Tawanan Kamar Tuan Lan

Tawanan Kamar Tuan Lan
Bab 63


__ADS_3

Tan pun mengangguk sebagai tanda jawaban "ya" atas pertanyaan yang diajukan oleh Tuan Lan.


"Kalau begitu, aku akan menikahkan kalian berdua!" kata Tuan Lan.


"Oh sit,, apa yang baru saja kau katakan Tuan, menikah? Aku tidak akan mengatakan apapun untuk saat ini, aku akan membiarkannya fokus pada kuliahnya terlebih dahulu," kata Tuan.


"Bagaimana jika dia jatuh cinta pada laki-laki lain yang dia temui di kampusnya nanti? Apa kau rela?" tanya Tuan Lan.


"Tenang saja! Aku tidak akan membiarkan itu terjadi Tuan," kata Tan.



"Baiklah terserah padamu saja, aku akan pergi ke kamarku sekarang!" kata Tuan Lan.


"Baiklah, aku rasa ranjang di kamar mu cukup aman jika guncangan dahsyat kembali menyerang," ledek Tan sambil tersenyum.


Hahaha..


"Tan kau tidak tau rasanya gadis muda secantik dan seseksi Larisha, aku bahkan terus menegang saat berada didekatnya!" kata Tuan Lan, lalu pergi dari hadapan Tan.


"Aku memang tidak tahu rasanya! Aku sendiri sudah tidak sabar untuk merasakannya, gadis sok jual mahal itu bahkan membuat ku terus bersolo karir." Gumam Tan.


Sesampainya di dalam kamar!


"Risha!" teriak Tuan Lan.


__ADS_1


Tubuh Larisha tergeletak di lantai, membuat Tuan Lan panik dan langsung mengangkat tubuh Larisha untuk dibaringkan diatas ranjang miliknya. Tuan Lan pun menelpon Dokter pribadinya untuk segera datang ke rumah.


Peristiwa Larisha yang tidak sadarkan diri menggegerkan seisi rumah, hingga seluruh pelayan dan para anak buah Tuan Lan pun ikut khawatir dengan kondisinya.


Setelah Dokter tiba, beliau langsung memeriksa keadaan Larisha. Tak lama kemudian Larisha membuka kedua matanya, dan melihat orang-orang tengah berkumpul mengelilinginya sementara Dokter tengah memeriksa da da hingga bagian perut menggunakan stetoskop.


"Nona kau sudah sadar?" tanya Dokter



Larisha mengangguk namun tubuhnya masih lemas sekali, Tuan Lan segera memijat-mijat bagian kaki Larisha dan menatapnya penuh khawatir. Sama halnya dengan Laluna dan juga Tan yang terlihat sangat khawatir.


Dari yang dikeluhkan oleh Larisha, Dokter menduga bahwa Larisha sepertinya tengah mengandung, Dokter pun melakukan pemeriksaan USG terhadap Larisha, namun melihat dilayar monitor belum ditemukan adanya tanda-tanda kehamilan pada rahim Larisha, Larisha pun belum masuk tanggal haid (belum telat) jadi prediksi Dokter bahwa Larisha mengandung bisa saja salah.



"Belum ditemukan tanda-tanda kehamilannya Tuan, bisa dilihat dilayar monitor belum terlihat sama sekali kantung kehamilannya," kata Dokter.


"Lalu kenapa istriku sampai pingsan begini?" tanya Tuan Lan.


"Harus dilakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahuinya Tuan, bisa saja nona Larisha terinfeksi virus yang menyerang tubuhnya! Saya akan melakukan pemeriksaan menyeluruh!" kata Dokter.


"Baiklah kalau begitu Dok lakukan yang terbaik untuk istri ku," kata Tuan Lan.


"Tentu Tuan, kalau begitu saya pamit dulu! Besok saya akan melakukan pemeriksaan lanjutan!" kata Dokter lalu kemudian Dokter pergi meninggalkan kediaman Tuan Lan.


"Sayang apa kepalamu sangat pusing sekali?" tanya Tuan Lan sambil memijat dahi Larisha.

__ADS_1


"Iya Tuan pusing sekali, tubuhku juga lemas untuk sekedar beranjak dari tempat tidur saja rasanya tidak kuat, bahkan perutku sangat mual!" kata Larisha yang terbaring ditempat tidurnya.


"Kakak! Aku tidak mau kau sakit!" lirih Laluna.



"Kalau begitu kuliah saja disini, agar kakakmu ini tidak stres memikirkan keinginan mu untuk kuliah di Singapore!" kata Tuan Lan.


"Iya baik, aku tidak akan merengek untuk kuliah disana! Aku bisa mencari pendonor itu setelah aku lulus kuliah!" kata Laluna.


"Kakak senang mendengar keputusan mu Luna!" kata Larisha.


"Besok biar aku yang akan mengantarmu untuk mendaftar di kampus ternama di kota ini!" kata Tuan Lan.


"Tidak Tuan, jangan!" kata Tan langsung menyanggah perkataan Tuan Lan.


Sontak Larisha, Laluna dan Tuan Lan menengok kearah Tan.


"Memangnya kenapa?" tanya Tuan Lan.


"Besok nona Larisha akan melakukan pemeriksaan lanjutan! Kau temani saja nona Risha, aku yang akan menemani nona Laluna untuk mendaftar!" kata Tan.


"Buaya darat bersuara," gumam Tuan Lan pelan.



❤️❤️❤️

__ADS_1


Heh Eling Tuan Lan, sesama Buaya darat jangan begitu 😂😂


__ADS_2