Takdir Cinta Di Zaman Kuno

Takdir Cinta Di Zaman Kuno
Terbangun Dengan Jalan Hidup yang Telah Berubah


__ADS_3

"NONA, Nona Muda, bangun! Kereta raja Yi telah tiba di depan gerbang!" Suara seorang wanita di sebuah kamar bernuansa kuno terdengar panik.


Wanita itu memakai baju pelayan, rambutnya digelung rapi di kedua sisi seperti pelayan pada umumnya. Dia mencoba membangunkan nona mudanya yang masih berbaring di tempat tidur dengan kening yang sesekali mengerut.


Gadis yang berada di tempat tidur seperti sayup-sayup mendengar suara yang tidak asing di telinganya. Karena terganggu oleh suaranya yang berulang kali memanggil sambil mengguncang tubuh, gadis di tempat tidur itu pun membuka matanya.


"Kenapa begitu berisik?" gumamnya lemah.


Wanita pelayan yang membangunkannya tidak menyerah sama sekali. "Nona, kereta raja Yi telah tiba di depan gerbang dengan banyak hadiah pertunangan. Nona, cepat bangun dan bersiap-siap menyambut raja Yi!"


Gadis di tempat tidur masih belum pulih dengan apa yang baru saja terjadi.


Tunggu! Kenapa rasanya ada yang janggal?


Nona muda?


Gadis di tempat tidur itu tak lain adalah Qing Mao sendiri. Dia tidak ang masih linglung di tempatnya tanpa sengaja melihat seseorang yang berulang kali memintanya bangun. Lalu dia terkejut dan langsung mengambil duduk.


"Dong Mei?!" Qing Mao sepertinya merasa aneh saat melihat Dong Mei memakai pakaian pelayan.


"Nona, ini Dong Mei. Tentu saja ini Dong Mei. Nona, apakah kamu bermimpi buruk?" Wanita pelayan itu menatap Qing Mao dengan heran. Apakah nona mudanya terlalu banyak makan semalam?


"..." Qing Mao tertegun lagi. Dia masih belum pulih dari semua yang dilihatnya saat ini.


Qing Mao menatap sekeliling. Bukankah ini kamarnya di kehidupan sebelumnya? Setidaknya sebelum Hyou membawanya ke zaman modern setelah dirinya bunuh diri. Kamar ini, jelas Qing Mao ingat.

__ADS_1


Lalu, bagaimana dengan rumah modern yang ditempatinya saat itu? Apakah menghilang semenjak Hyou mengorbankan dirinya untuk menyegel Gu Wei?


"Tanggal dan tahun berapa saat ini?" tanyanya pada Dong Mei.


"Ini tanggal ..." Dong Mei memberi tahu Qing Mao semuanya. "Nona, kenapa tiba-tiba bertanya tentang ini?"


"Apakah kamu tidak ingat jika kamu sebelumnya adalah penjaga rahasiaku?"


Dong Mei justru bingung. "Nona, penjaga rahasia apa? Dong Mei sejak dulu telah melayani nona muda saat nona berusia tujuh tahun."


Qing Mao bahkan pusing kali ini. Dong Mei bukan penjaga rahasianya lagi. Apakah ada sesuatu yang berubah atau dunia ini yang berubah?


"Lalu ... Lalu Fan Chen?"


"Fan Chen sedang menghibur raja Yi di depan. Nona cepatlah bersiap dan menyambut raja Yi," kata Dong Mei mendesaknya lagi.


Tapi kenapa tidak ditemukan ingatan dirinya tentang masalah ini di kehidupan sebelumnya?


Apakah Hyou sengaja tidak memberi tahu dia?


Bagaimana bisa Dong Mei, seorang penjaga rahasia yang dilatihnya tiba-tiba menjadi seorang pelayan di samping Qing Mao sejak dirinya masih kecil?


Setelah Qing Mao didandani oleh Dong Mei dan salah satu pelayan yang lebih muda, dia pergi ke halaman depan. Meski ada beberapa perubahan saat ini, tampaknya dia masih seorang diri. Keluarga Qing masih tidak bisa diselamatkan.


Di halaman depan, seorang pria berjubah brokat hitam berdiri sambil berbincang dengan Fan Chen. Tidak tahu apa yang mereka bicarakan. Di samping pria itu ada An Daiyu yang tampaknya tidak banyak berubah.

__ADS_1


Ketika Qing Mao berjalan ke arah mereka, An Daiyu tak bisa menahan diri untuk menggoda Gu Yihao.


"Oh, Han Hao ... Lihatlah Nona Qing yang cantik. Jika kamu tidak segera mengirim hadiah pertunangan, mungkin Nona Qing sudah lama bunuh diri dengan menyayat pergelangan tangannya. Kamu sungguh tidak menghargai batu giok (kecantikan yang lembut). Aku sungguh ingin memiliki istri sekarang ini," celetuk An Daiyu langsung menggunakan kipas lipatnya untuk menutupi setengah wajah bawahnya.


Gu Yihao menatap An Daiyu dengan tatapan peringatan tapi tidak bisa membantahnya. Ada beberapa hal yang ingin dia katakan tapi saat ini, saat melihat Qing Mao, Gu Yihao memiliki beberapa rahasia di hatinya.


Sementara Qing Mao yang kini berhenti tak jauh dari mereka, sedikit terkejut dengan apa yang dikatakan An Daiyu.


Kenapa begitu banyak kejutan ketika dia terbangun?


Apakah ini mimpi?


"Bukankah kamu sudah menikah dengan Putri Lailan?" tanyanya pada An Daiyu.


"Putri Lailan?" An Daiyu sendiri kebingungan. "Kenapa aku harus menikah dengan putri kekaisaran? Aku adalah seorang pebisnis. Identitas ku mungkin tidak layak untuk memegang putri kekaisaran," ujarnya.


Qing Mao tertegun.


An Daiyu tidak menikah dengan Putru Lailan?


Di sisi lain, Gu Yihao sedikit tidak bahagia.


"Mao'er ... Raja ini salah sebelumnya. Tolong jangan melakukan sesuatu yang gila. Pada waktu itu ... Raja hanya ingin memberikan kejutan untuk hadiah pertunangan. Bagaimana mungkin Raja menyia-nyiakan semua kasih sayang Mao'er." Gu Yihao sepertinya sedang membujuk dan meminta maaf atas kejadian hari itu.


"Pada waktu itu? Yang mana?" Qing Mao bahkan tidak tahu harus bereaksi seperti apa kali ini. Seharusnya, Gu Yihao duduk di kursi roda saat ini karena kakinya yang sakit.

__ADS_1


Kenapa pria itu berdiri dengan baik?


__ADS_2