjaga yang berpatroli.

__ADS_1


Karena penjagaan yang cukup ketat tersebut membuat Firman agak kesulitan saat ingin menerobos masuk ketempat ketua Black Dragon yang ada di dekatnya.


Sebelumnya Firman telah melihat denah tata letak dari keseluruhan gedung ini, semua letak ruangan sampai jalur angin Firman telah menghafalkannya dengan baik.


'Sial! Kuhitung ada sekitar 150 penjaga di lantai ini, akan sangat berbahaya jika aku menyerang sendirian.


Aku yakin mereka semua sangat terlatih, berbeda dengan para anak buah Wirjo saat itu yang hanya amatiran biasa,' ucap Firman dalam hati sedang memikirkan cara untuk memulai aksinya.


Memang terlihat sangat jelas jika para anggota Black Dragon ini sangat terlatih, senjata nya saja sangat lengkap sekali dan pakaian mereka juga disertai dengan pelindung anti peluru yang membuat sulit Firman jika ingin menyerang mereka menggunakan senjata api.


Akhirnya karena tidak memiliki rencana lagi, Firman menghubungi Bagas untuk segera bersiap dengan pasukan nya dari Serigala Hitam yang nantinya akan menyerang secara terang-terangan markas Black Dragon.


Setelah menghubungi Bagas melalui pesan singkat, Firman mencari tempat yang tepat untuk menunggu para anak buahnya datang sembari memantau situasi yang ada di dalam gedung tersebut.


Firman menemukan sebuah tempat yang sangat cocok untuknya menunggu, yaitu sebuah jalur pembuangan angin atau ventilasi udara yang sudah tidak berfungsi lagi.


Masuk kedalam jalur udara tersebut yang ukuranya hanya muat untuk satu orang saja, Firman menyusuri lorong sempit tersebut hingga sampailah di atas sebuah ruangan yang ada ketua Black Dragon di dalamnya.


Firman sengaja menggunakan anak buahnya di Serigala Hitam untuk memancing keributan yang bisa membuat para anggota Black Dragon fokus untuk melawan mereka.


Setelah fokus para anggota Black Dragon teralihkan, Firman menyusup masuk dengan mudah dan menangkap Raja untuk membuatnya menjadi sandera agar para anak buahnya menyerang lalu Firman dengan mudah mengambil alih Black Dragon tanpa adanya kesulitan.


"Keadaan di lapangan memang sulit diprediksi, aku sudah merencanakan secara matang untuk menyerang sendirian, tetapi ternyata tidak berjalan dengan lancar, ratusan penjaga diluar dan ratusan lainya di dalam, ribuan penjaga ada di gedung ini aish... Sungguh tidak enak sekali nasibku," ujar Firman mendengus kesal.


Baru saja mendapatkan keberuntungan sekarang malah sudah mendapatkan masalah yang begitu sulit untuk dihadapi. Jika masih ada ratusan orang mungkin Firman masih bisa menghadapinya seperti di pabrik waktu itu.


Tapi sekarang ada mungkin sekitar ribuan orang yang akan dihadapi, jika salah langkah sedikit saja akan habis sudah nasib Firman di dunia ini dan tentunya Firman tidak ingin mati konyol seperti itu, ia masih ingin menikmati hidup dengan para wanita dan juga keluarganya.

__ADS_1


.............


Di tempat lain saat ini para pasukan Serigala Hitam telah bersiap untuk menyerang markas Black Dragon, memang mereka semua telah bersiap dari sebelum diberi pesan oleh Firman.


Bagas sudah mewanti-wanti hal ini akan terjadi makanya ia memberi komando kepada para anggotanya untuk pergi ke markas Black Dragon guna membantu Firman jika nantinya mengalami kesulitan seperti sekarang ini.


"Bos, kapan kita akan menyerang?" tanya salah satu anggota kepada Bagas.


"Tunggu sampai ketua memberi perintah kepada kita untuk menyerang baru kita mulai menyerang," jawab Bagas.


Lalu tak lama kemudian, Bagas mendapatkan pesan dari Firman tadi yang menyuruhnya untuk menyerang Black Dragon, Bagas dengan sigap langsung memerintahkan anak buahnya bersiap.


Para anggota Serigala Hitam telah siap dengan berbagai senjata yang mereka bawa, dalam penyerangan kali ini Bagas hanya menerjunkan sekitar 100 anggotanya.


Pasukan sebanyak itu sudah dirasa cukup jika harus melawan ribuan orang dari Black Dragon, mengingat kualitas latihan dari Serigala Hitam sangatlah berat yang pastinya membuat kualitas para anggotanya juga sangat baik dalam segala hal khususnya bertarung.


"Baiklah semuanya bersiap! Maju!" seru Bagas yang langsung disambut oleh para anggotanya dengan menembaki para penjaga yang ada di luar markas Black Dragon dengan sangat brutal hingga membuat ratusan nyawa melayang hanya dalam sekejap mata.


Para anggota Black Dragon seketika langsung panik setelah mendengar suara tembakan dari luar gedung yang membuat para penjaga yang berpatroli di luar langsung mencari tempat perlindungan agar tidak menjadi sasaran tembak.


Sedangkan yang ada di dalam gedung bersiap dengan senjata masing-masing membalas tembakan yang dilancarkan dari pihak Serigala Hitam.


Pertempuran hebat pun tidak terelakan antara dua kubu yang berbeda jumlah sangat jauh sekali. Pasukan Serigala Hitam terus menekan sehingga banyak sekali korban yang berjatuhan dari kubu Black Dragon.


Dor...Dor...Dor...Dor...Dor...Dor...


Suara tembakan sangat keras bersahutan antara kedua belah pihak, keduanya sama-sama kuat dalam hal pertempuran karena memiliki kelebihannya masing-masing.

__ADS_1


Walaupun Serigala Hitam kalaj dalam hal jumlah, tetapi mereka dengan mudah dapat menerobos pertahanan luar dari Black Dragon hingga saat ini para pasukan Serigala Hitam sudah berada di lantai bawah gedung markas Black Dragon.


Baku tembak terus terjadi hingga adu kekuatan tangan kosong maupun senjata juga ikut terjadi, para pasukan dari kedua belah pihak tidak ada yang mau mengalah.


__ADS_2