
APA MAKSUDNYA dengan Nu Qingge yang ingin menggugurkan kandungan? Apakah gadis itu gila? Ingin membuatnya luluh? Dia bukan pria bodoh. Sejak pertama kali mendapatkan Nu Qingge dari Gu Yihao, tujuannya hanya untuk takhta.
Tapi dia belum tahu siapa ayah dari anak yang dikandung gadis itu sejak malam perselingkuhannya terungkap. Dia tidak yakin jika Nu Qingge selalu setia padanya. Penampilan polosnya itu justru menyimpan hati ular.
Dia bangkit dari duduknya dengan pikiran agak mabuk, lalu meninggalkannya istananya menuju ke rumah besar keluarga perdana menteri keuangan Nu. Saat tiba di sana, dia agak sempoyongan hingga dibantu oleh pelayannya untuk tetap berdiri kokoh.
Barulah dia masuk halaman setelah mendapatkan izin dari pemilik rumah. Mendapati putra mahkota yang mabuk, perdana menteri keuangan cukup khawatir. Tapi putrinya saat ini sungguh membutuhkannya agar tidak macam-macam dengan anak yang ada dalam kandungan.
"Ini ... Putra Mahkota, apakah ingin menemui Ge'er?" tanya perdana menteri keuangan Nu cukup gelisah.
Gu Wenlian menatapnya dengan cibiran. "Jika tidak, apakah gadis itu akan menyimpan anak di perutnya atau tidak?"
"Masalah ini, Yang Mulia akan lebih baik menemuinya."
Perdana menteri keuangan segera membawa Gu Wenlian ke halaman tempat tinggal Nu Qingge. Lalu memberikan ruang untuk mereka bicara berdua. Walaupun begitu, perdana menteri keuangan Nu masih khawatir sehingga dia diam-diam menanam pelayannya di sana.
Di kamar, Nu Qingge menunggu dengan gelisah. Matanya memerah dan terlihat menyedihkan. Dia telah mendengar rumor dari luar jika putra mahkota mengambil seorang gadis dari keluarga lain sebagai selir. Ia tidak menerimanya. Sebagai tunangan, dia merasa diabaikan.
Ketika melihat pria itu datang, Nu Qingge segera bangkit dan memeluknya. "Yang Mulia ... Syukurlah Anda datang. Ge'er sangat merindukanmu," katanya.
Tapi putra mahkota yang tengah mata pun segera melepaskan pelukannya dengan kasar. Gadis itu terkejut dan menatapnya dengan kebingungan. Ada bau anggur di tubuhnya. Dia tahu jika minuman memabukkan yang paling mahal saat ini adalah jenis anggur yang langka. Gu Wenlian meminumnya dikarenakan ada masalah di hati.
Nu Qingge tahu ini dan dia selalu memakluminya. Tapi malam ini, pikiran putra mahkota mungkin agak tidak dibenarkan.
"Yang Mulia ..." Gadis itu kebingungan.
__ADS_1
"Kamu berniat untuk menggugurkan kandungan? Apakah kamu takut jika itu bukan hasil dari milikku?" cibir putra mahkota dengan kejam, menatapnya tanpa ada jejak kasih sayang.
"Tidak ... Apa? Menggugurkan kandungan apa? Yang Mulia, kenapa Ge'er tidak mengerti? Ge'er tidak memiliki niatan seperti itu dan sama sekali tidak pernah memikirkannya," jawab Nu Qingge jutsru lebih bingung.
Apakah putra mahkota ingin dia menggugurkan kandungannya?
Atau mungkin ini ide selir lain di istana pria itu?
"Tidak pernah memikirkannya? Kamu memanggilku ke sini hanya untuk mendengarkan alasan omong kosongmu? Semakin hari, kamu semakin menjadi. Jika bukan karena ide-ide yang kamu buat, bisakah semua ini terjadi? Siapa yang tahu bahwa kamu telah selingkuh di belakangku selama ini!" Putra mahkota menunjuk wajahnya dan berkata dengan kilatan amarah. Setiap kali dia melihat wajah cantik Nu Qingge, dia akan memikirkan Qing Mao.
"Ge'er tidak pernah melakukan perselingkuhan apapun. Bisakah seseorang menjebak kita?" Nu Qingge membela diri. Dia sedang hamil sekarang, emosinya tidak stabil. Ditambah dengan kata-kata menyakitkan dari putra mahkota, ia lebih sakit hati.
"Ya. Seseorang menjebak kita, menginginkan kita mati! Jadi lantas apa? Kita menjebak Gu Yihao dan mempermainkannya di belakang. Kamu yang mengkhianatinya lebih dulu dan ingin menjadi ratuku di masa depan. Kamu bisa mengkhianatinya, kenapa tidak bisa mengkhianatiku? Kamu pikir aku ini bodoh? Kamu hanya datang merayuku dengan kecantikanmu untuk tergelincir." Putra mahkota menjelaskannya panjang lebar.
Tapi sekarang apa? Setelah dia menjebak suadara kesebelasnya dan hampir berhasil meyakinkan kaisar, pihak misterius justru menjebaknya langsung dengan bukti-bukti. Termasuk tentang racun bunga es, sehingga ibunya masuk istana dingin.
Nu Qingge hanya bisa menangis dan menunjukkan kelembutannya yang membuat orang merasa sayang. Tapi dia tahu jika gadis ini hanya mengacau.
"Kamu juga harus ingat siapa yang merencanakan ini semua. Itu adalah kamu! Jika bukan karena kamu, statusku sebagai putra mahkota tidak akan ditahan!" Wajah putra mahkota memerah karena efek anggur. Pikirannya sedikit kabur, tapi bukan berani lengah.
"Kalah begitu Yang Mulia, kita bisa menggunakan Qing Mao untuk perisai. Aku yakin gadis itu ak— ahh!!" Tiba-tiba saja Nu Qingge hampir jatuh dan menyentuh pipinya yang kena tampar. Dia tertegun untuk sementara waktu sambil menatap putra mahkota.
"Yang Mulia ... Anda menampar Ge'er?" tanyanya tidak percaya.
Kedua tangan Gu Wenlian mengepal. "Berhentilah menggunakan dia sebagai perisai. Apakah kamu ingin menambah masalah? Tidakkah kamu tahu bahwa orang yang akan Qing Mao benci adalah kamu! Empat tahun lalu, apakah kamu lupa? Kamu sendiri yang membuat dia malu, menyebarkan berita pada orang luas bahwa dia adalah orang ketiga?!"
__ADS_1
Gu Wenlian menyebutkan satu persatu semua yang pernah dilakukan Nu Qingge. Semua ini ide gadis itu sendiri hingga membuat Qing Mao memiliki reputasi buruk selama empat tahun. Tahu sekarang apa? Justru giliran Nu Qingge yang memiliki reputasi buruk di ibu kota akibat perselingkuhannya di acara pertunangan.
Bukan hanya itu, dia juga mengetahui jika orang-orang membicarakan Nu Qingge sebagai pelaku utama yang menyebarkan rumor empat tahun lalu. Hal ini akan membuat bukti kuat jika sejak awal, dia dan Nu Qingge telah membuat konspirasi sejak awal.
Keluarga perdana menteri keuangan Nu akan terancam hukuman mati jika kaisar mengetahui konspirasi ini. Menyakiti anak kaisar dan menghasut salah satu pihak untuk tujuan tertentu, ini sudah cukup membuat keluarga Nu lenyap. Memikirkan ini, Gu Wenlian teringat dengan keluarga Qing di masa lalu.
Saat Nu Qingge tahu bahwa keluarganya terancam dihukum mati, tentu saja tidak mau. Dia menggelengkan kepala dan berkeringat dingin. Jika hal ini diketahui kaisar, semuanya selesai. Tiba-tiba saja perutnya terasa sakit.
"Ah! Yang Mulia ... Yang Mulia tolong Ge'er. Perut Ge'er sakit!" Dia menyentuh perutnya seraya menunjukkan ekspresi kesakitan luar biasa.
Gu Wenlian menjernihkan pikirannya dan segera memanggil pelayan untuk membawa tabib. Tanpa diduga, berita Nu Qingge yang ingin menggugurkan kandungan langsung menyebar di masyarakat luas. Putra mahkota tidak tahu kenapa bisa seperti ini. Tapi yang pasti, ini bukan sesuatu yang bisa dilakukan orang biasa.
Pihak lain memantaunya sepanjang waktu. Apa yang diinginkan mereka sebenarnya?
Gu Wenlian tidak tahu jika di kegelapan, sosok ramping bersembunyi. Seorang gadis yang mengenakan pakaian malam mendengarkan dari awal hingga akhir. Ketika gadis itu membuka maskernya, sosoknya langsung dikenali.
Itu Qing Mao.
Gadis itu memiliki ekspresi tidak terduga, Hyou tidak memiliki informasi tentang alasan kenapa dia memiliki reputasi yang jelek di masyarakat. Ternyata pelakunya adalah Nu Qingge?
Ini sungguh tidak terduga.
Qing Mao berbalik dan hendak meninggalkan kawasan kediaman perdana menteri keuangan Nu, tapi tiba-tiba saja sosok jangkung muncul dan membekapnya, membawa dia ke tempat lain dengan cara dibopong.
Ia terkejut dan melihat siapa yang melakukannya. Tiba-tiba saja dia membelalakkan mata. Kenapa pria ini lagi?
__ADS_1