Tawanan Kamar Tuan Lan

Tawanan Kamar Tuan Lan
Bab 138


__ADS_3

...Luna, aku pergi! Aku pergi dengan mengemas seluruh luka yang kau beri, aku pergi bersama janji yang telah kau ingkari demi dia yang kau ingini. Hanya satu pertanyaan dalam diri ini, disaat kau terluka akulah yang jadi obatnya namun mengapa ketika kau tersenyum aku yang kau lupa?...


...Luna kini aku menyadari, kita serasi tapi tak serasa, kita sama-sama tokoh utama tapi dalam buku yang berbeda, kita punya banyak persamaan kecuali " PERASAAN ",...


...dan patah hati terhebat ku adalah ketika aku yang sebelumnya berdo'a untuk di satukan bersama mu, kini berdo'a untuk bisa melupakan mu~Daniel Elzias....


Daniel dan kedua orangtuanya pergi meninggalkan ruangan itu! Menyisakan Laluna dan Tan dengan penuh rasa bersalahnya terhadap Daniel, tapi tidak ada yang bisa mereka lakukan untuk dapat menyembuhkan luka dihatinya.


Bayi cantik pasangan Laluna dan Arthan diberikan nama Lindsey Carolina, dan keluarga Tuan Lan kini semakin ramai atas kehadiran bayi perempuan yang tak kalah manja dari Brithney, namun Lindsey sedikit lebih kalem dibandingkan Brithney yang hobi sekali bicara.


11 Tahun Kemudian!


Di salah satu sekolah menengah atas terpafovorite di Jerman, dimana Domanick Limson dan Bright mengenyam pendidikan. Bright tumbuh menjadi sosok laki-laki tampan berkacamata, dia digandrungi banyak wanita namun sikapnya yang dingin terkadang membuat para wanita yang mendekatinya menyerah untuk menaklukkan hati laki-laki berusia 17 tahun itu.


Bright selalu mendapatkan peringkat pertama, dan banyak menjuarai olimpiade dari berbagai macam mata pelajaran di sekolahnya, selain genius Bright juga sosok yang terkenal seperti kutub es, dia pria paling dingin dimuka bumi.


"Bright, sebentar lagi kita akan lulus SMA kau kau kuliah di universitas mana?" tanya seorang wanita cantik bernama Anna yang merupakan teman sekelas Bright dan sejak TK, Anna selalu mengikuti dimana pun Bright sekolah, gadis cantik itu berharap suatu saat nanti Bright bisa menerima kehadirannya.


Namun lagi-lagi Bright tak akan menjawab sampai nantinya Anna akan mencari tahu sendiri agar bisa tetap mengikuti laki-laki itu.


"Ya sudah kalau kau tidak mau jawab! Ini, aku buatkan album foto ketika kita masih TK sampai sekarang kita masih SMA, walaupun aku sering memotret mu secara diam-diam hingga aku memperoleh foto-foto kita ini!" Anna memberikan sebuah album foto mini.


Sebuah album foto dimana foto-foto itu dia dapatkan dengan hasil curian, kenapa dibilang curian? Karena ketika Bright sibuk membaca, Anna akan berdiri didepan mejanya dan memotret dirinya dan Bright yang bahkan tidak menyadari kalau dirinya tengah difoto.


"Ayolah terima sekali ini saja, please!"


Bright pun meraih album foto itu dari tangan Anna tanpa berkata apapun lagi, meskipun pria dingin itu tidak mengucapkan kata walaupun sekedar ucapan terimakasih saja, tapi dengan dia mau menerima itu Anna sudah bahagia sekali.

__ADS_1



Bright pergi berlalu meninggalkan Anna yang masih tersenyum lebar kearahnya! Melihat punggung Bright yang semakin menjauh darinya entah mengapa terasa menyenangkan rasanya seperti ketika nonton konser BTS.


Namun seketika senyuman Anna berubah total, wajahnya terlihat sedih saat melihat ternyata Bright membuang begitu saja album foto yang sudah sejak kecil dia siapkan untuk dia berikan pada Bright, Bright melemparkan album foto itu ke tong sampah begitu saja, padahal Bright pasti tau kalau Anna masih memperhatikan langkah kakinya.


Anna lantas berlari dan tak terima karena album foto itu dibuang oleh Bright begitu saja! Anna kembali memunguti album foto tersebut, lalu kembali berlari untuk mengejar Bright.


"Bright tunggu! Bright!" teriak Anna dengan menghadang Bright didepan wajahnya.


Bright menatap tajam kearah Anna, dia sangat malas bila berurusan dengan masalah tidak penting seperti ini.


"Kau membuang album foto yang sudah aku kumpulkan sejak kita masih TK ini ke tong sampah? Kau jahat sekali Bright, tidak bisakah kau hargai sedikit saja apa yang selama ini aku lakukan?"


"Menyingkir dari jalanku!" kata Bright.


"Tidak sebelum kau jelaskan kenapa kau begitu kejam padaku! Kau tau aku menyukai mu sejak dulu, aku ingin menjadi istrimu kelak Bright!"


"Apa? Apa semua karena Jennie? Gadis yang kau sukai sejak dulu, gadis yang selalu diam-diam kau perhatikan? Jennie sahabatku? Iya Bright, kau belum melupakanya?"


"Jika kau sudah tau baguslah! Jadi jangan lagi mengusik hidupku!"


Bright pergi begitu saja meninggalkan Anna yang masih terdiam mematung, hatinya kembali sakit dan patah dibuat oleh Bright, padahal selama ini Anna sudah berjuang mati-matian untuk mendapatkan cinta dari Bright, bahkan menyusulnya ke Jerman.


Tapi apa yang dia dapatkan, Bright selalu acuh terhadapnya yang ada dalam hati Bright hanya Jennie, sahabat Anna yang jelas-jelas Jennie tak pernah menyukai Bright.


Sementara itu jauh dari kedua orangtuanya membuat Domanick bisa berbuat semena-mena dan menghambur-hamburkan uang hanya untuk sekedar bergonta-ganti pasangan. Ya, Domanick dan Bright memang sekolah di Jerman sejak mereka SMA, sementara Brithney masih tinggal dengan Tuan Lan dan Larisha dan sekolah di negaranya.

__ADS_1


Malam itu disalah satu club' malam!


Mata Domanick menyorot tajam pada seonggok bongkahan daging tak bertulang yang bergundal-gandul di dad a seorang gadis cantik yang seksi. Mata Domanick memang seperti mata seekor elang, tajam dan tepat sasaran bila melihat melon import yang ukurannya jumbo.



"Wow, mangsa baru! Siapa si wanita di dunia ini yang bisa menolak pesona dari Domanick Limson!"


Domanick merapihkan rambutnya dan berjalan mendekati gadis dengan melon import yang berukuran jumbo itu.


"Hai ledies, kau seksi sekali! Boleh kenalan?"


"Oh my God, kau Domanick Limson kan? Kau mantan kekasih Maudy kan? Mantannya Susan juga lalu,"


"Eh sudah-sudah jangan disebutkan satu-satu begitu! Bisa-bisa sampai manusia pindah ke mars belum selesai kau menyebutkan semuanya!"


"Kau tampan sekali Nick, aku sudah lama mengincar mu!"


Mendapatkan lampu hijau dari gadis seksi itu, membuat Domanick tidak perlu bersusah payah tebar racun untuk menjeratnya.


"Kalau begitu, kau mau kan bermalam dengan ku?"


Ya begitulah Domanick, tidak suka basa-basi asal dia suka akan langsung dia angkut ke dalam kamar hotel! Malam itu Domanick membawa gadis cantik yang seksi itu ke sebuah hotel, tentu saja tujuannya hanya satu memuaskan has ratnya yang selalu menggila sejak usianya baru 15 tahun.


Tidak terhitung berapa banyak wanita yang sudah dia tiduri sampai saat ini, karena pantang baginya meniduri wanita yang sudah pernah ia tiduri, jadi Domanick akan terus berkelana mencari gadis-gadis cantik untuk sekali pakai, begitu bahasanya.


❤️❤️❤️

__ADS_1


Hayo sikat Nick, bener-bener ye Casanova dibawah umur ini meresahkan dunia pernovelan! Gimana nanti udah megang perusahaan Nick bisa-bisa semua karyawan cewek dicicipi sing penting punya daging tak bertulang minimal ukuran 42 cup besar lah ya🤪🤪🤭


Nyeseknya jadi Anna, sabar ya An, semoga nanti kamu beneran bisa nikah sama Bright entah dengan cara licik atau dengan cara baik pokoknya maak othor akan mendukung mu!😆


__ADS_2