System Menjadi Pria Sukses

System Menjadi Pria Sukses
System Sukses 162 Berhasil Masuk Kedalam Gedung


__ADS_3

Chapter 162


Gina telah berhasil masuk kedalam gedung dengan menyamar menjadi tamu untuk makan di restoran yang ada di dalam gedung tersebut.


Sedangkan di sisi lain, Firman sedang bertaruh nyawa dengan bergelantungan pada kaca gedung yang berada di lantai 7 entah bagaimana ceritanya ia bisa sampai dengan sangat cepat di atas sana.


Firman menggunakan peralatan miliknya berupa dua buah sarung tangan yang bisa melekat kuat pada dinding kaca gedung layaknya binatang cicak menempel pada dinding rumah yang mana itu membuat Firman dapat dengan mudah merayap naik keatas gedung lewat jalur luar.


Meskipun terlihat aman dan baik-baik saja saat digunakan, tetapi apa yang dilakukan oleh Firman bukan tanpa resiko, bisa saja ia jatuh ke bawah tanah dengan keras hingga membuatnya kritis atau mungkin bisa sampai kematian.


"Sial! Aku belum pernah mempunyai pengalaman memanjat seperti ini!" ungkap Firman merasa b0doh lantaran maju tanpa memikirkan apa yang akan terjadi selanjutnya.


Dengan hanya bermodalkan tekad dan juga keberanian, Firman sampai di lantai 10 meskipun tangannya sudah merasa sedikit sakit karena terus menahan beban tubuhnya sendiri agar tidak jatuh.


Firman berhenti sejenak pada lantai 10 gedung tersebut guna mengistirahatkan tangannya yang mulai merasa lelah. Pemandangan yang sangat indah terlihat dari atas gedung yang membuat Firman terpukau melihatnya.


Hamparan gedung lumayan tinggi menghiasi kota dengan lampu-lampu berbagai macam warna ikut serta meramaikan suasana kota pada tengah malam seperti ini, walaupun ini sudah sangat larut malam bahkan hampir pagi, tetapi justru masyarakat masih banyak sekali yang beraktivitas.


Mungkin karena pagi sampai sorenya mereka sibuk bekerja alhasil hanya bisa bersenang-senang melepas lelah pada saat malam hari, makanya suasana malam hari bisa seramai ini walaupun sudah sangat larut.


Disaat tengah menikmati indahnya suasana keindahan kota pada saat malam hari, tiba-tiba terdengar notifikasi yang berasal dari System di pikiran Firman.


[Ding ... Misi Telah Terdeteksi ...


Misi :Capai Lantai 15 Gedung


Hadiah :Skill Panjat Tebing Tingkat Tinggi


Waktu :20 Menit]


"Hemm ... Skill yang berguna untuk disaat-saat seperti sekarang," ucap Firman.


Firman pun bersiap untuk melanjutkan menaiki gedung tersebut setelah istirahat sebentar tadi, ia kembali mempersiapkan peralatan yang telah dibawanya.

__ADS_1


Jika tadi Firman hanya menggunakan sarung tangan yang dapat melekat dengan erat pada dinding kaca gedung, sekarang Firman juga menggunakan tali yang dikaitkan pada sela-sela kaca gedung agar membuatnya lebih aman saat menaiki gedung.


Menaiki gedung bertingkat seperti ini juga ada resiko lain, yaitu tertiup angin yang begitu kencangnya, apalagi pada saat malam hari angin semakin kencang diatas sana yang membuat Firman harus ekstra hati-hati agar tidak salah langkah yang dapat mengakibatkan ia terjatuh dari atas ketinggian.


Firman merangkak naik menggunakan sarung tangan lengket miliknya serta secara perlahan mengaitkan tali yang ada di pinggangnya dengan sela kaca gedung yang bisa dipasangi tali untuk menahan tubuh Firman agar tidak jatuh.


"Sial! Apa-apaan itu!" umpat Firman melihat sebuah pemandangan yang merusak mata.


Pemandangan tersebut berasal dari salah satu kamar hotel yang terdapat di dalam gedung tersebut, Firman tidak sengaja melihat kejadian itu karena memang ia tepat berada didepan kamar hotel tersebut dari luar kaca gedung.


Di dalam kamar hotel tersebut memperlihatkan dua orang laki-laki dan perempuan yang sedang berhubungan panas dengan sangat brutal, si pria terlihat gendut dengan wajah jeleknya lalu si wanita terlihat lumayan cantik dengan bantuan make up yang sangat tebal.


"Tuan ~ tolong lebih kasar lagi ~ " kata si wanita terdengar jelas ditelinga Firman.


"Hahaha kau wanita favoritku, nikmat sekali tubuhmu ini!" ucap si pria terus mengguncang si wanita diatas kasur dengan kasarnya.


Mendengar suara dari kedua orang tersebut sontak membuat Firman menutup telinga berpura-pura tidak mendengar hal barusan, sebagai seorang pria yang telah merasakan hal tersebut tentu saja Firman tau bagaimana nikmatnya melakukan hubungan panas seperti itu.


Saat Firman ingin kembali melanjutkan menaiki gedungnya kembali, ia kemudian teringan seperti pernah melihat sosok wanita yang sedang berhubungan badan dengan pria gendut tadi, Firman merasa tidak asing dengan sosok wanita itu.


"Bukanya itu salah satu siswi yang bersekolah di sekolah yang sama dengan Rina, aku pernah melihatnya pada saat mengantarkan Rina ke sekolahnya dulu.


Aku tidak menyangka ternyata anak SMA elit seperti dia bisa melakukan hal seperti itu," kata Firman menggelengkan kepalanya.


"Sudahlah, bukan urusanku juga."


Firman kembali melanjutkan memanjat gedung tersebut hingga sampailah ia pada titik yang telah ditentukan dadi rencana awalnya bersama dengan Gina tadi, yaitu lantai 20.


Setelah sampai di tempat yang telah ditentukan, Firman mencoba mencari tempat yang bisa digunakan untuk jalan masuk kedalam gedung, karena pada semua sisi gedung tertutup dengan dinding kaca tebal anti pecah, walaupun bisa dipecahkan itu harus menggunakan barang yang sangat kuat untuk menghancurkannya.


[Ding ... Misi Telah Dilaksanakan ...


Apakah Host Ingin Memasang Skill Hadiah?]

__ADS_1


Mendengar notifikasi yang disampaikan oleh System, Firman langsung menjawabnya, "Langsung pasang saja System."


[Ding ... Memasang Skill Hadiah Dimulai ...


Memasang Skill Panjat Tebing Tingkat Tinggi Dimulai ...


20%...


40%...


60%...


80%...


100%...


Skill Panjat Tebing Tingkat Tinggi Telah Terpasang.]


"Aku sudah sampai pada tujuan kamu baru muncul notif misi selesai! Sudah tidak berguna lagi hadiahnya sekarang," kata Firman kesal pada Systemnya.


Namun karena kekesalannya pada System itulah Firman jadi mendapatkan suatu cara untuk masuk ke dalam gedung, saat kesal itu Firman memukul besi yang digunakan sebagai penyangga gedung dan juga tempat dinding kaca ditempatkan agar lebih kuat.


Saat memukul besi tersebut, secara tidak sengaja kaca yang ada didepan Firman terlepas dari tempatnya dan lalu saat kaca tersebut akan jatuh kebawah, dengan sigap Firman menahan kaca tersebut dengan tangannya kemudian mendorong kaca masuk ke dalam supaya tidak jatuh kebawah yang bisa membahayakan orang lewat.


Firman pun masuk dengan mudahnya tanpa harus membuat keributan sama sekali, setelah masuk ke sebuah ruangan mirip kamar hotel tersebut, Firman melepaskan semua peralatan yang digunakannya tadi saat memanjat gedung.


Tekanan udara yang lumayan kuat membuat beberapa barang yang ringan dalam ruangan kamar tersebut berhamburan keluar gedung melalui celah kaca tempat masuk Firman tadi, meski begitu angin tidak sampai membuat berantakan ruangan tersebut.


"Untung saja aku tadi tidak menempatkan pengait tali ku pada besi itu, jika tidak nyawaku pasti sudah melayang karena jatuh dari gedung setinggi 20 lantai," ucap Firman merasa bersyukur.


Firman menggunakan baju formal yang telah dibawaya sebelum berangkat tadi, tujuannya agar tidak ada yang curiga saat Firman nanti keluar dari ruangan kamar hotel tersebut.


Sebenarnya Firman ingin masuk melalui pintu depan dengan cara menyamar sama seperti apa yang dilakukan oleh Gina tadi, namun Firman ingin bermain-main sebentar dengan mencari bos dari organisasi mafia Silent Shadow ini terlebih dahulu agar para anak buahnya bisa tunduk tanpa perlawanan kepada Firman.

__ADS_1


Meskipun tidak menutup kemungkinan nanti akan ada konflik yang mengharuskan Firman bertarung untuk menyelamatkan para anggota Gina yang disandera.


*Maaf up satu karena author sibuk banget dan sering lelah, nanti author bakal up normal lagi seperti biasa.


__ADS_2