
"Perhatian! Perhatian! Guys, barusan ada penelpon misterius, dia minta panggilan teleponnya ditayangkan secara live di stasiun televisi kita!" ujar salah seorang karyawan.
"Hah? Buat apa peneror minta pembicaraan diteleponnya ditayangkan secara live?" tanya Laluna.
"Dia bilang, dia udah pasang banyak bom dibawah jembatan terpanjang yang menghubungkan kota A dengan kota B, serius deh kita harus ambil nih berita ini bisa bikin rating kita makin berada dipuncak berita keren gini!" kata salah seorang karyawan.
"Ah paling cuma orang iseng, jangan percaya!" ujar salah seorang karyawan lainnya.
"Beneran, suaranya itu menyeramkan dia serius! Dia bilang, dia itu mantan salah seorang pekerja dari kontraktor yang bangun itu jembatan! Terus dia mau nuntut ganti rugi sama pimpinan kontraktor itu!" kata karyawan tersebut.
"Gila aja! Mau nuntut ganti rugi, kok malah neror dengan pasang bom? Gak paham deh!" kata yang lainnya.
"Nah itu dia! Kata dia, nanti dia bakal nelpon lagi beberapa menit kedepan, mending kita tunggu telepon dari dia lagu deh biar jelas dan pasti!" kata karyawan tersebut.
Sementara Daniel yang baru saja pergi meninggalkan stasiun televisi untuk makan siang, tidak mengetahui akan adanya teror bom yang melibatkan tempat kerjanya.
Kring..
Kring..
Telepon kembali berdering di atas meja salah seorang karyawan! Karyawan tersebut langsung mengangkat telepon itu! Dan benar saja, telepon dari orang misterius lagi.
..."Bagaimana, apa kalian berniat meliput berita ini? Jika tidak, stasiun televisi lain akan mengambil alih!" ujar si penelepon....
Karyawan tersebut pun saling melirik dengan Laluna dan yang lainnya. Laluna pun meminta telepon itu, untuk dia ambil alih bicara dengan si peneror.
..."Hallo, dengan presenter Luna disini! Apa kau yakin ini bukan hanya teror semata?" tanya Laluna....
..."Hei bodoh! Aku serius, sebaiknya kau ke tempat lokasi sekarang, dan tayangkan semua pembicaraan kita ditelepon secara live, jika kau tidak percaya akan aku ledakan satu bom untuk permulaan!" ujar si penelepon....
..."Wait, oke tenang! Siapapun anda, please Tuan jangan emosi! Oke, aku sendiri yang akan menayangkan berita ini secara live sesuai keinginan mu, aku akan berangkat ke lokasi bersama tim ku yang lain! Kau bisa jelaskan, kenapa kau melakukan ini?" tanya Laluna....
..."Cepat pergi ke lokasi sekarang! Barulah aku akan memberitahu semua orang secara langsung!" kata peneror berjenis kelamin laki-laki itu....
__ADS_1
Orang misterius itu pun menutup teleponnya! Kemudian, Laluna dan timnya segera menuju lokasi untuk mendapatkan kebenaran dari ancaman bom tersebut.
Para karyawan lain tentulah sangat senang jika berita ini benar, karena pikir mereka ini bisa menaikkan rating acara mereka, lagipula mana mungkin ada orang yang benar-benar berani meledakkan bom, ini pasti hanya sekedar ancaman agar pimpinan kontraktor pembuatan jembatan itu mengabulkan permintaannya.
Setelah menempuh perjalanan empat puluh lima menit, Laluna dan timnya tiba didekat jembatan terpanjang yang dimaksud oleh si peneror.
"Oke, kita tunggu peneror ini menelpon kembali! Barulah kalian on kan kamera kearah ku!" kata Laluna.
"Ok sip!" ujar kameramen.
Kring.
Kring.
Peneror itu kembali menelpon ke studio yang berada di dalam kantor stasiun televisi, kemudian oleh presenter dari studio langsung menyambungkannya dengan Laluna yang berada di lokasi kejadian.
..."Oke siap! Siap, kami akan tayangkan pembicaraan kita secara live! Ready kamera? Luna, hallo kau sudah standby di lokasi, kau dapat mendengar ku?" tanya presenter di studio....
..."Oke ready! Kamera on action!" ujar kameramen di studio....
..."Ya, aku bisa dengan jelas mendengar mu! kata Laluna yang langsung memberikan aba-aba pada kameramen yang ikut bersamanya....
Kamera pun mulai on, akibat berita tiba-tiba ini, acara yang sedang berlangsung terpaksa dihentikan! Dan stasiun televisi ini hanya menayangkan berita live saat ini.
"Selamat siang pemirsa! Siang ini kami akan melaporkan bahwa, kami baru saja menerima telepon dari salah seorang mantan pekerja bangunan yang mengerjakan pembangunan jembatan terpanjang di negara ini! Oke selamat siang Tuan, bisa anda jelaskan apa yang ingin anda sampaikan?" tanya presenter di studio.
..."Ya, aku adalah mantan pekerja bangunan yang membuat jembatan terpanjang dan termewah di negara ini! Tapi apa yang aku dan rekan-rekan kerja ku dapatkan? Beberapa dari mereka tewas saat melakukan pembangunan! Tapi pimpinan kontraktor sialan itu bukannya bertanggungjawab dan memberikan jaminan hidup untuk keluarga korban, dia malah sama sekali tidak peduli!" kata peneror itu....
..."Baik, jadi anda menyayangkan sikap dari pimpinan kontraktor yang seharusnya bisa menopang keluarga korban yang ditinggalkan, justru mereka mengabaikan! Lalu apa harapan anda saat ini Tuan?" tanya presenter....
__ADS_1
..."Aku meminta uang tebusan sebesar 80 milyar dan akan aku bagikan pada keluarga korban yang lainnya juga uang tersebut! Jika tidak, maka bom yang sudah aku pasang dibawah jembatan itu akan aku ledakan!" ujar penelpon itu....
..."Baik Tuan, anda tenang! Tim kami sudah berhasil mendapatkan kontak dari pimpinan kontraktor tersebut! Kami akan mencoba menghubunginya dan anda bisa langsung tersambung langsung dengan pimpinan kontraktor tersebut!" kata presenter di studio....
..."Cepat lakukan! Jika kau lama, aku akan ledakan satu persatu bom di jembatan itu!" kata si penelepon....
Akhirnya pihak stasiun televisi di tempat kerjanya Laluna menelpon pimpinan kontraktor tersebut, lalu menghubungkan secara langsung dengan mantan pekerja itu.
..."Hallo, selamat siang apa benar ini pimpinan kontraktor yang menangani pembuatan jembatan terpanjang di wilayah xxx ini?" tanya presenter dia studio....
..."Aku sekertarisnya, ketua tidak bisa diganggu! Aku sudah mendengar dari berita tentang pekerja sialan itu! Dan untuk kau, mantan pekerja sialan kami tidak peduli jika kau ledakan jembatan itu sekalipun, kau pikir kau punya nyali!" teriak sekertaris pimpinan kontraktor tersebut....
..."Kurang ajar! Kalian memang bedebah! Kau pikir aku main-main, baik akan aku tunjukkan!" teriak peneror yang langsung mematikan teleponnya....
Saat ini di jembatan tersebut, terpantau sangat ramai karena jembatan tersebut merupakan jembatan yang menghubungkan antar kota, jadi tidak pernah sepi oleh kendaraan-kendaraam. Dan benar saja, tak lama setelah kemarahan si peneror tersebut!
Duarrrt.....
Sebuah ledakan terjadi di jembatan terpanjang itu! Membuat kendaraan yang tengah melintas sontak bertabrakan karena shock dan mengerem mendadak.
Aaaaa....
Semua orang di lokasi berteriak panik! Begitu juga dengan Laluna, yang berada di ujung jembatan tersebut. Terasa sekali guncangannya, namun tak lantas membuat jembatan terpanjang itu rusak parah, hanya terasa struktur jembatan bergerak.
..."Ya pemirsa, saat ini kita terhubung langsung dengan salah seorang presenter kami yang berada di lokasi kejadin. Luna! Hallo, kau bisa mendengar ku?" tanya presenter di studio....
..."Ya, aku mendengar mu! Pemirsa di manapun anda berada, apa baru saja kalian mendengar itu? Sebuah ledakan terjadi di jembatan ini!" kata Laluna melaporkan secara live....
❤️❤️❤️❤️
Haduhh ngeri sama Luna, cewek tapi engga ada takutnya sama sekali! Othor aja takut, ehh dia malah beneran nyamperin dan siaran live di jembatannya 🤦
__ADS_1