System Menjadi Pria Sukses

System Menjadi Pria Sukses
System Sukses 233 Suasana Yang Menyedihkan


__ADS_3

Chapter 233


Kisah yang dialami oleh Fia hampir sama dengan apa yang dialami Bulan dulunya, sama-sama berawal dari masalah keluarga hingga membuat diri mereka terjerumus kedalam masalah yang sangat besar sehingga membuat diri mereka menjadi tidak berdaya dan hanya bisa menangis saja tanpa bisa melawan karena tidak mempunyai kekuatan untuk melakukannya.


'Aku tidak menyangka jika kehidupan yang harus dijalani Fia sangatlah berat sekali hingga harus berjuang demi sesuap nasi dengan menjual tubuhnya sendiri, walaupun itu menjijikan tapi aku tahu jika dia sama sekali tidak menginginkan hal ini terjadi dalam hidupnya,' batin Firman ikut merasa marah karena mendengar kisah hidup yang dijalani oleh Fia yang begitu kelam nya.


Setelah semuanya menjadi jelas dan segala penjelasan yang disampaikan oleh System sudah cukup untuk digunakan sebagai alat guna membantu Fia supaya tidak dituduh terus menerus oleh rekan-rekanya, apalagi kehidupan masa lalunya yang begitu kejam pastinya membuat trauma tersendiri bagi Fia.


Meskipun masa lalu Fia bisa dikatakan cukup tidak mengenakan, namun Fia bisa menutupi hal tersebut dengan sangat baik sehingga tidak ada orang yang bisa menyadari ada hal yang aneh pada diri Fia, memang bakat akting yang dimiliki oleh Fia sangat bagus sekali sehingga membuat semua orang tidak menyadari bahwa sebenarnya ada sebuah kesedihan yang sangat mendalam di dalam dirinya selama ini tanpa bisa dikeluarkan.


Temperamen buruk yang dimiliki oleh Fia pastinya terjadi karena trauma masa lalunya hingga membuat dia tidak bisa memaafkan dirinya sendiri karena kesalahan tersebut, meskipun sebenarnya pada kasus ini Fia sama sekali tidak bersalah bahkan ia merupakan seorang korban kelicikan beberapa orang yang berniat mencelakainya hingga akhirnya membuat Fia menjadi orang yang kuat dan memiliki sifat tegas terhadap apapun seperti sekarang ini.


Tetapi Fia termasuk wanita yang sangat kuat dalam menghadapi kehidupan, bukan hanya kuat secara fisik namun juga kuat secara mental dan keteguhan hati, jika sejak dulu Fia sudah tidak sanggung dalam menjalani kehidupan ini mungkin ia sudah menyerah sejak dulu dan memilih untuk mengakhiri hidupnya saja daripada harus mengalami nasib buruk seperti itu,


Namun karena kekuatan yang ada didalam dirinya sehingga membuat Fia mampu bertahan hingga sekarang ini meskipun hanya berjuang sendirian saja tanpa ada sosok teman ataupun keluarga yang menyemangati, apalagi pasangan sama sekali tidak ada dalam masa lalu Fia dirinya memiliki pasangan, karena mana mungkin ada laki-laki yang mau kepada seorang wanita penghibur seperti dirinya, itulah yang ada di dalam pikiran Fia.


Fia adalah wanita hebat yang harus dicontoh semangat juangnya yang tidak pernah padam meski diguncang berbagai halangan, manusia kuat yang sesungguhnya apa pada diri Fia saat ini yang telah berhasil keluar dari masa lalunya yang sangat buruk tersebut dan melangkah maju ke depan membuat warna baru pada kehidupannya yang dulunya tidak baik tersebut.


Firman melihat ke arah semua orang yang pada saat ini juga tengah menatap ke arah dirinya karena menunggu penjelasan yang akan disampaikan oleh Fian tentang apa yang sebenarnya terjadi kepada Fia, setelah melihat semua orang pandangan Firman lalu menghentikan pandangan matanya pada saat sudah sampai kepada Fia yang terlihat menatap kearah Firman juga dengan tatapan yang tidak menentu.


Pada saat Firman melihat mata Fia, ia melihat ada seperti sebuah ketakutan yang sangat mendalam terdapat pada diri Fia yang terdalam, meskipun Fia sudah berusaha untuk menutupinya akan tetapi ketakutan tersebut tidak bisa disembunyikan di hadapan mata tajam yang dimiliki oleh Firman.


Sebuah rasa takut yang amat mendalam dirasakan Fia sehingga membuat seperti sebuah trauma tersendiri bagi Fia, makanya pada saat melihat Firman yang memiliki lebih dari satu wanita membuat Fia menjadi mengingat kembali masa lalunya yang dimana pada saat itu dirinya juga sering hanya dijadikan sebagai mainan untuk memuaskan pelanggannya saja tanpa melihat apakah Fia sedang menderita atau tidak.


Mau bagaimanapun buruknya masa lalu yang pernah dialami Fia, ia tetaplah seorang wanita yang rindu akan kasih sayang dan ingin juga merasakan dilindungi oleh pasangannya nanti, akan tetapi karena rasa takut dan trauma kepada pria membuat Fia menjadi tidak bisa lagi dekat dengan pria meskipun dirinya sudah bisa terbebas dari kekangan masa lalu serta pekerjaan yang dulu ia lakukan.

__ADS_1


Bukan hanya bisa melihat secara nyata, Firman juga bisa melihat apa saja yang ada di dalam diri seseorang khususnya urusan hati, karena hal itulah Firman jadi tahu jika pada saat ini Fia sedang merasa sangat ketakutan sekali apalagi ditambah dengan adanya tatapan menginterogasi yang berasal dari rekan-rekannya yang lain membuat Fia merasa seperti sedang berada di dalam sebuah ruangan interogasi yang mencekam.


"Apakah aku boleh bertanya sesuatu kepadamu Fia?" tanya Firman sebelum memulai membicarakan mengenai tanggapan apa yang akan dilakukan kepada Fia nantinya.


"Apa yang kau inginkan dariku?! Semua laki-laki sama saja, hanya menginginkan kesenangan pribadi tanpa memikirkan perasaan perempuan yang disakitinya!" ujar Fia dengan nada bicara yang terkesan menghina Firman dan mengata-ngatai bahwa menurut pandangannya semua pria itu sama buruknya.


"Aku tidak akan menyakitimu sama sekali, aku hanya ingin bertanya apakah ketakutan itu akan terus berkembang atau tidak?


Jangan pernah takut untuk memulai sesuatu dan cobalah untuk melawan apa yang membuat kamu menjadi seperti ini, ingatlah bahwa kau masih memiliki kami di sini, jika memang kau membenciku maka aku akan pergi tapi jangan kau salahkan teman-temanmu yang lain,


Mereka semua yang telah berjasa pada kehidupanmu setelah semua masa lalu yang sudah kau alami, jangan bersedih lagi mulai saat ini hingga seterusnya," kata Firman mengungkapkan semua apa yang ingin dibicarakan kepada Fia dengan jelas tanpa ada yang ditutup-tutupi sama sekali olehnya.


Semua orang yang mendengar apa yang dikatakan oleh Firman menjadi sangat bingung apalagi ditambah dengan adanya kata-kata mengenai masa lalu yang semakin membuat mereka semua yang berada di dalam ruangan tersebut menjadi sangat penasaran sekali.


Namun ada satu orang yang biasa saja pada saat mendengar apa yang dikatakan oleh Firman, dia adalah Gina yang sepertinya memang telah mengetahui hal apakah yang dimaksud oleh Firman dalam kata-katanya barusan, kemungkinan besar Gina juga sudah tahu tentang masa lalu yang dialami oleh Fia makanya terlihat seperti ada rasa sakit pada diri Gina saat mendengar hal tersebut.


Hal itu bisa terjadi karena sebelum menerima orang untuk masuk ke dalam kelompok mafia miliknya untuk menjadi anggota, Gina selalu mengetes semua calon anggotanya lalu setelah itu dirinya akan mencari tahu seluruh hal apa saja yang berhubungan dengan orang tersebut tanpa terkecuali,


Bahkan sampai masa lalunya juga akan dikorek tuntas oleh Gina untuk mencari informasi, hal itu dilakukan bukan tanpa alasan. Gina yang memiliki masa lalu yang bisa dikatakan buruk membuat dirinya tumbuh menjadi gadis yang kuat serta pemberani dalam menghadapi berbagai masalah, maka dari itu jika anggotanya ada yang memiliki masa lalu yang sama buruknya dengan dirinya maka Gina dengan senang hati akan membantu anggotanya tersebut.


Syarat untuk menjadi sosok pemimpin yang baik semua sudah ada pada diri Gina, baik kepada seluruh anggotanya, tidak menggunakan jabatan sebagai alat untuk menindas orang lain, dan juga selalu melindungi orang-orang yang ada disekitarnya meskipun itu hanya orang biasa.


.........


Kembali pada Fia yang merasa seperti ada yang mengganjal di dalam hatinya setelah mendengarkan perkataan Firman tadi, meskipun ia sudah menahan diri untuk tidak bersedih tetapi karena teringat kembali dengan masa lalunya yang kelam hal itu membuat Fia menjadi sangat sedih hingga tak terasa butiran air mata mulai keluar dari sudut matanya.

__ADS_1


Air mata yang selama ini telah ditahan supaya tidak keluar, pada akhirnya tidak bisa ditahan lagi oleh Fia, tangisan penuh kesedihan dan juga ketakutan membuat suasana didalam ruangan menjadi sangat berbeda dari awal tadi.


Firman dan Gina yang melihat air mata dari Fia yang mengalir menjadi ikut sedih karena mereka jadi merasakan apa yang dialami oleh Fia, masa lalu Gina yang kelam hidup di jalanan sedari kecil dan tidak memiliki keluarga sama sekali, lalu untuk Firman yang hidup berdua saja dengan sang ibu dengan hidup seadanya tanpa kehadiran sosok ayah sehingga membuat Firman menjadi pribadi yang lebih dewasa daripada anak muda seusia dengannya.


"Aku tahu mengapa kamu bersikap arogan seperti itu sejak dulu, sikapmu yang seperti itu karena kau tidak ingin jadi seperti dulu, menjadi seseorang yang selalu ditindas padahal tidak tahu salahnya apa, kamu bersikap sok kuat padahal jauh di dalam hatimu ada sebuah luka yang tidak akan sembuh sampai kapanpun," ucap Gina berdiri dari pangkuan Firman lalu berjalan menuju tempat duduk Fia berada.


Setelah sampai di dekat tempat duduk Fia, dengan penuh kasih sayang sebagai keluarga Gina langsung memeluk tubuh Fia yang mana hal tersebut membuat sebuah tanda tanya besar di pikiran semua orang yang berada di dalam ruangan tersebut termasuk Lina dan Kalina.


Mereka menjadi sangat heran lantaran melihat Gina yang seharusnya marah karena telah ditipu oleh Fia, sekarang justru mereka melihat Gina yang sedang memeluk Fia seperti sedang menenangkannya dari rasa sedih yang selalu dipendam olehnya selama mini.


"Apa yang sebenarnya terjadi di sini? Bisakah kalian menjelaskan apa yang dimaksud kak Firman tadi? Lalu mengapa kak Gina tiba-tiba memeluk dia padahal kan seharusnya Kak Gina marah karena dikhianati?!" ucap Lina dengan wajah yang tampak kebingungan sekali dengan apa yang sebenarnya terjadi saat ini.


Apa yang dikatakan oleh Lima itu juga sama hal nya dengan apa yang dirasakan oleh semua orang yang berada di sana, mereka juga ikut merasa bingung lantaran tindakan dari Gina yang diluar ekspektasi mereka.


"Sayang, bisakah kamu jelaskan apa yang sebenarnya terjadi kepada kami?" tanya Kalina yang sedari tadi diam menyimak pembicaraan sekarang ikut bertanya karena ia juga merasa sangat penasaran pada masa lalu dari Fia yang dikatakan oleh Firman tadi.


Firman juga sebenarnya ingin menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi kepada semua orang, akan tetapi ia belum mau berbicara sebelum diberikan izin oleh Fia untuk bercerita karena mau bagaimanapun ini semua berhubungan erat dengan kisah masa lalu dari Fia yang pastinya akan membuatnya teringat kembali dengan masa-masa kelam tersebut bila diceritakan kembali nantinya.


Saat ini Gina masih memeluk tubuh Fia yang juga membalad pelukan dari Gina karena dia merasa seperti ada yang memperhatikan dan juga menyayangi dirinya setelah sekian lama tidak ada yang memberikan kasih sayang kepadanya.


Perasaan nyaman yang diberikan Gina kepada Fia melalui perantara sebuah pelukan sukses membuat Fia merasa baikan karena memang inilah yang selama ini diinginkan oleh Fia, dengan adanya seseorang yang memberikan rasa nyaman dan bisa menyayangi Fia sebagai keluarga pastinya akan membuat dirinya menjadi jauh lebih baik daripada yang sebelumnya.


Meski hanya sebuah pelukan biasa tapi bagi Fia itu sangatlah luar biasa, apa yang diberikan oleh Gina berupa pelukan hangat kepadanya tidak akan pernah bisa dibeli dengan uang mau seberapa kaya pun orang tersebut, karena apa yang diberikan Gina adalah sebuah rasa kasih sayang sebagai keluarga yang akan saling melindungi lalu memberikan semangat satu sama lain supaya kuat dalam menghadapi masalah apapun.


Fia menangis sejadi-jadinya didalam pelukan Gina yang membuat suasana menjadi haru karena walaupun para petinggi Roses Girl belum ada yang mengetahui apa yang sebenarnya terjadi tapi mereka juga bisa merasakan sakit yang dirasakan oleh Fia hingga membuatnya menangis seperti itu padahal biasanya Fia terkenal tidak akan memperlihatkan kesedihannya meskipun itu dengan orang terdekat.

__ADS_1


Itulah yang membuat semua orang jadi ikut merasakan kesedihan yang ada di dalam diri Fia selama ini, rasa takut, sedih, trauma, jijik, semuanya dikeluarkan pada saat ini seiring suara tangisan dari Fia yang semakin keras. Air mata yang dikeluarkan dari pelupuk mata Fia seperti mengeluarkan semua beban yang selama ini ditahan olehnya sendiri.


__ADS_2